cover
Contact Name
Nia Ekawati
Contact Email
niaekawati@poltektedc.ac.id
Phone
+6285220258385
Journal Mail Official
uppm@poltektedc.ac.id
Editorial Address
UPPM Politeknik TEDC Bandung Jl. Pesantren KM 2 Cibabat Cimahi Utara Cimahi 40513 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Tedc
Published by Politeknik TEDC
ISSN : 19780060     EISSN : 2776723X     DOI : -
Jurnal Ilmiah TEDC merupakan Jurnal Ilmiah Berkala yang diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik TEDC. Jurnal Ilmiah TEDC mempublikasikan artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan kosepsi dalam ilmu pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, ekonomi dan bisnis maupun bidang-bidang ilmu lainnya. Jurnal Ilmiah TEDC berisis artikel ilmiah dari kalangan akademisi Politeknik TEDC maupun dari luar Politeknik TEDC.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
ANALISIS KELENGKAPAN LEMBAR RINGKASAN MASUK DAN KELUAR PASIEN RAWAT INAP COVID-19 GUNA MENUNJANG MUTU REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK-II SARTIKA ASIH BANDUNG Intan Pujilestari; Rizqy Dimas Monica; Fury Try Lestary
Jurnal TEDC Vol 16 No 3 (2022): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formulir ringkasan masuk dan keluar merupakan formulir rekam medis yang digunakan untuk mencatatat ringkasan perjalanan penyakit sejak pasien masuk saampai keluar Rumah Sakit. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RS. Bhayangkara TK-II Sarika Asih Bandung ditemukan kelengkapan pengisian ringkasan masuk dan keluar sebesar 63,33% dari 30 ringkasan masuk dan keluar yang diambil secara acak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kelengkapan pengisian lembar ringfkasan masuk dan keluar rawat inap Covid-19 guna menunjang mutu berkas rekam medis di RS. Bhayangkara TK-II Sartika asih Bandung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini menggunakan Teknik sampling simple random sampling. Populasi yang diambil sebanyak 320 berkas dan Sampel diambil sebanyak 178 berkas rekam medis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya standar prosedur operasional pengisian ringkasan masuk dan keluar namun dalam pelaksanaanya belum optimal dikarenakan masih ditemukan pengisian yang belum lengkap. ketidak lengkapan pencatatannya sebesar 75,8% dengan item tertinggi ketidaklengkapan pada Kode ICD diagnosa tambahan sebesar 67,42%. sehingga hasil tersebut dapat dikatakan bahwa lembar ringkasan masuk dan keluar Covid-19 belum baik yang dilihat dari aspek kelengkapan. Disarankan melakukan evaluasi dan tinjauan ulang terhadap Standar Prosedur Operasional, serta diadakan sosialisasi dan evaluasi terhadap dokter, perawat dan tenaga terkait lainnya.
Analisis Komputasi Pengaruh Geometri Muka Terhadap Koefisien Hambatan Aerodinamika Pada Model Kendaraan Yunus Yunus
Jurnal TEDC Vol 17 No 1 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, kendaraan yang bergerak dengan kecepatan tertentu akan mengalami hambatan aerodinamika yang dipengaruhi oleh faktor bentuk dan aliran udara yang bersentuhan secara langsung pada permukaan kendaraan. Hambatan aerodinamika disebabkan oleh adanya penurunan tekanan dan separasi aliran yang terjadi pada bagian belakang kendaran. Aliran udara yang bergerak secara teratur akan terpecah ketika terjadi separasi aliran sehingga menyebabkan terjadinya penurunan tekanan secara drastis dan akan menimbulkan hambatan aerodinamika. Pengembangan disain kendaraan merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir besarnya hambatan aerodinamika pada kendaraan. Konsep disain model kendaraan dengan hambatan aerodinamika yang minimal akan mengoptimalkan engine power yang dihasilkan oleh engine. Disain kendaraan dengan pola aliran fluida yang teratur di sekitar kendaraan akan memberikan efek positif terhadap hambatan aerodinamika pada kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan aerodinamika pada model kendaraan dengan sudut kemiringan pada bagian depan yang berbeda. Model uji yang digunakan pada penelitian ini adalah reversed Ahmed body dengan variasi sudut kemiringan pada bagian depan 250, 300, dan 350. Pendekatan komputasi menggunakan software CFD fluent 6.3 dengan model turbulensi k-epsilon standard. Kecepatan upstream diatur pada kecepatan 13.9 m/s. