cover
Contact Name
Rahmad Purwanto
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+628112874466
Journal Mail Official
rachmad-purwanto@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jln Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Suara Pengabdian 45
ISSN : 29637198     EISSN : 29646588     DOI : https://doi.org/10.56444/pengabdian45.v1i1
Core Subject : Social,
Jurnal Suara Pengabdian 45, is a peer reviewed journal published by the UNTAG Community Service Institute Semarang. Jurnal Suara Pengabdian 45 is published 4 (four) times a year in March, June, September and December. This journal provides direct open access to its content on the principle that making research journals freely available to the public supports greater global exchange of knowledge within the Community Service field. This journal aims to provide a place for academics, researchers, and practitioners to publish original research articles or review articles. The scope of articles published in this journal relates to various topics in the field of outcomes from community service activities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 267 Documents
Penyegaran Ilmu Kenotariatan Dalam Menghadapi Ujian Kode Etik Notaris (UKEN) Liliana Tedjo Saputra; Retno Mawarini Sukmariningsih; Sri Subekti; Markus Suryo Utomo
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 2 (2024): Juni Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i2.1712

Abstract

Penyegaran dalam profesi notaris adalah upaya meningkatkan kembali pengetahuan dan keterampilan melalui kursus singkat setelah keberhasilan sebelumnya. Profesi notaris di Indonesia memerlukan serangkaian langkah, termasuk menyelesaikan pendidikan sarjana hukum, magister kenotariatan, magang selama 24 bulan, dan lulus ujian notaris yang ditentukan oleh otoritas hukum. Magang bersama dilakukan setiap enam bulan pada periode tertentu dan dapat memperpanjang durasi keseluruhan magang jika ada hambatan. Setelah itu, calon notaris harus mengumpulkan 18 poin dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Notaris Indonesia (INI) sebelum mengikuti Ujian Kode Etik Notaris (UKEN). Pelaksanaan UKEN dilakukan dua kali setahun. Kode etik notaris mencakup prinsip-prinsip seperti kemandirian, kerahasiaan, kompetensi, integritas, tanggung jawab sosial, pelayanan yang adil, dan penghindaran konflik kepentingan. Sebelum menjalankan tugas, notaris harus mengucapkan sumpah di hadapan Menteri Hukum dan HAM. Proses ini, dari pendidikan hingga pengangkatan, memakan waktu sekitar 9-13 tahun, dengan syarat-syarat yang ditetapkan oleh undang-undang.
Pengaturan Fasilitasi Penyelenggaraan Pondok Pesantren di Kabupaten Penukal Adab Lematang Ilir untuk Mewujudkan Kepastian Hukum Edi Pranoto; Agus Wibowo; Ahmad Rouf
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 2 (2024): Juni Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i2.1731

Abstract

Kemajuan teknologi informasi, sementara membawa banyak manfaat, juga membawa tantangan baru. Salah satu contohnya adalah munculnya ideologi Islam transnasional yang dapat memunculkan radikalisme dan ekstremisme di kalangan masyarakat. pesantren juga masih menghadapi tantangan dalam mengadaptasi diri terhadap perkembangan teknologi. Masalah infrastruktur yang kurang memadai, manajemen yang lemah, dan kurangnya SDM menjadi kendala utama, termasuk di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). permasalahan yang akan dibahas dalam artikel ini adalah Bagaimana pengaturan penyelenggaraan pondok pesantern di Kabupaten Penukal Adab Lematang Ilir untuk mewujudkan kepastian hukum. Metode yuridis normatif selain studi kepustakaan juga melibatkan wawancara dan focus group discussion (FGD). Peraturan tentang fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren di Kabupaten Penukal abad Lematang Ilir telah memenuhi tatacara penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 yang telah dirubah dua kali. Penyusunan naskah akademik sebagai langkah awal yang harus dilakukan sebelum dilakukannya pembahasan sampai pengesahan. Dengan pengaturan fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren ini, maka kepastian hukum akan dapat diwujudkan, yang berujung terciptanya penyelenggaraan pondok pesantren yang berkualitas yang mendasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Edukasi dan Skrining Pentingnya Pemantauan Obesitas Terhadap Terjadinya Resistensi Insulin Pada Lanjut Usia Sari, Triyana; Sitorus, Ribka Angeline Hariesti; Destra, Edwin; Gunaidi, Farell Christian
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1762

