cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,007 Documents
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN SIKAP TOLERANSI PADA SISWA SD DHARMA KARYA UT DAN SDN PONDOK KACANG TIMUR 03 Dwi Rahmawati; Sholehuddin Sholehuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4092

Abstract

Pendidikan sikap toleransi harus diajarkan sejak usia dini, mulai dari lingkungan rumah, Pendidikan toleransi juga perlu dikembangkan di tingkat sekolah dasar. Maka dari itu kepala sekolah juga sangat berperan penting dalam pengembangan sikap toleransi pada siswa di sekolah.Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi kepala sekolah dan penerapan strategi kepala sekolah serta faktor pendukung dan penghambat strategi kepala sekolah dalam pengembangan sikap toleransi pada siswa. Penelitian ini dilakukan pada SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 02. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 2 kepala sekolah, 4 guru, dan 4 siswa dari SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 03. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa strategi kepala sekolah dalam pengembangan sikap toleransi pada kedua sekolah tersebut, mengunakan strategi yang sama yaitu strategi pembiasaan, seperti kegiatan sholat dhuha dan dzuhur, serta merayakan hari keagamaan, dalam menerapkan serta menjalankan strategi, kepala sekolah di kedua sekolah tersebut melibatkan guru dan siswa, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar sekolah. Dan di SD Dharma Karya UT dan SDN Pondok Kacang Timur 03 tersebut, memiliki faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan strategi, faktor pendukung yaitu dari tim manajemen yang baik, dan dana yang mencukupi, faktor penghambat terdiri dari kurang kompaknya tim guru, dan media sosial.
PEMANFAATAN SARANA LABORATORIUM DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR DHARMA KARYA UT Rahmawati Rahmawati; Bambang Irawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4093

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar membutuhkan media dan sarana yang mendukung agar siswa lebih mudah memahami materi. Salah satu pendukung untuk memudahkan materi adalah pemanfaatan sarana laboratorium. Pemanfaatan laboratorium IPA adalah sarana Pendidikan yang dapat memperdalam dan memperjelas pemahaman tentang konsep IPA secara nyata. Namun, pemanfaatan laboratorium IPA di sekolah dasar belum tentu berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana frekuensi pemanfaatan sarana laboratorium dalam proses pembelajaran IPA serta keseuaian alat dan bahan pada materi IPA di Sekolah Dasar Dharma Karya UT. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pemanfaatan laboratorium dalam proses pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Dharma Karya UT. Penelitian ini menggunakaan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 7 orang yang terdiri dari kepala laboratorium, guru IPA, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Alat dan bahan yng ada di laboratorium umumnya sudah sesuai dengan materi yang di ajarkan dalam pembelajaran IPA untuk tingkat sekolah dasar. Frekuensi Pemanfaatan sarana laboratorium oleh guru dan siswa masih terbilang cukup sering. Tetapi Kegiatan praktikum belum merata atau kesesuai jadwal belum terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan laboratorium memberikan efek positif terhadap keaktifan, keterampilan, dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DI SEKOLAH DASAR Vena Melinda Sitorus; Dini Ramadhani; Maisarah Maisarah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4094

