cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,007 Documents
PENGEMBANGAN PERMAINAN MULTIPLY CARDS SEBAGAI ALAT PERAGA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV UPT SDN 060950 MEDAN LABUHAN Amanda Permata Putri; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk yang akan digunakan dalam proses pembelajaran dan untuk mengetahui bagaimana kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan alat peraga Multiply cards pada mata Pelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 060950 Medan Labuhan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Reseach and Development menggunakan model ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu tahap pertama analisis (analyze), tahap desain (design), tahap ketiga pengembangan (development), tahap keempat implementasi (implementation), dan tahap kelima evaluasi (evaluation). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, angket validasi materi, angket validasi desain  media, angket praktikalitas pendidikan dan soal tes. Hasil penelitian pengembangan alat peraga Multiply cards pada mata Pelajaran Matematika di kelas IV UPT SD Negeri 060950 Medan Labuhan, pada validasi materi memperoleh nilai presentase 88% dalam kategori “Sangat Valid” sedangkan ahli media memperoleh presentase 96% masuk dalam kategori “Sangat Valid” sehingga media layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Pada uji kepraktisan diperoleh dari tanggapan guru melalui angket yang diberikan dengan nilai presentase 91,25% kategori “Sangat Praktis”. Uji efektivitas melalui pretest dan posttest menunjukkan N-gain rata-rata 68,24%, yang tergolong kategori “efektif”.
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 060950 MEDAN LABUHAN T.A 2024/2025 Putri Eka Nur Rahmadona Hsb; Wildansyah Lubis
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi pembelajaran berbasis Powtoon pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV SDN 060950 Medan Labuhan serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Latar belakang penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya variasi media yang digunakan guru sehingga pembelajaran cenderung monoton. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi dengan subjek penelitian 28 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui validasi ahli materi, ahli media, praktisi pendidikan, observasi, wawancara, dan tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi Powtoon dinyatakan sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Uji kepraktisan juga menunjukkan kategori praktis berdasarkan respon guru dan siswa. Selain itu, media terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 67,5 menjadi 88,75 pada post-test dengan ketuntasan belajar meningkat dari 32,14% menjadi 100%. Observasi dan wawancara guru juga mendukung bahwa media animasi Powtoon dapat meningkatkan motivasi, minat, serta pemahaman siswa. Dengan demikian, media animasi Powtoon layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MENANAMKAN NILAI KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS V UPT SDN 060950 MEDAN LABUHAN Herani Citra; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media buku cerita digital interaktif yang digunakan dalam proses pembelajaran serta untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media tersebut dalam menanamkan nilai karakter disiplin pada siswa kelas V UPT SD Negeri 060950 Medan Labuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analisis (Analysis), perancangan (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Instrumen pengumpulan data mencakup angket validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket kepraktisan guru dan siswa, angket karakter disiplin, serta tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku cerita digital interaktif memenuhi kriteria kevalidan dengan persentase skor validasi ahli materi sebesar 96%, ahli media 92%, dan ahli bahasa 92%, dan ahli sehingga dikategorikan “Sangat Valid”. Uji kepraktisan berdasarkan angket guru dan siswa memperoleh skor rata-rata di atas 85%, termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”. Efektivitas media dibuktikan melalui hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,68 (kategori “sedang”), serta peningkatan skor angket karakter disiplin setelah penggunaan media. Dengan demikian, media buku cerita digital interaktif dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk menanamkan karakter disiplin pada siswa sekolah dasar.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN DI KELAS III SDN 067097 MEDAN Dinda Aliyah Putri Putri; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4066

