cover
Contact Name
Muhammad Helmi
Contact Email
addabana@staialfalahbjb.ac.id
Phone
+6282234318118
Journal Mail Official
addabana@staialfalahbjb.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani Km. 23 Landasan Ulin Banjarbaru Postal Code. 70723 Province South Kalimantan
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Addabana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 26544849     EISSN : 26206129     DOI : 10.47732
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Falah Banjarbaru. Jurnal ini dikhususkan untuk memuat tulisan dalam bentuk hasil penelitian pendidikan Islam, atau gagasan tertulis dalam bentuk karya ilmiah dengan bidang kajian yang serumpun. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menampung ide dan gagasan tentang pendidikan Islam dan untuk memudahkan civitas akademika pada umumnya untuk memperoleh angka kredit dalam menunjang eksistensinya di dunia akademik. Semua artikel yang diterbitkan adalah wawasan dan ide individu dari penulis yang tidak mewakili jurnal ini atau lembaga afiliasi penulis. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus. Fokus jurnal ini adalah pada isu-isu penting dan aktual mengenai Pendidikan Islam, seperti: Evaluasi Pendidikan Islam, Kajian Pemikiran Pendidikan Islam, Kajian Tafsir dan Hadits Tarbawi, Kurikulum Pendidikan Islam, Media Pembelajaran Pendidikan Islam, Metode Pembelajaran Pendidikan Islam, Pemikiran Ulama Banjar tentang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Masyarakat, Pendidikan Islam untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Pengelolaan Sistem Pembelajaran Pendidikan Islam, Sejarah Islam di Indonesia, Sejarah Peradaban Islam, Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam, Teori Pendidikan Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 80 Documents
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ERA DIGITALISASI DI SMP SULTAN AGUNG SEYEGAN SLEMAN YOGYAKARTA Hidayatullah, Hidayatullah
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2023): August
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v6i2.249

Abstract

Abstract: One of the negative impacts of current technological developments on the world of education is that it overrides the quality of educational content and causes students to become distracted by unimportant technological features. Even so, today's digital technology can provide access to a wider and more diverse range of educational resources. This study discusses the digitalization era Islamic Religious Education learning strategies at Sultan Agung Seyegan Middle School, Sleman, Yogyakarta. The purpose of this study is to explore the techniques and learning strategies of Islamic religious education at Sultan Agung Seyegan Middle School while still following the current era of digitalization. The method in this research is descriptive qualitative. The results of this study concluded that the process of implementing Islamic religious education learning at SMP Sultan Agung Seyegan Sleman was good, with indicators of utilization of learning resources in the form of textbooks, digital online media and companion books for students, the use of various methods including lecture methods, assignments, games, digital media, social media ; and carrying out continuous evaluations through portfolios, assignments, attitude assessments while participating in learning. Keywords: Digitalization, Islamic Religious Education, Learning Strategy. Abstrak: Salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi saat ini terhadap dunia pendidikan adalah mengesampingkan kualitas konten pendidikan dan menyebabkan peserta didik menjadi teralihkan oleh fitur teknologi yang tidak penting. Meski begitu, teknologi digital saat ini dapat memberikan akses sumber daya pendidikan yang lebih luas dan beragam. Penelitian ini membahas strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam era digitalisasi di SMP Sultan Agung Seyegan Sleman Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi teknik dan strategi pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Sultan Agung Seyegan dengan tetap mengikuti era digitalisasi saat ini. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Sultan Agung Seyegan Sleman sudah baik, dengan indikator pemanfaatan sumber belajar berupa buku teks, media online digital dan buku pendamping bagi siswa, penggunaan berbagai metode meliputi metode ceramah, penugasan, permainan, media digital, media sosial; dan melakukan evaluasi berkelanjutan melalui portofolio, penugasan, penilaian sikap selama mengikuti pembelajaran. Kata kunci: Digitalisasi, Pendidikan Agama Islam, Strategi Pembelajaran.
DIGITAL PARENTING DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Suriadi Adi Samsuri
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2023): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v6i1.188

