cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
editor.jcm2019@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
editor.jcm2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27152901     EISSN : 2715291X     DOI : https://doi.org/10.56670/jcs.v1i1
Journal of Community Service (JCS) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of community service. Investigated the education, science and technology, soio-economy and bussiness, and cultural & society. Besides focusing on the service of studies issues of basic education, JCS covered the critical view, comprehensive mind in the community service and social education. Journal of Community Service (JCS) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-2901 and e-ISSN: 2715-291X since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 245 Documents
MENUJU ZERO WASTE MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN AL FALAH KOTA PADANG Idris; Melti Roza Adry; Dewi Zaini Putri; Israyeni; Yollit Permata Sari
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.665 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.11

Abstract

Pelatihan program zero waste diperlukan edukasi kepada semua lapisan masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, sehingga masyarakat harus mengambil peran dalam pengurangan dan penanganan sampah. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pelatihan pengolahan limbah baik organik maupun anorganik (plastik) guna mengatasi permasalahan penumpukan sampah serta meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat. Kegiatan yang dilakukan meliputi (1). Aspek manajemen, yaitu kegiatan capacity building dengan cara memberikan edukasi kepada anak asuh panti asuhan tentang konsep zero waste dan pengelolaan sampah berbasis rumah tanngga serta sosialisasi kegiatan pemilahan sampah. (2). Aspek Produksi, meliputi dua kegiatan yaitu (a). Workshop komposting sampah organik (b). Workshop pembuatan berbagai jenis kerajinan dari sampah plastik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam pemanfaatan limbah organik dan anorganik yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi permasalahan pencemaran lingkungan.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL LEARNING PADA GURU EKONOMI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KOTA PADANG Annur Fitri Hayati; Oknaryana; Mega Asri Zona; Jean Elikal Marna
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.491 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.12

Abstract

Era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan lahirnya teknologi digital dan internet, pengguaan teknologi digital merambah ke keseluruhan aspek kehidupan termasuk pada bidang pendidikan. Guru dituntut untuk dapat memahami dan menggunakan teknologi, terlebih lagi siswa saat ini merupakan generasi Z yang sejak kecil telah mengenal teknologi dan tidak dapat terpisahkan dari teknologi. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajara salah satunya pada media pembelajaran, sehingga kemampuan guru dalam mengambangkan media pembelajaran berbasis digital learning harus terus ditingkatkan. Oleh karena itu guru membutuhkan pelatihan dalam menggunakan aplikasi-aplikasi media pembelajaran berbasis digita. Dengan adanya pelatihan diharapkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam memanfaatkan dan mendesain media pembelajaran berbasis digital akan meningkat sehingga media pembelajaran lebih sesuai dengan karakteristik siswa.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN SALON KECANTIKAN BERBASIS KESEHATAN PADA KELOMPOK PENGUSAHA SALON KECANTIKAN DI KOTA PARIAMAN Prima Minerva; Murni Astuti; Tyas Asih
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.739 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.13

Abstract

Perkembangan salon kecantikan saat ini bergeser arah ke pusat kecantikan seperti skin care atau beauty care melibatkankan sektor kesehatan dalam melakukan pelayanan perawatan. Beberapa salon kecantikan di Pariaman masih yang banyak yang belum menerapkan pelayanan perawatan dengan berbasis kesehatan. Permasalahan ini ditemui pada Jihan salon dan Irma salon. UNP sebagai institusi pendidikan yang mempunyai tenaga profesional di bidang kecantikan dan kesehatan dapat membantu mitra dalam mengatasi permasalahan dan menjadikan salon mitra sebagai salon kecantikan yang berbasis kesehatan. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah Pemilik dan karyawan UKM salon kecantikan di pariaman. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah menjadikan salon mitra sebagai salon kecantikan yang berbasis kesehatan dalam segala pelayanan yang diberikan sehingga dapat memberikan peluang peningkatan kualitas pelayanan lebih baik dan upaya perlindungan konsumen. Pelatihan ini dilakukan dengan metode yang bervariasi seperti ceramah demontrasi, pelatihan, praktek, diskusi dan bimbingan. Materi yang diberikan 1) Memberikan pengetahuan tentang analisa kulit dan kosmetik skincare 2) Mendemontrasikan penerapan personal higiene 3) Demontrasi dan praktek pemakaian APD serta setrilisasi alat 4) Praktek perawatan Facial sesuai SOP 5) Pengaturan ruang yang proposional. Secara garis besar kegiatan ini berjalan lancar dan dapat meningkatkan kualitas pelayananan salon berbasis kesehatan dan upaya perlindungan konsumen.
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN PELAKU USAHA SONGKET DI KENAGARIAN HALABAN KAB. LIMA PULUH KOTA MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN USAHA DAN RUMAH TANGGA Efni Cerya; Elvi Rahmi
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.193 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.14

