cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,007 Documents
MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK PENGENALAN MATEMATIKA DIMASA TRANSISI PAUD KE SD Putri Rahayu; I Wayan Sutama; Wuri Astuti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4018

Abstract

Kemampuan matematika anak usia dini masih tergolong rendah akibat kurangnya bahan ajar yang menyenangkan,kontekstual, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk modul pembelajaran berbasis deep learning untuk pengenalan matematika dimasa transisi PAUD dan SD  yang layak dari aspek isi, kegrafikan, dan penyajian. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis dari hasil skor pada instrumen ahli media, materi dan pengguna. Data kualitatif didapatkan dari komentar atau saran dari para ahli dan pengguna. Modul yang dikembangkan memuat pendekatan meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning serta dilengkapi aktivitas eksploratif, cerita kontekstual, permainan edukatif, dan asesmen perkembangan anak. Modul ini membantu anak dalam memahami konsep matematika seperti bilangan, operasi sederhana (penjumlahan dan pengurangan), mengenal bentuk, dan pola yang mengenal matematika dengan pengelaman langsung dan kegiatan yang menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan dari ahli media 82, ahli materi 92, ahli pengguna 94. Uji coba kelompok kecil sebesar 93 dan uji coba kelompok besar sebesar 88 dan 94. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, modul ini dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam mengenalkan matematika dimasa transisi PAUD ke SD.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI INDONESIAKU KAYA BUDAYA DI SDN 066429 MEDAN MARELAN Tarisha Ismawan; Husna Parluhutan Tambunan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model TGT (teams games tournament) terhadap hasil belajar siswa. jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen degan desain penelitian two group pre test-pos test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN 066429 Medan Marelan yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian diambil secara random sampling terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TGT dan kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model konvensional. Penelitian ini menggunakan instrument tes uraian yang terdiri dari 20 soal yang telah divalidasi. Data yang diperoleh hasil penelitian ini dianalisis dengan uji t satu pihak. Hasil uji t-test untuk kemampuan argumentasi diperoleh harga thitung > ttabel (7,242 > 1,675). Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat diambil kesimpulan yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model TGT terhadap hasil belajar siswa pada materi Indonesiaku Kaya Budaya di kelas IV SDN 066429 Medan Marelan.
PENGEMBANGAN E-COMIC UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA FASE A/KELAS II DI SEKOLAH DASAR Gunawan Kahfi; Sukirno Sukirno; Juliati Juliati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4022

Abstract

Dorongan di balik penelitian ini berawal dari kejenuhan dan ketidak tertarikan siswa selama pembelajaran, yang menyoroti pentingnya sumber daya pendidikan. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan E-Comic sebagai alat bantu pendidikan yang dirancang khusus untuk pembelajaran Bahasa Indonesia pada Bab 7, dengan fokus pada Sayang lingkungan, bagi siswa kelas dua Fase A di SD Negeri 2 Kebun Lama. Tujuan lain dari penelitian ini menentukan hasil validasi dari para ahli materi pelajaran, pakar media, dan pakar bahasa, serta untuk mengukur tingkat kepraktisan yang ditunjukkan oleh umpan balik dari para pendidik dan siswa. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reserch and Development (R&D), dengan menggunakan model ADDIE, yang mencakup lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil pengembangan E-Comic bertema Sayang Lingkungan menunjukkan bahwa validasi dari para ahli materi pelajaran menghasilkan skor 88%, yang tergolong "sangat layak"; validasi dari para ahli bahasa menghasilkan skor 93%, yang juga dikategorikan "sangat layak"; dan validasi dari para ahli media mencapai skor 94%, menempatkannya dalam kategori "sangat layak". Berdasarkan tanggapan kuesioner guru, tingkat kepraktisan menunjukkan nilai 96%, yang menunjukkan bahwa media ini "sangat praktis", sementara tanggapan kuesioner siswa menunjukkan nilai 87,6%, yang juga dianggap "sangat praktis". Selain itu, hasil kuesioner minat baca siswa menghasilkan nilai 93,5%, yang juga dianggap "sangat praktis". berlandaskan temuan ini, dapat nyatakan bahwa media E-Comic sangat cocok untuk diintegrasikan ke dalam proses pendidikan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK BERBASIS DIGITAL PADA MATERI DAERAHKU DAN KEKAYAAN ALAMNYA KELAS IV SD NEGERI 2 MEURANDEH Nur Fadhila; Alpidsyah Putra; Mahlianurrahman Mahlianurrahman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4023

