cover
Contact Name
Nurman Hidaya
Contact Email
bchs@borneo.ac.id
Phone
+6282378768648
Journal Mail Official
bchs@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No. 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, , Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Community Health Sevice Journal
ISSN : -     EISSN : 28076621     DOI : https://doi.org/10.35334/neotyce.v1i1
Borneo Community Health Sevice Journal, yang merupakan jurnal multidisiplin bidang kesehatan yang berfokus pada hasil karya pengabdian masyarakat dibidang kesehatan yang meliputi : Keperawatan, kebidanan, kedokteran, kesehatan masyarakat, psikologi, gizi dan bidang kesehatan yang lain.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025" : 20 Documents clear
Upaya Pencegahan Stunting di Daerah Pesisir Sulidah, Sulidah; Ningrum, Iyasha Sulistia; Manalu, Irpan
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5752

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan anak-anak di bawah usia tiga tahun, dan disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang saling terkait. Upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara komprehensif dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu serta perbaikan lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini menawarkan solusi pencegahan stunting secara terpadu yang meliputi enam kegiatan pokok yaitu: rembug stunting, penyuluhan tentang stunting, sosialisasi nilai gizi ikan, kerja bakti bersih lingkungan, dan sosialisasi, sosialisasi Teknik cuci tangan dan sikat gigi yang baik dan benar, dan demonstrasi pengolahan makanan berbahan ikan. Program pengabdian masyarakat ini berkolaborasi dengan mahasiswa KKN di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Program pengabdian masyarakat ini bersesuaian dengan program kerja KKN sehingga pelaksanaannya menjadi lebih mudah, efektif dan efisien. Seluruh program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik. Meskipun hasil kegiatan tersebut tidak dirasakan secara instan tetapi diyakini akan memberi dampak positif dalam pencegahan stunting bagi masyarakat dalam jangka Panjang
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Daun Kemangi dan Jeruk Nipis Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Kalisegoro Gunungpati Anwar, Khoirul
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5606

Abstract

Sabun    cuci    piring    merupakan    produk    yang    kegunaannya    untuk    membantu    dalam    menghilangkan  kotoran.. Faktor kepraktisan dan kecepatan larut sabun dalam air pada sabun cair menyebabkan banyak orang  lebih  memilih  menggunakannya  dari pada  sabun  cream  cuci  piring. Pengabdian Masyarakat ini berfokus pada pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari bahan alam daun kemangi dan jeruk nipis kepada ibu-ibu PKK warga Kelurahan Kalisegoro untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang sabun cuci piring dan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan produksi sabun cuci piring. Peserta kegiatan pengabdian adalah ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Kota Semarang berjumlah 25 orang. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama dilakukan pertemuan dan koordinasi dengan pihak kepala desa dan ketua kelompok ibu- ibu PKK yang akan diberi pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari bahan alam. Tahap kedua yaitu kegiatan penyusunan materi dan persiapan metode praktik. Tahap ketiga yaitu pembinaan dan pelatihan mencakup pemberian materi kepada peserta pelatihan dalam bentuk teori, demonstrasi dan praktek. Hasil dari pengabdian masyarakat ini ditemukan sebanyak 10 orang dari 25 peserta dapat menjawab pertanyaan pre-test terkait sabun cuci piring dan bahan-bahan pembuatannya. Hasil tutorial pembuatan sabun cuci piring didapatkan bahwa sebanyak 20 peserta dapat menjawab pertanyaan post-test dan memahami cara pembuatan sabun cuci piring. Berdasarkan hasil tanya jawab secara lisan, didapatkan bahwa sebanyak 15 peserta tertarik untuk melanjutkan hasil pengabdian dengan membuat sendiri sabun cuci piring dari bahan alam dan digunakan untuk keluarga.
Peningkatan Kestabilan Berdiri Lansia Dengan Latihan Penguatan Fleksibilitas Hamstring Pada Kader Lansia Wahyono, Yulianto; pertiwi, Jasmine kartiko
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6099