Abstract

Obesitas adalah kondisi di mana seseorang memiliki berat badan melebihi batas normal akibat penumpukan lemak berlebih dalam tubuh. Obesitas berhubungan erat dengan terjadinya resistensi insulin, yaitu suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat memberikan respon kepada insulin secara efektif. Oleh sebab itu, edukasi dan skrining rutin pada kelompok lanjut usia dalam rangka mendeteksi dan mengelola resistensi insulin pada tahap awal merupakan hal yang sangat penting. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode PDCA (Plan-Do-Check-Act), yang mencakup edukasi tentang pola makan sehat, aktivitas fisik, dan manajemen berat badan, serta skrining kadar insulin. Berdasarkan kegiatan ini, edukasi dan skrining terbukti penting dalam mencegah komplikasi lebih lanjut dan meningkatkan kualitas hidup lanjut usia.
Pelatihan Public Speaking Bagi Konten Kreator di SMAN 15 Semarang Dhea Silvina; Lestari Nurhaluza, Putri Alia; Bintang Permana; Aura Arlentyannisa
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1771

Abstract

Banyaknya platform sosial media menjadikan wadah untuk masyarakat berkarya menjadi seorang konten kreator. Menjadi konten kreator diperlukan public speaking yang baik, agar para penikmat karyanya dapat memahami isi pesan dari konten yang Ia buat. Public speaking merupakan salah satu kemampuan yang penting karena adanya perkembangan teknologi yang memaksa individu untuk dapat bersaing meningkatkan kualitas diri melalui skill berkomunikasinya. Untuk menyampaikan informasi secara jelas, maka diperlukan public speaking atau teknik penyampaian pesan di depan publik. Saat ini banyak anak muda yang menjadi konten kreator, tetapi mereka masih minim edukasi mengenai public speaking yang baik dan benar agar kontennya dapat dilirik oleh masyrakat. Diadakannya pelatihan ini, dapat menambah edukasi mengenai public speaking bagi para konten kreator muda agar lebih memperbaiki cara berbicara mereka saat membuat konten di sosial media. Keywords: content creator, training, public speaking, social media   Abstrak. Banyaknya platform sosial media menjadikan wadah untuk masyarakat berkarya menjadi seorang konten kreator. Menjadi konten kreator diperlukan public speaking yang baik, agar para penikmat karyanya dapat memahami isi pesan dari konten yang Ia buat. Public speaking merupakan salah satu kemampuan yang penting karena adanya perkembangan teknologi yang memaksa individu untuk dapat bersaing meningkatkan kualitas diri melalui skill berkomunikasinya. Untuk menyampaikan informasi secara jelas, maka diperlukan public speaking atau teknik penyampaian pesan di depan publik. Saat ini banyak anak muda yang menjadi konten kreator, tetapi mereka masih minim edukasi mengenai public speaking yang baik dan benar agar kontennya dapat dilirik oleh masyrakat. Diadakannya pelatihan ini, dapat menambah edukasi mengenai public speaking bagi para konten kreator muda agar lebih memperbaiki cara berbicara mereka saat membuat konten di sosial media.
Pendidikan Politik Dan Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak November 2024 Secara Damai Di Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung Hadi Karyono; Krismiyarsi; Mahmuda Pancawisma Febriharini
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1773