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa kelas III SDN 067097 Medan dalam menyelesaikan soal cerita matematika penjumlahan dan pengurangan pada materi pecahan biasa. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa kelas III SDN 067097 Medan, yang terdiri dari 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay soal cerita untuk mengetahui kesalahan siswa saat menjawab soal cerita tersebut, kemudian lembar observasi partisipatif yaitu mencatat aktivitas yang dikerjakan siswa, mendengarkan apa yang mereka ucapkan, dan berpartisipasi dalam aktivitas mereka selama proses pembelajaran berlangsung dan wawancara takberstruktur. Instrumen yang digunakan berupa 10 soal yang telah melalui tahap uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa saat menyelesaikan soal cerita adalah kesalahan membaca (reading errors) sebanyak 3 kali, kesalahan memahami masalah. (comprehension errors) sebanyak 45 kali, transformasi masalah (transformation errors) sebanyak 30 kali, proses perhitungan (process skill errrors) sebanyak 33 kali, dan kesalahan dalam menulis jawaban (encoding errors) sebanyak 32 kali.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN BAHASA RESEPTIF ANAK AUTIS DI YAYASAN BINTANG CENDEKIA THERAPY CENTRE Imas Inayah; Neti Asmiati; Toni Yudha Pratama
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan model pembelajaran direct instruction berupa empat instruksi sederhana ambil, simpan, buang, dan tirukan dalam meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak autis di Bintang Cendikia Therapy Centre, Kota Serang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan single subject research (SSR) desain A-B-A. Target behavior pada penelitian ini adalah perkembangan Bahasa reseptif anak autis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pada fase baseline-1 (A1), fase intervensi (B), dan fase baseline-2 (A2). Data diperoleh dan dianalisis menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan mean level pada target behavior. Hasil  mean level penerapan model pembelajaran direct instruction pada fase baseline-1 (A1) adalah 0%, lalu meningkat secara signifikan Ketika diberikan perlakukan pada fase intervensi (B) sebesar 65%. Setelah perlakukan dihentikan, pada fase baseline-2 (A2) mendapatkan nilai sebesar 62% dan data tersebut telah stabil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat menjawab hipotesis bahwa penerapan model pembelajaran direct instruction dapat meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak autis di Bintang Cendikia Therapy Centre, Kota Serang.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENGENAI MATERI GENDER PADA SISWA TUNAGRAHITA DI SKH KORPRI PANDEGLANG Widya Nurhafidah; Toni Yudha Pratama; Reza Febri Abadi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran pop-up book dalam meningkatkan pemahaman mengenai materi gender bagi siswa tunagrahita. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test post-test design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 4 siswa SDLB Tunagrahita di SKh KORPRI Pandeglang. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman materi gender yang mencakup identitas gender, peran gender, dan kepemilikan tubuh. Implementasi media dilakukan dalam 4 kali pertemuan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor yang signifikan pada semua subjek penelitian. Skor pre-test berkisar antara 37-53, sedangkan skor post-test meningkat menjadi 90-100. Hasil uji Wilcoxon dengan T-hitung = 0 dan T-tabel = 0 (α = 0,05), diperoleh T hitung sebeesar 10 dan T tabel 0 sehingga menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pop-up book efektif dalam meningkatkan pemahaman materi gender pada siswa tunagrahita di SKh Korpri Pandeglang.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA DALAM PENYELESAIAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SDN PONDOK BAHAR 6 KOTA TANGERANG Putri Yeni; Aam Amaliyah; Ina Magdalena
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada mata pelajaran matematika kelas IV SDN Pondok Bahar 6 Kota Tangerang. Literasi matematika dipahami sebagai kemampuan merumuskan, menerapkan, serta menafsirkan konsep dan prosedur matematika dalam berbagai situasi, khususnya dalam soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan tes diagnostik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam memenuhi indikator literasi matematika. Tercatat 18 siswa belum mampu merumuskan masalah ke dalam model matematika, 18 siswa belum menggunakan konsep, fakta, dan prosedur dengan tepat, serta 20 siswa belum mampu menginterpretasikan dan merefleksikan hasil jawaban. Temuan ini mengindikasikan rendahnya kemampuan literasi matematika siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis literasi untuk meningkatkan keterampilan pemahaman soal cerita.