Abstract

Industri Songket Halaban terus berkembang seiring dengan semakin meningkatnya produksi songket dan semakin dikenalnya produk ini di pasaran. Potensi yang besar ini masih dibatasi oleh lemahnya manajemen keuangan dari pelaku usaha. Disisi lain, pengelolaan keuangan usaha yang baik bagi industri kecil dan menengah merupakan kunci kelancaran operasional usaha untuk mampu survive dalam kondisi ekonomi yang sulit. Pengelolaan keuangan yang baik diperoleh dari pendidikan literasi keuangan. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang diberikan pelatihan manajemen keuangan usaha dan rumah tangga bagi pelaku usaha songket di Kenagarian Halaban. Pelatihan diikuti oleh 30 orang pengrajin. Pelatihan dilaksanakan selama 13 hari dengan metode sosialiasi dan diseminasi, ceramah bervariasi, diskusi dan Tanya jawab, simulasi dan praktek. Materi pelatihan yang diberikan yaitu pengetahuan literasi keuangan, manajemen keuangan usaha dan rumah tangga, dan permodalan syari’ah. Hasil pelatihan dianalisis secara kuantitatif berdasarkan angket yang telah disebarkan dan menunjukkan bahwa semua peserta merasa mendapat pengetahuan dan keterampilan baru yaitu pengetahuan manajemen keuangan usaha dan rumah tangga.
CALON WIRAUSAHA BARU PENGEMBANGAN KUALITAS PRODUK AGROINDUSTRI PENGOLAHAN IKAN LAUT PADA SISWA SMKN 3 KOTA PARIAMAAN Ariusni; Sri Ulfa Sentosa; Vidyarini Dwita
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.749 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.15

Abstract

Tujuan dari kegiatan penerapan Program Kemitran Masyarakat (PKM) ini pada siswa siswi SMKN 3 Kota Pariaman adalah meningkatkan pengembangan produk agroindustri pengolahan ikan laut, meningkatkan kemampuan siswa siswi SMKN 3 Kota Pariaman dalam berinovasi, peningkatan kualitas produk olahan ikan serta manajemen pemasaran yang efektif dan efisien sehingga pendapatan yang diperolehnya meningkat akibat pengembangan dan pemasaran produk agroindustri olahan ikan laut semakin baik. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra adalah pelatihan: pengembangan produk agroindustri ikan laut, peningkatan kualitas produk agroindustri ikan laut, inovasi dan pemasaran produk agroindustri Ikan laut. Hasil pengabdian ditemukan bahwa; 1) pentingnya diberikan pengatahuan yang berhubungan dengan pemasaran kepada peserta yang tergabung dalam PKM calon wirausaha baru pengembangan kualitas produk agroindustri pengolahan ikan laut pada siswa SMKN 3 Kota Pariaman; 2) masih diperlukan peningkatan pengetahuan peserta PKM calon wirausaha baru pengembangan kualitas produk agroindustri pengolahan ikan laut pada siswa SMKN 3 Kota Pariaman, dalam peningkatan jenis dan kualitas produks olahan berbahan utama
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SD LUBUK ALUNG DALAM MERANCANG MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL MELALUI APLIKASI CAMTASIA DAN SCREEN O MATIC BAGI GURU-GURU SD 0I DAN SD 11 KECAMATAN LUBUK ALUNG, KABUPATEN PARIAMAN Lativa Mursyida; Ika Parma Dewi; Mitra Lusiana; Rizkayeni Marta
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.797 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.16

