cover
Contact Name
Imam Basori
Contact Email
unj.jptv@gmail.com
Phone
+6285274624665
Journal Mail Official
unj.jptv@gmail.com
Editorial Address
L Building, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Jakarta Jl. Rawamangun Muka, RT 11/RW 14, Rawamangun, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
ISSN : 25021605     EISSN : 26203065     DOI : https://doi.org/10.21009
JPTV (Jurnal Pendidikan Teknik dan Kejuruan) adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Negeri Jakarta. JPTV adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian asli dan artikel hasil ulasan yang relevan dengan Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Articles 110 Documents
HUBUNGAN SELF REGULATED LEARNING DENGAN EMPLOYABILITY SKILLS PADA SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PERANCANGAN DAN GAMBAR MESIN SMK NEGERI 12 KOTA BEKASI Andry Irawan; Wibawa, Basuki; Anggrainy, Rani
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.7.2.85

Abstract

Abstrak: Perkembangan dunia kerja saat ini menuntut lulusan SMK tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga employability skills yang mencakup kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam pengembangan keterampilan tersebut adalah Self-Regulated Learning, yaitu kemampuan siswa untuk mengatur proses belajarnya secara mandiri. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah memperoleh pengetahuan yang akurat dan dapat dipercaya mengenai hubungan antara Self-Regulated Learning dengan Employability Skills pada siswa Kompetensi Keahlian Teknik Perancangan dan Gambar Mesin (TPGM) di SMK Negeri 12 Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis korelasi Product Moment. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa Jurusan TPGM yang berjumlah 164 orang, dengan sampel sebanyak 34 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan observasi. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,532, yang berarti Self-Regulated Learning memiliki hubungan dengan Employability Skills sebesar 28,3%. Dengan kata lain, Self-Regulated Learning memberikan kontribusi sebesar 28,3% terhadap Employability Skills siswa Sekolah Menengah Kejuruan dengan Kompetensi Keahlian Teknik Perancangan dan Gambar Mesin, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Abstract: The current development of the labor market requires vocational high school graduates not only to possess technical competencies but also employability skills, which include adaptability, communication, and problem-solving abilities. One factor that is believed to play a role in developing these skills is Self-Regulated Learning, which refers to students’ ability to manage their own learning processes independently. Based on this premise, the purpose of this study is to obtain accurate and reliable knowledge regarding the relationship between Self-Regulated Learning and Employability Skills among students of the Mechanical Design and Drawing Engineering (TPGM) competency at SMK Negeri 12 Bekasi. This research employs a quantitative method with Pearson Product Moment correlation analysis. The population consists of all students in the TPGM department at SMK Negeri 12 Bekasi, totaling 164 students, with a sample of 34 students selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and observation. The analysis results show a correlation coefficient of 0.532, indicating that Self-Regulated Learning is related to Employability Skills by 28.3%. In other words, Self-Regulated Learning contributes 28.3% to the Employability Skills of Vocational High School Students in the Mechanical Design and Drawing Engineering Competency, while the remaining percentage is influenced by other factors.
Efektivitas Penggunaan Video Animasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V/A MI Al-Munawwaroh Anjani, Dwi Nur; Hasyati, Filjah; Alawiyah, Syarifah; Tasliyah, Siti; Farhana, Farhana
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.7.2.140

