cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
eic.jser@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
eic.jser@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Social And Economics Research
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27156117     EISSN : 27156966     DOI : https://doi.org/10.54783/jser.v4i1
Journal of Social and Economics Research (JSER) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of social and economic research. Investigated the dynamics of teaching and learning of social education, and social and economic problems in society at the primary, senior, and high education levels. Besides focusing on the development of studies on issues of basic education, JSER covered the critical view of, a comprehensive mind in economic and social research. Journal of Social and Economics Research (JSER) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 and Issue 2 in June and December, and already have a registration number p-ISSN: 2715-6117 and e-ISSN: 2715-6966 since 2019.
Articles 871 Documents
PENGARUH KONFLIK INTERPERSONAL DAN KOMUNIKASI TERHADAP STRES KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PERIKANAN DAN PANGAN KABUPATEN PASAMAN BARAT Endang Tirtana Putra; Yurasti; Citra Suci Mantauv
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik interpersonal dan komunikasi terhadap stres kerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman Barat. Sampel penelitian ini adalah 32 pegawai. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji R2. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik interpersonal secara parsial mempunyai pengaruh yang positif dan sigfinifikan terhadap stres kerja yang dibuktikan dengan hasil uji t di mana nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan variabel komunikasi secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05. Dari nilai uji F didapatkan 125.455 bahwa konflik interpersonal dan komunikasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien determinasi (r2) yang didapatkan adalah 0.598.
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP SIKLUS PENDAPATAN PADA PT ENERGI PELITA ALAM BOGOR Mayka Nurizkya Permana; Ade Budi Setiawan; Didi, Didi
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.205

Abstract

Sistem pengendalian internal memiliki peran yang sangat krusial dalam suatu perusahaan. Dengan keberadaan sistem ini, perusahaan dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Dua bagian yang tak kalah pentingnya dalam perusahaan adalah siklus pendapatan dan siklus pengeluaran. Tanpa keduanya, perusahaan tidak akan mampu menjalankan operasional bisnisnya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas pengendalian internal terhadap siklus pendapatan pada PT Energi Pelita Alam Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif yang menekankan masalah yang sebenarnya dan penelitian yang mengdeskripsikan analisis sistem pengendalian internal terhadap siklus pendapatan berdasarkan Committee of Sponsoring Organization (COSO). Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pengendalian internal pada siklus pendapatan telah sesuai dengan komponen pengendalian internal yang dijelaskan oleh Committee of Sponsoring Organization (COSO).
IMPLEMENTASI AKAD MURABAHAH DALAM PENGADAAN ALAT-ALAT PERTANIAN DI MA’HAD AL-ZAYTUN (STUDI KASUS PADA PETANI YANG TERGABUNG DALAM P3KPI) Cameila Alya Yahya; Ali Aminulloh; Moch. Syafi’i
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.206

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi akad murabahah dalam proses pengadaan alat pertanian bagi para petani P3KPI di Ma’had Al-Zaytun, implementasi akad murabahah dalam pengadaan alat pertanian di Ma’had Al-Zaytun, dan praktik akad murabahah dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi di Ma’had Al-Zaytun. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara yang diperoleh dari pengurus dan anggota P3KPI. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktik akad murabahah dalam pengadaan alat-alat pertanian di Mahad Al-Zaytun (studi kasus pada petani yang tergabung dalam P3KPI) sudah sesuai dalam hukum ekonomi syariah, berdasarkan hal tersebut terdapat sebuah alur prosedur serta rukun dan syarat yang relevan dengan akad murabahah. Dalam pengadaan alat pertanian ini di Ma’had Al-Zaytun tidak mengambil keuntungan secara persentase atau 0% dari harga yang dijual kepada anggota P3KPI, hal ini guna untuk mendukung para petani untuk memperlancar dalam hasil pertanian.
PENGARUH KELEKATAN KELUARGA TERHADAP KRISIS USIA SEPEREMPAT ABAD INDIVIDU YANG BERADA PADA FASE PERALIHAN REMAJA - DEWASA AWAL Christie Naomi Rotua Angelica
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.208