Abstract

Pendidikan tinggi di Indonesia perlu melakukan penyesuaian dengan perkembangan yang terjadi agar mampu membekali siswa dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk sukses di Era 4.0. Sekolah Dasar sebagai penyelenggara pendidikan yang memiliki misi menjadi sekoha dasar untuk menyesuaikan pola pelaksanaan pembelajaran yang mendukung tumbuhnya kompetensi diri siswa yang linier dengan era 4.0. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyediakan fasilitas penunjang pembelajaran berupa fisik maupun nonfisik. Penyediaan fasilitas wifi dan membangun media pembelajaran yang bisa diakses oleh guru dan siswa. Melalui fasilitas ini pembelajaran tidak hanya bisa dilaksanakan di kelas nyata namun juga virtual. Sekolah Dasar 01 dan 11 Kecamatan Lubuk Alung berada di pinggiran Kota Padang dan Pariaman. Sekolah telah menyediakan fasilitas wifi bagi guru, namun belum optimal penggunaannya dalam menunjang pembelajaran khususnya media pembelajaran. Kegiatan pelatihan dan bimbingan pembuatan media pembelajaran ini dapat memberikan manfaat untuk guru-guru yaitu: 1) Mengoptimalkan fungsi fasilitas internet sekolah dalam peningkatan mutu pembelajaran; 2) Terlaksananya pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan maupun internasional khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran. 4) Guru-guru kreatif dalam membuat media pembelajaran khususnya dengan software Camtasia dan Screen O Matic.
DAMPAK PEMBINAAN PENGOLAHAN MAKANAN SPESIFIK DAERAH BAGI PEDAGANG KECIL DI NAGARI MANDEH KECAMATAN TARUSAN, KABUPATEN PESISIR SELATAN Elida; Lucy Fridayati; Yolanda Intansari
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.582 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.17

Abstract

Nagari Mandeh merupakan 1 dari 23 Nagari di Kecamatan Koto XI Tarusan dengan jarak 42 Km dari ibu kota kabupaten, termasuk kategori kecamatan miskin. Kawasan Mandeh merupakan daerah yang baru dijadikan objek wisata pantai setelah pemerintah membuat jalan baru dari Tarusan sampai ke Sungai Pinang, Sebagian besar penduduk mempunyai mata pencaharian utama sebagai nelayan tradisional yang sangat bergantung pada keadaan cuaca dan musim. Hal ini berarti besar atau kecilnya jumlah pendapatan mereka sangat tergantung pada hasil melaut yang diperoleh, serta naik turunnya harga ikan dipasaran. Pada saat jumlah ikan banyak dipasaran, sering nelayan ini mendapatkan hasil pendapatan yang rendah karena harga ikan murah dan kadang dibuang karena tidak mengetahui cara mengolah ikan supaya tahan lama atau menjadi produk olahan ikan yang lebih bernilai jual. Namun setelah jalan baru itu di bangun, terjadi perobahan besar terhadap penduduk yang ada di sekitar kawasan mandeh, dengan dijadikannya kawasan mandeh sebagai objek wisata. Hal mereka bingung mau menjual apa di warung yang sudah dicanangkan pemerintah setempat. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim pengabdian bertujuan untuk memberikan pengetahuan di bidang makanan (bahan, hygiene dan sanitasi, manajemen usaha) dengan metode ceramah dan penyejian gambargambar yang berkaitaan dengan tema dan keterampilan dengan metode demonstrasi dan pelatihan (mengolah ikan) kepada kelompok mitra (ibu-ibu/remaja putri) pedagang kecil makanan jajanan di kawasan Mandeh tersebut, khususnya keterampilan mengolah berbagai jenis makanan spesifik daerah berbasis ikan yang berdaya saing, dengan target khalayak dapat memanfaatkan waktu luangnya dengan baik, yang akhinya dapat dijadikan suatu usaha rumah tangga, yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAKE UP DAN MEHNDI (GO SALON MUSLIMAH BERBASIS ANDROID) UNTUK MENCIPTAKAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA DAN ALUMNI JURUSAN TATA RIAS DAN KECANTIKAN UNP rahmiati; Murni Astuti; Ika Parma Dewi
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.202 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.18

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan alumni mengenai make up penganten/wisuda dan mehndi, Meningkatkan keterampilan dalam mengelola usaha Salon Muslimah, menerapkan hygiene dan sanitasi ruang Salon Muslimah, serta etika sebagai penata rias yang professional, berwirausaha secara mandiri dengan keterampilan make up penganten/wisuda dan mehndi, dan manajemen usaha secara professional, dapat menjalankankan usaha dengan berbasis android (Go Massage). Pemecahan masalah tersebut dilakukan dengan 1) Mengumpulkan anggota Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) (alumni dan mahasiswa) Jurusan Tata Rias dan Kecantikan 5 Kelompok (10 Orang), 2) untuk mengetahui permasalahan dalam pengembangan usaha secara mandiri, 3) Mencari informasi kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh anggota Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) (Alumni dan mahasiswa) tersebut dalam mengatasi masalah. 4) Melakukan pelatihan sesuai dengan kebutuhan dalam mengatasi masalah. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan pelatihan yaitu sebagai berikut: Pertama, peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang make up pengantin dan wisuda peserta. Kedua, peserta dapat mempraktekkan secara langsung pengaplikasian make-up pengantin/wisuda pada model/peserta secara bergantian. Ketiga, peserta mendapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknik Mehndi. Keempat, dalam menjalankan usaha peserta didaftarkan pada Go-Massage dan menggunakan Instaqram untuk promosi make up penganten/wisuda dan mehndi
PENINGKATAN KUALITAS DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN GULA SAGU DI DESA TANJUNG PERANAP KECAMATAN TEBING TINGGI TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Rosnita; Roza Yulida; Fajar Restuhadi; Yulia Andriani; Deby Kurnia
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.58 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.19

