cover
Contact Name
Citra Artifiani
Contact Email
citrarti@gmail.com
Phone
+6287825450502
Journal Mail Official
geoplanart.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur Universitas Winaya Mukti Jl. Pahlawan no.69 Kota Bandung
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Geoplanart
ISSN : 25799193     EISSN : 27755282     DOI : http://dx.doi.org/10.35138/gp.v3i2
GEOPLANART: Wahana Informasi Penelitian Teknik adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik, Perencanaan dan Arsitektur, Universitas Winaya Mukti. Fokus jurnal ini adalah teknik dengan lingkup : 1. Teknik Arsitektur 2. Teknik Lingkungan 3. Teknik Perencanaan Wilayah Kota 4. Teknik Geodesi 5. Teknik Sipil
Articles 68 Documents
POTENSI EMISI GRK DARI SEKTOR PETERNAKAN DESA CIKALONG,KAB. BANDUNG BARAT TAHUN 2016-2021 Tati Artiningrum; Citra Artifiani Havianto
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.536 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.355

Abstract

Salah satu sektor yang berkontribusi dalam peningkatan pemanasan global adalah limbah peternakan yang diantaranya berasal dari kotoran hewan. Sumbangan emsinya diantaranya berasal dari gas metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O), karbon dioksida (CO2), dan amonia yang dapat menimbulkan hujan asam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sumbangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari sektor peternakan tahun 2016 sampai 2021 pada tempat penampungan hewan berupa penggemukan sapi perah dan sapi potong di Desa Kecamatan, Cikalong Wetan, Kabupaten Barat. Penelitian ini mengunakan metodenya survei lapangan dan study literatur untuk memperoleh data primer serta data sekunder berupa populasi ternak dan pengelolaan limbahnya. Data diolah dengan mengunakan metoda Tier I dari IPCC. Hasil penelitian menujukkan bahwa Tahun 2016 Desa Cikalong memberikan sumbangan emisi sebesar 2610,55 ton CO2- eq/tahun meningkat hingga 3632,16 ton CO2-eq/tahun pada Tahun 2019 yang didominasi oleh CH4 dari fermentasi enterik
Multiplier Sport Centre Sumatera Utara Terhadap Pengembangan Kawasan Dodon T Tarmidi
GEOPLANART Vol 3, No 1 (2020): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.186 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i1.221

Abstract

Sport Center secara umum merupakan gedung multifungsi yang memadukan fungsi Olahraga Prestasi dan Olahraga Rekreasi yang didalamnya menawarkan area yang cukup untuk mengakomodasi banyak pengunjung. Sumatra Utara akan membangun sport centre yang dialokasikan untuk mengisi kebutuhan ruang PON 2022. Meskipun bidang nya hanya olahraga, Konsep yang ditawarkan akan mencerminkan semua kegiatan yang ada di Sumatera Utara, baik ekonomi, sosial dan budaya. Dengan demikian diperkirakan perlu suatu manajemen yang akan mengantispasi multiplier Sport Center tersebut. Dalam Menentukan multiplier Sport Center tersebut digunakan metoda AHP. AHP pada dasarnya didisain untuk menangkap persepsi orang yang berhubungan sangat erat dengan permasalahan tertentu melalui prosedur yang didisain untuk sampai kepada suatu skala preferensi diantara berbagai alternatif. Dengan demikian, maka AHP sebagai model multiobyektif dan multi kriteria dalam analisis manajemen ini.   Adapun hasil Analisis AHP ini adalah sport center sumut tersebut akan memberikan kaitan sebesar 35,7 % terhadap daya saing Sektor Pertanian dan Pariwisata, kemudian akan meningkatan kualitas kesehatan masyarakat (20,1%) , akan menimbulkan kebutuhan infrastuktur  (18,5%) , kemudian terhadap pendidikan (13,6%) serta kesempatan kerja (12%). Kata kunci : Manajemen, Sport Center, Sumatera Utara, AHP
Pengaruh Kebisingan Mesin Kompresor Terhadap Jarak Aman Kebisingan dan Upaya Pengendaliannya Santi Prihastuti
GEOPLANART Vol 2, No 1 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.112 KB) | DOI: 10.35138/gp.v2i1.136