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan video animasi sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, berangkat dari kebutuhan akan media pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, serta mendorong keterlibatan aktif siswa. Video animasi dipandang memiliki potensi pedagogis karena menggabungkan elemen visual, audio, dan gerak yang dapat memperjelas konsep, mempertahankan perhatian, dan meningkatkan antusiasme siswa terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, di mana data dikumpulkan melalui survei motivasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan media animasi, serta observasi proses pembelajaran untuk memperoleh gambaran empiris mengenai perubahan perilaku dan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar siswa pada tahap pre-test adalah 85,0, sedangkan pada tahap post-test meningkat menjadi 85,8. Walaupun peningkatan sebesar 0,8 poin ini tergolong kecil dan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik, temuan tersebut tetap memberikan indikasi bahwa penggunaan video animasi memiliki kontribusi positif dalam mendorong aspek-aspek tertentu dari motivasi belajar, seperti ketertarikan, perhatian, dan keaktifan siswa selama pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan video animasi sebagai alternatif media pendukung yang dapat membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna, terutama pada materi yang membutuhkan visualisasi konkret serta pendekatan kreatif untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa. Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of using animated videos as instructional media in enhancing students’ learning motivation, based on the need for learning tools that can create a more engaging and interactive learning atmosphere and encourage students’ active participation. Animated videos are considered to have strong pedagogical potential because they combine visual, audio, and motion elements that can clarify concepts, maintain students’ attention, and increase their enthusiasm toward learning materials. This research employed a quantitative approach with an experimental design, in which data were collected through learning motivation surveys administered before and after the use of animated media, as well as classroom observations to obtain empirical insights into behavioral changes and student engagement during the learning process. The results show that the average student motivation score in the pre-test was 85.0, while the post-test average increased to 85.8. Although the 0.8‑point increase is relatively small and does not indicate a statistically significant difference, the findings still suggest that the use of animated videos contributes positively to several aspects of learning motivation, such as interest, attention, and student participation during lessons. Therefore, this study recommends the utilization of animated videos as supportive instructional media that can help create more engaging, enjoyable, and meaningful learning experiences, particularly for materials that require concrete visualization and creative approaches to improve students’ understanding and motivation.
PENILAIAN E-MODUL PEMBUATAN POLA BUSANA BOLERO MATA PELAJARAN PEMBUATAN BUSANA CUSTOM MADE Sesnawati, Yeni; Suryawati; Monica, Sarah
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.7.2.128

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong penerapan media pembelajaran inovatif dalam pendidikan vokasional, khususnya pada bidang tata busana yang menuntut penguasaan konsep dan keterampilan praktik secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan modul elektronik (e-modul) yang dikembangkan untuk materi pembuatan pola busana bolero pada mata pelajaran Pembuatan Busana Custom Made. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one shot case study, serta analisis data secara deskriptif kuantitatif. Evaluasi dilakukan oleh panelis ahli berdasarkan dua dimensi utama, yaitu karakteristik modul yang baik meliputi aspek self-instructional, self-contained, stand-alone, adaptive, dan user-friendly, serta elemen mutu modul yang mencakup format, organisasi, daya tarik visual, bentuk dan ukuran huruf, ruang kosong, dan konsistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul memperoleh skor rata-rata sebesar 87% pada aspek karakteristik modul dan 95% pada aspek elemen mutu modul, yang keduanya berada pada kategori sangat baik. Secara keseluruhan, e-modul mencapai persentase kelayakan sebesar 90%, sehingga dinilai sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran digital untuk mendukung pembelajaran mandiri pada materi pembuatan pola busana bolero serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas bahan ajar pada pendidikan vokasional bidang tata busana. Abstract: The development of digital technology has encouraged the implementation of innovative learning media in vocational education, particularly in the field of fashion studies, which requires a balanced mastery of conceptual understanding and practical skills. This study aims to evaluate the feasibility of an electronic module (e-module) developed for bolero garment pattern making in the subject of Custom Made Fashion Construction. The research employed a quantitative approach with a pre-experimental one-shot case study design and descriptive quantitative data analysis. The evaluation was conducted by expert panelists based on two main dimensions: the characteristics of a quality instructional module, including self-instructional, self-contained, stand-alone, adaptive, and user-friendly aspects, and the module quality elements encompassing format, organization, visual appeal, font type and size, white space, and consistency. The results indicated that the e-module achieved an average score of 87% for module characteristics and 95% for module quality elements, both categorized as excellent. Overall, the e-module obtained a feasibility score of 90%, indicating that it is highly suitable for use as a digital learning medium to support independent learning in bolero pattern construction and to contribute to improving the quality of instructional materials in vocational fashion education.
Dukungan Orangtua Meningkatkan Self Esteem Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Belajar Shasha Havsari; Elmanora, Elmanora; Hamiyati, Hamiyati
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.7.2.108

