cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022)" : 45 Documents clear
PENGARUH EDUKASI BUKU ILUSTRASI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU HIGIENE DIRI SERTA PHBS SANTRI DI PONPES Baharudin Hadi Mustofa; Sasi Purwanti; Dewi Martha Indria
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.895 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Pelaksanaan PHBS di pondok pesantren kurang terlaksana dengan baik, terutama pada aspek higiene diri santri. Jika hal tersebut dibiarkan dapat menimbulkan penyakit seperti infeksi parasit, diare, penyakit kulit, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, diperlukan suatu promosi kesehatan dengan harapan adanya peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku santri terhadap higiene diri dan PHBS santri di pondok pesantren.Metode: Desain studi menggunakan quasi eksperimental dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi dengan edukasi kesehatan melalui Buku Ilustrasi KREASI. Sedangkan untuk penilaian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku pada pretest dan posttest untuk mengukur hal yang sama. Kemudian, hasil tersebut dianalisa menggunakan uji beda (Uji Wilcoxon), uji beda lanjut (Uji Post Hoc LSD), dan uji korelasi (Uji Chi-Square)Hasil: Pada kelompok intervensi, variabel pengetahuan dan sikap mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan intervensi dengan hasil uji Wilcoxon kurang dari nilai p-value (≤ 0.05). Pada uji Post Hoc LSD, variabel pengetahuan dan sikap antar kelompok terdapat perbedaan yang siginifikan Sedangkan pada hasil analisa uji Chi-square yang dilakukan pada kelompok intervensi didapatkan variabel pengetahuan memiliki hubungan dengan sikap dengan nilai p-value ≤ 0.05.Kesimpulan: Pemberian intervensi Buku Ilustrasi KREASI tentang higiene diri dan PHBS hanya dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap responden. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor seperti usia, kebiasaan, jenis kelamin, dan lain sebagainya. Sebaliknya, pada perilaku responden tidak didapatkan adanya perubahan setelah diberikan intervensi dikarenakan ada beberapa faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata kunci: Higiene diri, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pondok Pesantren
POTENSI SENYAWA AKTIF BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa) SEBAGAI ANTI-ADHESI DALAM MENGHAMBAT PROTEIN TARGET FimH DAN PapG BAKTERI Escherichia coli Eko Hari Prasetyo; Rio Risandiansyah; Reza Hakim
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.282 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Penghambatan infeksi Escherichia coli dapat dilakukan dengan memhambat penempelan dari bakteri pada sel inang. Senyawa aktif bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) yang memiliki potensi sebagai anti-adhesi pada bakteri E. coli, namun masih belum diketahui senyawa aktif dan mekanisme yang bekerja. Pada penelitian ini bertujuan untuk memprediksi potensi senyawa aktif bunga rosella sebagai anti-adhesi dengan mekanisme penghambatan protein Adhesin FimH dan PapG secara in silico.Metode: Penelitian dilakukan secara penambatan molekul. Afinitas senyawa aktif bunga rosella terhadap protein FimH dan PapG diukur menggunakan website docking server dengan parameter energi ikatan bebas, luas permukaan, konstanta inhibisi dan residu asam amino. Kontrol terhadap FimH adalah Methyl alpha-D-mannopyranoside dan kontrol terhadap PapG adalah D-Galactose.Hasil: Pada hasil kontrol Methyl alpha-D-mannopyranoside didapatkan nilai energi ikatan bebas (∆G) -5,20 