Abstract

Pentingnya E-LKPD pada pembelajaran IPAS agar peserta didik lebih memahami dan menerapkan pengetahuan yang telah didapat. Namun, hasil dari SD N Geudubang Jawa hanya menggunakan buku teks saja sehingga bersifat abstrak dan tidak menggunakan unsur-unsur E-LKPD. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengembangan, kelayakan, dan kepraktisan E-LKPD berbasis Keterampilan Proses Sains pada materi IPAS di SD Negeri Geudubang Jawa. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Geudubang Jawa. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas V yang berjumlah 17 orang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar angket validasi dan angket respon. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa (1) E-LKPD berbasis keterampilan proses sains sangat layak untuk digunakan siswa kelas V, dengan rata-rata hasil validasi ahli materi IPA 88,33%, ahli LKPD 97,33%, ahli bahasa 89,09%; (2) E-LKPD berbasis keterampilan proses sains sangat praktis untuk digunakan peserta didik kelas V, dengan rata-rata hasil respon guru 82% dan respon peserta didik 93,07%. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi kepada guru dan peneliti lainnya untuk menggunakan maupun mengembangkan E-LKPD sesuai analisis kebutuhan dan mengikuti perkembangan IPTEKS.
EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN ANAK KELAS IV DI SDN PINANG 5 Ferdian Putra Wardhana; Ahmad Arif Fadilah; Saktian Dwi Hartantri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program ekstrakurikuler Pramuka dalam membentuk kemandirian anak kelas IV di SDN Pinang 5 Kota Tangerang. Fokus utama dalam penelitian ini adalah mengevaluasi bentuk perencanaan, pelaksanaan, dan hasil kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam membangun kemandirian emosional, sosial, dan intelektual siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pembina Pramuka dan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kemandirian siswa. Siswa mampu mengendalikan emosi, bekerja sama dalam kelompok, bertanggung jawab, serta mengambil keputusan secara mandiri. Program Pramuka juga dinilai efektif dalam melatih disiplin melalui kegiatan Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka memiliki kontribusi yang signifikan dalam pembentukan karakter dan kemandirian peserta didik di sekolah dasar.jadikan ini menjadi bahasa inggris.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Kani Kusumah; Taufiqulloh Dahlan; Acep Roni Hamdani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4106

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendah nya berpikir kritis di SDN Bhakti Winaya 2, banyak siswa yang masih kesulitan dalam analisis dan penyelesaian masalah, terutama dalam pelajaran matematika mengenai pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan Canva terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pertanyaan penelitian mencakup: (1) bagaimana kondisi kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan Canva, (2) apakah penerapan model tersebut berdampak signifikan, dan (3) seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain quasi- eksperimental dengan tipe non-equivalent control group design pada siswa kelas V. Alat ukur penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang dilaksanakan dalam pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dibantu Canva memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan kapasitas berpikir kritis siswa. Kenaikan di kelas eksperimen tergolong tinggi, sementara di kelas kontrol masuk kategori sedang. Temuan ini menandakan bahwa kombinasi model Problem Based Learning (PBL) dan media Canva berhasil dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPAS Aldilla Wahyunita; Darda Abdullah; Sopyan Hendrayana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menggunakan Model Project Based Learning berbantuan media Wordwall terhadap peningkatan pemahaman peserta didik dalam mata pelajaran IPAS. Penelitian ini termasuk pada metode kuasi eksperimen karena menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini dipilih secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian, sehingga hasil yang diperoleh lebih akurat dan representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan pada kelas eksperimen dengan menerapkan model Project Based Learning berbantuan media Wordwall berjalan dengan baik. Dilihat dari hasil lembar observasi peserta didik maupun hasil lembar observasi pendidik setiap pertemuannya mengalami perubahan yang lebih baik. Sama hal nya dengan kelas kontrol dengan menerapkan model pembelajaran Konvensional juga berjalan dengan baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK BERBANTUAN CANVA PADA MATERI MENGENAL TARI MELALUI CERITA RAKYAT DI KELAS IV SDN 106812 BANDAR KLIPPA Octariani Br Manik; Try Wahyu Purnomo; Nurmayani Nurmayani; Putra Afriadi; Sri Mustika Aulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran komik berbantuan canva pada materi mengenal tari melalui cerita rakyat di kelas IV SDN 106812 Bandar Klippa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analisis (Analysis), Perancangan (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas IV SDN 106812 Bandar Klippa yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mununjukkan: (1) uji validitas media pembelajaran oleh ahli materi memperoleh hasil presentase sebesar 94,66% termasuk dalam kategori “Sangat Valid” serta ahli media memperoleh presentase sebesar 97% termasuk dalam kategori “Sangat Valid”. (2) uji praktikalitas oleh praktisi pendidikan memperoleh hasil presentase 95 % termasuk kategori “Sangat Praktis”. Dan respon peserta didik memperoleh hasil persentase sebesar 93% termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”. (3) Uji keefektifan media melalui pre-test memperoleh rata-rata 55,71 kategori “Kurang Efektif” dengan persentase 35,71%. Sedangkan pada post-test memperoleh rata-rata 81,07 kategori “Sangat Efektif” dengan persentase sebesar 82%. Maka dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN 029 CILENGKRANG KOTA BANDUNG Yoga Fadilla Shandi; Uus Toharudin; Devi Rahmiati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4112

