cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
eic.jser@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
eic.jser@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Social And Economics Research
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27156117     EISSN : 27156966     DOI : https://doi.org/10.54783/jser.v4i1
Journal of Social and Economics Research (JSER) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of social and economic research. Investigated the dynamics of teaching and learning of social education, and social and economic problems in society at the primary, senior, and high education levels. Besides focusing on the development of studies on issues of basic education, JSER covered the critical view of, a comprehensive mind in economic and social research. Journal of Social and Economics Research (JSER) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 and Issue 2 in June and December, and already have a registration number p-ISSN: 2715-6117 and e-ISSN: 2715-6966 since 2019.
Articles 871 Documents
PENTINGNYA PENERAPAN METODE ABCD (ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING PADA KEGIATAN KKN DI MAHAD AL-ZAYTUN Silvy Aulia Arifah; Nurhasanah; Meity Suryandari
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.225

Abstract

Setiap orang memang dapat berbicara, tetapi hanya beberapa yang mampu mencampurkan kata-kata menjadi retorika yang indah dan menarik perhatian pendengarnya. Dalam ilmu komunikasi, keterampilan berbicara di depan umum merupakan bagian dari komunikasi yang efektif, yaitu menyampaikan pesan kepadak halayak dengan cara yang tepat dan menarik perhatian. Kemudian untuk lebih memahami dalam prakteknya kami mengambil contoh dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia, sebagai metode ABCD (Asset-Based-Community-Development). Dalam pelaksanaan kegiatan KKN di Al-Zaytun, para peserta KKN di berikan waktu untuk menyusun program kerja yang akan dilaksanakan selama periode KKN, para peserta juga di berikan waktu untuk menyusun proposal hasil kegiatan yang telah terlaksana, dan diwajibkan mempresentasikan hasil diskusi program kerja dan proposal hasil program kerja terlaksana tersebut di depan peserta kelompok KKN lainnya, para Kaprodi dan Dekan, juga dosen-dosen yang akan membimbing pelaksanaan kegiatan KKN tersebut. Metode ABCD didasarkan pada prinsip bahwa pengakuan berdasarkan potensi, kekuatan, bakat, dan aset individu, serta aset masyarakat umum, dapat menginspirasi perubahan positif 2 dengan berfokus pada kebutuhan dan masalah. Dalam kesimpulan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode ABCD (Asset-Based Community Development) dapat secara efektif meningkatkan kemampuan public speaking, khususnya di konteks pendidikan. Metode ini menekankan pada pengenalan dan pemanfaatan kekuatan, aset, dan potensi yang dimiliki oleh individu atau kelompok sebagai dasar untuk pembangunan dan pengembangan kemampuan berbicara di depan umum. Metode ABCD menawarkan pendekatan yang positif dan memberdayakan, memandang individu dan masyarakat sebagai sumber daya yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan keterampilan public speaking. Dengan fokus pada kekuatan dan potensi, mahasiswa dapat mengidentifikasi dan mengoptimalkan aset yang mereka miliki untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PENABUNG PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) UNIT BANDAR BUAT INDARUNG PADANG Agus Sutardjo; Lusi Fauziah
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.226