kkal/mol, luas permukaan 435.852 Å, konstanta inhibisi 182,10 µM serta 11 residu asam amino. Hasil kontrol D-Galactose didapatkan ∆G -7,08 kkal/mol luas permukaan 343,949 Å, konstanta inhibisi 6,43 µM serta 4 residu asam amino. Senyawa aktif memiliki afinitas yang terbaik terhadap FimH antara lain Quercetin-3-rutinoside dengan ∆G -9,61 kkal/mol, Leucoside(kaempferol-3-O-sambubioside) ∆G -9,12 kkal/mol, Kaempferol-3-glucoside ∆G -8,17 kkal/mol. Senyawa aktif memiliki afinitas yang tinggi terhadap PapG antara lain Quercetin-3-rutinoside ∆G -9,24 kkal/mol, Leucoside(kaempferol-3-O-sambubioside) ∆G -9,09 kkal/mol, Kaempferol-3-O-rutinoside (Nicotiflorin) ∆G -8,66 kkal/mol. Ketiga senyawa terbaik memiliki luas permukaan lebih tinggi dari kontol, memiliki konstanta inhibisi lebih kecil dibandingkan kontrol serta memiliki kesamaan residu asam amino  sama dibandingkan kontrol.Kesimpulan: Senyawa aktif bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) derivat quercetin dan kampferol diprediksi dapat menghambat adhesi E. coli dengan berikatan pada sisi aktif protein FimH dan PapG.Kata Kunci : Anti-adhesi; Hibiscus sabdariffa; in silico.                                         
PENGARUH JENIS PENGALAMAN BELAJAR TERHADAP PERFORMA AKADEMIK PRAKTIKUM ANATOMI DAN RETENSI MAHASISWA KEDOKTERAN SELAMA PEMBELAJARAN DARING Salsa Bella Firdausy Intania; Reza Hakim; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.076 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Selama masa pandemi COVID 19 mahasiswa kedokteran melakukan praktikum anatomi secara daring sehingga mereka menghadapi kesulitan untuk memahami ilmu anatomi manusia. Salah satu ilmu dasar kedokteran yang penting bagi mahasiswa kedokteran adalah anatomi sistem reproduksi perempuan. Pemanfaatan media belajar anatomi seperti modul praktikum, naskah power point, pengantar kuliah, aplikasi anatomi tiga dimensi, atlas anatomi, rekaman kuliah atau penelusuran sumber di internet dapat dijadikan sebagai pilihan media belajar anatomi. Berbagai media tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda-beda antara lain: verbal, visual, terlibat dan berbuat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis pengalaman belajar yang tepat agar performa akademik mahasiswa dan kemampuan retensi mahasiswa tetap baik.Metode: Desain penelitian adalah deskriptif anatilik dengan pendekatan cross sectional dengan responden mahasiswa prodi pendidikan dokter FK UNISMA tingkat dua sejumlah 85 responden. Instrumen untuk mengukur retensi berupa soal-soal tentang anatomi sistem reproduksi. Data sekunder yakni performa akademik mahasiswa berupa nilai responsi praktikum. Kuesioner daftar media pembelajaran yang digunakan untuk persiapan tes dan dikategorikan sesuai jenis pengalaman belajar. Analisa statistika digunakan untuk menghubungkan jenis pengalaman belajar dengan nilai retensi belajar mahasiswa dan skor responsi praktikum anatomi menggunakan regresi multivariat dengan SPSS versi 16.0 dan nilai p kurang dari 0,05 dianggap signifikan.Hasil: Mahasiswa dengan jenis pengalaman belajar secara visual (melihat dan membaca) paling banyak terdapat dalam penelitian ini dibandingkan verbal, terlibat dan berbuat. Jenis pengalaman belajar berpengaruh signifikan baik pada performa akademik (p  0,015) maupun retensi belajar mahasiswa (p  0,003).Kesimpulan: Jenis pengalaman belajar kategori melakukan berpengaruh baik terhadap performa akademik dan meningkatkan retensi belajar mahasiswa sarjana kedokteran selama pembelajaran daring.Kata Kunci: pengalaman belajar, praktikum anatomi, pembelajaran daring.