Abstract

Abstract: The impact of the corona virus 19 pandemic has brought a big and urgent change in various sectors, one of which is in educational institutions ranging from elementary to tertiary level. This article discusses digital parenting during a pandemic. This study focuses on (1) digital parenting implementation by parents during a pandemic, (2) digital parenting steps taken by parents, (3) supporting and inhibiting factors in digital parenting during a pandemic. This research was conducted in Lubuk Dagang Village, Sambas District, Sambas District, West Kalimantan Province. The research approach used is a qualitative approach. The subjects of this study were parents and children. While the data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. The results of this study show that (1) implementation of digital parenting by (a) providing restrictions on using smartphones, (b) giving punishment, (c) prohibiting activities that are not good on social media, (2) digital parenting steps by (a) providing time limits on using smartphones are carried out during study hours and prayer hours, (b) Give punishment if children do not comply with regulations such as posting and opening inappropriate sites, parents will not buy quotas anymore and confiscate children's personal smartphones, (c) giving advice, (3) supporting factors including giving advice to children, limiting the hours children use smartphones, while inhibiting factors include not all parents mastering technology, limited time for parents to educate children due to work, environmental factors. Keywords: Digital Parenting, Islamic Education.  Abstrak: Dampak pandemi corona virus 19 ternyata telah membawa sebuah perubahan  yang besar dan mendesak  pada  berbagai  sektor, satu diantaranya adalah pada lembaga pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga Perguruan Tinggi. Artikel ini membahas tentang digital parenting pada masa pandemi. Kajian ini terfokus pada (1) impelementasi digital parenting yang dilaukan oleh orangtua pada masa pandemi, (2) langkah-langkah digital parenting yang dilakukan orang tua, (3) faktor pendukung dan penghambat dalam digital parenting pada masa pandemi. Penelitian ini dilakukan di Desa Lubuk Dagang Kecmatan Sambas Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini yakni orangtua dan anak. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam kajian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa (1) implementasi digital parenting dengan (a) memberikan batasan menggunakan smartphone, (b) memberikan hukuman, (c) melarang kegiatan yang tidak baik di media sosial, (2) langkah digital parenting dengan cara (a) memberikan batasan waktu dalam menggunakan smartphone dilakukan pada saat jam belajar dan jam sholat, (b)Memberikan hukuman jika anak tidak menaati peraturan seperti memposting serta membuka situs-situs yang tidak pantas maka orangtua tidak akan membelikan kuota lagi dan menyita smartphone pribadi anak, (c) memberikan nasihat, (3) faktor pendukung diantaranya memberikan nasihat kepada anak, membatasi jam anak menggunakan smartphone, sedangkan faktor penghambat diantaranya tidak semua orangtua menguasai teknologi, keterbatasan waktu orangtua dalam mendidik anak karena bekerja, faktor lingkungan. Kata Kunci: Digital Parenting, Pendidikan Islam. 
ADAB MURID TERHADAP GURU MENURUT IMAM NAWAWI DALAM KITAB ADABUL ‘ALIM WAL MUTA’ALIM Husni, Muhammad; Ardani, Ardani
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2023): August
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v6i2.295

Abstract

Abstract: Etiquette holds great significance and demands careful consideration. In his work, "Adab Al-'Alim Wal Muta'alim Wa Adab al-Mufti wa al-Mustafti," Imam Nawawi endeavors to provide insights into "Guidelines for Emphasizing the Importance of Knowledge, Teaching Etiquette, and Learning." This research employs a qualitative library research approach, focusing on the examination of students' conduct towards their educators as per Imam Nawawi's teachings in the book "Adabul 'Alim Wal Muta'alim." The research question at hand is: "What constitutes proper student-teacher etiquette according to Imam Nawawi in 'Adabul 'Alim Wal Muta'alim'?" Meanwhile, the primary aim of this study is to ascertain the code of conduct expected of students towards their teachers based on Imam Nawawi's principles outlined in 'Adabul 'Alim Wal Muta'alim.' Data collection involves the library research method, which entails collecting information indirectly from various sources such as books, journals, magazines, pamphlets, and other pertinent documentary materials. Qualitative descriptive analysis serves as the method for data analysis. The study's findings reveal that Imam Nawawi's guidelines for student-teacher etiquette, as presented in 'Adabul 'Alim Wal Muta'alim,' encompass the following key points: First, humility; Second, the careful selection of a teacher; Third, the utmost respect for teachers; Fourth, the importance of teacher approval and blessings.  Keywords: Adab, Students, Teachers, and The Book of Adabul 'Alim Wal Muta'alim. Abstrak: Adab merupakan sesuatu yang sangat penting dan mesti diperhatikan. Dalam kitab Adab Al-‘Alim Wal Muta’alim Wa  Adab al-Mufti wa al-Mustafti Karya Imam Nawawi, beliau mencoba untuk memberikan gambaran tentang “Butiran-Butiran Nasihat Mengenai Pentingnya Ilmu, Adab Mengajar dan Belajar”. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif. Penelitian ini mengkaji tentang adab murid terhadap guru menurut Imam Nawawi dalam Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanaadab murid terhadap guru menurut Imam Nawawi Dalam Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim?. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adab murid terhadap guru menurut Imam Nawawi Dalam Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim. Teknik pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka (library research) yaitu berupa teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan pada subjek penelitian, melainkan melalui beberapa buku, majalah, jurnal, pamphlet, dan bahan-bahan dokumenter lainnya yang relevan dalam penelitian tersebut. Teknik analisis data menggunakan diskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa adab murid terhadap guru menurut Imam Nawawi dalam Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim, yaitu; Pertama; Bersifat Tawadhu. Kedua; Memilih guru. Ketiga; Menghormati guru. Keempat; Ridho guru. Kata Kunci: Adab, Guru, Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim, dan Murid. 
KREATIVITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KEJENUHAN SISWA DI SMP NEGERI 5 BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Imaniah Elfa Rachmah
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2023): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v6i1.296

