cover
Contact Name
Ahmad Saefulloh
Contact Email
ahmadsaefulloh791@gmail.com
Phone
+6285266576373
Journal Mail Official
parislangkis@gmail.com
Editorial Address
Kampus UPR Tunjung Nyaho, Jalan Hendrik Timang. Palangka Raya
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Paris Langkis
ISSN : -     EISSN : 27237001     DOI : https://doi.org/10.37304/paris.v2i2.4153
Jurnal Paris Langkis merupakan jurnal Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya. Ruang lingkup pada jurnal ini mencakup tentang pendidikan, pembelajaran, hukum, politik dan sosial-budaya, filosofi, nilai dan etika sosial kemasyarakatan, serta kearifan lokal dalam bingkai pancasila dan undang-undang dasar negara Indonesia tahun 1945. jurnal ini terbit secara berkala 6 bulan sekali pada bulan Agustus dan Maret yang berasal dari penelitian, pengabdian masyarakat, serta karya ilmiah lainnya yang dihasilkan baik dosen, guru maupun mahasiswa. jurnal ini mulai terbit perdana pada 17 Agustus 2020, dengan Surat Keputusan dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan No. 3734/ UN24.3/AK/2019 pada tanggal 27 Agustus 2019 tentang Tim Editorial Jurnal.
Articles 145 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN METODE PETA KONSEP BAGI SISWA KELAS III SD NEGERI 45 BUTON Sudiah, Lismawati; Rizal; Hanisu; Wa Ode Nining Setiyawan; Masdiana; Risman, Kadar
Jurnal Paris Langkis Vol 3 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v3i1.15361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS dengan penggunaan metode peta konsep bagi siswa kelas III SD Negeri 45 Buton .Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Desain penelitian ini menggunakan modifikasi model Kemmis & McTaggart dalam 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 45 Buton yang berjumlah 25 siswa. Objek penelitian adalah meningkatkan hasil belajar IPS melalui metode peta konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan soal tes atau evaluasi hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan Metode Peta Konsep Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Bagi Siswa Kelas III SD Negeri 45 Buton mengalami peningkatan, Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar pada siklus I dan II diperoleh data bahwa hasil belajar siswa meningkat. Hasil tes siklus I diperoleh sebanyak 15 siswa atau 60% tuntas dan 10 siswa atau 40% belum tuntas. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukkan 21 siswa atau 78,08% tuntas dan 4 siswa atau 12,05% belum tuntas. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa yang telah mencapai 88% siswa telah tuntas dan melebihi 75% indikator keberhasilan maka dinyatakan bahwa perbaikan pembelajaran ini telah berhasil.
PESANTREN DAN PEMBAHARUANNYA (MODERNISASI PESANTREN) : ARAH DAN IMPLIKASI Santoso, Budi; Sabri, Yuli; Rahmat
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15404

Abstract

Tulisan ini bermaksud untuk mengeksplorasikan dan memetakan tentang pendidikan Islam, namun memfokuskan kajian pada lembaga pendidikan Islam informal, pesantren. sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan pendidikan nasional telah diakui perannya sebagai agen perubahan sosial. Karenanya, ia dituntut untuk terus memainkan perannya secara proaktif dan dinamis. Kehadirannya diharapkan terus menjadi cahaya pencerah, membawa perubahan, sekaligus memberi kontribusi berarti bagi perbaikan kehidupan seluruh umat manusia pada umumnya dan umat Islam khususnya. Namun,seiring dengan perkembangan zaman, lebih- lebih di era globalisasi seperti sekarang ini, pesantren kini menghadapi masalah-masalah (akibat dampak globalisasi) yang tidak kunjung selesai bahkan hingga membenang kusut. Akibatnya, pesantren kini dipandang oleh banyak kalangan (baik dari pengelola pendidikan Islam itu sendiri maupun masyarakat luas) sebagai pendidikan kelas dua (second class). Karena itu, agar pesantren mampu terus memainkan perannya dengan baik, yakni menjadi produsen yang menghasilkan manusia-manusia yang berilmu, berteknologi, berketerampilan tinggi, dan sekaligus beriman dan beramal saleh, ia harus dimodernisasi secara serius sesuai dengan kerangka modernitas. Sebab, mempertahankan pemikiran kelembagaan Islam “tradisional” hanya akan memperpanjang nestapa ketidakberdayaan kaum muslim dalam berhadapan dengan kemajuan dunia modern
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL TERHADAP PERILAKU SADAR LINGKUNGAN KALI SOLO DUSUN HONEX DI DESA BANABUNGI KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON Masdiana; Unton, Ali Rahmat; Sudiah, Lismawati; Hanisu; Wa ode Nining Setyawan; Wulandari; Risman, Kadar
Jurnal Paris Langkis Vol 3 No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v3i1.15415

