cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
+6282187771382
Journal Mail Official
serina@untar.ac.id
Editorial Address
Jln. Letjen S Parman No 1 Universitas Tarumanagara Kampus 1, Gedung M Lt 5
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seri Seminar Nasional
ISSN : 2809509x     EISSN : -     DOI : 10.24912/pserina
Prosiding SERINA merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan Pada Seri Seminar Nasional (SERINA) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 469 Documents
IBU & PERILAKU PEMBELIAN PRODUK KOSMETIK HALAL Meike Kurniawati
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.692 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18547

Abstract

Seiring dengan semakin meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk Muslim dunia ditambah dengan trend positif pertumbuhan ekonomi di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, telah membawa peningkatan yang signifikan terhadap permintaan berbagai jenis produk halal secara global, termasuk salah satunya produk kosmetik Halal. Indonesia termasuk negara yang  merupakan pasar potensial untuk produk kosmetik Halal. Hal ini disebabkan karena industri kosmetik merupakan salah satu sektor konsumen terbesar di Indonesia, dan didukung juga dengan jumlah penganut Islam yang cukup besar di Indonesia (80,2%).Salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan seseorang untuk melakukan pembelian adalah kelompok acuan, termasuk keluarga (orang tua). Orang tua khususnya Ibu, memegang peran yang lebih dominan dibandingkan dengan ayah dalam konteks komunikasi keluarga, termasuk yang berkaitan dengan pembelian. Ibu tidak hanya memonopoli keputusan pembelian produk ritel dan produk kebutuhan rumah tangga saja, namun juga menentukan pembelian otomotif, jasa keuangan, komputer, elektronik, jasa perbaikan rumah, dan jasa perjalanan.Seorang ibu juga diketahui memberikan pengaruh terutama kepada anak perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dan seberapa besar pengaruh Ibu terhadap keputusan pembelian produk kosmetik halal. Subjek dalam penelitian ini adalah 200 orang remaja dan dewasa awal. Alasan pemilihan subjek pada rentang usia tersebut adalah karena pada usia tersebut individu sudah bisa melakukan kegiatan konsumsi secara mandiri tetapi tetap juga masih dalam pengawasan orang tua. Responden tidak dibatasi harus beragama Islam karena basis konsumen untuk produk kosmetik Halal tidak terbatas pada konsumen Muslim saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu berpengaruh positif dan signifikan sebesar 15.7% terhadap perilaku pembelian prodiuk kosmetik halal.
RELEVANSI HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN INDONESIA DI ERA EKONOMI DIGITAL Stefany Ismantara; Yuwono Prianto
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.375 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18548

Abstract

Revolusi Industri 4.0 yang diikuti dengan Society 5.0 mendorong perubahan ekonomi konvensional ke arah ekonomi digital. Selain menimbulkan dampak positif, perubahan tersebut juga menghasilkan permasalahan-permasalahan baru. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mencari tahu relevansi hukum perlindungan konsumen yang ada di Indonesia saat ini dalam mengakomodasi perkembangan digitalisasi ekonomi dan apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan hukum yang ada. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode penelitian hukum normatif yang berfokus pada studi literatur dengan melakukan pendekatan Undang-Undang. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen belum dapat mengakomodasi permasalahan hukum yang timbul di era ekonomi digital dewasa ini. Banyaknya jumlah pelaku usaha online mengakibatkan sistem pengawasan menjadi kurang memadai dan seringkali konsumen hanya dapat menerima kerugian dengan pasrah, kebocoran data konsumen dalam e-commerce juga menjadi lebih rawan. Transaksi digital antar negara menimbulkan permasalahan terkait choice of law. Terdapat pemeran-pemeran baru seperti endorser dan pemilik platform yang tanggung jawabnya perlu diatur, pemerintah juga perlu membuat payung hukum bagi pihak penyedia jasa. Perlu segera dilakukan pengharmonisasian hukum secara internasional dan pembaharuan hukum terkait perlindungan konsumen yang substansinya harus menyangkut hal-hal teknis. Masyarakat sebagai masing-masing pribadinya sendiri juga harus memiliki kesadaran hukum. Kesadaran masyarakat terkait hukum perlindungan konsumen dapat dibangkitkan dengan cara sosialisasi hukum.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR SEBAGAI PELAKU BINARY OPTION TRADING Elizabeth Chen; Jessica Audrey Halim; Safitri Safitri
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.961 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18549

