cover
Contact Name
Abdul Mujib
Contact Email
jurnalrealita@gmail.com
Phone
+6281233708946
Journal Mail Official
jurnalrealita@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sunan Ampel No. 7, Ngronggo, Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
ISSN : 18299571     EISSN : 2502860X     DOI : https://doi.org/10.30762/realita
Realita : jurnal penelitian dan kebudayaan islam menerbitkan artikel tentang hasil-hasil penelitian di bidang keislaman, kebudayaan islam, dan manajemen pendidikan islam yang mencakup manajemen kurikumlum dan pembelajaran, sumberdaya manusia, kepemimpinan, sarana prasarana, peserta didik dan layanan khusus. Realita: jurnal penelitian dan Kebudayaan islam diterbitkan oleh LP2M Institut Agama Islam Negeri Kediri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 174 Documents
Sejarah Perkembangan dan Tantangan Muslim Laos sebagai Kaum Minoritas: Studi Pengembangan Pendidikan di Tengah Keterbatasan: History of Development and Challenges of Lao Muslims as a Minority Oktapia, Mesi; Hakim, Lukmanul; Yola, Nilma
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v22i2.270

Abstract

Laos merupakan sebuah Negara yang kaya akan keberagaman etnis, dan budaya termasuk adanya komunitas minoritas agama salah satunya komunitas muslim. Artikel ini bertujuan tulisan ini akan mengkaji secara lebih dalam bagaimana komunitas muslim mengatasi keterbatasan pendidikan dan meningkatan keilmuan Islam di Negara Laos. metode penilitian menggunakan menggunakan metode penelitian sejarah dengan pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, dengan pendekatan sejarah social, dan sejarah politik. Hasil dari penelitian ini dapat di temukan bahwa tantangan yang di hadapi masyarakat muslim Laos lebih terfokus kepada keterbatasan akses, kurangnya literasi dalam pendidikan Islam, kurangnya sumber daya, dan kurangnya dukungan dari pemerintah hal itu dapat diatasi dengan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Islam, baik dari komunitas muslim, maupun pemerintahan sendiri.
Effectiveness of City Branding "Santri City" in Wajo Regency, South Sulawesi Against the Decision of Studying Religion Elfrianto; Muh. Akbar; Sultan, M. Iqbal
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v22i2.272

Abstract

This study examines the effectiveness of the Santri City branding in Wajo Regency, South Sulawesi, as part of a strategic effort to shape the region’s image. The research aims to analyze how city branding constructs Wajo Regency’s identity and its impact on public perception, particularly in relation to religious education. Employing a qualitative descriptive analysis, this study explores the conceptualization of Wajo Regency as a brand, considering its multidimensional nature, which includes functional, emotional, relational, and strategic elements. The findings reveal that the Santri City branding effectively enhances the recognition of Wajo Regency as an Islamic educational hub. This strengthened identity influences the decisions of surrounding communities in seeking religious education. Theoretically, this study contributes to the discourse on city branding by highlighting the role of religious identity in shaping regional branding strategies.
Strengthening Faith, Worship, and Morality through Dzikir Rotib Santri Buki In Jepara: An Educational Perspective Ar Rofiq, Ainul Izzah; Laila, Azzah Nor
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.283

Abstract

The purpose of this study is to analyze the practice of dzikir Rotib Santri Buki as a strategy for instilling Islamic educational values. In the modern era, the values of Islamic education are often neglected due to the rapid advancement of civilization, which negatively impacts human morality. When these values are not properly internalized, it can lead to moral degradation among future generations. One of the efforts to address this issue is through active participation in dzikir or mujahadah activities within a jam'iyyah, such as the implementation of Rotib Santri Buki dzikir in Tahunan Village, led by K.H. Ainur Rofiq. This study employs a qualitative research method with a descriptive approach, conducted in Tahunan Village, Jepara Regency. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results indicate that the practice of dzikir Rotib Santri Buki serves not only as a form of worship but also as an effective means of reinforcing Islamic educational values in the daily lives of its practitioners. The continuous practice of this dzikir contributes to the internalization of key Islamic values, including aqidah (faith), as reflected in a stronger belief in the Oneness of Allah; ibadah (worship), evident in increased devotion and focus during prayers; and akhlaq (morality), observed in personal transformation toward better character. Theoretically, this study highlights the role of collective dzikir as a transformative educational practice that strengthens religious values and moral character, providing a model for integrating Islamic education into daily spiritual practices.  
Etika Guru dalam Pandangan KH. Hasyim Asy'ari: Studi atas Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim di Era Disrupsi Taulabi, Imam; Adnan, Luthfi; Ubaidila, Syafik
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v22i2.299