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to describe how the Creativity of Islamic Religious Education Teachers overcomes the saturation of students at SMP Negeri 5 Banjarbaru, South Kalimantan, and describes what aspects support and hinder the creativity of Islamic Religious Education teachers in overcoming this saturation. The subjects in this study were 2 Islamic religious education teachers for class VII and class XI, 3 students for class VII, and 3 students for class IX at SMP Negeri 5 Banjarbaru as well as supporting and inhibiting aspects. Data collection techniques, using non-participant observation techniques, structured interviews, and documentation. Then the data is processed with Data Processing Techniques in the form of data classification, editing, and data interpretation. Then analyzed by qualitative descriptive analysis and inductively concluded. The results of the research on the Creativity of Islamic Religious Education Teachers in Overcoming the Saturation of Students at SMP Negeri 5 Banjarbaru show that PAI teachers at SMP Negeri 5 Banjarbaru are included in the category of creative teachers. The creativity in question can be known from; Teacher Creativity related to methods, Teacher Creativity related to the use of learning media, and Teacher Creativity related to student strengthening. Aspects supporting the creativity of Islamic Religious Education Teachers at SMP Negeri 5 Banjarbaru include; The internal aspect is the educational background of the PAI teacher, the teaching experience of the PAI teacher, the personality of the PAI teacher and the external aspect is the school's support and students' intrinsic motivation. Barriers to the creativity of Islamic Religious Education Teachers at SMP Negeri 5 Banjarbaru in the form of limited learning media tools, unstable network connections and parental supervision. Keywords: Islamic Religious Education Teachers, Learning Saturation, Teacher Creativity. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam mengatasi kejenuhan siswa di SMP Negeri 5 Banjarbaru Kalimantan Selatan, serta mendeskripsikan aspek apa saja yang mendukung dan menghambat kreativitas guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kejenuhan tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang guru pendidikan agama Islam untuk kelas VII dan kelas XI, 3 siswa untuk kelas VII, dan 3 siswa untuk kelas IX di SMP Negeri 5 Banjarbaru serta aspek pendukung dan penghambat. Teknik pengumpulan data, menggunakan teknik observasi non partisipan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut diolah dengan Teknik Pengolahan Data berupa klasifikasi data, editing, dan interpretasi data. Kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif dan ditarik kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kejenuhan Siswa SMP Negeri 5 Banjarbaru menunjukkan bahwa guru PAI SMP Negeri 5 Banjarbaru termasuk dalam kategori guru kreatif. Kreativitas yang dimaksud dapat diketahui dari; Kreativitas Guru terkait metode, Kreativitas Guru terkait penggunaan media pembelajaran, dan Kreativitas Guru terkait penguatan siswa. Aspek pendukung kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 5 Banjarbaru meliputi; Aspek internal adalah latar belakang pendidikan guru PAI, pengalaman mengajar guru PAI, kepribadian guru PAI dan aspek eksternal adalah dukungan sekolah dan motivasi intrinsik siswa. Hambatan kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 5 Banjarbaru berupa keterbatasan alat media pembelajaran, koneksi jaringan yang tidak stabil dan pengawasan orang tua.  Kata kunci: Guru Pendidikan Agama Islam, Kejenuhan Belajar, Kreativitas Guru.
INOVASI PEMBELAJARAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA MASA COVID-19 (STUDI KASUS: SMPLB NEGERI KANDANGAN) Rusdiana, Rusdiana
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v4i1.359