Abstract

Abstrak: Salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan self-esteem siswa adalah dukungan orang tua. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan orang tua terhadap self-esteem siswa Sekolah Menengah Kejuruan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2024 melalui pengisian kuesioner. Responden penelitian berjumlah 105 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Variabel self-esteem dilihat dari empat dimensi, yaitu penerimaan sosial, energi negative, kepuasan sekolah, dan penilaian diri. Sementara itu, dukungan orang tua dilihat dari dua aspek yaitu dukungan otonomi dan keterlibatan pengendalian. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis. Uji yang digunakan untuk analisis data adalah uji pra-syarat (uji normalitas dan uji linearitas) dan uji hipotesis (uji regresi linear sederhana). Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan orang tua dan self-esteem siswa berada pada kategori tinggi, yang mengindikasikan bahwa orang tua telah memberikan dukungan optimal dan siswa memiliki tingkat self-esteem yang baik. Uji regresi linear sederhana mengungkapkan adanya pengaruh signifikan antara dukungan orang tua terhadap self-esteem dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,050). Temuan ini menegaskan bahwa dukungan orang tua berperan penting dalam mengoptimalkan self-esteem siswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi dan keberhasilan belajar, sehingga keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak perlu terus ditingkatkan sebagai strategi untuk mencapai keberhasilan akademik siswa. Abstract: One of the key factors that can enhance students’ self-esteem is parental support. This study aims to analyze the effect of parental support on the self-esteem of Vocational High School students in the learning process. The research employed an associative quantitative approach. Data collection was conducted in June 2024 through questionnaires completed by 105 Vocational High School students selected using proportionate stratified random sampling. The self-esteem variable was examined through four dimensions: social acceptance, negative energy, school satisfaction, and self-assessment. Meanwhile, parental support was assessed through two aspects: autonomy support and involvement in control. The collected data were processed and analyzed using prerequisite tests (normality and linearity tests) and hypothesis testing (simple linear regression). The analysis results indicate that both parental support and students’ self-esteem fall into the high category, suggesting that parents have provided optimal support and students possess a good level of self-esteem. The simple linear regression test revealed a significant effect of parental support on self-esteem, with a significance value of 0.000 (< 0.050). These findings emphasize that parental support plays an essential role in optimizing students’ self-esteem, which in turn can enhance motivation and learning success; therefore, parental involvement in children’s education should be continuously strengthened as a strategy to achieve students’ academic success.
PEMETAAN KETERAMPILAN MAHASISWA PROGRAM STUDI D3 TATA BOGA DARI HASIL PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) Masyitha, Tria; Febriana, Rina; Dahlia, Mutiara
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.7.2.161

Abstract

Abstrak: Pendidikan vokasi dituntut untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya pada bidang jasa boga. Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis kerja yang bertujuan menjembatani kompetensi yang diperoleh di perguruan tinggi dengan praktik kerja di industri. Namun, keteraplikasian keterampilan mahasiswa selama PKL belum tentu mencerminkan keseluruhan kompetensi yang dirancang dalam kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterampilan mahasiswa Program Studi D3 Tata Boga Universitas Negeri Jakarta berdasarkan hasil pelaksanaan PKL. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri atas 37 mahasiswa D3 Tata Boga angkatan 2018 yang telah melaksanakan PKL. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berjumlah 28 butir pernyataan yang mewakili delapan indikator keterampilan, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase dan pemetaan kategori keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan yang sering diaplikasikan selama PKL meliputi penggunaan alat pengolahan memasak, penerapan potongan bahan makanan, penggunaan dan penyimpanan bumbu, serta pembuatan kaldu. Sebaliknya, keterampilan yang tergolong jarang diaplikasikan meliputi penggunaan alat persiapan memasak, persiapan proses memasak, penerapan metode dasar memasak, serta pembuatan hidangan manis (dessert). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kompetensi yang diajarkan di perguruan tinggi dengan keterampilan yang diterapkan mahasiswa di dunia kerja. Oleh karena itu, hasil pemetaan keterampilan ini dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengembangan kurikulum, khususnya dalam penguatan pembelajaran praktik dan optimalisasi pelaksanaan PKL agar lebih selaras dengan kebutuhan industri jasa boga. Abstract: Vocational education is expected to produce graduates with competencies aligned with the needs of industry, particularly in the culinary service sector. Internship or Practical Work serves as a form of work-based learning designed to bridge competencies acquired in higher education with real workplace practices. However, the extent to which students’ skills are applied during internships does not always reflect the full range of competencies defined in the curriculum. This study aims to map the skills of students in the D3 Culinary Arts Program at Universitas Negeri Jakarta based on their internship experiences. The study employed a descriptive quantitative approach. The participants consisted of 37 D3 Culinary Arts students from the 2018 cohort who had completed their internships. Data were collected using a closed-ended questionnaire comprising 28 items representing eight skill indicators and were analyzed using percentage analysis and skill mapping categorization. The results indicate that skills frequently applied during internships include the use of cooking equipment, food cutting techniques, the use and storage of seasonings, and stock preparation. In contrast, skills that were rarely applied include the use of food preparation tools, preparation of the cooking process, application of basic cooking methods, and dessert preparation. These findings reveal a gap between the competencies taught in higher education and the skills actually applied by students in the workplace. Therefore, the results of this skill mapping can serve as a basis for curriculum evaluation and development, particularly in strengthening practical learning and optimizing internship implementation to better align with the needs of the culinary industry.
PROTOTIPE SISTEM PENGENDALI PORTAL KEAMANAN JALUR BUSWAY BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) Melwani, Nabila; Yusro, Muhammad; Djatmiko, Wisnu
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.8.1.41