Abstract

endidikan secara umum merupakan segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu, kelompok, atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan (Soekidjo Notoatmodjo, 2003: 16). Program wajib belajar 6 tahun, yang didukung pembangunan infrastruktur sekolah merupakan program pemerintah sektor pendidikan yang diakui cukup sukses.Pendidikan mempunyai peranan penting karena melalui pendidikan, manusia makin mengetahui dan sadar akan bahaya limbah rumah tangga terhadap lingkungan, terutama bahaya pencemaran terhadap kesehatan manusia. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. (Singarimbun,1982:3) dalam metode penelitian survey mengatakan bahwa penelitian survey adalah “penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok.Berdasarkan data penduduk pada tahun 2018/2019 jumlah kepala keluarga di Dusun Honex Desa Bnabungi Kecamatan Pasarwajo berjumlah 209 kepala keluarga.Dalam penelitian pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling sebanyak 10% dari jumlah populasi. Penarikan samplmenggunakan rumus slovin Sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian adalah sejumlah 60 kepala keluarga. Berdasarkan tabel hasil uji Regresi di atas Sig 0,002 ˂ 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan perilaku sadar lingkungan. Dari hipotesis yang telah diajukan maka Ha dapat diterima dan Ho ditolak. Karena terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan formal Dan perilaku sadar lingkungan. Berdasarkan tabel hasil uji R Square maka dapat di ketahui persentase hubungan antara tingkat Pendidikan terhadap perilaku sadar lingkungan sebesar 0,158 atau 15,8 %.Kata Kunci : pendidikan; Perilaku; Sadar; Lingkungan
STRATEGI MEMBENTUK AKHLAK DAN SIKAP KEAGAMAAN MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKAN MORAL Sabri, Yuli; Santoso, Budi
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15431

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui cara strategi yang efektif daklam membentuk akhlak dan sikap keagamaan melalui pendekatan Pendidikan moral. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif berorientasi eksploratif yang berusaha menganalisis masalah penelitian dari sumber bacaan dengan menerapkan analisis isi. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif untuk mengkaji hasil penelitian terdahulu dan untuk menginterpretasikan suatu fenomena secara ilmiah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dari berbagai jurnal, prosiding, berita online, dan buku-buku yang relevan. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya peran kearifan lokal dalam membangun identitas buday dan kebangsaan memiliki potensi sebagai pembentuk karakter dan jadi diri dari budaya tertentu dan kebangsaan. Hasil penelitian ini adalah dengan adanya strategi atau cara yang efektif dalam membentuk akhlak dan sikap keagamaan melalui pendekatan Pendidikan moral merupakn salah satu cara yang atau strategi yang bisa digunkan pendidik dalam proses pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa strategi pendekatan Pendidikan moral memiliki peran penting dalam pembentukan akhlak dan sikap keagamaan peserta didik. Keterbatasan dalam peneitian ini adalah kurang nya ketersediaan data dalam menganalisis bagaimana strategi yang efektif daklam membentuk akhlak dan sikap keagamaan melalui pendekatan Pendidikan moral. Harapan peneliti terhadap peneliti selanjutnya yaitu agar peneliti selanjutnya dapat lebih mampu mengembangkan dan menjelaskan secara jelas dan juga rinci terkait strategi yang efektif daklam membentuk akhlak dan sikap keagamaan melalui pendekatan Pendidikan moral sesuai dengan menganalisis data-data yang ada secara berkala.
AKREDITASI SEBAGAI UPAYA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH (PENELITIAN DI LINGKUNGAN KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN PANDEGLANG) Muslihah, Eneng; E. Syarifudin; Budiarjo; Nurlelah; Purnomo Mulyosaputro
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15486