PENGARUH PERILAKU BELAJAR MAHASISWA SEBELUM UJIAN KOGNITIF TERHADAP PRESTASI AKADEMIK Risalatul Khoirotunisa; Dewi Martha Indria; Marindra Firmansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1016.57 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Perubahan sistem ujian dimasa pandemi COVID-19 kerap menimbulkan dampak pada mahasiswa. Bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran daring  menyebabkan  adanya kekhawatiran kompetensi tidak tercapai dan proses belajar yang mengalami penyesuaian diri terutama dalam menghadapi ujian. Mahasiswa berorientasi persepsi mereka terkait model ujian  untuk pemilihan perilaku belajar mereka dalam mencapai tujuannya. Penerapan dalam perilaku belajar khususnya sebelum ujian nantinya akan mempengaruhi kompetensi dari mahasiswa dalam hal ini berupa prestasi akademik. Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti ingin melihat secara diskripsi jenis perilaku belajar yang digunakan mahasiswa sebelum ujian pada masa pandemi dan apakah ada pengaruh perilaku belajar  sebelum ujian terhadap prestasi akademik pada mahasiswa kedokteran.Metode: Penelitian ini menggunakan survei deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Perilaku belajar diukur menggunakan kuesioner adaptasi yaitu Motivated Strategies for Learning Questionnaire, Study Process Questionnaire  Manual, serta kuesioner tema-tema dalam perilaku belajar. Analisa data menggunakan jalur Partial Least Squares dengan teknik Structural Equation Model menggunakan aplikasi Warp Partial Least Square  7.0.Hasil: Perilaku belajar dibentuk oleh variabel kualitas belajar ( P-value=0.041; Path Coefficient=0.114) dan variabel regulasi belajar (P-value=0.153; Path Coefficient=-0.067).Perilaku belajar berpengaruh terhadap prestasi akademik dengan Q2 =0.027 dan dijelaskan sebesar 1% dengan R2 = 0.01.Kesimpulan: Kualitas belajar memiliki pengaruh paling dominan terhadap prestasi akademik. Prestasi akademik dipengaruhi oleh  variabel kualitas belajar dan variabel regulasi belajar dengan kekuatan prediksi yang lemah. Kata kunci: Perilaku belajar, kualitas belajar, regulasi belajar, prestasi akademik
Efek Kombinasi Fraksi Akuades, Metanol, dan Etil Asetat Senyawa Fenolik Meniran (Phyllanthus niruri L.) dengan Amoxicillin atau Chloramphenicol terhadap Daya Hambat pada Pertumbuhan Staphylococcus aureus Isna Aulia Zamzamy; Arif Yahya; Rio Risandiansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.204 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kombinasi herbal-antibiotik adalah salah satu upaya untuk mengatasi infeksi. Ekstrak kasar meniran (Phyllanthus niruri L.) yang diduga mengandung fenolik diketahui dapat meningkatkan efektivitas antibiotik pada bakteri S. aureus, sehingga berpotensi digunakan sebagai ajuvan terhadap antibiotik. Namun, isolasi kelompok senyawa fenolik tersebut belum dilakukan. Penelitian ini melakukan fraksinasi ekstrak fenolik dari meniran dan melihat interaksi kombinasi dengan Amoxicillin dan Chloramphenicol terhadap bakteri S. aureus.Metode: Isolasi fenolik meniran melalui maserasi menggunakan metanol, kemudian dilakukan pemisahan ekstraksi cair-cair dengan heksana dan mengumpulkan residunya. Residu diuapkan pada 55oC lalu dioven sampai menjadi pasta. Hasil ekstraksi difraksinasi dengan dilarutkan menggunakan akuades, metanol, dan etil asetat untuk mendapatkan tiga fraksi. Kemurnian dari hasil fraksi tersebut dilakukan uji fitokimia secara kualitatif. Untuk mengukur daya hambat terhadap S. aureus dilakukan menggunakan metode Kirby-Bauer. Sedangkan interaksi diukur dengan metode AZDAST (Ameri-Ziaei Double Antibiotic Sinergism Test).Hasil: Isolasi fenolik dari meniran menunjukkan adanya senyawa fenolik dan tidak terdeteksi kelompok senyawa lain yang diuji (alkaloid, terpenoid, dan steroid). Setelah fraksinasi, fenolik ditemukan pada fraksi akuades dan metanol, namun tidak ditemukan pada fraksi etil asetat. Uji daya hambat tidak menunjukkan adanya aktivitas antibakteri pada semua fraksi dengan konsentrasi 1000 ppm (0­±0 mm). Penambahan fraksi akuades (F1), metanol (F2), etil asetat (F3) dengan Amoxicillin menunjukkan diameter zona hambat sebesar 18,45±0,80; 17,89±2,62; 17,62±3,10. Sedangkan dengan Chloramphenicol sebesar 31,33±0,58; 29,58±0,54; 26,24±1,49. Zona hambat Amoxicillin adalah 19,54±0,81 dan pada Chloramphenicol adalah 28,16±1,59. Kesimpulan: Interaksi fraksi akuades dari ekstrak fenolik dengan Chloramphenicol menunjukkan interaksi potensiasi.Kata Kunci: Fenolik Phyllanthus niruri L., Amoxicillin, Chloramphenicol, Staphylococcus aureus.