Abstract

Penyuluhan hukum dalam rangka pengabdian masyarakat ini di dasarkan atas isu pilpres dan pileg Februari 2024, dimana dikalangan tingkat bawah melalui media sosial menyebar berbagai berita tentang intoleransi, SARA serta politik uang yang bertentangan dengan asas dan esensi demokrasi sehingga mengganggu kehidupann damai masyarakat. Tujuan penyuluhan hukum ini untuk memberikan pendidikan politik masyarakat dalam menyongsong pemilihan umum kepala daerah serentak 2024 secara damai di Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Metode penyuluhan hukum ini dengan pemaparan materi melalui LCD dan tanya jawab. Hasil dari penyuluh hukum ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak terpengaruh politik uang dan terpovokrasi berbagai hasutan pihak luar melalui media sosial yang ingin memecah belah kerukunan masyarakat Desa Campursari dalam menyongsong pilkada serentak 2024 di Kabupaten Temanggung.
Penapisan Hiperkolesterolemia pada Remaja di Kelurahan Tomang Limanan, David; Felicia Tanuhariono, Ardhita; Shafira Putri, Nawaika; Halomoan Darma, Timothy
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1904

Abstract

: Hiperkolesterolemia adalah keadaan kadar kolesterol didalam darah melebihi 200mg/dL. Data RISKESDAS 2013 menunjukkan bahwa 35.9% penduduk Indonesia berusia ≥15 tahun mengalami hiperkolesterolemia. Tujuan kegiatan ini adalah memeriksa kadar kolesterol dan memberikan informasi mengenai hiperkolesterolemia. Kegiatan PKM diawali dengan koordinasi dengan mitra, dan saat pelaksanaan PKM dilakukan pengukuran kadar kolesterol dari darah kapiler serta konsultasi dengan tim kesehatan. Kegiatan PKM diikuti oleh 143 orang, yang terdiri dari 43 laki-laki (30%) dan 100 perempuan (70%). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 63 peserta memiliki kadar kolesterol melebihi 200 mg/dL (44%), dengan laki-laki sebanyak 21 peserta (48.84%) dan perempuan 42 peserta (42%). Tingginya kadar kolsterol menunjukan bahwa asupan makanan pada remaja masih tinggi karbohidrat dan kolesterol. Sedentary lifestyle juga memicu penumpukan kolesterol dalam tubuh, dan dapat memicu penurunan kualitas hidup para remaja. Kadar kolesterol tinggi dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan obesitas. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan berkala.
Penyuluhan Hukum Perkawinan Anak Pada Masyarakat Kelurahan Wonopolo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang Guna Pencegahan Peningkatan Kasus Perkawinan Anak Yulies Tiena Masriani; Ridho Pakina; Mieke Anggraeni Dewi; Agnes Maria Janni Widyawati
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1928

Abstract

Peningkatan angka penyelenggaraan perkawinan anak, khususnya pada pedesaan merupakan salah satu dasar utama melakukan pengabdian masyarakat, dalam hal ini dengan bentuk sosialisasi dan edukasi terkait dampak perkawinan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang turun langsung ke lapangan untuk secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi dengan warga dan perangkat desa Kelurahan Wonopolo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang sebagai upaya preventif peningkatan perkawinan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat, termasuk menyediakan sosialisasi dan penyuluhan untuk mencegah pernikahan anak. Perkawinan anak dianggap melanggar hak anak dan merupakan bentuk kekerasan terhadap anak. Praktik ini sering kali disebabkan oleh kemiskinan, ketidaksetaraan gender, dan ketidakadilan sosial. Dampaknya sangat signifikan, dengan sebagian besar partisipan penelitian harus putus sekolah dan menghadapi kekerasan fisik dan psikologis. Di Indonesia, faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan anak antara lain kondisi ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, keinginan pribadi, pergaulan bebas, dan tradisi adat. Pada daerah pedesaan, pernikahan anak masih sering dianggap wajar, terutama jika didukung oleh adat istiadat atau budaya. Kurangnya akses terhadap pendidikan dan informasi tentang kesehatan reproduksi juga menjadi faktor utama, serta masalah ekonomi dan perasaan malu akan pandangan dan stigma dari lingkungan sekitar.
Kegiatan Deteksi Dini Pemeriksaan Komposisi Tubuh pada Populasi Usia Produktif Ruslim, Daniel; Destra, Edwin; Gunaidi, Farell Christian; Yulishaputra, Muhammad Daffa Alghifari
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1941