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah penerapan media pembelajaran belum menarik sehingga siswa tidak antusias mengikuti kegiatan pembelajaran. Kondisi ini menyebabkan peserta didik tidak sepenuhnya memahami materi pembelajaran yang membuat rendahnya pencapaian hasil belajar. Penelitian ditujukan dalam mengembangkan media pop-up book berbasis digital materi daerahku dan kekayaan alamnya kelas IV SD Negeri 2 Meurandeh. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui hasil validitas dan efektivitas media. Jenis penelitian ini ialah Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pendekatan penelitian ini ialah kualitatif serta kuantitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket serta tes. Hasil validasi ahli materi mendapati skor 100% yang berkriteria sangat layak, ahli bahasa mendapati skor 90,62% yang berkriteria sangat layak serta ahli media mendapati skor 100% berkriteria sangat layak. Hasil belajar siswa setelah implementasi media diperoleh dari hasil N-Gain dengan rata-rata 0,8645 yang berkategori tinggi dan N-Gain persen sebesar 86,45% yang berkategori sangat efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa media pop-up book berbasis digital sangat layak dan sangat efektif dalam meningkatkan antusias siswa ketika mengikuti kegiatan pembelajaran dan meningkatkan pencapaian hasil belajar.
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN KINESTHETIC INTELLIGENCES ANAK USIA DINI DI TK KETILANG, CIPUTAT, TANGERANG SELATAN Andini Salsa Nabillah; Desmaliza Desmaliza
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4031

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengoptimalkan kecerdasan kinestetik anak usia dini yang berada pada masa keemasan perkembangan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bentuk keterlibatan orang tua dalam mendukung pengembangan kecerdasan kinestetik anak di TK Ketilang, Ciputat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 orang tua dan 3 guru, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua tercermin dalam empat aspek utama, yaitu komunikasi dengan guru, pembelajaran di rumah, partisipasi dalam pengambilan keputusan, serta kolaborasi dalam kegiatan sekolah. Temuan penting mengindikasikan bahwa meskipun pemahaman orang tua tentang kecerdasan kinestetik masih terbatas, mereka menunjukkan komitmen dalam memberikan dukungan melalui aktivitas fisik, permainan motorik, serta kegiatan ekstrakurikuler. Kesimpulannya, orang tua terlibat terhadap perkembangan kinestetik anak, dan implikasinya sekolah perlu memperkuat kemitraan dengan orang tua agar stimulasi perkembangan anak berlangsung konsisten di rumah maupun di sekolah.
UPAYA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER MEWARNAI DI TK ISLAM AMELIA 2 BINTARO TANGERANG SELATAN Miftahul Hasanah; Desmaliza Desmaliza
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana upaya  sekolah dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini, faktor penghambat dan pendukung kegiatan ekstrakurikuler mewarnai di TK Islam Amelia 2 Bintaro Tangerang Selatan. Kreativitas merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak, dan kegiatan mewarnai sebagai bentuk kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu media yang efektif untuk merangsang kemampuan berpikir kreatif mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah lima guru yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler mewarnai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler mewarnai di sekolah bagaimana upaya mengembangkan kreativitas tersebut dengan baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Menunjukkan perkembangan yang cukup baik pada sebagian besar anak. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini meliputi penyediaan fasilitas yang memadai, dukungan guru yang kompeten, dan keterlibatan lingkungan sekolah. Namun, terdapat juga faktor penghambat seperti mood anak yang fluktuatif dan kurangnya keterlibatan orang tua. Secara keseluruhan, kegiatan ekstrakurikuler mewarnai terbukti mampu mendorong pengembangan kreativitas anak usia dini secara optimal di lingkungan sekolah.
PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI BERMUATAN KEARIFAN LOKAL BERBASIS ANIMAKER PADA PEMBELAJARAN MENULIS LAPORAN KELAS V SD NEGERI 104205 TEMBUNG Herlin Aryani Sibarani; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Irsan Irsan; Albert Pauli Sirait; Khairul Usman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4041