Abstract

Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap aspek perekonomian, berbagai kalangan masyarakat merasakan dampak ekonomi yang menjadi tidak stabil. Berangkat dari sini, masyarakat mulai mencari cara untuk mengelola keuangan dengan lebih baik agar dapat bertahan dalam situasi yang tak menentu seperti sekarang, salah satu caranya dengan berinvestasi. Binary Option Trading menjadi hal yang cukup banyak dibicarakan publik belakangan ini, dikarenakan banyak influencer dan iklan-iklan bertebaran mengenai keuntungan besar yang bisa didapatkan melalui Binary Option Trading, sehingga banyak masyarakat yang tergiur untuk mencoba masuk ke dalamnya tanpa memahami apa dan bagaimana sistem Binary Option itu sendiri. Selain itu, legalitas Binary Option Trading di Indonesia masih dipertanyakan. Mengenai jenis komoditi yang termasuk dalam subjek kontrak berjangka diatur dalam Peraturan Bappebti No. 3 Tahun 2019 tentang Komoditi, Binary option tidak termasuk dalam subjek yang tertulis di Pasal 1. Hal ini secara tidak langsung dapat diartikan bahwa Binary Option ilegal. Maka timbul pertanyaan, bagaimana bila masyarakat yang berinvestasi menggunakan Binary Option ini mengalami kerugian? Hal ini yang selanjutnya diteliti oleh penulis, bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi para investor sebagai pelaku trading menggunakan Binary Option dan juga bagaimana peranan pemerintah dalam menangani hal tersebut. Adapun tulisan ini dibuat dengan menggunakan metode penelitian yuridis-normatif dengan meninjau suatu isu hukum dari sisi normatifnya guna menemukan jawaban dari permasalahan-permasalahan hukum yang diangkat. 
GAMBARAN PENGASUHAN ANAK DI ERA DIGITAL Widya Risnawaty; Monika Monika
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.889 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18550

Abstract

Aktivitas penggunaan gawai dan kesempatan anak untuk mengakses internet sudah menjadi suatu kebutuhan yang tidak mungkin dihindarkan lagi. Di satu sisi penggunaan internet memberikan peluang positif bagi anak untuk mengakses pengetahuan secara luas. Namun di sisi lain, peluang mengakses internet juga memiliki potensi risiko bagi anak bila anak tidak dipantau secara bijak. Orangtua memiliki peran penting dalam mendidik, membimbing dan mengarahkan anak agar dapat menggunakan gawai dan mengakses internet secara bertanggungjawab. Oleh karena itu, bagaimana cara-cara pengasuhan yang digunakan oleh orang tua dalam mengasuh anak di era digital ini penting untuk dieksplorasi lebih jauh. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran bentuk tindakan seperti apa yang biasanya dilakukan orangtua dalam proses pengasuhannya khususnya di era digital ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode survei. Penelitian ini melibatkan 6 orang perempuan yang merupakan seorang ibu, masih memiliki anak di usia 6 -12 tahun. Purposive random sampling digunakan dalam menjaring penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan bahwa cara pengasuhan orangtua terkait dengan penggunaan gawai dan pengaksesan internet adalah dengan melakukan mediasi pembatasan, yaitu membatasi waktu penggunaan dan konten tayangan yang ditonton. Bentuk mediasi lain yang juga dilakukan oleh 2 partisipan adalah dengan mediasi aktif. Dalam bentuk mediasi aktif ini, partisipan mendampingi anak saat anak menggunakan gawainya dan secara aktif mendiskusikan dengan anak konten tayangan yang baru saja ditonton bersama.
PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG POLIS ASURANSI JIWASRAYA TERHADAP KONDISI INSOLVEN ASURANSI DITINJAU DARI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI NOMOR 431/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst Vera W. S. Soemarwi; Karen Markoan
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.01 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18551