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat maka dampak yang dihasilkan dari perkembangan teknologi juga semakin meningkat. Perkembangan teknologi menambah jumlah polusi udara semakin meningkat. Salah satu polusi udara yang dimaksud dalam hal ini adalah masalah kebisingan. Kebisingan merupakan bunyi atau suara yang tidak dikehendaki dan dapat mengganggu kesehatan, kenyamanan serta dapat menimbulkan ketulian. Permasalahan suara sering kita abaikan, namun pada jangka waktu tertentu dampak suara ini akan dirasakan oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menghitung nilai kebisingan yang tepat dan benar dalam mengetahui jarak aman pengaruh kebisingan akibat suara mesin compressor sebesar 90 dB(A) sesuai dengan Nilai Ambang Batas baku mutu tingkat kebisingan yang tertuang dalam KepMen LH No.48 tahun 1996.Metodologi pengukuran dan perhitungan data kebisingan mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup N0.49 tahun 1996. Pengukuran dilakukan selama 24 jam dengan waktu pengukuran adalah 10 menit tiap jam dan pencuplikan data setiap 5 detik. Pemilihan posisi titik pengamatan (receiver noise) di N1,dipilih dikarena area tersebut bersih dari gangguan aktivitas manusia dan mesin (background noise) sehingga diharapkan pengukuran kebisingan murni hanya suara dari sumber kompressor. Suara mesin kompressor sangat menggangu pendengaran dan aktivitas manusia, dari hasil pengukuran didapatkan besaran bising disekitar kompresor sebesar 76.2 - 96.2 dBA. Sedangkan dari hasil hitungan pada daerah penelitian didapatkan nilai kebisingan siang dan malam sebesar 56.0 dBA dimana nilai itu diatas nilai ambang batas untuk daerah pemukiman
Pemanfaatan Perangkat Lunak Expert Choice dalam Pengambilan keputusan Penentuan Jalur Kereta Api (Studi Kasus Kereta Api Propinsi Aceh) Dodon Turgana Tarmidi
GEOPLANART Vol 1, No 2 (2017): Edisi November
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.987 KB) | DOI: 10.35138/gp.v1i2.127

Abstract

Propinsi Aceh dengan potensi sumberdaya alam dan ekonomi serta didukung bentang alam yang relatif datar sangat memungkinkan untuk dikembangkan jalur kereta api. Di Propinsi Aceh  tersebut, terdapat dua pelabuhan barang dan manusia yang aktif. Pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Malahayati dan Pelabukan Lhokseumawe/Kreung Geugeuh. Ada lima jalur potensial yang bisa dikembangkan. Yaitu dua jalur di Malahayati dan tiga di Lhokseumawe. Permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya sumber daya finansial yang bisa mewujudkan pengembangan jalur yang bisa mengalirkan barang dan manusia dikedua pelabuhan tersebut. Untuk itu perlu dibuat prioritas penentuan jalur yang paling feasible. Dalam penentuan prioritas bisa dilakukan secara “manual” yaitu dengan perhitungan matematis terhadap kriteria kriteria jalur atau dengan bantuan perangkat lunak khusus pengambilan keputusan. Dalam hal ini Expert choice. Dengan metoda expert choice, penentuan jalur dapat dipercepat dan dipermudah. Adapun hasil pemakaian expert choice dengan kriteria dilapangan dan normatif  tersebut dapat ditentukan jalur prioritas. Pelabuhan Lhokseumawe/Krueng Geukeuh - Stasiun Payabeunteut dan Pelabuhan Malayati-Lamreh yang mempunyai prospek dikembangan segera.
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN MENGGUNAKAN TPS 3R DI KECAMATAN GARUT KOTA Yuliaty Heliana Pangow
GEOPLANART Vol 3, No 1 (2020): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.416 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i1.226