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat prototipe sistem pengendali portal keamanan jalur busway berbasis Internet of Things (IoT) untuk meminimalisir pelanggaran pengendara motor dan mobil yang menerobos jalur busway, serta memberikan kemudahan bagi sopir Transjakarta agar tidak melewati batas pemberhentian di shelter. Permasalahan penerobosan jalur busway masih menjadi kendala utama dalam kelancaran operasional bus Transjakarta di DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah Rekayasa Teknik dengan mengimplementasikan Raspberry Pi 3 sebagai pengendali utama yang diintegrasikan dengan RFID Reader RDM6300, motor servo, sensor ultrasonik HC-SR04, buzzer, dan aplikasi Telegram sebagai interface IoT. Sistem bekerja dengan cara RFID Reader membaca RFID Tag yang tertempel pada bus Transjakarta, kemudian motor servo membuka portal keamanan otomatis jika nomor kartu terdaftar dalam database. Sensor ultrasonik mendeteksi jarak bus dengan shelter dan mengaktifkan buzzer jika jarak kurang dari 4 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa RFID Reader mampu membaca RFID Tag dengan rentang jarak maksimal 3 cm dan delay 1-2 detik. Dalam pengujian, terdapat 5 nomor kartu yang terdaftar dan dapat membuka portal keamanan. Sensor ultrasonik dapat mendeteksi jarak dengan akurasi selisih 0,13-0,19 cm dan buzzer aktif pada jarak kurang dari 4 cm. Aplikasi Telegram berhasil mengontrol portal dari jarak jauh dengan delay 2-3 detik. Sistem ini berhasil dirancang sesuai tujuan penelitian dan dapat menjadi solusi alternatif pensterilan jalur busway yang lebih efisien tanpa memerlukan petugas manual. Pengembangan selanjutnya dapat dilakukan dengan menambahkan indikator visual, sistem pemberitahuan pelanggaran, dan penggunaan teknologi IoT terbaru untuk meningkatkan responsivitas sistem. Abstract: This study aims to design and develop a prototype Internet of Things (IoT)-based security portal control system for busway lanes to minimize violations by motorcyclists and motorists who breach the busway corridor, as well as to facilitate Transjakarta bus drivers in preventing them from exceeding the designated stopping limits at shelters. Busway lane encroachment remains a primary obstacle to the operational efficiency of Transjakarta buses in DKI Jakarta. The research methodology employed is Engineering Design, implementing Raspberry Pi 3 as the main controller integrated with RFID Reader RDM6300, servo motor, HC-SR04 ultrasonic sensor, buzzer, and Telegram application as the IoT interface. The system operates through the RFID Reader scanning RFID Tags attached to Transjakarta buses, subsequently activating the servo motor to automatically open the security portal if the card number is registered in the database. The ultrasonic sensor detects the distance between the bus and the shelter, activating the buzzer when the distance is less than 4 cm. Testing results demonstrate that the RFID Reader successfully reads RFID Tags within a maximum range of 3 cm with a delay of 1-2 seconds. During testing, five registered card numbers were validated and successfully opened the security portal. The ultrasonic sensor detected distances with an accuracy deviation of 0.13-0.19 cm, and the buzzer was activated at distances below 4 cm. The Telegram application successfully controlled the portal remotely with a delay of 2-3 seconds. This system was successfully designed in accordance with the research objectives and can serve as an alternative solution for more efficient busway lane sterilization without requiring manual personnel. Future development can be conducted by incorporating visual indicators, violation notification systems, and the implementation of advanced IoT technologies to enhance system responsiveness.
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 1 JAKARTA Hadziq, Fikran; Herlambang, Herlambang; Pamungkas, Tegar Firman; Navaro, Reeno
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.8.1.31