Abstract

Kabupaten Kepulauan Meranti adalah salah satu pusat produksi sagu terbesar di Provinsi Riau. Sagu dapat dikembangkan menjadi gula sagu. Gula sagu adalah inovasi produk baru dalam penggunaan sagu menjadi gula yang dikembangkan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, termasuk desa Tanjung Peranap. Gula sagu dikembangkan dalam bentuk cair dan bubuk dan gula sagu bisa menjadi alternatif gula sehat bagi penderita diabetes. Pelatihan dalam bentuk bahan dan praktik pengolahan produk gula sagu berkualitas baik dilakukan dengan menggunakan metode tatap muka di mana bahan dikirim langsung ke kelompok dan diharapkan terjadi interaksi antar kelompok sehingga bahan yang dikirim dapat dengan mudah dipahami dan wawasan kelompok dapat dibuka. Diskusi dengan mitra menemukan bahwa mitra tidak memiliki pengetahuan tentang pengolahan gula sagu menjadi produk lain. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan mempraktikkan pembuatan minuman gula sagu dengan kualitas yang lebih baik dan variasi cita rasa tambahan, pengemasan produk disiapkan oleh tim. Kegiatan untuk meningkatkan kualitas gula sagu dan pengembangan produk dari gula sagu menjadi minuman yang bernilai ekonomis telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Mitra sudah tahu dan mengerti cara membuat gula sagu berkualitas baik dan produk turunannya. Peralatan, bahan, dan kemasan bantuan untuk membuat minuman gula sagu sebagai bagian dari paket teknologi untuk membuat gula sagu dan produk turunannya dapat dimanfaatkan oleh Mitra.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KARYAWAN BATIK MINANG ALAM TAKAMBANG, MASYARAKAT KENAGARIAN BATU PALANO DAN PADANG LAWEH KECAMATAN SUNGAI PUAR KABUPATEN AGAM DALAM MEMBUAT LENAN RUMAH TANGGA BERBAHAN DASAR BATIK Reni Fitria; Weni Nelmira
Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2019): JCS, Desember 2019
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1420.748 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v1i1.20

Abstract

Kecamatan Sungai Puar merupakan pemekaran dari Kecamatan Banuhampu Sungai Puar, terbagi atas empat Nagari yaitu Batagak, Batu Palano, Sariak, dan Sungai Puar. Seiring dengan pembenahan yang dilakukan Nagari Batu Palano, Universitas Negeri Padang dengan tim pengabdiannya ikut berpartisipasi memberi bekal bagi masyarakat Batu Palano dan Padang Laweh di bidang keterampilan membuat lenan rumah tangga berbahan dasar batik. Hal ini sejalan dengan berdirinya Usaha Batik Alam Takambang di Nagari Batu Palano sebagai mitra dalam pengabdian ini yang menghasilkan bahan-bahan pakaian dengan motif batik minang. Bahan-bahan batik tersebut dibentuk menjadi aneka busana dan belum banyak menghasilkan kreasi lenan rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan agar para karyawan Batik Minang Alam Takambang dan masyarakat Kenagarian Batu Palano dan Padang Laweh, memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat lenan rumah tangga berupa sarung bantal kursi berbahan dasar batik dengan variasi teknik smok dan paduan warna yang serasi. Pengetahuan dan keterampilan ini diharapkan dapat mengembangkan bakat serta mengisi waktu luang, sehingga setiap waktu dalam hidup bernilai ekonomis serta dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemasaran dengan harga yang relatif terjangkau. Metode yang digunakan adalah ceramah, demontrasi, praktek dan pemberian tugas. Hasil kegiatan ini memperoleh tanggapan positif dari karyawan Batik Minang Alam Takambang dan ibu-ibu serta remaja putri di Kenagarian Batu Palano dan Padang Laweh. Pelaksanaan pengabdian masyarakat menunjukkan, bahwa peserta dapat memahami dan mempraktekkan cara membuat lenan rumah tangga berupa sarung bantal kursi berbahan dasar batik dengan variasi teknik smok serta paduan warna yang serasi.

Page 2 of 25 | Total Record : 245