Abstract

Body composition refers to the distribution of fat, muscle, bone, and other tissues in the human body, which is often expressed as a percentage of total body weight consisting of fat mass and lean body mass. Obesity, characterized by excess fat in adipose tissue, poses a significant health risk and is increasing in countries with low and medium mortality rates, especially in metropolitan areas. Factors contributing to this include genetics, a lack of physical activity, socioeconomic status, unhealthy eating patterns, psychosocial factors, smoking, and alcohol consumption. Excess body fat significantly contributes to morbidity and mortality. Although optimal body fat levels vary, excess fat increases the risk of health issues such as joint problems and cardiovascular disease. People widely use bioimpedance analysis (BIA), an efficient, non-invasive method, to assess nutritional status and body composition. This activity uses the PDCA (Plan-Do-Check-Action) method, which is carried out at PT. Narindo, North Jakarta, in the productive age population. The examination results showed that the average levels of total body fat, visceral fat, total subcutaneous fat, total muscle mass were 28.6%; 11%; 22.2%; 28.3%. Early detection of body composition is critical for assessing nutritional and health status as well as diagnosing disease, potentially reducing obesity-related morbidity and mortality.
Minuman Fungsional Serbuk Instan Janur Buntel Terhadap Keluhan ISPA di Desa Sumilir Asri Widyayanti, Oksita; Martha Intan Nagari; Alfiana Herawati
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1982

Abstract

ISPA merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah di Indonesia karena kasusnya masih cukup tinggi. Meski pada orang dewasa tidak menimbulkan kesakitan yang parah, namun pada orang tertentu ISPA juga berpotensi meninmbulkan masalah kesehatan yang lebih besar. Berdasarkan permasalahan diatas, pengabdi tertarik mencari alternative solusi untuk mengurangi masalah kesehatan pernafasan pada manusia khususnya warga Desa Sumilir. Pemanfaatan rempah-rempah alami dapat digunakan sebagai solusi pengobatan ISPA pada manusia, seperti jahe, kencur dan bunga telang yang mudah didapatkan. Metode pelaksanaan pengabdian diberikan melalui metode sosialisasi informatif dan praktek langsung. Peserta yang mengikuti kegiatan aktif dalam sosialisasi dibuktikan dari pertanyaan yang diajukan dan warga antusias dalam mengikuti demo pembuatan minuman. Kegiatan ini melibatkan 17 warga Desa Sumilir, yang sebagian besar diikuti oleh Ibu-Ibu. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam pemahaman peningkatan informasi kesehatan pernafasan dan sebagai langkah awal dalam mengurangi gejala ISPA.
Sosialisasi Diskresi Kepolisian dan Restorative Justice di Setukpa Lemdiklat Polri Dwinanda Linchia Levi Heningdyah Nikolas Kusumawardhani
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i3.1999

Abstract

Sosialisasi berupaya untuk meningkatkan dan menjelaskan diskresi kepolisian dan Restorative Justice. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa sosialisasi dan penyuluhan hukum. Saat ini penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan melalui Restorative Justice merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Masyarakat mempunyai harapan yang tinggi terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai salah satu aparat penegak hukum yang diberi wewenang oleh undang-undang sebagai penyidik ​​untuk melakukan penyidikan terhadap segala tindak pidana dalam rangka penegakan hukum. Penegakan hukum tentunya dilakukan sesuai program prioritas Kapolri yang mengusung konsep Transformasi Menuju Polisi yang Prediktif, Responsif, dan Transparansi Berkeadilan (PRESISI) demi terwujudnya tujuan hukum.