Abstract

The era of disruption has significantly transformed the education system, affecting its systemic, administrative, and technical aspects. These changes have altered the role of educators, challenging their centrality in the learning process as digital platforms increasingly shape educational interactions. In response to these challenges, it is essential to revisit foundational perspectives on teacher ethics to maintain the integrity of education. This study aims to analyze the ethical principles of educators as articulated by KH. Hasyim Asy'ari in Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim and examine their relevance in addressing the challenges of the disruptive era. The research employs a qualitative approach with a content analysis method, focusing on KH. Hasyim Asy'ari's ethical framework and its applicability in contemporary education. The findings indicate that KH. Hasyim Asy'ari emphasizes a balance between spiritual and intellectual competencies as fundamental qualities of educators. His ethical principles advocate for the continuous moral, intellectual, and professional development of teachers to ensure the sustainability of education amid rapid technological advancements. This study contributes to the field of Islamic education by providing a contextualized understanding of classical teacher ethics in the modern era. It highlights the enduring relevance of KH. Hasyim Asy'ari’s ethical framework as a foundation for shaping educators who can navigate and adapt to the evolving educational landscape while maintaining pedagogical integrity.
Relasi Kuasa dan Pengetahuan Tokoh Agama dalam Pendirian Rumah Ibadah di Kota Kediri Alamin, Taufik; Pratama, Gigih Wahyu
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v22i2.470

Abstract

Fenomena pemberian rekomendasi pendirian rumah ibadah merupakan salah satu isu sensitif yang mencerminkan dinamika interaksi antaragama, penerapan kebijakan, serta tantangan dalam menjamin kebebasan beragama, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh UUD 1945. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih mendalam tentang relasi kuasa pengetahuan tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam memberikan rekomendasi pendirian rumah ibadah di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun analisis relasi kuasa dan pengetahuan tokoh agama di FKUB dalam merekomendasikan pendirian rumah ibadah dalam penelitian ini menggunakan pendekatan teori kekuasaan dan pengetahuan yang dikemukakan oleh Michel Foucault. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa relasi kuasa dan pengetahuan tokoh-tokoh FKUB saling mempengaruhi dalam setiap keputusan pendirian rumah ibadah. Relasi kuasa-pengetahuan tersebut digunakan untuk mengatur pengetahuan terkait prosedur, syarat dan ketentuan pendirian rumah ibadah. Hal tersebut dilakukan karena posisi para tokoh agama memegang peran penting dalam mengarahkan proses ini. Sehingga keberhasilan mereka menjaga kerukunan sangat tergantung pada sejauh mana mereka dapat menghindari bias dan menggunakan kuasa secara adil.
Peran Bait Al-Hikmah Pada Masa Harun Al-Rasyid dalam Mengembangkan Peradaban Ilmu Pengetahuan yang Pesat Amirudin, Arif; Supraha, Wido
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.469

Abstract

Bait al-Hikmah, yang didirikan pada masa pemerintahan Harun al-Rasyid, merupakan pusat intelektual yang memainkan peran penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Lembaga ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penerjemahan karya-karya ilmiah dari peradaban lain, tetapi juga sebagai pusat penelitian dan inovasi dalam berbagai bidang, seperti matematika, kedokteran, astronomi, dan filsafat. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Bait al-Hikmah mendorong perkembangan sains, teknologi, dan filosofi, serta perannya dalam pembentukan lembaga pendidikan Islam yang mengedepankan sinergi antara agama dan ilmu pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis, di mana data diperoleh melalui kajian literatur dari berbagai sumber terkait sejarah Bait al-Hikmah dan dampaknya terhadap pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bait al-Hikmah memiliki peran yang sangat besar dalam mengembangkan berbagai bidang ilmu pengetahuan dan menciptakan model pendidikan yang mengintegrasikan ilmu agama dan sains. Warisan intelektual yang ditinggalkan oleh Bait al-Hikmah masih memberikan pengaruh yang kuat dalam pendidikan Islam hingga saat ini.
Reinterpretasi Tradisi Islam: Larangan Menikah Di Bulan Muharram (Suro) Dalam Adat Jawa Khusaini, Muhammad; Yusman, Armanda; Ali, Zezen Zainul; Adila, Queen
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v22i2.480