Abstract

Proses akreditasi merupakan langkah krusial dalam menjamin mutu pendidikan di madrasah, dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah atau Madrasah. Penilaian mencakup delapan standar nasional pendidikan: kualitas lulusan, kurikulum, proses pembelajaran, pemanfaatan sarana dan prasarana, tenaga pengajar, pembiayaan, dan manajemen sekolah. Tujuan utamanya adalah memastikan madrasah memenuhi standar optimal untuk kualitas pendidikan. Tahun 2023, terdapat 140 madrasah jenjang MI, MTs dan MA di Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang yang menjadi sasaran akreditasi. Dari 140 madrasah sasaran akreditasi tahun 2023, yang dilakukan visitasi akreditasi hanya 49 madrasah atau 35% sisanya mendapatkan perpanjangan secara otomatis. Dari 49 madrasah yang divisitasi, 10 madrasah (20,41%) meraih predikat "A" (Unggul), 33 madrasah (67,35%) memperoleh predikat "B" (Baik), dan 6 madrasah (12,24%) mendapat predikat "C" (Cukup) dan tidak ada madrasah yang tidak terakreditasi (TT). Perpanjangan sertifikat akreditasi tahun 2023 diberikan kepada 91 madrasah atau 65% dari total sasaran akreditasi tahun 2023. Peringkat akreditasi yang diberikan pada madrasah yang menjadi target perpanjangan sertifikat akreditasi sama dengan sertifikat akreditasi 5 tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa madrasah yang mendapat perpanjangan akreditasi tidak terjadi peningkatan mutu pendidikan selama lima tahun terakhir, dengan sebagian besar madrasah memperoleh predikat "Cukup" (58,24%). Ini menandakan terdapat tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang. Penting untuk responsif dan proaktif terhadap hasil akreditasi, mengingat mayoritas madrasah sasaran akreditasi tahun 2023 mempertahankan peringkat akreditasi sebelumnya. Diperlukan refleksi mendalam terhadap upaya peningkatan mutu dan identifikasi area yang perlu diperbaiki untuk mencapai peningkatan signifikan di masa mendatang.
KONSEP DAN ISU GENDER DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI TELAAH KEDUDUKAN LAKI-LAKI DAN WANITA DALAM PANDANGAN ISLAM Saepul Anwar, Aep; Imam Sofi'i
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15494

Abstract

Konsep gender dalam perspektif Islam sering menjadi bahan perdebatan di kalangan akademisi maupun masyarakat umum. Isu gender mencakup peran dan posisi laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk keluarga, sosial, ekonomi, dan politik. Dalam pandangan Islam, laki-laki dan perempuan memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi, berlandaskan prinsip keadilan dan keseimbangan. Islam menekankan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam peran, hak, dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan, keduanya memiliki nilai dan martabat yang setara di hadapan Tuhan. Islam menekankan bahwa perbedaan ini bukanlah bentuk diskriminasi, melainkan usaha untuk menciptakan keharmonisan sosial dan keadilan dalam kehidupan. Namun, isu-isu gender sering kali dipengaruhi oleh interpretasi budaya dan sosial yang dapat memengaruhi pemahaman yang lebih luas tentang kesetaraan gender dalam Islam. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis kritis terhadap teks-teks agama dan penerapannya dalam konteks sosial yang berbeda untuk memahami posisi laki-laki dan perempuan secara adil dan proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana Islam memandang peran dan kedudukan gender, serta bagaimana pemahaman ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan modern tanpa mengabaikan prinsip-prinsip dasar Islam. Dengan pendekatan komparatif antara teks-teks agama dan konteks sosial yang ada, penelitian ini berusaha memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang isu-isu gender dalam perspektif Islam.
NILAI PANCASILA DALAM TRADISI MANUGAL MASYARAKAT DAYAK SIANG DI DESA TINO TALIH KECAMATAN TANAH SIANG KABUPATEN MURUNG RAYA Anderini, Ninin; Eddy Lion; Karliani, Eli
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15529

Abstract

Abstrak : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah deskriptif, subjek penelitian adalah Mantir Adat, Wakil Ketua BPD, Tokoh Adat Dayak Siang, Masyarakat 5 orang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Pelaksanaan Tradisi Manugal masyarakat Dayak Siang di Desa Tino Talih Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya yaitu Masyarakat Desa Tino Talih tetap melestarikan Tradisi Manugal ini karena sudah turun-temurun dari nenek moyang dahulu, dan dilakukan sejak adanya suku Dayak Siang karena masyarakat Dayak Siang menggantungkan kehidupan pada bercocok tanam yaitu manugal. Meskipun ditengah-tengah kemajuan zaman Tradisi Manugal tetap dipertahankan. Dalam Tradisi Manugal masyarakat Dayak Siang di Desa Tino Talih memiliki Nilai Pancasila sebagai berikut : (1) Nilai Ketuhanan, (2) Nilai Kemanusiaan, (3) Nilai Persatuan, (4) Nilai Kerakyatan, (5) Nilai Keadilan. Kata Kunci : Nilai Pancasila, Tradisi Manugal, Dayak Siang.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT KELAHIRAN DI DESA KARAE KECAMATAN SIOMPU KABUPATEN BUTON SELATAN Masdiana; Silvia; Arni Fauzia Rante; La Rudi; Mimil Azmil; Said Karamaullah; Risman, Kadar
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, usia kawin pertama, pendapatan keluarga, dan jam kerja terhadap fertilitas pasangan usia subur di Desa Karae, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda untuk mengevaluasi pengaruh simultan dan parsial dari variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Data yang digunakan merupakan data primer yang diolah menggunakan SPSS versi 2024.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel tingkat pendidikan, usia kawin pertama, pendapatan keluarga, dan jam kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap fertilitas dengan nilai F sebesar 4.219 dan signifikansi 0.004. Namun, secara parsial, hanya variabel jam kerja yang memiliki pengaruh signifikan terhadap fertilitas, dengan koefisien regresi sebesar -0.743 dan nilai signifikansi 0.012. Variabel tingkat pendidikan, usia kawin pertama, dan pendapatan keluarga tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0.438, 0.547, dan 0.796. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0.172 menunjukkan bahwa 17.2% variasi dalam fertilitas dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen yang diteliti, sementara 82.8% variasi dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun variabel-variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi fertilitas, hanya variabel jam kerja yang memiliki pengaruh signifikan secara parsial. Hasil ini mengindikasikan perlunya mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi fertilitas selain variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini.
EKSISTENSI PENGRAJIN GETAH NYATU MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL SUKU DAYAK NGAJU KALIMANTAN TENGAH Eriawaty
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15650