Systematic Literature Review: Pengaruh Penggunaan Proton Pump Inhibitor Jangka Panjang Terhadap Kadar Vitamin B12 Dicky Firmansyah; Hardadi Airlangga; Helmin Elyani
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.131 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Proton Pump Inhibitor (PPI) merupakan obat yang secara luas digunakan untuk penyakit yang berkaitan dengan lambung. Penggunaan PPI jangka panjang biasanya dilakukan pada penyakit-penyakit kronis seperti gastritis kronis. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa penggunaan PPI jangka panjang dapat menyebabkan gastritis atrofik dengan penurunan kadar vitamin B12 serum yang signifikan. Terdapat juga data yang bertentangan dimana tidak terjadi defisiensi vitamin B12. Tujuan dari review ini adalah mengetahui efek dari penggunaan obat PPI jangka panjang terhadap kadar vitamin B12.Metode: Penelitian ini merupakan Systematic Literature Reviews (SLR). Penelitian menggunakan pencarian data menggunakan 3 database yaitu PUBMED, GOOGLE SCHOOLAR, WEB OF SCIENCE dengan memasukan keyword: PPI use, longterm, vitamin B12, cobalamin.Hasil: Dari 11 artikel, terdapat 10 jurnal yang menyebutkan PPI dapat menurunkan kadar vitamin B12 dan 1 jurnal tidak terdapat pengaruh antara PPI dengan kadar vitamin B12. Sepuluh jurnal tersebut, 5 diantaranya tidak valid.Kesimpulan: Penggunaan Proton Pump Inhibitor (PPI) jangka panjang berpengaruh dalam menurunkan kadar Vitamin B12. Kata Kunci : Proton Pump Inhibitor (PPI), vitamin B12, jangka Panjang, kobalamin
STUDI IN SILICO: POTENSI ANTIBAKTERI SENYAWA AKTIF Cladophora sp. terhadap PBP 2 dan PBP2a Staphylococcus aureus Riza Ma’rufin; Rio Risandiansyah; Yoni Rina Bintari
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.962 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Resistensi antibiotik terhadap S. aureus meningkat akibat mutasi Penicillin Binding Protein (PBP) 2 menjadi Penicillin Binding Protein (PBP) 2a. Sehingga dilakukan pencarian antibiotik baru. Cladophora sp. mengandung senyawa antibakteri, tapi belum diketahui mekanisme dan potensinya. Penelitian ini memprediksi potensi senyawa aktif Cladophora sp. terhadap protein target PBP2 dan PBP2a S. aureus menggunakan metode in silico dengan pendekatan moleckular docking serta prediksi farmakokinetik dan fisikokimia menggunakann pkCSM.Metode : Penambatan senyawa aktif Cladophora sp. terhadap protein target menggunakan docking server. Profil fisikokimia dan farmakokinetik melalui web pkCSM. Analisa data dilakukan secara deskriptif analitik.Hasil : Penambatan kontrol dengan PBP2 memiliki binding affinity -5.03 kcal/mol di ikatan Hidrogen dengan residu asam amino LEU219, GLU224. Beta sitosterol glucoside, Hexadecatetraenoic acid, Dihydroactinidiolide berpotensi lebih baik dibanding kontrol, nilainya -6.87 kcal/mol, -6.76 kcal/mol, -6.62 kcal/mol. Hexadecatetraenoic acid memiliki kesamaan titik seperti kontrol di GLU224. Penambatan kontrol PBP2a memiliki binding affinity -5.16 kcal/mol di ikatan Hidrogen dengan residu asam amino ASP56, ASN57. Palmitic acid, Myristic acid, Beta sitosterol glucoside berpotensi lebih baik dibanding kontrol, nilainya -7.29 kcal/mol, -7.28 kcal/mol, -7.16 kcal/mol. Palmitic acid dan Myristic acid memiliki kesamaan titik seperti kontrol