Abstract

The prohibition against marrying in the month of Muharram (Suro) is a deeply rooted belief among Javanese communities, including Muslims in Pakuan Baru Village, Pakuan Ratu Subdistrict, Way Kanan Regency. Although Islam does not explicitly forbid marriage in Muharram, local customs—passed down through generations—consider this month inauspicious for wedding ceremonies. This study aims to reinterpret the tradition of prohibiting marriage during Muharram in light of Islamic teachings and Javanese cultural values. Employing a descriptive qualitative approach, the research collects data through field observations, interviews with community members, religious leaders, and local elders. Findings indicate that the prohibition is still strongly upheld due to reverence for ancestral customs and the perception of Muharram as a sacred and solemn month. While this belief aligns with the Javanese ethic of spiritual caution, it also reflects a syncretic understanding that merges Islamic reverence for sacred time with local cultural interpretations. The study offers a reinterpretation that encourages critical reflection on inherited traditions while promoting harmony between religious doctrine and cultural expression
Tinjauan Teoritis Integrasi Agama dan Sains dalam Pendidikan Sari, Rika Widia; Syahsiami, Legia; Subagyo, Ahmad
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.483

Abstract

Integrasi antara agama dan sains dalam pendidikan merupakan respons terhadap fragmentasi epistemologis yang terjadi dalam sistem pendidikan modern. Pendidikan yang terlalu berfokus pada aspek kognitif dan sains-positivistik cenderung mengabaikan dimensi spiritual dan etika, sehingga melahirkan krisis moral, kekeringan makna, dan dehumanisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual pendekatan integratif antara agama dan sains dalam pendidikan, baik dari segi landasan filosofis, kerangka epistemologis, strategi implementasi, maupun tantangan dan prospek ke depan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif-deskriptif berbasis kajian pustaka, dengan pendekatan analisis isi dan interpretasi filosofis terhadap literatur klasik dan kontemporer. Artikel ini menemukan bahwa integrasi agama dan sains memiliki basis yang kuat dalam epistemologi tauhidik, dan dapat diterapkan melalui pengembangan kurikulum berbasis nilai, metode pembelajaran transdisipliner, dan pemanfaatan teknologi digital bernuansa spiritual. Meskipun menghadapi tantangan seperti resistensi ideologis dan keterbatasan pedagogis, integrasi ini memiliki potensi besar untuk membentuk sistem pendidikan yang lebih holistik, inklusif, dan transformatif.
Konseling Individu dengan Teknik Management Stress untuk Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Puspasari, Karisma Dewi; Andreani, Vindy
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v22i2.487

Abstract

Decreased work motivation is a psychological problem that employees often experience due to work pressure that is not by their role and capacity. This study aims to determine the effectiveness of individual counseling with stress management techniques in increasing employee work motivation. The subject is an employee who has decreased motivation due to excessive workload. A qualitative approach with a case study design was used in this research. Counseling was conducted in five stages: orientation, exploration, working stage, termination, and follow-up. The results showed that individual counseling with stress management techniques could help the subject identify sources of stress, develop emotion management skills, and build work motivation. Positive changes can be seen from increased work enthusiasm, discipline, and the subject's ability to complete tasks optimally. Stress management-based individual counseling can increase work motivation, especially for employees who experience work pressure. These findings have important implications for developing counseling services in the workplace as a strategy to improve employee well-being and productivity.
Menelusuri Warisan Islam dan Kearifan Lokal di Makam SaboKingking: Kisah Tokoh, Simbur Cahaya, dan Tradisi Anggraini, Fanisa Putri; Maulidina, Shigah; Harahap, Mahlaini Azizah; AlFarras, Sabita Salwa; Hudaidah
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.488

Abstract

Artikel ini membahas jejak peninggalan Islam dan kearifan lokal di kompleks Makam Sabokingking, Palembang, yang memiliki nilai spiritual, budaya, dan sosial. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bagaimana makam ini menjadi titik temu antara nilai-nilai Islam dan tradisi lokal. Artikel ini juga mengulas berbagai tradisi lokal yang berkembang di sekitar makam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Makam Sabokingking bukan sekadar tempat ziarah, melainkan juga ruang budaya yang memperlihatkan perpaduan harmonis antara agama dan adat. Tokoh penting dibalik Simbur Cahaya, sosok penting dalam penyebaran Islam dan pelestarian hukum adat di Sumatra Selatan. Tradisi yang berkembang di sekitar makam turut membentuk identitas budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, situs ini memiliki peran penting dalam pelestarian warisan budaya dan spiritual di Palembang hingga saat ini.