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 029 Cilengkrang Kota Bandung yang masih banyak di bawah KKTP (70) karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan minim variasi media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall terhadap hasil belajar IPAS. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 27 siswa kelas eksperimen dan 27 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest), observasi aktivitas, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest kelas eksperimen 52,22 dan kontrol 47,63 dengan nilai sig 0,148 > 0,05 (tidak signifikan), sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen 67,59 dan kontrol 52,78 dengan nilai sig 0,000 < 0,05 (signifikan). Uji effect size menghasilkan nilai 1,796 yang termasuk kategori pengaruh besar. Observasi aktivitas belajar menunjukkan persentase 79,5% (cukup baik) pada kelas eksperimen dan 73% (cukup baik) pada kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 029 Cilengkrang Kota Bandung.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPS) TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR Zahra Tsaniyatun Naafi’i Jamiil; Venni Herli Sundi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rata-rata dan seberapa besar kemampuan representasi matematis antara siswa yang menggunakan model CUPs dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional melalui metode ceramah kelas 3 sekolah dasar. Permasalahan utama pada penelitian ini adalah fokus pembelajaran masih dipegang oleh guru (teacher-centered) dan rendahnya kemampuan representasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis quasi experimental melalui posttest only control design. Penelitian dilakukan di SDN Pabuaran 01, dengan jumlah sampel sebanyak 73 siswa yaitu kelas 3A sebanyak 34 sebagai kelas kontrol dan kelas 3B sebanyak 39 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah posttest representasi matematis dengan jenis uraian. Analisis data penelitian ini melalui bantuan aplikasi SPSS V.25. Hasil dari uji normalitas kedua kelas berdistribusi normal sebesar 0,089 > 0,05 untuk kelas eksperimen dan 0,200 > 0,05 untuk kelas kontrol, serta sampel berdistribusi homogen 0,089 > 0,05, sedangkan hasil dari uji T-Independent memperoleh nilai signifikansi 0,005 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh model CUPs terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Selain itu, nilai thitung sebesar 2,932 > ttabel sebesar 1,996, maka terdapat perbedaan nilai rata-rata dari kedua kelas. Nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 18,08 dan kelas control 15,56. Oleh karena itu, model CUPs berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas 3 Sekolah Dasar.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS ANIMAKER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA SDN 101765 BANDAR SETIA Afrijal Mahmud; Putra Afriadi; Irsan Irsan; Try Wahyu Purnomo; Sri Mustika Aulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4118

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas media audio visual berbasis animaker terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya SDN 101765 Bandar Setia. Populasi penelitian ini terdiri atas seluruh siswa kelas V SDN 101765 Bandar Setia, yang berjumlah 15 orang. Sampel penelitian yang diambil sama dengan jumlah populasi, yaitu 15 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan test hasil belajar, desain eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design dengan tujuan untuk membandingkan peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media audio visual berbasis Animaker terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya di SDN 101765 Bandar Setia. Pada kelas eksperimen, nilai rata-rata siswa meningkat dari 53,00 (pretest) menjadi 80,67 (posttest) dengan N-Gain 0,55 (kategori sedang), sedangkan pada kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional, nilai rata-rata hanya meningkat dari 52,00 menjadi 66,00 dengan N-Gain 0,25 (kategori rendah). Hal ini menunjukkan bahwa media Animaker memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih signifikan dibandingkan metode konvensional, serta mampu mendukung pemahaman materi secara lebih optimal, meskipun efektivitasnya masih dapat ditingkatkan melalui dukungan sarana, pelatihan guru, dan pengembangan materi yang lebih bervariasi.

Page 93 of 101 | Total Record : 1007