di ikatan ASN57. Fisikokimia senyawa Cladophora sp. yang memenuhi Lipinski adalah Hexadecatetraenoic acid, Dihydroactinidiolide, Myristic acid. Senyawa Cladophora sp. memiliki profil farmakokinetik yang berpotensi kandidat antibakteri.Kesimpulan : Senyawa pecladophorA SPnghambat PBP2 adalah Beta sitosterol glucoside, Hexadecatetraenoic acid, Dihydroactinidiolide. Senyawa penghambat  PBP2a adalah Palmitic acid, Myristic acid, Beta sitosterol glucoside. Senyawa yang memenuhi Lipinski dan ADMET Hexadecatetraenoic acid, Dihydroactinidiolide dan Myristic acidKata Kunci : Cladophora sp., Amoxicillin Clavulanate, PBP2a.
LAJU FILTRASI GLOMERULUS MENURUN PADA WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG TANPA PERUBAHAN KADAR KREATININ URIN Riki Nur Taufiq; Fitria Nugraha Aini; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.084 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia cukup tinggi. Salah satu perubahan pada proses menua adalah perubahan struktur dan fungsi ginjal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan laju filtrasi glomerulus (LFG), kreatinin urin dan kreatinin serum pada lansia dan dewasa muda sebagai deteksi dini penyakit pada ginjal yang belum dilakukan sehingga peneliti perlu melakukan penelitian.Metode: Studi Cross Sectional dengan sampel wanita usia dewasa muda dan lansia. Pengambilan sampel darah tepi dan urin digunakan sebagai bahan untuk mengukur kadar kreatinin urin dan kreatinin serum yang diukur dengan metode Jaffe reaction, pemeriksaan LFG dikalkulasi dengan rumus Cockroft and Gault.Hasil dan Pembahasan: Rata – rata LFG dewasa muda dan lansia adalah 108.93±19.94 vs 68±17 (p=0,000). Rata – rata kreatinin urin dewasa muda dan lansia adalah 142,29±91,37 vs 101,61±68,83 (p=0,181). Rata – rata kreatinin serum dewasa muda dan lansia adalah 0,73±0,11 vs 0,80±0,12 (p=0,017).  Hubungan tidak searah kuat didapatkan pada usia dan LFG r=-0,686 (p=0,000), lemah pada usia dan kreatinin urin r=-0,153 (P=0,181). Hubungan searah kreatinin serum dan usia dengan kekuatan lemah r=0,205 (p=0,017). Hal ini menunjukan adanya penurunan fungsi ginjal yang terjadi akibat perubahan pada nefron seiring dengan bertambahnya usia.Kesimpulan: Penuaan berpengaruh pada nilai laju filtrasi glomerulus namun tidak berpengaruh pada kreatinin urin wanita sehat di kota Malang. Kata Kunci: Usia, Penuaan, Laju Filtrasi Glomerulus, Kreatinin Urin, Kreatinin Serum
PENURUNAN KADAR ION KALSIUM DARAH DAN MASSA TULANG DENGAN PENGUKURAN BIOELECTRICAL IMPEDANCE ANALYSIS (BIA) PADA WANITA LANSIA SEHAT DI KOTA MALANG Luthfiyyah Dewi Heriyanto; fancy Brahma Adiputra; Rahma Triliana
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.585 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Lanjut usia adalah individu berusia lebih dari 59 tahun yang jumlahnya terus meningkat. Penuaan  secara fisiologis dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif termasuk kelainan tulang dan sendi. Penurunan esterogen pada wanita menopause dapat menurunkan massa tulang dan mengganggu absorbsi kalsium di usus. Penelitian menggunakan Bioelectrical  Impedence Analysis (BIA) sebagai alat ukur massa tulang belum pernah dilakukan sebelumnya sehingga perlu diteliti.Metode: Penelitian metode Descriptive Analytic dengan pendekatan Cross