Abstract

Bank BRI Unit Bandar Buat merupakan suatu instansi pelayanan jasa dalam dunia perbankan yang mulai beroperasi pada 02 Januari 1975. Data diperoleh pada Bank BRI Unit Bandar Buat terjadi kenaian jumlah nasabah dari tahun 2015 hingga 2019 yaitu rata-rata 2.086 orang. Peningkatan jumlah nasabah ini dapat menunjukkan seberapa tinggi kepuasan yang dirasakan nasabah dalam memperoleh pelayanan dan fasilitas dari Bank BRI Unit Bandar Buat Padang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Fasilitas terhadap Kepuasan Nasabah Penabung pada Bank BRI Unit Bandar Buat. Metode pengumpulan data adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dan Penelitian Kepustakaan (Library Research). Jenis dan sumber data adalah data primer dan data sekunder. Populasi pada penelitian ini menjadi sampel adalah seluruh Nasabah Bank BRI Unit Bandar Buat Padang pada tahun 2019. Populasi diambil adalah 20.834 orang pada tahun 2019 dan sampel 100 orang, teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ditemukan (1) Hasil uji t ditemukan nilai t hitung 3,662 dan nilai (sig = 0,000< 0,05). Dengan df = 99-2= 97 diperoleh ttabel sebesar 1.661, dari hasil di atas dapat dilihat bahwa thitung > ttabel atau 3,662 > 1.661, maka kualitas pelayan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah penabung pada PT. BRI (Persero) Unit Bandar Buat Indarung Padang, (2) Hasil uji t ditemukan nilai t hitung 4,365 dan nilai (sig = 0,000< 0,05). Dengan df = 99-2= 97 diperoleh ttabel sebesar 1.661, dari hasil di atas dapat dilihat bahwa thitung > ttabel atau 4,365 > 1.661, maka fasilitas berpengaruh terhadap kepuasan nasabah penabung pada PT. BRI (Persero) Unit Bandar Buat Indarung Padang dan (3) Variabel kualitas pelayanan dan fasilitas berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kepuasan nasabah penabung pada PT. BRI (Persero) Unit Bandar Buat Indarung Padang.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS DITINJAU DARI ASPEK PEMASARAN, ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA DAN ASPEK KEUANGAN PADA USAHA PERCETAKAN CETAKREASI DI CIBARUSAH KAB. BEKASI Yuliana Mega Astria; Viransa Legiana; Rafi Ahmad Fahrezy; Jani Apohman Saragih; R.R Wening Ken Widodasih
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.227

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan utuk mengetahui hasil dari studi kelayakan bisnis yang dilihat dari aspek pemasaran, SDM, dan keuangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan objek penelitian Cetakreasi. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan orang-orang yang terlibat dalam usaha percetakan Cetakreasi, yaitu manajer atau karyawan. Hasil analisis aspek pemasaran menunjukkan bahwa percetakan Cetakreasi merupakan bisnis yang layak untuk didirikan. Sehingga dapat memanfaatkan potensi pasar yang ada dan mengantisipasi persaingan dengan memanfaatkan strategi promosi yang baik, langkah yang perlu diperhatikan yaitu membangun tim yang solid, kreatif, dan inovatif. Hasil analisis sumber daya manusia menunjukkan bahwa perusahaan percetakan Cetakreasi layak karena memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang diperlukan untuk menjalankan bisnis dan memiliki daftar pekerjaan yang jelas dan sesuai jabatan. Hasil analisis aspek keuangan menunjukkan bahwa usaha ini layak dijalankan karena perusahaan percetakan Cetakreasi memiliki Payback Period (PP) selama empat bulan tujuh hari. Jadi disimpulkan bahwa usaha Percetakan Cetakreasi layak dijalankan dari aspek permasaran, SDM dan Keuangan.
PERAN FEAR OF MISSING OUT, SELF CONTROL, POLA ASUH AUTHORITATIF TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK Irene Fanri Putri; Fransisca Iriani Roesmala Dewi
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat fear of missing out, self control, dan pola asuh authoritative berperan terhadap adanya prokrastinasi akademik dewasa awal. Prokrastinasi akademik merupakan kegiatan menunda yang dilakukan pada kegiatan pembelajaran akademik. Prokrastinasi akademik ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ini berasal dari dalam individu itu sendiri, seperti kurang bisa mengontrol diri dan juga memiliki pengalaman fear of missing out akan lingkungan sosial. Faktor eksternal berasal dari lingkungan individu yaitu pola asuh orang tua ataupun kondisi lingkungan sosial. Dewasa awal yang berusia 18 hingga 25 tahun, direkrut dalam penelitian ini dengan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan convenience sampling dengan metode snowball. Parrtisipan yang terlibat berjumlah 229 orang yang diperoleh melalui survei dengan menggunakan kuesioner Fear of Missing Out Scale, The Brief Self Control Scale, Alat ukur pola asuh authoritative yang diperoleh dari Bagian Riset dan Pengukuran Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara, dan Tuckman’s Procrastination Scale. Teknik analisis data yang digunakan merupakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fear of missing out tidak berpengaruh terhadap prokrastinasi akademik karena menunjukkan nilai signifikasi p > 0.05. Sedangkan self control berpengaruh terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikasi p > 0.05, begitupun dengan pola asuh authoritative yang berpengaruh terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikasi p > 0.05. Secara bersama-sama, fear of missing out, self control, dan pola asuh authoritative secara signifikan berperan terhadap prokrastinasi akademik dengan nilai signifikasi p > 0.05.
GAMBARAN CHARACTER STRENGTHS PADA REMAJA YANG BERMINAT TERHADAP PERTANIAN Cecilia Tiara Putri; P. Tommy Y. S. Suyasa
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.229