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO) di SMK Negeri 1 Jakarta dengan menggunakan model evaluasi CIPP. Aspek context difokuskan pada kesesuaian tujuan pembelajaran dengan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 serta ketercapaian kompetensi dasar. Aspek input meliputi kualifikasi dan pengalaman practitioner, motivasi siswa, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Aspek process mencakup penggunaan media dan metode pembelajaran, pemanfaatan sumber belajar, serta keterlaksanaan langkah pembelajaran. Aspek product menilai pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek satu orang practitioner PDTO dan 108 siswa kelas X TKRO. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Validasi instrumen dilakukan melalui expert judgement dan uji korelasi product moment, sedangkan reliabilitas instrumen diuji dengan rumus Alpha Cronbach. Hasil reliabilitas menunjukkan angket motivasi siswa r = 0,877; angket media r = 0,768; angket metode r = 0,718; dan angket sumber belajar r = 0,896. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek context telah sesuai dengan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017, namun belum semua kompetensi dasar tersampaikan. Pada aspek input, practitioner memiliki kualifikasi S1 Pendidikan Teknik Mesin dan sertifikasi pendidik. Motivasi siswa berada pada kategori cukup baik (46,296%). Sarana dan prasarana kelas berada pada kategori baik (63,634%), sedangkan alat praktik PDTO berada pada kategori sangat baik (86,318%). Pada aspek process, penggunaan media pembelajaran berada pada kategori cukup baik (35,185%), penggunaan metode (37,963%), pemanfaatan sumber belajar (37,963%), dan keterlaksanaan langkah pembelajaran (100%). Pada aspek product, ketuntasan belajar siswa mencapai 41,667% dan 54,630%. Abstract: This study aims to evaluate the Basic Automotive Engineering Work (PDTO) learning program at SMK Negeri 1 Jakarta using the CIPP evaluation model. The context aspect focuses on the alignment of learning objectives with the Revised Edition of the 2013 Curriculum (2017) and the achievement of basic competencies. The input aspect includes practitioner qualifications and experience, student motivation, and the availability of facilities and infrastructure. The process aspect includes the use of media and learning methods, the utilization of learning resources, and the implementation of learning steps. The product aspect assesses the achievement of student learning outcomes. This study is a descriptive study with one PDTO practitioner and 108 class X TKRO students as subjects. Data collection techniques used interviews, questionnaires, observation, and documentation. Instrument validation was carried out through expert judgment and product-moment correlation tests, while instrument reliability was tested using the Cronbach Alpha formula. The reliability results showed that the student motivation questionnaire r = 0.877), media questionnaire r = 0.768), method questionnaire r = 0.718), and learning resource questionnaire r = 0.896). Data analysis was conducted using descriptive, qualitative, and quantitative methods. The results showed that the context aspect aligned with the 2013 Curriculum Revised Edition 2017, but not all basic competencies were conveyed. In the input aspect, practitioners have a Bachelor's degree in Mechanical Engineering Education and teacher certification. Student motivation is in the fairly good category (46.296%). Classroom facilities and infrastructure are in the good category (63.634%), while PDTO practice tools are in the very good category (86.318%). In the process aspect, the use of learning media is in the fairly good category (35.185%), the use of methods (37.963%), the utilization of learning resources (37.963%), and the implementation of learning steps (100%). In the product aspect, student learning completion reached 41.667% and 54.630%.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN REACH STACKER DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL TERMINAL KONTAINER : ANALISIS BERBASIS STUDI LITERATUR Sahara, Siti; Al-Viqri, Muhammad Khalish
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.8.1.51

Abstract

Abstrak: Pengelolaan efisiensi operasional terminal kontainer merupakan elemen penting dalam infrastruktur logistik global. Dalam konteks ini, penanganan kontainer menjadi fokus utama, dan reach stacker menjadi peralatan khusus yang memegang peran vital. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki optimalisasi penggunaan reach stacker dalam meningkatkan efisiensi operasional terminal kontainer melalui analisis berbasis studi literatur. Temuan menyoroti bahwa teknik operasional reach stacker yang optimal sangat mempengaruhi produktivitas, throughput, dan kualitas layanan terminal. Strategi penggunaan teknologi otomatisasi, pelatihan operator yang efektif, dan strategi penjadwalan yang cerdas menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja operasional reach stacker. Namun, penting juga untuk memperhatikan dampak lingkungan dari penggunaan reach stacker, dengan emisi gas buang dan polusi udara sebagai isu utama. Oleh karena itu, pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya yang efisien diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan negatif. Implikasi penelitian ini mencakup pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap teknik operasional reach stacker bagi operator terminal kontainer dan industri logistik secara keseluruhan. Dengan demikian, studi lanjutan dalam bidang ini akan membantu mengidentifikasi praktik terbaik, mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan, dan meningkatkan efisiensi operasional terminal kontainer, sehingga dapat berkontribusi pada kelancaran aliran barang dalam rantai pasok global. Abstract: The reach stacker is a crucial equipment in container terminal operations, playing a vital role in enhancing operational efficiency and ensuring smooth flow of goods worldwide. In this literature review, we explore the optimization of reach stacker utilization to enhance operational efficiency of container terminals. Our analysis encompasses the operational techniques of reach stackers and their environmental impacts. Our findings highlight the importance of optimal operational techniques in achieving higher productivity, throughput, and service quality at container terminals. We also emphasize the need for environmental considerations, assessing efforts to reduce emissions and air pollution using environmentally friendly technologies and efficient resource management. The implications of these findings include recommendations for terminal operators to adopt best practices and innovative technologies to achieve optimal operational efficiency and environmental sustainability. It is hoped that the results of this research will provide valuable insights for the logistics industry in their efforts to improve container terminal operations.
QUALITY FOOD RELATIONS AND ATMOSPHERE STORE OF CONSUMER PURCHASE DECISIONS Febriana, Rina; Nurridha, Luthfa; Artanti, Guspri Devi
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.8.1.23