Abstract

The decline in physical function among the elderly often affects balance and standing stability, increasing the risk of falls and reducing quality of life. This Community Service activity aimed to improve the standing stability of the elderly through hamstring flexibility training using theraband. The program involved 35 elderly individuals in Tohudan Village, Karanganyar Regency. Measurements were conducted using the Timed Up and Go (TUG) Test and Active Knee Extension (AKE) before and after the intervention. The implementation included several stages, such as providing education, structured theraband exercises, and evaluating outcomes. Results demonstrated significant improvements in TUG Test and AKE scores after the training, indicating enhanced hamstring flexibility and standing stability. This program successfully enhanced health cadre understanding and elderly capabilities in performing recommended exercises. The initiative has potential for sustainable application in future community health meetings.
Pemberdayaan Ibu Bayi Dan Balita Dalam Pemberian MP-ASI T3 (Tepat Komposisi, Tepat Cara Pembuatan, Tepat Waktu Dan Takaran Pemberian) Untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Bayi Balita Dalam Pencegahan Stunting Di Posyandu Teratai Kelurahan Batu IX Ridayani, Rita; Batubara, Kartika Sri Dewi; Marella, Marella
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6001

Abstract

Based on data from the Indonesian Nutrition Status Survey, the prevalence of stunting in the Riau Islands is 17.6%. Referring to data from the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey, the stunting rate in Tanjungpinang City dropped from 18.8 percent in 2021 to 15.7 percent in 2022, meaning that it still has to be able to drop by 1.7 percent in order to meet the national target of 14 percent. One of the factors causing stunting in the Batu IX village area is the lack of knowledge and skills of mothers of babies aged 0 - 24 months about how to MP-ASI. The purpose of community service is to increase the knowledge of mothers of babies 0-24 months about MP-ASI T3 (Right Composition, Right Way of Delivery, Right Time and Dosage of Feeding) and the technicalities of its manufacture. The target partners are all mothers of babies aged 0-24 months in the Batu IX Posyandu Teratai Village area with a total of 25 people. The implementation method in this community service activity is the provision of counseling and education to improve mothers' skills on stunting prevention efforts through the practice of making appropriate MP-ASI. The results of the mothers who attended were very enthusiastic and there was an increase in the knowledge of mothers of babies aged 0-24 months about stunting prevention through the practice of making MP-ASI properly
DIVERSIFIKASI CHANNA STRATA BAGI IBU HAMIL DENGAN KEK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA NEONATUS DAN BALITA sumarni, Sumarni; Jumardin, Wahyudin; Rakhmansyah, Rakhmansyah
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5777

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) adalah salah satu keadaan malnutrisi. Kurang Energi Kronis (KEK) merupakan salah satu penyebab angka kematian ibu dan bayi serta berat badan lahir rendah yang tergolong tinggi di Indonesia. Indonesia berada pada urutan keempat dengan prevalensi KEK terbesar pada ibu hamil sebesar 35.5%. di Wilayah Kerja Puskesmas Gentungan terdapat 97 (19,2%) ibu hamil yang mengalamu KEK dari total keseluruhan ibu hamil sejumlah 505. Temuan lain yaitu rata-rata tingkat pendidikan terakhir ibu hamil yang berhasil diwawancarai yaitu SMP. Hal ini dapat berdampak pada sikap dan perilaku ibu hamil dalam memilih asupan nutrisi sehari-hari. Keberadaan kelompok kader posyandu serta keikutsertaan masyarakat khususnya ibu hamil di Posyandu Teratai diharapkan dapat membantu penurunan prevalensi kejadian KEK pada ibu hamil.. Tujuan Kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah ikan gabus menjadi kerupuk tinggi protein sebagai alternatif asupan nutrisi bagi ibu hamil untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Mitra pada kegiatan ini ini adalah ibu hamil KEK dan kader posyandu yang berjumlah 30 orang peserta Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan terkait ibu hamil KEK, Stunting pada neonatus dan balita serta manfaat ikan gabus. Penilaian pengetahuan menggunakan kuesioner dan penilaian keterampilan dengan lembar observasi. Hasil yang diperoleh adalah terdapat peningkatan pengetahuan dari peserta yang pretest 50% pengetahuan rendah dan setelah postest 70% tinggi sedangkan dari keterampilan dalam membuat keripik posttest tidak terampil 100% dan setealh posttest 96,6% semua sudah terampil. Dalam pembuatan kripik ikan gabus.
REVITALISASI POSYANDU REMAJA MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL KACANG HIJAU (Vigna Radiata) MENJADI CAKE MOCAF TOPPING CRUMBLE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA S, Irmawati; Sanas, Nurhidayah Tiasya; SR, Nurqalbi; Sumarni, Sumarni
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6132