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan karakter (character strengths) yang dimiliki oleh mahasiswa yang berminat terhadap pertanian. Pertanian adalah kegiatan menanam (bercocok tanam), memelihara tanaman, hingga membuahkan hasil. Pertanian merupakan salah satu tujuan yang dicanangkan oleh PBB dalam rangka pelestarian kehidupan di muka bumi (on the land / SDGs No. 12). Individu yang berminat terhadap pertanian memiliki sejumlah kekuatan karakter (character strengths) yang menarik untuk dipahami. Menurut Peterson dan Seligman (2004) kekuatan karakter terdiri dari enam kebajikan inti, yaitu: (a) kemanusiaan (humanity), (b) keadilan (justice), (c) kesederhanaan (temperance), (d) keberanian (courage). (e) kebijaksanaan (wisdom), dan (f) transenden (transcendence). Partisipan penelitian ini berjumlah tiga orang, terdiri dari satu laki-laki, dan dua orang perempuan berusia 21-22 tahun; pernah ikut serta dalam program pelestarian/pengembangan pertanian. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipan memiliki indikasi kekuatan karakter: humanity (love, kindness), justice (fairness, teamwork, leadership), wisdom (judgement [open mindedness], love of learning, curiosity), transcendence (hope, humor).
HUBUNGAN SENSE OF SCHOOL BELONGING DAN KEBAHAGIAAN PADA SISWA SMA Marsyanda; Rahmah Hastuti
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.230

Abstract

Rasa memiliki di sekolah dapat diartikan sebagai perasaan diterima, dihargai, dan didukung oleh teman sebaya dan guru. Salah satu hal yang berkaitan dengan rasa memiliki di sekolah, yaitu kebahagiaan. Siswa dengan sense of school belonging dan kebahagiaan yang tinggi, akan menunjukkan prestasi akademik yang baik dan banyak terlibat dalam kegiatan-kegiatan di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara sense of school belonging dan kebahagiaan pada siswa SMA. Alat ukur penelitian ini menggunakan Psychological Sense of School Membership (PSSM) yang dikembangkan oleh Goodenow (1993) dan juga Oxford Happiness Scale yang dikembangkan oleh Peter dan Michael (2002). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri X yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan dengan jumlah partisipan sebanyak 228. Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan positif signifikan antara sense of school belonging dan kebahagiaan.
HUBUNGAN SELF-EFFICACY MAHASISWA PSIKOLOGI TERHADAP INTENSI MENGAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI Elthamasta Vigiliani Lahagu; Pamela Hendra Heng
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.231

