cover
Contact Name
Abdul Mujib
Contact Email
jurnalrealita@gmail.com
Phone
+6281233708946
Journal Mail Official
jurnalrealita@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sunan Ampel No. 7, Ngronggo, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
ISSN : 18299571     EISSN : 2502860X     DOI : https://doi.org/10.30762/realita
Realita : jurnal penelitian dan kebudayaan islam menerbitkan artikel tentang hasil-hasil penelitian di bidang keislaman, kebudayaan islam, dan manajemen pendidikan islam yang mencakup manajemen kurikumlum dan pembelajaran, sumberdaya manusia, kepemimpinan, sarana prasarana, peserta didik dan layanan khusus. Realita: jurnal penelitian dan Kebudayaan islam diterbitkan oleh LP2M Institut Agama Islam Negeri Kediri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 174 Documents
Candi Hindu di Tengah Mayoritas Muslim: Agama dan Ekosistem Kebudayaan di Candi Panataran Akhmad Rizqon Khamami; Firda Azmi Nur Aini
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 20 No. 2 (2022): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v20i2.178

Abstract

Artikel ini mengupas perlakuan masyarakat mayoritas Muslim terhadap situs keagamaan minoritas. Biasanya, eksistensi situs suatu agama menunjukkan warga penganut agama tersebut di suatu daerah. Akan tetapi, candi Hindu Panataran memperlihatkan sesuatu yang berbeda. Meskipun canti ini adalah termasuk candi Hindu, tetapi mayoritas penduduk di sekitarnya adalah beagama Islam. Mereka yang beragama Hindu, bahkan Islam, masih mengunjungi candi ini. Tidak semata-mata untuk rekreasi, tetapi juga untuk mengikuti ritual keagamaan. Kenyataan ini memicu pertanyaan, bagaimana sebuah candi Hindu masih bias hidup sebagai situs keagamaan di tengah masyarakat mayoritas beragama Islam? Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan ini, peneliti melakukan pengamatan pada wilayah sekitar candi, wawancara dengan para pemangku situs dan warga sekitar. Fenomena tersebut tidak lain adalah ekspresi ‘culturalized religion’ yang diwujudkan dalam ekosistem kebudayaan.
Mewujudkan Hakikat Kesejahteraan Umat: Studi Komparasi Pyramid of Needs Maslow dan Trilogy of Needs Murray Andriani
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i1.146

Abstract

Kesejahteraan dapat tercapai apabila masyarakat telah memenuhi beberapa indikator didalamnya. Maslow memberikan lima gambaran kebutuhan dasar manusia dalam bentuk pirimida yang meletakan kebutuhan fisiologis pada dasar serta kebutuhan aktualisasi diri sebagai puncak. Sedangkan Murray menggambarkan kebutuhan dasar manusia tidak memiliki tingkatan, secara umum terdiri atas tiga hal yaitu kebutuhan prestasi, afiliasi dan otonomi. Melalui perbedaan atas kebutuhan dasar untuk kesejahteraan manusia menurut Maslow dan Murray, penelitian ini bertujuan membandingkan kedua pemikiran tokoh tersebut. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan analisis deskriptif. Kemudian melalui studi literatur yang memperoleh data secara sekunder dalam mendukung analisis penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa komparasi pemikiran Maslow dan Murray memiliki persamaan terkait pembahasan tentang kebutuhan afiliasi atau sosial dan kebutuhan prestasi atau pencapaian. Sedangkan perbedaan kedua pemikiran tokoh tersebut terkait tingkatan kebutuhan, kebutuhan fisiologis serta kebutuhan rasa aman Maslow yang tidak dicetuskan oleh Murray.
Kerukunan Umat Beragama di Kota Kediri Tahun 2022 Ropingi el Ishaq; Taufik Alamin; Achmad Munif; Moh. Shofiyul Huda; Agus Edi Winarto; Ninik Zuroidah; Abdul Mujib; Setiawan
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i1.166