Abstract

Adolescent girls are one of the groups that are vulnerable to malnutrition. Menstruation is one of the factors that causes malnutrition, Nutritional status in adolescents is a reflection of the incidence of malnutrition in early childhood. The anemia status of adolescents in Gowa Regency was obtained from 214 adolescent girls, there were 61 adolescent girls who were anemic, of which 41 had mild anemia and 20 had severe anemia. The purpose of this service is to find out how to utilize green beans that can be processed into delicious and nutritious snacks. The methods used are counseling and training on diversification of green beans (Vigna Radiata) and demonstrations on examination and identification of anemia in adolescents. The implementation of this activity includes planning, implementation and evaluation of activities. Participants in this activity were the community in the Pabundukang Posyandu work area, Gowa Regency with a total of 20 cadres. Initial observations showed that out of 15 adolescent girls who experienced anemia from a total of 22 adolescent girls in the Pabundukang Posyandu work area. Pretest showed low knowledge of around (70%) and posttest average became high (70%), and pretest skills category unskilled (100%) and posttest average has been skilled around 29 people (96.6%). While the pretest before the intervention an average of 8 (81.5%) adolescents anemia while, after being given mocaf cake topping crumble green beans on average adolescents (92.3%) are not anemia
Implementasi Terapi Mewarnai Pada Anak Usia Dini di TK Swasta Katolik Asisi Delitua Pakpahan, Rotua Elvina; Ginting, Amnita Anda Yanti; Saragih, Ice Septriani; Sembiring, Friska; Simorangkir, R.Oktaviance; Lumban Gaol, Hotmarina
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5671

Abstract

Terapi bermain merupakan suatu aktivitas bermain yang dijadikan sarana untuk menstimulasi perkembangan anak, mendukung proses penyambuhan dan membantu anak lebih kooperatif dalam program pengobatan serta perawatan. Bermain dapat dilakukan oleh anak sehat maupun anak sakit walaupun anak sedang dalam keadaan sakit tetapi kebutuhan akan bermain tetap ada. Melalui kegiatan bermain, anak dapat mengalihkan rasa sakitnya pada permainan dan relaksasi melalui kesenangannya melakukan permainan. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di TK Swasta Katolik Assisi Delitua karena anak usia dini membutuhkan terapi bermain Mewarnai adalah untuk mengembangkan motorik halus, keterampilan kognitif dan kemampuan berbahasa serta mewarnai dapat membantu anak dan mengembangkan rasa saling percaya dan menghilangkan kecemasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masayrakat ini adalah dengan metode Service-Learning. Dimana metode ini jika dilihat dari sudut pandang kepentingan untuk mahasiswa, selain memberikan model pembelajaran aktif, yang metodenya tidak hanya kuliah tatap muka di dalam kelas, juga memberikan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. masalah terkait bidang pengetahuannya sekaligus mencari solusi terhadap masalah yang berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat membantu anak usia dini anak usia untuk mengembangkan motorik halus, keterampilan kognitif dan kemampuan berbahasa serta mewarnai dapat membantu anak dan mengembangkan rasa saling percaya dan menghilangkan kecemasan.
PENGUATAN PENGETAHUAN KADER DALAM MENDAMPINGI IBU HAMIL PADA SITUASI BENCANA YANG DIPICU PERUBAHAN IKLIM Padlilah, Rahmi; Farahdiba, Idha; Umami, Nurrahmi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6301

