cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
editor.jcm2019@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
editor.jcm2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27152901     EISSN : 2715291X     DOI : https://doi.org/10.56670/jcs.v1i1
Journal of Community Service (JCS) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of community service. Investigated the education, science and technology, soio-economy and bussiness, and cultural & society. Besides focusing on the service of studies issues of basic education, JCS covered the critical view, comprehensive mind in the community service and social education. Journal of Community Service (JCS) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-2901 and e-ISSN: 2715-291X since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
EDUKASI PERTANIAN UNTUK ANAK-ANAK MILENIAL BERBASIS MASJID DI DESA CIKADUT, KECAMATAN CIMENYAN, KABUPATEN BANDUNG Ivonne Ayesha
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.038 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.31

Abstract

Minimnya pengetahuan anak-anak tentang pertanian dan tanaman serta terkikisnya minat mereka terhadap sektor tersebut, merupakan pemikiran dasar untuk melakukan kegiatan edukasi pertanian untuk anak. Masjid dijadikan basis kegiatan dengan pertimbangan bahwa tempat ibadah ini pada hakekatnya adalah pusat berkembangnya ilmu pengetahuan. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk menumbuhkan rasa peduli dan cinta anak-anak terhadap pertanian dan memberikan pengetahuan dan teknologi sederhana tentang pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah: 1) Edukasi teknologi pertanian melalui film-film pertanian; 2) Student base learning, dengan menerapkan teknologi sederhana di bidang pertanian; 3) Pembimbingan pada fase budidaya sampai panen. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan; 1) sebelum kegiatan, semua peserta tidak dapat menjelaskan jenis tanaman contoh dengan baik dan benar; 2) semua peserta antusias memperhatikan film animasi dan dokumenter tentang pertanian; 3) semua peserta terlibat aktif dalam praktek menanam; 4) setelah kegiatan terjadi peningkatan pemahaman, pengetahuan, minat, perhatian, kecintaan terhadap tanaman. Berdasarkan hasil kegiatan PKM ini disimpulkan bahwa; 1) rendahnya rasa peduli dan kecintaan anak-anak terhadap pertanian disebabkan kuranynya pihak lain yang intensif mendekatkan dan mengenalkan mereka dengan dunia pertanian; 2) setelah mengikuti proses edukasi pertanian, anak-anak peserta dengan cepat menyukai tanaman dan termotivasi untuk menanam berbagai jenis tanaman dengan teknologi pertanian sederhana di limgkungan mereka
ORIENTASI IBU RUMAH TANGGA DALAM MEMANFAATKAN BAGASSE SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM DI LAHAN PEKARANGAN Sri Harimurti
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.32

Abstract

Kelurahan Teratai berada di tengah kota Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari. Hampir semua warga di RT 5 terbiasa memnafaatkan lahan pekarangan. Hasil dari kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan ini dinikmati secara bersam-sama dan tidak dijual. Pola tanam yang mereka lakukan di lahan pekarangan biasanya campuran berbagai jenis tanaman hortikultura. Tanaman yang tumbuh subur tentu dapat memberikan hasil yang diharapkan untuk itu sebagai salah satu yang dapat dijadikan sebagai campuran media tanam di lahan pekarangan adalah bagasse atau ampas tebu. Bagasse atau ampas tebu ini mudah dapat ditemui di sekitar lingkungan tempat tinggal namun belum banyak yang mengetahui jika bagasse dapat dipakai sebagai campuran media tanam. Melalui penyuluhan ini menghasilkan bahwa selama ini Para ibu rumah tangga hanya mengetahui bagasse/ampas tebu mengandung gula, yang sangat baik jika digunakan sebagai bahan campuran pembuatan kompos, dan belum mengetahui kalau ternyata bagasse dapat dipakai sebagai campuran media tanam.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DENGAN TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN SECARA VERTIKULTUR Uliya; Sri Harimurti
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.445 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.33