Abstract

Tata kelola keuangan dan investasi pada sebuah perusahaan asuransi (PA) diatur pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 71/POJK.05/2016. POJK ini mengatur mengenai penilaian tingkat kesehatan PA maupun reasuransi di Indonesia. Kesehatan sebuah PA akan dinilai dari peringkat kesehatan keuangannya (solvabilitas) minimal 120% dari nilai total finansial yang diperlukan guna memitigasi kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari simpangan dalam pengelolaan kekayaannya dan kewajibannya (liabilitas). POJK 71/2016 telah menetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai tugas untuk mengawasi setiap penempatan investasi yang melebihi batas yang ditentukan dan penempatan investasi pada hubungan terafiliasi [Pasal 13]. OJK diwajibkan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian (UU Perasuransian) Pasal 20 ayat (1) untuk menetapkan bentuk jaminan dan jumlah dana jaminan yang bisa digunakan untuk memproteksi nilai pertanggungan para pemegang polis serta Tertanggung. Dana jaminan ini akan digunakan sebagai jaminan untuk mengganti beberapa bagian atau seluruh hak pemegang polis dan Tertanggung apabila perusahaan asuransi dilikuidasi. Dalam kasus Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 431/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst. [selanjutnya disingkat putusan nomor 431/2020] kewajiban-kewajiban tersebut tidak dilaksanakan oleh perusahaan asuransi. Otoritas pengawas mengabaikan kewajiban untuk mengawasi kegiatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dalam penempatan investasi dana asuransi sehingga perusahaan tidak mampu membayar seluruh kewajibannya. Keadaan Pemegang Polis pada kasus itu tidak mendapakan jaminan pengembalian nilai polisnya dari perusahaan asuransi. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan sifat penelitian preskriptif. Selanjutnya penelitian ini menggunakan teknik analisis preskriptif. Penelitian ini menganalisa kondisi insolven pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan pertanggungjawaban Penanggung dan Pengendali dalam mengatasi keadaan gagal bayar polis. Kesimpulan dalam penelitian ini berdasarkan Pasal 15 UU Perasuransian, Pengendali berkewajiban untuk menanggung seluruh dampak kehilangan dana asuransi milik para nasabah asuransi akibat dari tindakan pelanggaran hukum dan tata kelola para pihak di bawah pengendaliannya.
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Izzi Mawaddah; Niken Widi Astuti; Erik Wijaya
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.263 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18552

Abstract

Selama masa pandemi COVID-19 seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring dan berbagai permasalaahan harus dihadapi mahasiswa yang dapat memicu stres akademik. Stres akademik yang dialami mahasiswa dapat menyebabkan menurunnya subjective well-being. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan subjective well-being pada mahasiswa selama masa pandemic COVID-19. Penelitian ini melibatkan 123 partisipan yang terdiri atas mahasiswa yang khususnya aktif diperguruan tinggi JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Penelitian ini menggunakan ESSA (Educational Stress Scale for Adolescent) sebagai alat ukur stres akademik serta PANAS (Positive and Negative Affect Schedule) dan SWLS (The Satisfaction with Life Scale) sebagai alat ukur subjective well-being. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara stress akademik dengan subjective well-being.
REFORMULASI ASSET RECOVERY SEBAGAI PIDANA POKOK DALAM UPAYA PENGEMBALIAN KERUGIAN NEGARA Sindhi Cintya; Shrishti Shrishti; Christine S.T. Kansil
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.066 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18553

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan sebuah kejahatan yang sangat luar bisa yang sudah melintas antar negara. Tindak pidana korupsi sendiri menimbulkan banyak kerugian bagi negara dan yang hingga kini kerugian yang ditopang negara belum tertutupi dan hal tersebut menimbulkan keresahan terhadap para penegak hukum yang ada di Indonesia. Dalam penulisan ini metode penelitian yang digunakan bersifat penelitian preskriptif yang artinya bertujuan untuk mendapatkan masukan-masukan mengenai langkah-langkah yang dapat diambil saat menagani masalah-masalah berhubungan dengan korupsi. Dengan ini, masalah yang dirumuskan pada penelitian adalah : Bagaimana reformulasi asset recovery sebagai pidana pokok dalam upaya pengembalian kerugian negara.  Hukum positif yang berlaku di Indonesia saat ini yang mengatur mengenai penghukuman terhadap pelaku tindak pidana korupsi masih berfokus kepada penghukuman fisik pelaku dikarenakan Indonesia masih menggunakan keadilan retributive yang berfokus memberikan hukuman berat kepada pelaku untuk memberikan efek jera, dibandingkan dengan penyelesaian dalam rangka pemulihan akibat tindak pidana korupsi yang berupa asset recovery. Dengan berjalannya penelitian ini dapat kami pelajari bahwa didalam UNCAC dijelaskan bahwa restorative justice dalam kasus korupsi dapat berupa asset recovery. Asset recovery merupakan upaya penanganan asset yang dimiliki pelaku dari hasil korupsi untuk dikebalikan kepada negara sebagai semestinya. Pengaturan mengenai asset recovery tidak diatur secara tersendiri. Dengan ini, Indonesia sendiri sudah seharunya menerapkan asset recovery sebagai hukuman pokok untuk mencegah semakin besarnya kerugian yang dialami oleh negara sebagai korban dan memberikan keadilan dan kesejahteraan kepada masyarakat yang juga dirugikan akibat tindak pidana korupsi. Penerapan asset recovery sebagai hukuman pokok bukan hal yang mustahil untuk di tepatkan.
Pengaruh kegiatan pelatihan pengembangan diri program MBKM untuk meningkatkan Self Confidence pada remaja di Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Untung Subroto; Sonia Halimatu Sa’diyah; Katzuko Angelica Natalie Koropit; Gustina Gustina; Timothy Leonardo; Shafa Nur Rahmadani
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.855 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18554