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe the urgency of learning innovation for children with special needs in the Covid-19 period and what are the learning innovations for children with disabilities in the Covid 19 period with the Covid-19 virus case study at SMPLB Negeri Kandangan. The data collection techniques that researchers use are through observation, interviews, and documentation. The subjects in this study were five subject teachers and one homeroom teacher at SMPLB Negeri Kandangan. The data processing techniques used in this research are data collection, data reduction, editing and conclusion drawing. The results showed that learning innovations are needed in order to continue to carry out learning well during Covid-19.  Learning online makes it difficult for children with special needs to understand the material so that teachers need new innovations in learning so that learning is not monotonous and easily accepted by children with special needs. The innovations made by the teachers are: conducting home visits, conducting online learning using applications, creating content in the form of learning material videos and skills videos and packaging learning in the form of games that aim to make students not easily bored when learning. For the evaluation system in the form of assignments, the teachers apply the offline method by taking the assignments to school every week. The obstacles in developing these innovations are the limited ability of children with disabilities to use gadgets, children's very sensitive moods and networks that are not always good. Based on the interview results, the adaptation process to online learning takes quite a long time, about six months or one semester. With these innovations, it is quite helpful in achieving learning objectives during the Covid-19 period. Keywords: Children with Special Needs, Covid-19, Innovation. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan urgensi inovasi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di masa covid-19 dan apa saja inovasi pembelajaran bagi ABK di Masa Covid 19 Dengan adanya virus Covid-19 studi kasus di SMPLB Negeri Kandangan. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah lima guru mata pelajaran dan satu wali kelas SMPLB Negeri Kandangan. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, editing dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi-inovasi pembelajaran sangat diperlukan agar tetap bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik selama Covid-19.  Belajar daring membuat anak berkebutuhan khusus sulit untuk memahami materi sehingga para pengajar memerlukan inovasi baru dalam pembelajaran agar pembelajaran tidak monoton dan mudah diterima oleh para anak berkebutuhan khusus. Inovasi yang dilakukan oleh para pengajar yakni : melaksanakan home visit, melakukan pembelajaran daring menggunakan aplikasi-aplikasi, membuat konten-konten berupa video materi pembelajaran dan video keterampilan serta mengemas pembelajaran dalam bentuk game yang bertujuan agar murid tidak mudah bosan ketika belajar. Untuk sistem evaluasi berupa penugasan para guru menerapkan metode luring (luar jaringan) yakni dengan antar jemput tugas ke sekolah setiap minggunya. Kendala dalam mengembangkan inovasi tersebut adalah keterbatasan kemampuan para ABK dalam menggunakan gawai, mood anak yang sangat sensitif dan jaringan yang tidak selalu bagus. Berdasarkan hasil wawancara proses adaptasi dengan pembelajaran daring memakan waktu yang cukup lama yakni sekitar enam bulan atau satu semester. Dengan adanya inovasi-inovasi tersebut cukup membantu dalam mencapai tujuan pembelajaran pada masa Covid-19. Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Covid-19, Inovasi.
KENDALA PENANAMAN NILAI KARAKTER RELIGIUS MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Musyarofah, Musyarofah; Puspitaningrum, Diah
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2023): August
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v6i2.266