Abstract

Kecamatan Garut Kota merupakan salah satu daerah dari 42 Kecamatan di wilayah Kabupaten Garut yang terbagi menjadi 11 Kelurahan yang mengalami kenaikan jumlah penduduk di setiap tahunnya sebesar 130.667 jiwa, sehingga menyebabkan sampah yang dihasilkan meningkat. Permasalahan Persampahan di Kecamatan Garut Kota disebabkan karena tidak tersedianya Tempat Pengelolaan Sampah yang baik, maka dilakukan perencanaan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R dengan sistem Reuse, Reduce, Recycle. Metode yang dilakukan dalam pengukuran timbulan sampah adalah dengan pengukuran secara langsung di sumber dengan menggunakan metode pengukuran menurut peraturan pemerintah yang telah ditentukan. Tempat Pengolahan Sampah di TPS 3R Kecamatan Garut Kota terdiri dari ruang pengolahan sampah organik yaitu ruang pencacah, ruang pengomposan, ruang pengayakan, ruang penggilingan, serta ruang pengemasan sampah organik. Sedangkan ruang pengolahan sampah anorganik terdiri dari ruang pengolahan anorganik, ruang pengemasan, ruang penggilingan, serta pengemasan sampah anorganik. Selain itu, ada bangunan penunjang yaitu gudang, kantor, toilet, dan tempat parkir.  Kata Kunci: Permasalahan Sampah, Perencanaan Pengelolaan Sampah, Potensi Timbulan Sampah.
Dampak Pembangunan Jalan Tol Bocimi Terhadap Sosial, Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Sukabumi Ina Revayanti
GEOPLANART Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.046 KB) | DOI: 10.35138/gp.v2i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembangunan jalan tol terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat disekitar konstruksi jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi di Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kombinasi antara penelitian penjelasan (explanatory research) dan penelitian deskriptif. Penelitian ini mengambil sample kemudian diwawancara, mengambil dokumentasi sebagai alat pengumpulan data yang pokok atau disebut penelitian jenis survey (Suharsimi Arikunto: 2002). Penelitian ini melihat dan mengkaji tentang strategi dampak sosial, ekonomi di Kabupaten Sukabumi. Pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi tahap awal pembangunannya dimulai tahun 2014, akan memberikan peran penting dalam pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Dengan dibangunnya jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi dapat mengurangi tingkat kemacetan jalur Bogor-Sukabumi-Cianjur dan sebaliknya, disamping itu juga dapat mengurangi beban jalan koridor Cicurug-Sukabumi-Sukalarang yang rawan macet. Selain itu pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi juga memberikan dampak negatif antara lain akan berkurangnya konsumen rumah makan–rumah makan yang berada di sepanjang jalan koridor Cicurug-Sukabumi-Sukalarang, yang selama ini sering disinggahi oleh truk-truk barang atau mobil keluarga yang melewati jalur tersebut. Dengan demikian untuk mengantisipasi dampak negatif terhadap sosial ekonomi masyarakat, yang akan timbul dari pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi ini dan agar dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi, maka perlu dibuat perencanaan yang baik agar dampak negatif tersebut dapat diantisipasi dari awal.
POTENSI EMISI METANA ( CH4 ) DARI TIMBULAN SAMPAH KOTA BANDUNG Tati Artiningrum
GEOPLANART Vol 1, No 1 (2017): Edisi Mei
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.227 KB) | DOI: 10.35138/gp.v1i1.143

Abstract

Sampah atau limbah padat sering dinyatakan sebagai bahan yang terbuang atau buangan dari suatu sumber, dapat berupa hasil aktivitas manusia maupun proses-proses alam yang sudah tidak memiliki nilai ekonomi. Peningkatan jumlah timbulan sampah yang tidak diantisipasi dengan pengelolaan  yang tepat , akan berdampak pada pencemaran lingkungan, seperti timbulnya genangan karena tersumbatnya saluran drainase, banjir yang disebabkan karena bertumpuknya sampah dialiran sungai, maupun dampak langsung pada kesehatan masyarakat seperti gangguan pernafasan ,dll. Timbunan di lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) akan menghasilkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK)  seperti emisi gas karbondioksida (CO2) dan gas metana atau metan (CH4). Emisi metan ke atmosfer yang dapat menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon.karena  merupakan kontributor utama GRK dari TPA dan 21 kali lebih berbahaya dibandingkan emisi gas karbondioksida (CO2) . Emisi yang dihasilkan dihitung dengan pendekatan IPCC (Intergoverment Panel on Climate Change) dalam satuan emisi  Gg/tahun atau ton/tahun. Hasil perhitungan estimasi emisi gas metana yang dihasilkan dari timbulan sampah Kota Bandung Tahun 2018 sampai memperlihatkan peningkatan dari 2665,02 sampai 2730,26  ton/tahun.
SEKOLAH ISLAM TERPADU DALAM KONTEKS DESAIN ARSITEKTUR KONTEMPORER Yuda Wastu
GEOPLANART Vol 1, No 1 (2017): Edisi Mei
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.853 KB) | DOI: 10.35138/gp.v1i1.123