Abstract

Pekarangan rumah terkadang disebut lumbung hidup, warung hidup atau apotik hidup memiliki fungsi multiguna. Warga Kelurahan Teratai khususnya RT 5 sudah melakukan kegiatan pemanfaatan pekarangan. Ada beberapa jenis tanaman yang di tanam di pekarangan, seperti tanaman buah, sayur dan tanaman hias. Vertikultur merupakan usaha pertanian dengan memanfaatkan semaksimal mungkin ruang vertikal dengan cara bertanam tanaman dengan media selain tanah pada bak-bak tanaman yang diatur bertangga (Cascade planting) atau struktur etage bouw. Beberapa jenis sayuran yang dapat ditanam dalam budidaya ini diantaranya Selada, sawi, seledri, bayam dan kangkung. Media tanamnya terdiri dari campuran tanah, pasir dan pupuk kandang atau kompos. Metode yang dilakuan adalah penyuluhan Setelah dilakukan pengabdian yang diikuti oleh 32 orang maka diperoleh hasil bahwa baru sekitar 50% yang mengenal tentang budidaya tanaman secara vertikultur. Adapun jenis tanaman yang dapat dibudidayakan secara vertikultur, 75% para peserta pengabdian mengatakan tanaman sayuran.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LAHAN PEKARANGAN BERKELANJUTAN SEBAGAI USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI KELURAHAN TERATAI KABUPATEN BATANG HARI Rusnani
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.797 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.34

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk setiap wilayah mengakibatkan jumlah pemukiman semakin meningkat, kebutuhan pangan semakin meningkat, lahan pertanian semakin sempit dan keseimbangan ekosistem semakin terganggu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menciptakan lahan pekarangan sebagai lahan pertanian yang menjadi sumber produksi pangan dan pelestarian lingkungan. Setiap lahan pada sisi bangunan rumah dapat dimanfaatkan sebagai kegiatan pertanian dan pelestarian lingkungan seperti budidaya tanaman,ternak dan ikan, dimana secara tidak lansung berpengaruh terhadap kehidupan sosial budaya, ekonomi dan ekologi. Kelurahan Teratai salah satu wilayah yang telah memanfaatkan lahan pekarangan, namun belum dikelolah secara intensif, berkelanjutan dan pola penanaman yang belum teratur. Hal ini disebabkan pengetahuan dalam pengelolaan lahan pekarangan masih minim dan aktivitas keseharian warga yang padat. Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dapat memberikan edukasi dan informasi tentang pengelolaan lahan pekarangan berkelanjutan, mendorong masyarakat mengoptimalkan fungsi lahan pekarangan dengan pola penanaman yang tepat, produksi pangan keluarga dan meningkatkan pendapatan. Hasil survei di Kelurahan Teratai menunjukkan bahwa 90% rumah tangga telah memanfaatkan lahan pekarangan untuk kegiatan pertanian dengan tujuan beragam yaitu sebanyak 44,44 % sebagai apotik hidup saja, 44,44% sebagai apotik hidup, sumber pemenuhan pangan dan gizi keluarga, serta 11,11% sebagai sumber keindahan saja.
KEGIATAN AKSI SOSIAL MENDUKUNG PEREKONOMIAN MASYARAKAT YANG TERDAMPAK COVID-19 DI SMUN 17 MEDAN Tia Novira Sucipto; Rika Mei Hayani Ginting; Rosanna Purba
Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2020): JCS, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.769 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i1.35

Abstract

Penyebaran coronavirus sudah semakin meluas di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah pasien yang dinyatakan positif pun sudah mencapai lebih dari 143.000 orang. Hampir seluruh negara di dunia diguncang sebuah pandemi yang dikenal dengan istilah pandemi Covid-19. Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Ini merupakan virus baru dan penyakit yang sebelumnya tidak dikenal sebelum terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok, bulan Desember 2019. Mewabahnya coronavirus ini telah mengakibatkan mobilitas perekonomian berhenti dan menurunkan kondisi perekonomian di Indonesia, bukan hanya perekonomian Indonesia saja namun juga perekonomian dunia. Pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia termasuk Indonesia saat ini memaksa pemerintah menetapkan kebijakan bahwa masyarakat harus melakukan segala aktivitas dari rumah, baik itu bekerja, sampai aktivitas pendidikan dilakukan dari rumah. Aktivitas perdagangan juga mendapat pembatasan untuk tidak berjualan terlebih dahulu pada saat status darurat Covid-19. Hal tersebut akhirnya berdampak pada penurunan sumber pendapatan masyarakat. Hal ini terbukti semakin banyak para pedagang yang mulai menutup dagangannya karena mendapat larangan dari pemerintah daerah masing- masing khususnya kota Medan. Tim Pengabdaian Masyarakat bermitra dengan SMUN 17 Medan merupakan salah satu Sekolah Menengah Umum Negeri yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. SMUN 17 Medan dan ikatan alumni stambuk 2000 SMUN 17 Medan sebagai wadah untuk menyalurkan ide dan kontribusi, ingin berkontribusi kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan aksi sosial yang nantinya dirasakan langsung oleh masyarakat. Kegiatan aksi sosial menjadi solusi alternatif atas problematika masyarakat sekarang.
PKM KULINER HALAL BERBAHAN BAKU LOKAL BERBASIS REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI NAGARI HARAU KECAMATAN HARAU KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Anni Faridah; Sari Mustika; Ezi Anggraini
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.487 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.36