Abstract

Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kota Kediri secara statistic mengalami peningkatan. Peningkatan ini tidak dapat dilepaskan dari konteks social, budaya, politik, dan ekonomi yang berjalan dinamis dari waktu ke waktu. Untuk dapat mengetahui perkembangan perlu dilakukan survey secara berkala. Bardasarkan latar belakang ini, survei terkait indeks kerukunan umat beragama pada tahun 2022 perlu dilakukan. Survei ini dimaksudkan untuk memotret perkembangan kerukunan umat beragama di Kota Kediri. Hasil survei ini diperlukan sebagai pijakan dalam perumusan regulasi, program, dan aktivitas bagi pemerintah maupun masyarakat secara umum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subyek penelitiannya masyarakat Kota Kediri. Dari hasil survei yang telah dilakukan, Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Kota Kediri pada tahun 2022 mencapai angka 4,47 (sangat tinggi). Sebaran indeks pada tahun ini di setiap kecamatan tercatat sebagai berikut; Kecamatan Kota dan Pesantren mencatat angka sebesar 4,48. Sedangkan untuk Kecamatan Mojoroto mencatat indek 4,45. Meningkatkan indeks kerukunan umat beragama dilatari oleh posisi strategis Kota Kediri, kualitas sumber daya manusia (Humand Capital Quality), peran tokoh masyarakat dan agama sebagai public opinion agent, adanya organisasi lintas agama yang mendinamisir kehidupan keagamaan, dan dukungan pemerintah terhadap kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan.
Pola Asuh Anak dalam Interreligious-Culture Marriage Pada Masyarakat Beda Agama Randi Muhammad Gumilang; Salami Mahmud; Warul Walidin
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i1.167

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji secara mendalam perihal pengasuhan/pola asuh dalam interteligious-cultural marriage pada masyarakat. Secara metodologis, penelitian ini merupakan riset kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah pasangan yang melakukan pernikahan dengan latar belakang interteligious-cultural marriage. Kemudian padanya digali aspek-aspek penting terkait dengan pola asuh yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tiga kecenderungan dalam pola asuh anak, yakni pola asuh otoriter, demokrasi dan permisif bertautan dengan aspek-aspek universal dalam keberagaman yang hadir pada realitas pengasuhan dari pasangan yang melakukan interteligious-cultural marriage. Simpulan dari penelitian ini mengarahkan pada suatu bentuk pemahaman yang holistik akan aspek-aspek budaya dalam pola asuh pada pernikahan interteligious-cultural marriage
Implimentasi Parenting Style dalam Pendidikan Karakter berbasis Etnopedagogi Budaya Gayo Mahdi; Sehat Ihsan Shadiqin
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i1.168

Abstract

Penelitian ini merupakan literature review terkait dengan implementasi parenting style dalam pendidika karakter berbasis etnopedagogi budaya Gayo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) serta menggunakan pendekatan etnopedagogi. Hasil literature review ini; nilai-nilai adat Gayo merupakan nilai-nilai yang sesuai dengan ajaran Islam dan tidak bertentangan dengan itu. Hal ini disebabkan oleh dasar kepercayaan masyarakat Gayo yang berlandaskan agama Islam dan nilai ini mendasari pola asuh orang tua Gayo serta usaha dalam membentuk karakter anak yang mencerminkan nilai budaya Gayo itu sendiri.
Implementation of the Approach Measurement of Inclusive Financial Index in the Five Best Sharia Banks in Indonesia Naning Fatmawati
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 2 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i2.157

Abstract

Islamic banks carry out their role as intermediaries with Islamic principles. Inclusive finance is an effort to realize that all people in the community can enjoy facilities in the financial system. The purpose and objective of inclusive finance is to eliminate all obstacles in any form to the access of the entire community to use services in financial services supported by existing facilities. The financial inclusion index is an index to measure how much services to inclusive finance have been utilized by a country. This study aims to analyze the Category of Accessibility Index, Avalability and Usability at BSM, Muamalah Bank, BNI Syariah Bank, BRI Syariah and Mega Syariah Bank. In addition, t also analyzes the BSM Financial Inclusive Index category, Bank Muamalah, Bank BNI Syariah, BRI Syariah and Bank Mega Syariah. This study uses descriptive non-statistical quantitative research methods The results of this study indicate that Bank Muamalat and Bank Syariah Mandiri have a high category of accessibility and usability index, however for the Avalability Index, Bank Muamalat is in the medium category and Bank Syariah Mandiri is in the high category. BRI Syariah and BNI Syariah have a medium category for the Index of Accessibility, Availability and Usability. Meanwhile, Bank Mega Syariah has a low category for the Index of Accessibility, Availability and Usability. The Financial Inclusion Index is in the high category at Bank Muamalat and Bank Syariah Mandiri, for BRI Syariah in the medium category and Bank Mega Syariah in the low category.
The Effect of Online Learning on Intrinsic and Extrinsic Learning Motivation During the Covid-19 Pandemic Risma Rosyidatul ' Izza; Sri Wahyuni
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 2 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i2.172