Abstract

Menurut data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik pada tahun 2017, jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia telah mencapai 1,6 juta. Meskipun angka ini terus meningkat setiap tahun, namun ketersediaan tenaga pendidik atau Guru Pendamping Khusus masih tidak mencukupi, seperti yang diungkapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI pada tahun 2011. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah terdapat hubungan antara tingkat Self-Efficacy mahasiswa psikologi dengan niat untuk mengajar anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Sampel penelitian terdiri dari 280 mahasiswa psikologi yang berasal dari beberapa Universitas/Perguruan Tinggi, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada periode Oktober hingga November 2023. Alat ukur yang digunakan melibatkan General Self-Efficacy Scale yang dikembangkan oleh Schwarzer & Jerusalem, serta Theory of Planned Behavior yang dikembangkan oleh Icek Ajzen. Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson antara variabel Self-Efficacy dan intensi mengajar, ditemukan nilai Pearson Correlation sebesar 0.286, dengan nilai p= 0.000< 0.05, menunjukkan adanya hubungan positif antara kedua variabel tersebut. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan sumbangan signifikan dalam pengembangan ilmu psikologi, khususnya dalam konteks psikologi pendidikan.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA DEWASA Michael Housen; Agoes Dariyo
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.232

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi hubungan antara religiusitas dan psychological well-being melalui analisis data yang disajikan pada bab 4. Melalui pendekatan ini, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kedua variabel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas seseorang, semakin tinggi pula tingkat psychological well-being yang mereka alami. Dalam konteks ini, penelitian berhasil mendukung hipotesis yang diajukan sebelumnya, mengonfirmasi bahwa adanya korelasi yang kuat antara religiusitas dan psychological well-being. Hasil ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman terkait dampak religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis seseorang. Dengan mengungkapkan bahwa kenaikan tingkat religiusitas berkolerasi dengan peningkatan psychological well-being, studi ini memberikan landasan yang kuat bagi upaya-upaya pendukung untuk mempromosikan aspek spiritualitas dalam meningkatkan kesejahteraan mental.
AN ANALYSIS OF HIGHER ORDER THINKING SKILL QUESTIONS IN READING COMPREHENSION IN SCHOOL FINAL EXAMINATION IN BIMA Novi Sri Rahmi; Nizam Ahsani
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.233

Abstract

This study is aimed at finding out the distribution of higher order thinking skill questions, describing the specific cognitive processes demonstrated under HOTS questions, and finding out the portion of HOTS questions in two school examination packages in Bima. Content analysis was used to examine 86 reading comprehension test items in school final examination using Bloom’s taxonomy revised version. Qualitative data analysis was applied to the reading comprehension question items. Public documentation, indirect observation and a semi-structured interview were performed to collect the data. Data source were collected from reading comprehension test items and analysis card. In analyzing the data, qualitative analysis of Miles, Huberman, & Saldana (2014) model with three phases was applied. The findings indicated the distribution of higher order thinking skill questions are lower than lower order thinking skill questions. HOTS only obtain 6 out of 86 questions while the rest of questions are indicated as LOTS. Analyze skill has the highest distribution among HOTS skills: 4 questions, evaluate skill has 2 questions, while create skill is not found. On the contrary, the most used specific cognitive processes in the whole questions are interpreting and recognizing skill with the frequency of 18 questions, and differentiating and critiquing skills frequently appear in the test as the specific cognitive processes of HOTS questions
TEACHER`S PEDAGOGICAL COMPETENCE IN TEACHING AND THEIR PROFESSIONAL DEVELOPMENT STRATEGY Aulia Mufida Izzatul Mahfiana; Nizam Ahsani
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.234

Abstract

This study tried to portray EFL teachers’ pedagogical competence and their development strategy. It aimed to analyze EFL teachers’ pedagogical competence in an Islamic boarding school in East Java and investigate their development strategy for developing their pedagogical competence. This research used descriptive qualitative. The data were collected through semi-structured interview, open-ended questionnaires and observation. The findings showed that based on the respondents’ questionnaire over teachers’ competence stipulated by The Decree of the Minister of National Education No.16, 2007 on the Standards of Academic Qualifications and Competencies of Teachers (SAQ-CT), the teachers’ competencies were categorized ‘good’, as well as their professional development to improve their pedagogical.