Abstract

Salah satu objek wisata di Kabupaten Lima Puluh Kota adalah Lembah Harau. Selama ini orang hanya tahu Lembah Harau sebagai Icon wisata, sementara jika dikembangkan akan bisa menjadi paket wisata lengkap yang akan menarik wisatawan baik domestik maupun wisatawan mancanegara. Nagari Harau tergolong nagari yang tingkat ekonomi masyarakat rendah dan keadaan sarana dan prasarana yang belum memadai, penghasilan masyarakat yang rendah serta sumber daya manusia baik ilmu pengetahuan maupun keterampilan masih belum terlatih. Pada tahun 2017 - 2019 tim pengabdian Fakultas Parwisata dan Perhotelan telah membangun café untuk masyarakat Harau, namun sampai sekarang belum dimanfaatkan karena tidak percaya diri akan kemampuannya, baik dari sisi keuangan, wawasan dan keterampilan untuk mengisi café tersebut. Kuliner yang ada di daerah destinasi air terjun lembah Harau baru sebatas menjual makanan yang instan seperti pop mi, indomi, chiki, soft drink, dan lain sejenisnya. Setiap warung menjual produk yang hampir. Untuk itu perlu dibuat usaha kuliner khas Harau sambal lado pucuk daun kopi, pangek lapuak cubadak, rendang belut, sambal kelapa parut gongseng, aia kawa. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka diberikan peningkatan pengetahuan/wawasan yang diberikan yaitu hygiene dan sanitasi pengolahan makanan; kewirausahaan; penggunaan bahan tambahan pangan secara halal dan toyib; inovasi penyajian dan penataan; inovasi pelayanan. Pelatihan penerapan inovasi penyajian; inovasi penataan dan pelayanan, penerapan SOP halal pada café, dan manajemen usaha boga supaya makanan dan minuman khas Harau yang akan dijual di café menjadi produk pangan yang berdaya saing tinggi. Hal ini akan membuat wisatawan muslim nyaman dan yakin untuk mengkonsumsi dan begitu juga nonmuslim.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN USAHA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN INCOME GENERATING BAGI MASYARAKAT NELAYAN Fitria, Yuki; Muthia Roza Linda; Hendri Andi Mesta; Abel Tasman
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1111.741 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.37

Abstract

Sumatera Barat salah satu provinsi di Indonesia dengan potensi bahari yang besar. Sumatera Barat memiliki garis pantai sepanjang 2.420 km, akan tetapi justru masyarakat pesisir masih terbelenggu kemiskinan, salah satunya adalah Nagari Mandeh. Hasil tangkapan dominan nelayan Pantai Mandeh adalah ikan- ikan kecil (ikan teri, sehingga dikenal sebagai salah satu sentra penghasil ikan teri dengan citra rasa yang khas di Sumatera Barat. Sebaliknya, kondisi sosial masyarakat Nagari Mandeh sungguh kontras dengan potensi dan sumber daya ekonomi yang dimiliki nagari tersebut. Nagari Mandeh memiliki potensi bahari, baik dari sektor perikanan maupun sektor pariwisata yang besar dan potensial, namun masyarakat nelayannya masih terbelenggu kemiskinan. Belum optimalnya produktifitas sektor perikanan sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Nagari Mandeh, diduga dipengaruhi oleh masih rendahnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha hilirisasi produk dari hasil tangkapan laut, karena terbatasnya pengetahuan masyarakat mitra mengenai manajemen keuangan dan income generating dari usaha yang mereka lakukan. Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mitra dalam pengelolan dan perencanaan terhadap keuangan usaha dan keluarga. Metode pelaksanaan adalah melalui ceramah, tanya jawab dan simulasi serta role-play dengan cara melakukan pembukuan manajemen keuangan sederhana untuk usaha dan manajemen keuangan keluarga. Hasil kegiatan pelatihan, melalui penyebaran kuisioner terbukti terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihan akan pentingnya melakukan perencanaan dan pengendalian terhadap keuangan usaha maupun keluarga, sehingga masyarakat mitra dapat mengelola usaha hilirisasi pengolahan hasil tangkapan laut dengan baik dan menjadi income generating bagi mereka.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM YANG RAMAH LINGKUNGAN DI KECAMATAN TANJUNG EMAS KABUPATEN TANAH DATAR Idris; Syamsul Amar B; Selli Nelonda; Joan Marta; Doni Satria
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1213.348 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.38