Abstract

Abstract:  The value of religious character is an attitude or action related to belief in a particular religion and behavior that shows a person’s obedience to religious teachings in carrying out a worship in everyday life. Religious character is one of the important things that must be possessed by students. To foster religious character values in students, one of the things that can be done is to instill religious character values through Islamic Religious Education. The research conducted aims to find out the obstacles faced by teachers and students in cultivating religious character, and will reveal the right way to overcome these obstacles. In this study, the authors used qualitative research methods. The data collection method used is in the form of interviews and observations regarding the problem under study. From the research that has been done, the following results are obtained: (1) the obstacles faced by the students; the main obstacle faced by students is the lack of enthusiasm and not seriousness in listening to learning. (2) the constraints faced by the teachers; the main obstacle faced by teachers is the limited space for improvisation in teaching due to conventional facilities. (3) Some of the activities carried out to encourage the inclusion of good character values through Islamic Religious Education are carried out in various habituation activities in the form of dhuha prayers, tahfidz, al-ma’tsurat, and congregational midday prayers.Keywords: Character Values, Constraints, Islamic Religious Education, Religious  Character.Abstrak: Nilai karakter religius adalah suatu sikap atau tindakan yang berkaitan dengan kepercayaan terhadap agama tertentu dan perilaku yang menunjukkan kepatuhan seseorang terhadap ajaran agama dalam menjalankan suatu ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Karakter religius merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh peserta didik. Untuk menumbuhkan nilai karakter religius pada peserta didik, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan penanaman nilai karakter religius melalui Pendidikan Agama Islam. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan para murid dalam penanaman karakter religius, serta akan mengungkap bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi kendala tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara dan observasi mengenai masalah yang diteliti. Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Kendala yang dihadapi oleh para murid; kendala utama yang dihadapi oleh para murid adalah kurangnya antusiasme serta ketidaksungguhan dalam menyimak pembelajaran. (2) Kendala yang dihadapi oleh para guru; kendala utama yang dihadapi oleh guru adalah terbatasnya ruang improvisasi dalam mengajar dikarenakan fasilitas yang masih konvensional. (3) Beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mendorong masuknya nilai karakter yang baik melalui Pendidikan Agama Islam dilakukan dalam berbagai kegiatan pembiasaan yang berupa salat dhuha, tahfidz, al-ma’tsurat, dan salat dhuhur berjamaah.Kata Kunci: Karakter Religius, Kendala, Nilai Karakter, Pendidikan Agama Islam.
UPAYA GURU DALAM PENDIDIKAN AKHLAK ANAK TERHADAP DAMPAK MEDIA SOSIAL DI SMP NEGERI 10 BANJARBARU Maya, Maya; Qomariyah, Nurul
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2024): August
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v7i2.400

Abstract

Abstract: This study discusses Teacher Efforts in Children's Moral Education on the Impact of Social Media at SMP Negeri 10 Banjarbaru. The formulation of the problem in this study is How are the efforts of teachers in children's moral education on the impact of social media at SMPN 10 Banjarbaru and What are the inhibiting and supporting factors of teacher efforts in children's moral education on the impact of social media at SMPN 10 Banjarbaru. The subjects in this study were 3 Islamic religious education teachers, while the objects in this study were Teacher Efforts in Children's Moral Education on the Impact of Social Media at SMP Negeri 10 Banjarbaru and supporting and inhibiting factors. In data collection here using observation, interview, and documentation techniques, while for data processing techniques carried out with data classification, editing, and data interpretation, then analyzed with qualitative descriptive analysis and conclusions drawn inductively. The methods used by teachers by PAI teachers to overcome the impact of social media are the exemplary method, advice and sanctions. and by providing reinforcement to students. The supporting and inhibiting factors are: teachers, students, environment, family, and facilities and infrastructure. Based on the results of the study, it is known that the exemplary method, advice and sanctions carried out by teachers have been running and the results are good. This can be seen from students who say hello when they meet teachers, greet friends well, students who are diligent in praying Dhuhur in congregation, reading Yasiin orderly and sanctions can be seen from the absence of students who dare to bring cellphones to school without the teacher's permission. Keywords: Morals, Social Media, Teacher Efforts. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang Upaya Guru dalam Pendidikan Akhlak Anak terhadap dampak Media Sosial di SMP Negeri 10 Banjarbaru. Rumusan masalah dalam peneliti ini adalah Bagaimana upaya guru dalam pendidikan akhlak anak terhadap dampak media sosial di SMPN 10 Banjarbaru serta Apa saja faktor penghambat dan pendukung upaya guru dalam pendidikan akhlak anak terhadap dampak media sosial di SMPN 10 Banjarbaru. Subjek dalam peneliti ini adalah 3 Guru pendidikan agama Islam, sedangkan obyek dalam penelitian ini adalah Upaya Guru dalam Pendidikan akhlak anak terhadap dampak media social di SMP Negeri 10 Banjarbaru serta faktor mendukung dan menghambat. Dalam penggalian data disini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi adapun untuk teknik pengolahan data dilakukan dengan klasifikasi data, editing, dan interpretasi data, selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif dan ditarik simpulan secara induktif. Adapun metode yang digunakan guru oleh guru PAI untuk mengatasi dampak media sosial adalah metode keteladanan, nasehat dan sanksi.dan dengan memberikan penguatan kepada siswa. Adapun faktor pendukung dan penghambat yaitu: guru, siswa, lingkungan, keluarga, serta Sarana dan prasaran. Berdasarkan hasil penelitian diketahui metode keteladahan, nasehat dan sanksi yang dilakukan oleh guru sudah berjalan dan hasilnya baik. Hal ini bisa dilihat dari siswa yang mengucapkan salam ketika bertemu guru, menyapa teman dengan baik, siswa yang sudah rajin sholat zuhur berjamaah, membaca yasiin dengan tertib serta sanksi terlihat dari tidak adanya siswa yang berani membawa hp kesekolah tanpa seizin guru. Kata Kunci: Akhlak, Media Sosial, Upaya Guru.
IMPLEMENTASI KITAB TA’LIM MUTA’ALLIM TENTANG ADAB SANTRI TERHADAP USTADZ PADA PONDOK PESANTREN NURUL MA’AD PUTERA BANJARBARU Rachmah, Imaniah Elfa; Saifuddin, Saifuddin; Ramli, Muhamad; Pratama, Erico
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 2 (2020): August
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v3i2.354