Abstract

Self confidence adalah perasaan bahwa seseorang mampu untuk melakukan sesuatu. Berdasarkan survei pra penelitian, Self confidence menjadi salah satu permasalahan yang terjadi pada remaja di Dusun Girang. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh kegiatan pelatihan pengembangan diri dengan metode pelatihan, ceramah dan latihan, apakah dapat meningkatkan self confidence pada remaja di desa Girang, Indramayu. Penelitian ini dilakukan pada 31 remaja dengan metode eksperimen. Setiap partisipan akan mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 8 kali pertemuan dengan materi dan kegiatan yang berbeda setiap sesinya. Semua partisipan diberikan pretest alat ukur self confidence dan selanjutnya akan mendapatkan post tes alat ukur yang sama setelah mengikuti sesi kedelapan pada pelatihan. Berdasarkan pengolahan data pre and post menunjukan terjadi perubahan skor self confidence pada remaja Dusun Girang, Desa Taman Sari. Dengan demikian, terdapat pengaruh pelaksanaan program pelatihan pengembangan diri terhadap rasa percaya diri remaja di Dusun Girang, Desa Tamansari, Indramayu Jawa Barat.
PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KONSENTRASI KEPEMILIKAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Elsa Imelda; Bernadet Liesiana Laurenty; Juni Simina
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.083 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18555

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan, dan apakah konsentrasi kepemilikan mampu memoderasi hubungan tersebut. Data yang diteliti diambil dari  perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2017-2019 sebanyak 380.  Data diolah dengan menggunakan analisis regresi berganda yang dibantu oleh program Eviews. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penghindaran pajak mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, namun konsentrasi kepemilikan tidak mampu memoderasi hubungan antara penghindaran pajak dan nilai perusahaan. 
PENGARUH KECEMASAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS ATAU SEDERAJAT Pamela Hendra Heng; Jessica Chandhika; Shania Kintani; Patricia Sarwono; Prisilia Prisilia; Diana Govert Anjali
PROSIDING SERINA Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING SERINA IV 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.545 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v2i1.18556

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji secara empiris terkait kecemasan dan kualitas hidup siswa SMA atau sederajat di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (JABOTABEK) melalui kuesioner kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan di bulan Maret 2022. Instrumen penelitian meliputi: informed consent, kuesioner WHOQOL-BREF dan kuesioner Generalized Anxiety Disorder Scale-7 (GAD-7), dalam bentuk kuesioner elektronik. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 356 siswa SMA atau sederajat di JABOTABEK yang terdiri dari siswa perempuan sebanyak 253 (71,1%) dan siswa laki-laki sebanyak 103 (28,3%). Siswa dalam rentang usia 15 sampai 18 tahun, jumlah partisipan terbanyak berusia 16 tahun sebanyak 136 (38,2%) dan jumlah partisipan yang paling sedikit berusia 15 tahun sebanyak 36 (10,1%). Dari hasil pengolahan data uji regresi pada penelitian ini besarnya kontribusi kecemasan terhadap kualitas hidup dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (r2) sebesar 0,209. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kecemasan memberikan pengaruh sebesar 20,9% terhadap kualitas hidup dan 79,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan kecemasan dan kualitas hidup memiliki hubungan negatif yang signifikan. Hal ini mengatakan semakin rendah kecemasan maka semakin tinggi kualitas hidup siswa SMA atau sederajat.