Abstract

Kerajinan getah nyatu merupakan salah satu kerajinan yang menonjolkan nilai-nilai budaya yang ada di Kalimantan Tengah dalam beragam bentuk produknya. Produk kerajinan berawal dari sejarah panjang yang diwariskan turun temurun dari sang penemu awal sebagai maha karya untuk mengingatkan, mengajarkan dan melestarikan budaya asli Suku Dayak Ngaju melalui kerajinan tangan sebagai souvenir. Artikel ini merupakan kajian yang mengulas secara teoritis dan konseptual eksistensi pengrajin melestarikan kearifan lokal dalam produk kerajinan getah nyatu sebagai bagian dari produk ekonomi kreatif yang bersumber dari kehidupan masyarakat Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan cara observasi dan wawancara terhadap para pengrajin kerajinan getah nyatu, tokoh adat, pemerhati budaya, tokoh masyarakat, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah serta Dinas Perindustrian Perdagangan UMKM dan Koperasi Kabupaten Kapuas dan Provinsi Kalimantan Tengah serta penelusuran sumber data lain dari dokumentasi dan literatur yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan tentang sejarah penemuan awal kerajinan getah nyatu, sumber inspirasi, proses pembuatan kerajinan, bentuk-bentuk kreasi produk, keberadaan kerajinan di masa kini dan harapan para pengrajin. Keberadaan kerajinan ini terancam eksistensinya karena kelangkaan bahan baku dan belum ada upaya pembudidayaan tanaman getah, namun berbagai solusi dan alternatif kebijakan bagi pemerintah daerah, pengrajin dan pihak terkait lainnya ditawarkan dalam artikel ini antara lain: pembudidayaan tanaman dengan cara reboisasi hutan, penanaman dengan teknik perlakuan khusus, peminjaman lahan khusus untuk pembudidayaan, perubahan cara pemanenan tanaman tanpa di tebang dan penerapan beragam kebijakan pemasaran (media promosi).
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KABUPATEN KAMPAR DALAM PEMERATAAN TENAGA GURU KONTRAK DALAM MENDAPATKAN TUNJANGAN PROFESI Kausarri, Muhammad Rezieq; Yuslaini, Nina
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.15702

Abstract

Program pemerataan tenaga guru kontrak merupakan salah satu Upaya penting dalam mengurangi masalah kekurangan tenaga guru kontrak disekolah negeri milik pemerintah daerah, termasuk di kabupaten kampar. Kecamatan Kampa dipilih sebagai fokus implementasi program ini oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga untuk mengatasi masalah kebutuhan tenaga guru yang signifikan. Implementasi program ini melibatkan berbagai strategi, antara lain penguatan kerja sama antar sektor serta peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada tenaga guru kontrak tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia, monitoring dan menyesuaikan strategi interverensi sesuai kebutuhan yang terindentifikasi. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan peningkatan kesadaran pemerintah daerah tentang program pemerataan tenaga guru kontrak seperti perubahan perilaku yang lambat tetap menjadi fokus perbaikan dalam menjaga keberlanjutan program ini. Program pemerataan tenaga guru kontrak oleh Dinas pendidikan kepemudaan dan olahraga kabupaten kampar menunjukan progress yang positif dalam upaya masalah kebutuhan tenaga guru kontrak. Untuk memastikan program ini akan berhasil dalam jangka panjang dan meningkatkan kebutuhan tenaga guru kontrak secara keseluruhan, langkah selanjutnya diperlukan.

Page 10 of 15 | Total Record : 145