Abstract

Abstract: This study discusses the "Implementation of the Ta'lim Muta'allim Book on the Adab of Santri to Ustadz at Pondok Pesantren Nurul Ma'ad Putera Banjarbaru". This title is taken from the results of initial observations that are known to be students who have not applied their adab to Ustadz in accordance with the contents of the Ta'lim Muta'allim Book. The formulation of the problem in the study is how the implementation of the Ta'lim Mu'taalim Book on the Adan of Santri towards Ustadz at the Nurul Ma'ad Putera Banjarbaru Islamic Boarding School and the supporting and inhibiting factors.The subjects in this study were 30 students who stayed at the Nurul Ma'ad Putera Banjarbaru Islamic Boarding School, while the object in this study was the Implementation of the Ta'lim Muta'allim Book on the Adab of Santri to Ustadz at Nurul Ma'ad Putera Islamic Boarding School, as well as the supporting and inhibiting factors. The research used observation, interview, and documentation techniques. Data management techniques are carried out by data collection, editing, data, data classification, and data interpretation. The approach used in this research is a qualitative descriptive approach and deductive conclusions are drawn.Based on the results of the study, it is known that the Implementation of the Ta'lim Muta'allim Book on the Adab of Santri to Ustadz, the method used is the Inductive method at Pondok Pesantren Nurul Ma'ad Putera Banjarbaru has been going well. Judging from the students who are implementing their adab to ustadz according to what is in the Ta'lim Muta'allim book at Pondok Pesantren Nurul Ma'ad Banjarbaru. Factors that support the Implementation of the Ta'lim Muta'allim Book on the Adab of santri to Ustadz at Pondok Pesantren Nurul Ma'ad Putera Banjarbaru include Ustadz, Santri, and the Environment. As for the factors that hinder the Implementation of the Book of Ta'lim Mu'taalim on the Adab of Santri to Ustadz, among others, come from Ustadz, Santri, and the Environment. Because many students do not fully understand what the contents of the Ta'lim Mu'taalim Book of Adab Santri to Ustadz are, the lack of exemplary or modeling to students, and the environment of choosing good and bad friends is very influential for students. Keywords: Adab, Implementation, Ta'lim Mu'taalim, Santri. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang “Implementasi Kitab Ta’lim Muta’allim Tentang Adab Santri Kepada Ustadz Pada Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Putera Banjarbaru”. Judul ini diambil dari hasil observasi awal yang diketahui adanya santri yang belum menerapkan adabnya kepada Ustadz yang sesuai dengan isi Kitab Ta’lim Muta’allim. Rumusan masalah dalam penelitian adalah Bagamana Impelementasi Kitab Ta’lim Mu’taalim Tentang Adan Santri Terhadap Ustadz Pada Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Putera Banjarbaru serta faktor pendukung dan penghambatnya.                     Subjek dalam penelitian, ini ialah santri yang mondok di Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Putera Banjarbaru berjumlah 30 orang, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Implentasi Kitab Ta’lim Muta’allim Tentang Adab Santri Kepada Ustadz Pada Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Putera, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian mengunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengelolaan data dilakukan dengan pengumpulan data, editing, data, klasifikasi data, dan interpretasi data. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan ditarik simpulan secara deduktif.                     Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Implementasi Kitab Ta’lim Muta’allim Tentang Adab Santri Kepada Ustadz, metode yang digunakan adalah metedo Induktif pada Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Putera Banjarbaru telah berjalan dengan baik. Dilihat dari para santri yang sedang mengimplemtasikan adabnya kepada ustadz sesuai yang ada dalam kitab Ta’lim Muta’allim Pada Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Banjarbaru. Faktor yang mendukung Implementasi Kitab Ta’lim Muta’allim Tentang Adab santri Kepada Ustadz Pada Pondok Pesantren Nurul Ma’ad Putera Banjarbaru antara lain berasal dari Ustadz, Santri, dan Lingkungan. Adapu faktor yang menghambat Impelementasi Kitab Ta’lim Mu’taalim Tentang Adab Santri Kepada Ustadz antara lain berasal dari Ustadz, Santri, dan Lingkungan. Karena banyak santri yang belum memahami sepenuhnya apa itu isi Kitab Ta’lim Mu’taalim Tentang Adab Santri Kepada Ustadz, kurangnya keteladanan atau mencontohkan kepada santri, serta lingkungan melilih teman yang baik dan yang kurang baik itu sangat berpengaruh bagi santri. Kata Kunci: Adab, Implementasi, Kitab Ta’lim Mu’taalim, Santri.
PROBLEMATIKA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PENDEMI COVID-19 SMPN 9 BANJARBARU Hayati, Anisah Norlaila; Toriqularif, Muhammad; Khairunnisa, Khairunnisa
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v4i1.333