Abstract

Abstract: This study aims to determine and analyze the relationship between food quality and store atmosphere with consumer purchasing decisions. In this study used a sample of 98 respondents. Sampling using purposive sampling technique. The method of data analysis using simple and multiple regression analysis models, while to test the hypothesis using t-test and F test. This research use error level 0,05. The result of simple regression analysis shows there is the relationship between food quality to consumer purchase decision and there is the relationship between store atmosphere to consumer purchase decision. Meanwhile, the result of multiple regression analysis models shows the simultaneously variable quality of food and store atmosphere have a significant relation to consumer purchase decision variable with an obtained value of Fcount equal to 63,35 more significant than Ftabel = 3,09. Based on the calculation, the food quality is more dominant choose the relationship to consumer purchasing decision. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis hubungan antara kualitas makanan dan suasana toko dengan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 98 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan model analisis regresi sederhana dan berganda, sedangkan untuk menguji hipotesis menggunakan uji-t dan uji-F. Penelitian ini menggunakan tingkat kesalahan 0,05. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas makanan dengan keputusan pembelian konsumen dan terdapat hubungan antara suasana toko dengan keputusan pembelian konsumen. Sementara itu, hasil model analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel kualitas makanan dan suasana toko secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel keputusan pembelian konsumen dengan nilai F hitung sebesar 63,35 yang lebih signifikan daripada F tabel = 3,09. Berdasarkan perhitungan tersebut, kualitas makanan lebih dominan dalam memilih hubungan dengan keputusan pembelian konsumen.
ACADEMIC RESILIENCE SEBAGAI PREDIKTOR STUDENT ENGAGEMENT PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK Athira, Salwa; Elmanora; Hasanah, Uswatun
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.8.1.12

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh academic resilience terhadap student engagement pada mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Academic resilience merujuk pada kemampuan mahasiswa untuk menghadapi dan mengatasi tantangan akademik, sedangkan student engagement menggambarkan keterlibatan kognitif, afektif, dan perilaku mahasiswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini melibatkan 400 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling berdasarkan kelompok program studi. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui kuesioner Google Form yang mencakup karakteristik responden, instrumen academic resilience, dan student engagement. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic resilience berpengaruh signifikan terhadap student engagement pada mahasiswa Fakultas Teknik. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan ketahanan akademik yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat keterlibatan belajar yang lebih baik. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,431 menunjukkan bahwa academic resilience berkontribusi sebesar 43,1% terhadap variasi student engagement, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan pentingnya penguatan ketahanan akademik sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran pada pendidikan tinggi teknik. Abstract: This study aims to examine the influence of academic resilience on student engagement among students of the Faculty of Engineering at Universitas Negeri Jakarta. Academic resilience refers to students’ ability to face and overcome academic challenges, while student engagement describes their cognitive, affective, and behavioral involvement in the learning process. The study involved 400 students selected using a cluster sampling technique based on study programs. Data were collected online through a Google Form questionnaire consisting of respondent characteristics, academic resilience instruments, and student engagement measures. Data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The findings indicate that academic resilience has a significant influence on student engagement among engineering students. This result suggests that students with higher levels of academic resilience tend to demonstrate better engagement in learning activities. The coefficient of determination (R Square) of 0.431 indicates that academic resilience contributes 43.1% to the variation in student engagement, while the remaining percentage is influenced by other factors outside this study. Overall, the findings emphasize the importance of strengthening academic resilience as a strategy to enhance student engagement in engineering higher education settings.

Page 11 of 11 | Total Record : 110