Abstract

Pada saat ini pendidikan merupakan kebutuhan primer. Fasilitas pendidikan di wilayah Bandung sampai dengan akhir tahun 2015, untuk penyediaan fasilitas sekolah SD, SMP dan SMA yang berbasis Islam dipandang belum merata.  Islam membentuk karakter manusia yang madani salahsatunya melalui fasilitas pendidikan. Hal ini dibutuhkan demi memberikan pembekalan “dasar moralitas” yang tergali dari kearifan tradisi kultural dan nilai-nilai doktrinal agama Islam yang kuat. Dari latar belakang tersebut maka Sekolah Islam Terpadu dalam Konteks Desain Arsitektur Kontemporer dengan studi kasus AlIrsyad Satya Islamic  School Kotabaru Parahyangan di Bandung, diangkat sebagai tema penelitian guna mendapatkan wawasan dalam menentukan desain arsitektur yang sesuai untuk gedung pendidikan, serta aspek-aspek yang menjadi pertimbangan dalam merencanakan Sekolah Islam Terpadu. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda deskriptif kuantitatif, yaitu menguraikan, memaparkan data-data primer maupun data sekunder dari fakta di lapangan. Setelah dianalisa dan dievaluasi kemudian ditarik kesimpulan mengenai hubungan antara Sekolah Islam terpadu dengan konsep desain Arsitektur  Kontemporer yang diterapkan oleh konsultan Perencana gedung tersebut
Perkiraan Waktu Dalam Penyelesaian Proyek Kolam Retensi Sirnaraga Menggunakan Penerapan EVA (Earned Value Analysis) Syapril Janizar; Felix Setiawan; Rina Rahmawati
GEOPLANART Vol 3, No 2 (2021): EDISI MEI
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.159 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i2.354

Abstract

Kolam Retensi adalah suatu kolam yang dapat menampung atau meresap air sementara yang terdapat didalamnya, tentunya dalam pelaksanaan kontruksinya harus direncanakan penjadwalan yang matang. Metode “Nilai Hasil” (Earned Value) merupakan suatu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan jadwal proyek secara terpadu. Metode ini dapat memberikan informasi dalam status kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan memberikan informasi prediksi biaya yang dibutuhkan serta waktu untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan berdasarkan indikator kinerja saat pelaporan. Dalam penelitian ini dicoba menhitung perkiraan waktu dalam penyelesaian proyek dengan menggunakan metode tersebut agar diharapkan mendapatkan penjadwalan konstruksi yang efisien.
POLA SEBARAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) POLUTAN DI KECAMATAN BOGOR TENGAH Febry Ramadhana Yuda; Ninin Gusdini; Ratih Pratiwi
GEOPLANART Vol 3, No 1 (2020): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.846 KB) | DOI: 10.35138/gp.v3i1.222

Abstract

Karbon Monoksida (CO) merupakan racun yang cukup lama dalam sejarah manusia. Sumber utama dari  CO  adalah  asap knalpot  kendaraan  terutama  mesin  berbahan  bakar  bensin.  Tujuan  dari penelitian  ini  adalah  untuk  mengukur Kadar  CO  udara  di  Kecamatan Bogor Tengah.  Jenis  penelitian  ini  observasional  dengan  pendekatan cross-sectional.  Lokasi  sampling  dalam penelitian  ini  berada  di  Kecamatan Bogor Tengah,  dalam  penelitian  ini dilakukan pengukuran di 11 Kelurahan. Kadar CO  di dapatkan dari hasil pengukuran dengan menggunakan  alat  CO  Meter.  Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) udara Ambien di 11 Kelurahan pada kecamatan Bogor Tengah rata-rata sebesar 8016.36 µg/Nm3, Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) udara Ambien tertinggi terdapat pada lokasi Stasiun Bogor dengan konsentrasi sebesar 11451.94 µg/Nm3 dan Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) udara Ambien terendah terdapat pada lokasi Simpang Empat Jalan Padjajaran dengan konsentrasi sebesar 2290.39 µg/Nm3. Hasil penelitian mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Hal ini menunjukkan kualitas udara berdasarkan kadar CO masih baik sehingga dibutuhkan upaya untuk menjaga kualitas udara di Kecamatan Bogor Tengah. Kata Kunci: Kadar CO,CO Meter , Udara, Kecamatan Bogor Tengah