Abstract

Kondisi perekonomian yang semakin tidak menentu, harga- harga kebutuhan bahan pokok yang semakin meningkat, sementara pendapatan keluarga yang cenderung tidak tetap berakibat pada terganggungnya stabilitas perekonomian keluarga. Kondisi ini juga membuat perubahan peranan perempuan dalam perekonomian keluarga. Peranan perempuan salah satunya dapat dikembangkan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT). Mitra pada pegabdian ini adalah Kelompok Wanita Tani “Comand Jaya” Kecamatan Tajung Emas, Kabupaten Tanah Datar dan Kelompok Wanita Tani “Gondoria” Kecamatan Tajung Emas, Kabupaten Tanah Datar, degan permasalahan: (1) Terganggunya stabilitas perekonomian keluarga, (2) Pendapatan perbulan yang tidak menentu, (3) Tidak termanfaatkan sumberdaya rumah tanngga secara efisien, (4) Rendahnya pengetahuan anggota KWT dalam pemafaatan sumberdaya rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Berdasarkan masalah yanng ada, maka target luaran metode peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam budidaya jamur dan pengolahannya yang nantinya akan meningkatkan kuatitas dan kuanlitas produk serta meningkatkan kesejaheraan masyarakat.
SOSIALISASI EDUKASI PANDEMIK COVID-19 KEPADA MASYARAKAT LINGKUNGAN SEKITAR KELURAHAN WARAKAS KECAMATAN TANJUNG PRIUK JAK-UT Dwi Aprillita; Elsye Yusnengsih; Theofilus Faot; Vely Randyantini
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.938 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.39

Abstract

Pandemik Covid-19 yang terjadi di Indonesia beberapa bulan terakhir ini membuat panik semua lapisan masyarakat, termasuk masyarakat Jakarta Utara khususnya di Kelurahan Warakas Kecamatan Tanjung Priuk. Selain membuat resah juga menimbulkan ketakutan penularan yang significant bagi anggota keluarga atau lingkungannya. Usaha pencegahan untuk tidak tertular wabah Covid-19 banyak diupayakan atau cara memutuskan mata rantai penularan Covid-19 ini, namun belum tentu diketahui dan dipahami oleh semua masyarakat awam. Oleh karena itu perlu upaya khusus memberikan dan membagikan informasi dimulai dari lingkungan rumah melalui sosialisasi, yang diharapkan sosialisasi informasi ini dapat mengubah sebagian masyarakat awam memunculkan rasa kesadaran yang tinggi untuk hidup sehat juga dapat menyebarluaskan lagi informasi ini kepada masyarakat awam lainnya untuk mengimbangi GERMAS yang dianjurkan pemerintah.
PKM PEMBINAAN PENGOLAHAN NATA DE CITRULLUS DAN OLAHAN LAINNYA DARI SEMANGKA AFKIR BAGI PETANI SEMANGKA DI NAGARI KAPELGAM KEC. BAYANG, KAB. PESISIR SELATAN Ezi Angraini; Elida; Anni Faridah; Sari Mustika
Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2020): JCS, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.104 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v2i2.40

Abstract

Nagari Kapelgam, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, terkenal sebagai nagari yang menghasilkan buah semangka (Citrullus Vulgaris). Buah semangka yang dijual biasanya berukuran sedang (±2 kg) dan besar (≥2 kg), sedangkan yang kecil (≤2 kg) kurang termanfaatkan dan dijual dengan harga relatif murah. Salah satu alternatif untuk meningkatkan harga jual dan memperpanjang umur simpan semangka afkir ini adalah dengan pembuatan Nata de Citrullus dan olahan lainnya seperti selai, sirup dan permen jely. Tujuan pengabdian ini adalah: mensosialiasikan hasil penelitian tahun 2019 tentang pembuatan nata dari semangka afkir, ntuk membantu petani dalam mengangkat harga jual semangka afkir dan memperpanjang umur simpan semangka afkir serta memberikan variasi baru kepada petani, dan membantu dalam penanganan semangka afkir sebagai tambahan income petani semangka. Tim pengabdian kepada masyarakat UNP telah memberikan pelatihan kepada isteri petani semangka tentang cara membuat nata de citrullus dan olahan lainnya dari semangka afkir. Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat dan perangkat nagari, setelah itu dilakukan kesepakatan jadwal pelatihan. Pelaksanakan acara pelatihan dengan pemaparn materi dan praktek membuat makanan olahan semangka afkir, mulai dari proses pembuatan sampai packagingnya.

Page 4 of 23 | Total Record : 225