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di SD Negeri 104205 Tembung menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa di kelas tersebut masih tergolong rendah. Selain keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran, rendahnya minat belajar siswa dalam menulis juga menjadi kendala utama. Hal ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang kurang menarik, cenderung membosankan, serta belum mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan dikelas masih bersifat umum dan belum mengandung unsur kebudayaan, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran masih sangat terbatas. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Penerapan), dan Evaluation (Evaluasi), dengan subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri 104205 Tembung sebanyak 15 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu angket atau kuesioner dan tes. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa media video bermuatan kearifan lokal yang layak, praktis dan efektif digunakan pada pembelajaran. Hal ini sesuai dengan penilaian akhir validator ahli materi sebesar 92% dengan kategori “Sangat Layak” dan validator ahli media sebesar 87,27% dengan kategori “Sangat Layak” sehingga media video animasi bermuatan kearifan lokal layak digunakan dalam pembelajaran. Praktikalitas media video bermuatan kearifan lokal diperoleh dari angket respon guru sebesar 96% dengan kategori “Sangat Praktis”. Efektivitas media video animasi bermuatan kearifan lokal diperoleh dari peningkatan hasil belajar melalui Pre-test dan Post-test dengan uji N-Gain mendapat skor 0,54 dengan kategori “Efektif” serta diperoleh dari tes kemampuan menulis siswa meningkat sebesar 25%. menunjukkan bahwa media video bermuatan kearifan lokal dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas V SD Negeri 104205 Tembung.
PENGEMBANGAN MEDIA “KOTARU” (KENALI KOSAKATA BARU) UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Nora Tasya Ariffatul Hafidha; Sripit Widiastuti; Ida Putriani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4042

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memuat materi yang wajib dikuasai oleh peserta didik sesuai dengan jenjang pendidikannya, termasuk materi kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan hasil uji keterbacaan siswa terhadap aplikasi Kotaru dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia terkait materi kosakata pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RnD) yang terdiri atas 7 tahap yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel acak. Instrumen untuk pengumpulan data adalah angket dan wawancara. Angket keterbacaan guru menggunakan skala Likert dan angket keterbacaan siswa menggunakan skala Guttman. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif didapatkan dari wawancara sedangkan data kuantitatif didapatkan dari angket. Berdasarkan hasil pengembangan aplikasi Kotaru, melalui validasi materi mendapatkan presentase sebesar 90,4%, validasi bahasa mendapatkan presentase sebesar 88% dan validasi media mendapatkan presentase sebesar 94,4% yang termasuk ke dalam kategori sangat layak. Untuk uji coba produk, melalui hasil uji keterbacaan guru mendapatkan presentase sebesar 94,1% dan hasil uji keterbacaan siswa mendapatkan presentase sebesar 95% yang termasuk ke dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk, aplikasi Kotaru sangat praktis untuk digunakan sebagai sarana pendukung untuk mempelajari materi kosakata dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 104206 SEI ROTAN Yani Mariyani; Syahria Syahria; Elvi Mailani; Nurhairani Nurhairani; Khairul Usman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 104206 Sei Rotan pada materi pecahan. Desain penelitian menguntukkan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-postest dimana kelas V-A sebagai kelompok eksperimen diberi perlakuan model PBL.  Sampel dengan kelas V-A (20 siswa) sebagai kelompok eksperimen diberikan perlakuan.Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 27 soal yang telah divalidasi melalui uji validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Teknik analisis data menguntukkan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-Test) dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest (51,1) lebih rendah dibandingkan nilai posttest (79,95). Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang membuktikan bahwa model PBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa, khususnya pada materi penjumlahan dan pengurangan pada pecahan, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SDN 064035 MEDAN Hiline Anggreyani; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) kelayakan media pembelajaran Scrapbook yang dikembangkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 064035 Medan. (2) Keefektifan media pembelajaran Scrapbook yang dikembangkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 064035 Medan. Dan (3) kepraktisan media pembelajaran Scrapbook  yang dikembangkan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 064035 Medan. Jenis penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D),subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik SDN 064035 Medan kelas IV dengan total keseluruhan siswa berjumlah 20 siswa 1 orang guru kelas. Metode penelitian ini adalah pengembangan media yang mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan 5 langkah prosedur pengembangan yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa uji kelayakan dari media pembelajaran mendapatkan persentase oleh ahli materi 96,3% dengan kategori “Sangat Valid” dan persentase oleh ahli media 98,6% dengan kategori “Sangat Valid” dan Media pembelajaran Scrapbook sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Uji kepraktisan diperoleh dari penilaian oleh praktisi pendidikan dengan mendapatkan 96,6% dengan kategori “Sangat Praktis”. Berdasarkan uji keefektifan yang diperoleh sebelum menggunakan media pembelajaran Scrapbook  mendapatkan nilai rata-rata 41,2% dengan kategori “tidak efektif” dan setelah menggunakan media pembelajaran Scrapbook nilai rata-rata yang diperoleh siswa meningkat menjadi 82,2% kategori “cukup efektif” dan nilai yang diperoleh siswa diatas KKM antara 70-90 setelah menggunakan media pembelajaran Scrapbook.

Page 91 of 101 | Total Record : 1007