Sectional dengan responden wanita sehat di Kota Malang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu wanita dewasa muda usia 19-23 tahun dan lansia usia 59-66 tahun. Kadar ion kalsium darah diukur dengan Atomic Absorbtion Spectroscopi (AAS) dan massa tulang diukur  dengan  Bioelectrical Impadance Analysis (BIA). Hasil dianalisa dengan uji Mann-Whitney dan p<0,05 dianggap signifikanHasil dan Pembahasan: Kadar ion kalsium wanita dewasa muda dan lansia adalah 9.420±0.374 vs 9.670±0.329 (p=0.003). Nilai massa tulang wanita dewasa muda dan lansia adalah 2.1800±0.31801 vs 1.969±0.2901 (p=0.006). Hasil uji korelasi usia dengan kadar ion kalsium r=-0.276 (p=0.013) dan massa tulang r=-0.279 (p<0.012). Hal ini menunjukkan bahwa kalsium dan massa tulang akan menurun dengan proses penuaan yang diduga terjadi akibat penurunan absorbsi ion kalsium di usus dan peningkatan eksresi kalsium di ginjal serta tidak terjadinya remodeling tulang.Kesimpulan: Penuaan menurunkan kadar ion kalsium darah dan massa tulang pada wanita lansia sehat di Kota MalangKata Kunci : Usia, penuaan, kalsium darah, massa tulang
POTENSI VASKULOPROTEKTIF INFUSA DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) PADA TIKUS MODEL OBESITAS Astri Maulidya Azhari; Aris Rosidah; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.836 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Diet tinggi lemak tinggi fruktosa (diet TLTF) dapat menyebabkan hiperlipidemia, peningkatan stress oksidatif dan aterosklerosis. Daun sirsak berpotensi sebagai antiaterogenik dengan menghambat disfungsi endotel, proliferasi sel otot polos dan matriks ekstraseluler. Namun efek pemberian infusa daun sirsak (IDS) pada tikus model obesitas dengan diet TLTF belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek tersebut pada rasio ketebalan dinding arteri, jumlah sel busa dan densitas kolagen arteri ekor tikus dengan diet TLTF.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan design post test only-control group dengan hewan coba tikus wistar yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok normal (KN, n=5), kelompok positif (KP, n=5) dan kelompok IDS dosis I (100 mg/kgBB, n=5), II (200 mg/kgBB, n=5) dan III (400 mg/kgBB, n=5) yang diinduksi diet TLTF dan IDS selama 10 minggu. Hewan coba dikorbankan dan diambil arteri ekornya dan dibuat sediaan histologi dengan pewarnaan Hematoxylin Eosin dan Masson Trichome. Penghitungan rasio ketebalan dinding terhadap diameter lumen diukur dengan pembesaran 100x, sedangkan jumlah sel busa diukur dan densitas kolagen pada 400x. Data dianalisa dengan menggunakan Oneway ANOVA dilanjutkan dengan uji LSD dan p<0,05 dianggap signifikan.Hasil: Pemberian IDS dosis I, II dan III secara signifikan menurunkan rasio ketebalan dinding terhadap diameter lumen arteri sekitar 29-50% dibandingkan kelompok positif (p=0,01) dan menurunkan jumlah sel busa  sekitar 51-75% (p=0,00) dengan efek terkuat pada dosis III, sedangkan densitas jaringan ikat kolagen menurun sekitar 33-58% (p=0,00) dengan efek terkuat pada dosis II.Simpulan: IDS mampu menurunkan rasio ketebalan dinding terhadap diameter lumen arteri, jumlah sel busa dan densitas jaringan ikat kolagen.Kata Kunci: Daun Sirsak, Diet TLTF, Ketebalan Dinding, Diameter Lumen, Sel Busa, Densitas Kolagen