Abstract

Pada masa dewasa, individu akan mengalami tuntutan dan tekanan dari lingkungan yang disebut fase transisi remaja – dewasa awal (emerging adulthood). Menurut Jeffrey Jensen Arnett, emerging adulthood berada pada rentang usia 18 sampai 29 tahun. Emerging adulthood yang tidak mampu menghadapinya akan mengalami krisis yang dikenal dengan krisis usia seperempat abad (quarter-life crisis). Krisis usia seperempat abad dipengaruhi oleh dukungan sosial berupa kelekatan keluarga atau family attachment. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar sumbangan pengaruh kelekatan keluarga terhadap krisis usia seperempat abad individu pada usia peralihan remaja – dewasa awal. Responden penelitian dipilih berdasarkan proses seleksi, dari 137 responden yang bersedia, terpilih 116 responden yang mengalami quarter-life crisis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) dan modifikasi kuesioner quarter-life crisis yang dibuat oleh Christine Hassler. Data dianalisis dengan uji asumsi dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan kelekatan keluarga berpengaruh terhadap krisis usia seperempat abad dengan nilai koefisien korelasi R sebesar 0.107 dengan p < 0.05. Pengaruh x terhadap y adalah 10.7%, sehingga 89.3% dipengaruhi oleh faktor lain.
SOCIAL MEDIA MARKETING ACTIVITIES TERHADAP CONSUMER-BASED BRAND EQUITY MELALUI CO-CREATION BEHAVIOR DAN BRAND EXPERIENCE DALAM INDUSTRI KECANTIKAN Ariska Dwi Ocktavia; Heru Mulyanto; Turmudzi
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.209

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menjelaskan tentang pengaruh kegiatan media sosial terhadap consumerbased brand equity. Pengaruh ini dilihat melalui co-creation behaviour dan brand experience pada industri kecantikan. Prosedur pengambilan sampel yang digunakan untuk mengumpulkan data yang relevan adalah dengan penggunaan kuesioner dan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan terhadap 200 responden yang merupakan pengguna aktif social media dan pengguna brand kecantikan Wardah, Nature Republic, dan Innisfree. Data dianalisis menggunakan metode SEM (Structural Equation Modelling) dan AMOS (Analysis of Moment Structure). Hasil pengujian menunjukkan bahwa kegiatan media sosial bepengaruh positif terhadap brand experience dan consumer-based brand equity. Brand experience juga berpengaruh signifikan terhadap consumer-based brand equity. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa brand experience memediasi secara parsial hubungan antara perceived social media marketing activities dengan consumer-based brand equity. Cocreation behaviour juga ditemukan menjadi variabel moderasi yang menghubungkan variabel pada penelitian ini.
KEPEMILIKAN ASING, HUBUNGAN POLITIK, DAN MANAJEMEN LABA Dica Lady Silvera; Heriyani, Heriyani; Meri Dwi Anggraeni
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.210

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh foreign ownership dan political connection terhadap earning management Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data penelitian ini berasal dari laporan keuangan tahunan yang tersedia untuk umum di website Bursa Efek Indonesia periode 2017 – 2019. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa political connection berperngaruh negatif signifikan terhadap earning management, namun foreign ownership tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap earning management.
ANALISIS KORELASI GAYA PENGASUHAN ORANG TUA DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING REMAJA GENERASI Z Liani Cynthia; Debora Basaria
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.211

Abstract

Asuh dibedakan menjadi empat tipe, yaitu pola asuh otoritatif, pola asuh otoriter, pola asuh permisif, dan pola asuh neglectful. Pola asuh yang diberikan oleh orang tua dalam tumbuh kembang individu akan membentuk karakteristik individu di kemudian hari. Maka, bimbingan dan intervensi yang baik diperlukan untuk menciptakan suatu perkembangan yang baik pada individu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan psychological well-being generasi Z. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik non-probability sampling, yaitu convenience sampling dan snowball sampling untuk mengambil sampel secara online. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 371 orang dengan rentang usia 18 dan 19 tahun yang tersebar di berbagai domisili tempat. Adapun alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Adolescent Parenting Attitude Four Factor Questionnare dari Shyny Y. (2017) dan Psychological Well-Being Scale dari Ryff. Keduanya diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia melalui expert judgement. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dan positif antara pola asuh orang tua dengan psychological well-being remaja generasi Z dengan nilai r = .524 dan p = .000 < .05. Oleh karena itu, semakin tinggi pola asuh orang tua yang diberikan, maka semakin tinggi psychological well-being individu dan begitu juga sebaliknya.
ANALISIS KORELASI ANTARA FUTURE ANXIETY DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Queeny Callista; Debora Basaria
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.212