Abstract

Attention, protection, and fulfillment of the needs of pregnant women during natural disasters must be provided in a specific and different manner compared to the general public or other disaster victims. Pregnant women affected by natural disasters will experience physical weakness as well as heightened concerns. In a disaster situation, pregnant women may experience stress, which will undoubtedly impact their pregnancy condition. In facing natural disasters, community involvement, such as that of cadres and community leaders, is very important. Due to the limitations of medical personnel, the involvement of cadres in supporting pregnant women is highly expected. Cadres, as part of the community, are individuals who are closely connected with pregnant women and also serve as drivers of public health development. The purpose of the community service is to increase the knowledge of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations through education provided to the cadres in Kalampising Village, Lumbis District, Nunukan Regency, North Kalimantan Province. The participants in this activity numbered 15 people. The community service activity involved providing education about the role of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations. The media used included PowerPoint, leaflets, and posters. The activity was held on Thursday, July 18, 2024, from 14:00 to 17:00 Wita, consisting of an opening and introduction, delivery of material, a question-and-answer session, and evaluation. The education provided new knowledge to the cadres, with the evaluation results showing that 86% of the cadres had good knowledge of the role of cadres in accompanying pregnant women during disaster situations.
EDUKASI BIRTH PLAN UNTUK MENGOPTIMALKAN KESEJAHTERAAN IBU DAN BAYI DI SELUMIT PANTAI, KOTA TARAKAN Yulianti, Ika; Jalilah, Nurul Hidayatun; Padlilah, Rahmi; Safitri, Cut Wilda; Nuranita, Nuranita
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5508

Abstract

Hasil survei tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai perencanaan dalam persalinan 15 orang ibu berpengetahuan rendah (45%), dan tidak mengetahuai persiapan persalinan seperti pendamping, biaya, mental, support keluarga sebanyak 12 orang (20%). Melalui persiapan emosional dan intelektual serta dukungan keluarga, ibu hamil dapat lebih mempersiapkan kehamilan dan kelahirannya. Upaya peningkatan pengetahuan terjadi melalui pemberian pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan atau dengan memberikan informasi melalui berbagai media dan teknologi. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada ibu hamil, suami serta keluarga terkait pentingnya birth plan atau perencanaan dalam persalinan. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Kebidanan Universitas Borneo Tarakan dan kadar dalam mengumpulkan para ibu hamil yang tinggal di Selumit Pantai Kota Tarakan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa 2 April 2024. Tahapan dimulai dengan penjelasan mengenai birth plan, kemudian dilakukan sharing session Bersama ibu hamil oleh mahasiswa Kebidanan Universitas Borneo Tarakan.
EDUKASI PERSONAL HYGIENE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS 6 DI MI NEGERI 1 BANYUMAS Rohmah, Afifa Tur; Wirakhmi, Ikit Netra; Safitri, Maya
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5804

Abstract

AbstractVarious diseases are caused by poor personal hygiene with possible infections of the skin, respiratory tract, and digestive tract organs including diarrhea (56.73%), fever with or without cough (54.81%), worms (45.19%), lice (40.38%), scabies (39.42%), toothache (9.62%). These diseases can be found for example environmental hygiene and personal hygiene. Personal hygiene problems in children take second place in health problem statistics. Health education is an experience in providing material and learning that can affect every habit, attitude and also knowledge related to the health of oneself and the community. The media used are banners, videos, and powerpoints using lecture, discussion, and demonstration methods. The output of this PkM is a community service journal. The results of Community Service Activities that have been carried out by the author know the level of knowledge of personal hygiene education in 6th grade students at MI Negeri 1 Banyumas before and after personal hygiene education. Before the majority of knowledge education was in the sufficient category 74.1%, and the number before the majority of skill education was in the sufficient category 59.3%. After personal hygiene education, the majority of the knowledge level was in the moderate category 51.9%, and the good category 76.5%, from skill education. Providing education in this PkM activity can increase the level of knowledge and skills. Keywords: Personal Hygiene, School Children, Boarding School, Education

Page 2 of 2 | Total Record : 20