Abstract

This study aims to test three hypotheses: 1) The influence of online learning on intrinsic learning motivation, 2) The influence of online learning on extrinsic learning motivation, and 3) The influence of online learning on learning motivation during the COVID-19 pandemic. The research design used is quantitative ex post facto. Forty-two (42) seventh-grade students at Mts Miftahul Huda, Kediri, participated in this study. Data were collected through two types of questionnaires: an online learning questionnaire and a learning motivation questionnaire. Data analysis was conducted using simple linear regression analysis and t-tests. The results of the study indicate that: 1) There is a significant influence of online learning on intrinsic learning motivation, with an effect of 22%; 2) There is a significant influence of online learning on extrinsic learning motivation, with an effect of 12.4%; 3) There is a significant influence of online learning on learning motivation during the COVID-19 pandemic, with an effect of 24.3%.
Nilai Religius dalam Tradisi Baritan di Desa Wates Kabupaten Blitar Shova Afkaryna; Bagus Wahyu Setyawan
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 2 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i2.177

Abstract

Indonesia, with its abundant wealth of traditions and cultures, stands out as a country renowned for its diverse cultural heritage. One unique tradition still firmly held by its people is Baritan. Baritan is a customary practice that continues to be observed by the residents of Desa Wates, located in the Wates sub-district of Blitar Regency. This tradition holds its uniqueness as it is usually conducted when the rainy season arrives, serving as a symbol of gratitude to God for the blessing of rain, which is crucial for agriculture and plant growth, and marking the beginning of a new planting season. The research method employed in this article is qualitative, allowing researchers to delve deeper into the cultural aspects and social meanings of the Baritan tradition. Despite Indonesia's rapid advancements in technology and modernization, particularly with the progress in science and technology (IPTEK), there remain challenges in preserving the sustainability of traditional customs such as Baritan. The younger generation, especially in Desa Wates, Blitar Regency, have not fully grasped and appreciated the religious values embedded in the Baritan tradition. Many of them participate in the tradition without understanding its deeper meanings and significance. Therefore, this study aims to delve deeper into the implementation stages of the Baritan tradition and the religious values contained within it. These religious values encompass aspects of belief (aqidah), Islamic law (syari'ah), and morality (akhlak), which form the main foundation in the implementation of the Baritan tradition.
Relationship of Heredity, Environment, and Human Freedom in Islamic Education Muslihudin; Abid Nurhuda; Rumani
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 2 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i2.184

Abstract

Social facts prove the problem of education when each individual prioritizes his selfish nature under the pretext of freedom of expression. In addition, many educators still use one method in dealing with various problems of their students. Even though students have different heredity. In fact, in practice, many educators consider classroom learning to be a stage to show off their intelligence in front of students so that students only act as spectators. Indirectly, educators have created a monotonous environment that does not support student self-development. The purpose of this research is to find out the nature of heredity, environment, and human freedom in self-development and their relationship in Islamic education. This research includes qualitative research using library research methods. The results of this study state that heredity, environment, and human freedom are integral parts that cannot be separated in individual development. Heredity or intrinsic potential is a factor that needs to be developed through the encouragement of good environmental facilities. Then, human freedom supports each individual to act and think creatively through education. Therefore, through this research, the authors offer the concept of a democratic school which is the result of the relationship between heredity, the environment, and the freedom of each individual.
Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Bibit Tanaman Hutan dan Buah-Buahan Di CV. Agro Utama Mandiri Lestari Kediri Sendy Mahendra Fatkhi
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 21 No. 2 (2023): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v21i2.185

Abstract

Indonesia, with its vast land and tropical climate, provides abundant resources for agricultural business development, including fruit cultivation. One such example is CV. Agro Utama Mandiri Lestari, situated in Dusun Munengan, Desa Mangunrejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, East Java Province. The company specializes in trading fruit and forestry plant seeds. Currently, it is focusing on increasing sales revenue through the implementation of effective marketing strategies. CV. Agro Utama Mandiri Lestari has adopted a marketing strategy involving collaboration with educational institutions and relevant organizations. This approach includes providing educational services in the form of fruit and forestry plant seedling training. The research methodology employed in this study is qualitative, with data collected through observation and interviews. Based on the findings and analysis, it is concluded that CV. PT. Agro Utama Mandiri Lestari implements a marketing strategy involving the four elements of the marketing mix (4P): Product, Price, Place, and Promotion. Various channels such as electronic radio media, pamphlets, training, and seminars are utilized for promotion. This strategy also encompasses different approaches, including seed quality assurance and collaboration with various educational and governmental institutions. The results of this strategy demonstrate a significant increase in sales, thereby positively impacting the development of CV. Agro Utama Mandiri Lestari's business in the agricultural sector.