Abstract

Beberapa penelitian menemukan bahwa mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi cenderung merasakan yang dinamakan kecemasan akan masa depan (future anxiety). Fenomena ini umum terjadi dikarenakan usia ini adalah usia awal untuk mulai memiliki pekerjaan dan keluarga. Mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi adalah kelompok individu yang akan mendominasi kelompok kerja kita di beberapa tahun yang akan datang, sehingga fungsi sosial dan keadaan psikologis mereka sangat perlu kita perhatikan. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara future anxiety dengan psychological well-being pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan Teknik nonprobability sampling dengan metode snowball secara online sesuai kebutuhan peneliti. Partisipan dari penelitian ini terdiri dari 377 partisipan yang memiliki rentang umur 18-25 tahun. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur Future Anxiety adalah Future Anxiety Scales (FAS) sedangkan psychological well-being menggunakan alat ukur psychological well-being scales. Hasil penelitian yang didapat juga menunjukan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara perilaku future anxiety dengan psychological well-being, dengan nilai r= .523** dan p= .000 < .05. Hal ini juga berarti semakin tinggi future anxiety maka semakin rendah psychological well-being, dan semakin rendah future anxiety maka akan semakin tinggi rasa psychological well-being pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi.
SELF-COMPASSION DAN SELF-ESTEEM PADA EMERGING ADULTHOOD YANG PERNAH MELAKUKAN SELF-HARM Sharron Dharmawati; Riana Sahrani
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.213

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hubungan antara self-compassion dan self-esteem pada emerging adulthood yang pernah mengalami self-harm. Self-compassion merupakan perasaan tersentuh atas penderitaan yang dialaminya sendiri namun tidak berusaha untuk menghindarinya, sehingga memunculkan rasa untuk menyembuhkan diri sendiri. Pengertian dari Self-esteem adalah penilaian pribadi terhadap kemampuan dirinya sendiri yang menghasilkan harga diri. Self-harm merupakan perilaku yang disengaja untuk melukai diri sendiri, namun tidak ditujukan untuk mengakhiri hidup sendiri atau bunuh diri. Emerging adulthood adalah istilah yang digunakan untu menujuk masa transisi dari remaja menuju dewasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif korelasional dengan jumlah partisipan sebanyak 112 orang. Penelitian ini menggunakan alat ukur Self-harm inventory, self-compassion scale dan Rosenberg’s self-esteem sscale. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat hubungan antara self-compassion dengan self-esteem pada remaja yang pernah mengalami self-harm dengan nilai korelasi sebesar 0,758. Jadi jika self-compassion tinggi akan membuat self-esteem juga tinggi pada orang yang pernah melakukan self-harm.
HUBUNGAN GRIT DAN EMPATI PADA SISWA SMA Aldi Erawan; Rahmah Hastuti
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.214

Abstract

Pendidikan mempunyai peran penting dalam perkembangan siswa, khususnya pendidikan pada tingkat sekolah menengah atas (SMA). Untuk mencapai prestasi akademik dan juga pengembangan sosial dan emosional, khususnya pada siswa SMA peneliti tertarik untuk memasukan dua konsep penting yakni grit dan empati. Grit merupakan kombinasi antara ketekunan, semangat, dan tekad untuk mencapai tujuan jangka panjang. Siswa yang memiliki grit tinggi diyakini lebih mampu mengatasi tantangan akademis, menjaga motivasi, dan bertahan dalam menghadapi hambatan. Di sisi lain kemampuan untuk mengalami dan memahami sudut pandang emosional orang lain dikenal sebagai empati. Dalam konteks pendidikan, tingkat empati siswa dapat mempengaruhi dinamika kelas, hubungan antar-siswa, dan kesejahteraan psikososial secara keseluruhan. Namun, belum jelas sejauh mana grit dapat memengaruhi aspek-aspek emosional, seperti tingkat empati, pada siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara grit dan empati pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan analisis korelasi Spearman. Hasil analisis menghasilkan nilai r (286) = 0.137 dan p = 0.022 < 0.05. Hasil penelitian ini dapt disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara grit dan empati pada siswa SMA disekolah x. Hubungan yang positif ini menandakan semakin tinggi grit pada siswa SMA, maka semakin tinggi juga rasa empati yang dimiliki SMA. Demikian sebaliknya semakin rendah grit pada siswa SMA, maka semakin rendah juga rasa empati yang dimiliki siswa SMA. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pendekatan pembelajaran, pengembangan karakter siswa, dan merancang program khusus. Selain itu, hasil penelitian ini mendukung penyusunan kebijakan pendidikan holistik dan pembinaan kepemimpinan siswa untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.