Abstract

Abstract: When learning, teachers and students are often faced with various problems both related to subjects and social relations. Moreover, when the Covid-19 pandemic hit, there were several obstacles so that online learning could not run optimally. So it is necessary to review this issue in more depth. The focus of this research is the problems of PAI teachers in online learning during the Covid-19 pandemic at SMPN 9 Banjarbaru. So the aim of this research is to find out the problems of PAI teachers in online learning during the Covid-19 pandemic at SMPN 9 Banjarbaru as well as the supporting and inhibiting aspects. The subjects in this research were 2 Islamic Religious Education teachers. In extracting data, researchers used observation, interview and documentation techniques. Data management techniques are carried out by data classification, editing, and data interpretation. Next, it was analyzed using qualitative descriptive analysis and conclusions were drawn inductively.Based on the research results, it is known that the problems of PAI teachers in online learning during the Covid-19 pandemic at SMPN 9 Banjarbaru, the problems of PAI teachers in online learning at SMPN 9 Banjarbaru are not optimal in their implementation because there are several problems faced by Islamic religious education teachers, such as: 1) Lack of attention parent. 2) unwise use of learning media. 3) Lazy about doing school work. 4) Unstable Network. 5) The state of the family's economic conditions. It can be seen that Islamic Religious Education Teachers carry out online learning by carrying out implementation, assignments and problems in assessments. Aspects that support Islamic Religious Education Teachers' problems in Online Learning include, among others, the educational background, teaching experience and personality of Islamic Religious Education teachers. Apart from that, learning media and the family environment, especially parents, are also aspects that hinder PAI teacher problems in online learning during the COVID-19 pandemic at SMPN 9 Banjarbaru. The inhibiting aspect is the low level and unwise use of learning media, because the free use of cellphones as learning media can make students unfocused and lazy with the tasks given by the teacher. Apart from that, an unstable network also makes it difficult for students to do their assignments. Keywords: Islamic Education Teacher, Online Learning, Problems. Abstrak: Saat dalam pembelajaran guru dan peserta didik sering dihadapkan pada berbagai masalah baik yang berkaitan dengan mata pelajaran maupun yang menyangkut hubungan sosial. Apa lagi pada saat pandemi covid-19 melanda ada beberapa kendala sehingga pembelajaran daring tidak dapat berjalan dengan maksimal. Sehingga perlu untuk ditinjau lebih mendalam terkait masalah tersebut. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana problematika guru PAI dalam pembelajaran daring pada masa pendemi Covid-19 di SMPN 9 Banjarbaru. Maka tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahuai problematika guru PAI  pada pembelajaran daring dimasa pendemi Covid-19 SMPN 9 Banjarbaru serta aspek pendukung dan penghambatnya. Subjek dalam penelitian ini ialah 2 guru Pendidikan Agama Islam. Dalam penggalian data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengelolaan data dilakukan dengan klasifikasi data, editing, dan interpretasi data. Selanjutnya dianalisis dengan analisa deskriptif kualitatif dan ditarik simpulan secara induktif.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Problematika Guru PAI pada Pembelajaran Daring dimasa Pendemi Covid-19 SMPN 9 Banjarbaru, Problematika Guru PAI pada pembelajaran daring di SMPN 9 Banjarbaru dalam pelaksanaanya kurang maksimal karena ada beberapa problem yang dihadapi Guru pendidikan agama Islam seperti: 1) Kurangnya perhatian orang tua. 2) penggunaan media pembelajaran yang kurang bijak. 3) Malas mengerjakan tugas sekolah. 4) Jaringan tidak Stabil. 5) Keadaan kondisi Ekonomi keluarga. Terlihat dari Guru Pendidikan Agama Islam melaksanakan pembelajaran daring dengan melakukan pelaksanaan, penugasan dan problematika pada penilaian.Aspek yang mendukung problematika Guru PAI pada Pembelajaran Daring antara lain berasal dari latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, dan kepribadan guru Pendidikan Agama Islam. Selain itu media pembelajaran, dan lingkungan keluarga terutama orangtua yang juga menjadi aspek penghambat Problematika Guru PAI pada pemnelajaran daring dimasa pendemi COVID-19 SMPN 9 Banjarbaru. Aspek yang menghambat adalah rendah dan penggunaan media pembelajaran yang kurang bijak, karena penggunaan handphone sebagai media pembelajaran secara bebas dapat membuat siswa tidak fokus dan malas dengan tugas-tugas yang diberikan guru. Selain itu, jaringan yang tidak stabil juga membuat siswa kesulitan pada saat mengerjakan tugas. Kata Kunci: Guru PAI, Pembelajaran Daring, Problematika.
PENANAMAN NILAI-NILAI TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA PADA SISWA SMPN 1 KAPUAS TENGAH Norjannah, Norjannah; Qomariyah, Nurul
ADDABANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 1 (2024): February
Publisher : Program Studi PAI STAI Al Falah Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47732/adb.v7i1.306