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DIALOG INTERAKTIF BERBANTUAN CANVA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V UPT SDN 060950 KEC. MEDAN LABUHAN Aqila Azhar; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran animasi dialog interaktif berbantuan canva pada mata pelajaran IPAS kelas V UPT SDN 060950 Kec. Medan Labuhan serta untuk mengetahui kevalidan, praktikalitas, dan efektivitas media yang dikembangkan. Penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya hasil belajar peserta didik, yang dipicu oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton serta minimnya penerapan media yang relevan dengan kebutuhan anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek uji coba terdiri dari 32 peserta didik kelas V-A di UPT SDN 060950 Kec. Medan Labuhan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi dari ahli materi dan ahli media, angket praktikalitas pendidik, serta soal pre-test dan post-test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tergolong valid, dengan skor validasi ahli materi sebesar 92%, dan ahli media sebesar 95%. Respon pendidik terhadap media menunjukkan tingkat praktikalitas yang tinggi dengan skor sebesar 93%. Sementara itu, hasil tes menunjukkan bahwa media tersebut efektif dalam meningkatkan hasil belajar, dibuktikan dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test dan memperoleh rata nilai N-Gain sebesar 61,3%. Dengan demikian, media pembelajaran animasi dialog interaktif berbantuan canva dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran IPAS kelas V SD karena terlah tebukti valid, praktis, dan efektif, serta mampu menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIGITAL KAHOOT TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Kuntoro Mirza Isfahani; Rina Indriani; Devi Rahmiati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4088

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis hal itu disebabkan karena kurangnya pemanfaatan media digital dan penerapan model yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, dimana banyak peserta didik merasa pembelajaran matematika sulit dan kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dibantu media digital Kahoot dengan membandingkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Subjek penelitian berupa Peserta Didik kelas IV SDN Pengasinan VIII Kota Bekasi, dengan fokus pada kelas IV A dan IV B yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh berdasarkan rekomendasi guru dan kesetaraan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan lembar observasi. Hasil uji t dua sampel bebas menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,042 (< 0,05), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Ini mengindikasikan bahwa penggunaan model Problem Based Learning dengan media digital Kahoot memberikan perbedaan yang sangat signifikan yang berbeda dibandingkan pembelajaran Direct Intruction terhadap pemahaman matematis peserta didik Sekolah Dasar. Selain itu, nilai effect size juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai 1,32 dengan kategori effect besar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media digital Kahoot berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengaruh pemahaman matematis peserta didik Sekolah Dasar dibandingkan dengan metode pembelajaran Direct Intruction.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “EDUQUIZ” BERBASIS MICROSOFT POWERPOINT UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR ISLAM DARUL MUTTAQIEN Triana Wahyu Rahmawati; Sholehuddin Sholehuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft PowerPoint pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SDI Darul Muttaqien. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE . Dengan tahap (1) Analisis, menganalisis kebutuhan media interaktif berbasis offline, (2) Desain, merancang media menggunakan PowerPoint, (3) Pengembangan, pembuatan media dari rancangan yang dibuat, (4) Implementasi, uji coba padda peserta didik kelas V dengan hasil sangat praktis, (5) Evaluasi, menyempurnakan produk berdasarkan masukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kevalidan yang dilakukan oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media. Juga dilakukan uji kepraktisan yang dilakukan dengan pengisian respon kelompok kecil terdiri dari 7 peserta didik, kelompok besar terdiri dari 15 peserta didik, dan respon dari guru kelas. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa kevalidan dari ahli bahasa adalah 100% (Sangat Valid), hasil dari ahli materi adalah 86% (Sangat Valid), dan hasil dari ahli media adalah 97% (Sangat Valid). Hasil respon kelompok kecil, kelompok besar, dan guru kelas mendapat skor sebesar 98% yang dapat diartikan bahwa Sangat Praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran EduQuiz Sangat Valid dan Sangat Praktis untuk digunakan.

Page 92 of 101 | Total Record : 1007