Abstract

Abstract: This research discusses the instilling of inter-religious tolerance values in students at SMPN 1 Kapuas Tengah. The formulation of the problem in this research is the Instillation of Religious Tolerance Values at SMPN 1 Kapuas Tengah, the obstacles faced in instilling the values of religious tolerance at SMPN 1 Kapuas Tengah. The subjects in this research were PAI teachers at SMPN 1 Kapuas, while the objects in this research were the form of instilling the values of inter-religious tolerance in students at SMPN 1 Kapuas Tengah and the factors that supported or hindered them. In extracting data, researchers used interview, observation and documentation methods. Data processing is carried out using editing techniques, data classification and data interpretation. Meanwhile, the data analysis technique uses qualitative descriptive analysis by describing each data obtained and to obtain conclusions the researcher uses an inductive method regarding instilling tolerance values at the research location.Based on the research results, it is known that the form of instilling the values of tolerance between religious communities at SMPN 1 Kapuas Tengah: cultivating an attitude of mutual respect, cultivating an attitude of mutual respect and in the form of adjusting existing problems. The supporting factors are the condition of students who are accustomed to inter-religious tolerance. Because basically the teaching of tolerance is always taught to students when they are in their respective home environments, while the inhibiting factors based on an interview with one of the teachers stated that there were no significant obstacles. Keywords: Cultivation, Religious Community, Tolerance Values. Abstrak: Penelitian ini membahas tentang Penanaman Nilai-Nilai Toleransi Antar Umat Beragama Pada Siswa SMPN 1 Kapuas Tengah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Penanaman Nilai-Nilai Toleransi Beragama di SMPN 1 Kapuas Tengah, hambatan yang dihadapi dalam menanamkan nilai-nilai toleransi beragama di SMPN 1 Kapuas Tengah. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI yang ada di SMPN 1 Kapuas, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Bentuk penanaman nilai-nilai toleransi antar umat beragama pada siswa di SMPN 1 Kapuas Tengah dan faktor-faktor yang mendukung atau menghambat. Dalam penggalian data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik editing, klasifikasi data dan interpretasi data. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriftif kualitatif dengan cara menggambarkan setiap data yang diperoleh dan untuk mendapatkan kesimpulan peneliti menggunakan metode induktif tentang penanaman nilai-nilai toleransi dilokasi penelitian.Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa bentuk penanaman nilai-nilai toleransi antar umat beragama di SMPN 1 Kapuas tengah: penanaman sikap saling menghormati, penanaman sikap saling menghargai dan berupa penyesuaian masalah yang ada. Adapun faktor-faktor yang mendukung adalah keadaan siswa yang sudah terbiasa dengan bertoleransi antar umat beragama. Karena pada dasarnya pengajaran toleransi ini selalu diajarkan kepada para siswa ketika berada dilingkungan rumahnya masing-masing, sedangkan faktor yang menghambat berdasarkan wawancara dengan salah satu guru beliau menyatakan tidak ada yang menjadi hambatan berarti. Kata Kunci: Nilai-Nilai Toleransi, Penanaman, Umat Beragama.