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa koefisien hambatan aerodinamika terkecil adalah 1.7012 yang terjadi pada model kendaraan dengan sudut kemiringan pada bagian depan 300. Kata kunci: CFD, geometri muka, hambatan aerodinamika Secara umum, kendaraan yang bergerak dengan kecepatan tertentu akan mengalami hambatan aerodinamika yang dipengaruhi oleh faktor bentuk dan aliran udara yang bersentuhan secara langsung pada permukaan kendaraan. Hambatan aerodinamika disebabkan oleh adanya penurunan tekanan dan separasi aliran yang terjadi pada bagian belakang kendaran. Aliran udara yang bergerak secara teratur akan terpecah ketika terjadi separasi aliran sehingga menyebabkan terjadinya penurunan tekanan secara drastis dan akan menimbulkan hambatan aerodinamika. Pengembangan disain kendaraan merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir besarnya hambatan aerodinamika pada kendaraan. Konsep disain model kendaraan dengan hambatan aerodinamika yang minimal akan mengoptimalkan engine power yang dihasilkan oleh engine. Disain kendaraan dengan pola aliran fluida yang teratur di sekitar kendaraan akan memberikan efek positif terhadap hambatan aerodinamika pada kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan aerodinamika pada model kendaraan dengan sudut kemiringan pada bagian depan yang berbeda. Model uji yang digunakan pada penelitian ini adalah reversed Ahmed body dengan variasi sudut kemiringan pada bagian depan 250, 300, dan 350. Pendekatan komputasi menggunakan software CFD fluent 6.3 dengan model turbulensi k-epsilon standard. Kecepatan upstream diatur pada kecepatan 13.9 m/s. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa koefisien hambatan aerodinamika terkecil adalah 1.7012 yang terjadi pada model kendaraan dengan sudut kemiringan pada bagian depan 300. Kata kunci: CFD, geometri muka, hambatan aerodinamika
TINJAUAN KETIDAKLENGKAPAN PENGISIAN ASESMEN AWAL MEDIS RAWAT INAP PASIEN BEDAH GUNA MENUNJANG KUALITAS INFORMASI REKAM MEDIS DI RSUD AL IHSAN PROVINSI JAWA BARAT Monica, Rizqy Dimas; Pujilestari, Intan; Nopiyanti, Sabila
Jurnal TEDC Vol 17 No 3 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/tedc.v17i3.744

Abstract

The importance of the completeness of filling in the Initial Medical Assessment is one indicator of the quality of information in the medical record file, which according to Kepmenkes 129 / Menkes / SK / II / 2008 states that the completeness of filling in medical record files must be filled in 24 hours after completion of medical services in the hospital is 100%. Based on the results of preliminary studies conducted, the authors took a sample of medical record files of surgical patients in February as many as 30 files, out of 30 files there were 20 files (66.66%) of the patient's initial medical assessment form that had not been completely filled in. The purpose of this study was to determine the completeness of filling out the initial medical assessment of surgical patient hospitalization. The research method used is descriptive method with quantitative approach. The population in this study was the initial medical assessment form for inpatient surgical patients in November-January 2023 at Al Ihsan Hospital, West Java Province, totaling 209 files. The sample taken from the population was 68 samples. The data collection techniques used were observation, interview, and documentation. The results of the research conducted by the author, showed that of the 68 samples of initial medical assessment sheets in November-January 2023, namely for the completeness of filling out the initial medical assessment in the patient identification variable of 50 files (74%). The variable of filling in reports / important notes amounted to 35 files (51%). Author authentication variable of 55 files (81%). The variable of good and correct recording was 67 files (98%) and the average completeness of filling out the initial medical assessment form for inpatient surgical patients in November-January 2023 was 76%.
TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM PENYIMPANAN REKAM MEDIS RAWAT JALAN GUNA MENUNJANG MUTU PELAYANAN DI RUMAH SAKIT UMUM PINDAD BANDUNG Rizqy Dimas Monica; Intan Pujilestari; Hasna Khoenunisa
Jurnal TEDC Vol 17 No 1 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyimpanan rekam medis dikatakan baik apabila ruangan dapat menjamin sistem penyimpanan dan pemeliharaan, Apabila data disimpan dengan baik dan benar maka dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Berdasarkan studi pendahuluan penulis menemukan permasalahan pada pendistribusian danpenyimpanan yaitu ditemukan 2 berkas belum dikembalikan lebih dari 1x24 jam, 3 berkas rekam medis yang salah simpan, berkas rusak dari 1 rak kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tinjauan pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis rawat jalan guna menunjang mutu pelayanan di rumah sakit umum pindad. Metode Penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian antara lain: Observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Salah satu tolak ukur dalam meningkatkan mutu pelayanan adalah ketepatan waktu. Berdasarkan penelitian di Rumah Sakit Umum Pindad Bandung sudah mempunyai Standar Operasional Prosedur, namun pelaksanaanya belum memenuhi dengan standar yang telah ditetapkan oleh rumah sakit dalam sistem penjajaran menggunakan sistem semi terminal tidak sesuai dengan standar prosedur sistem terminal digit. Terdapat 6 berkas belum dikembalikan, 7 berkas salah simpan, 213 berkas rusak dari 1 rak kecil. Juga hasil rekapitulasi penyediaan rekam medis rawat jalan kurang dari 10 menit sebanyak 85 berkas dan yang lebih dari 10 menit sebanyak 14 berkas dan di peroleh rata-rata satu orang dalam penyediaan berkas yaitu ≥10 menit 30 detik , belum sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Saran penulis adalah, pengembalian rawat jalan 1x24 jam setelah dilakukan pelayanan pasien, dilakukan sosialisasi kembali standar prosedur operasional, mengganti berkas yang rusak. Kata kunci : Penyimpanan, Rekam Medis, Mutu Pelayanan, Rawat Jalan
Pengaruh Penambahan Zirkonium pada Paduan Fe-17Ni-17Cr-7,7Al-4Cu Terhadap Oksidasi Isotermal Dachi Diputro Niko; Eddy Agus Basuki
Jurnal TEDC Vol 16 No 3 (2022): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Energi listrik merupakan salah satu yang tidak terpisahkan dengan manusia. Sebanyak 53% PLTU sebagai penopang utama pembangkit listrik di Indonesia saat ini, cadangan listrik Indonesia belum aman dan memungkinkan menghampat pertumbuhan industri dan ekonomi. Dalam keberlangsungan PLTU, efisiensi panas merupakan faktor penting dalam menentukan jumlah listrik yang dihasilkan. Semakin tinggi efisiensi panas untuk suatu jumlah batubara tertentu, jumlah listrik yang dihasilkan pun semakin besar. Oleh karena itu, cara yang paling praktis untuk meningkatkan efisiensi PLTU adalah dengan menaikkan temperatur uap. Tuntutan untuk merealisasikan efisiensi energi ini bertujuan menekan emisi CO2 sebagai bentuk kepedulian negara terhadap efek rumah kaca, sehingga pemilihan material sangat diperhatikan. Material yang digunakan harus memiliki kekuatan yang tinggi, ekspansi termal yang rendah, dan konduktivitas termal yang baik pada temperatur tinggi. Selain itu, memiliki ketahanan oksidasi dan korosi temperatur tinggi merupakan salah satu kriteria yang dibutuhkan. Material yang umumnya digunakan sebagai komponen turbin uap adalah Ni-based superalloy, Fe ferritic, dan Fe austenitic. Akan tetapi, dengan harga nikel yang cukup mahal menjadi salah satu kendala dalam penggunaan paduan logam atau baja yang mengandung nikel. Namun, dibutuhkan material yang memiliki kualitas bersaing dan produksi yang lebih murah, salah satunya dengan menggunakan material paduan berbasis Fe. Sehingga dalam penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan zirkonium (Zr) pada paduan Fe-17Ni-17Cr-7,7Al-4Cu terhadap oksidasi isotermal. Penelitian ini membandingkan penambahan Zr dengan berbagai kandungan, yaitu 0,0; 0,1; 0,4; 1,0. Kemudian dilakukan pengujian oksidasi isotermal yang bervariasi pada temperatur 700, 800, dan 900oC dan waktu 2, 10, dan 40 jam. Hasil penelitian menunjukkan paduan dengan kandungan Zr sebesar 1wt.%, memiliki selisih penambahan/pengurangan massa/berat per luas penampang awal yang cenderung sedikit dibandingkan lainnya. Pembentukan lapisan kerak oksida Al2O3 (alumina) dan Cr2O3 (kromina) sebagai oksida protektif terjadi pada bagian terluar/antarmuka dan ditemukan bahwa penambahan Zr membantu pembentukan lapisan kerak oksida Al2O3 serta bergabung dengan. Al2O3 membentuk presipitat ZrO2. Kekerasan paduan Fe-17Ni-17Cr-7,7Al-4Cu seiring penambahan Zr mengalami peningkatan, dengan kekerasan tertinggi adalah 225,7 HVN pada penambahan 1%Zr. Kata Kunci: pembangkit listrik, oksidasi isotermal, zirkonium, Al2O3 Abstract Electrical energy is one that cannot be separated from humans. As much as 53% of PLTU as the main support for power plants in Indonesia at this time, Indonesia's electricity reserves are not yet safe and it is possible to hinder industrial and economic growth. In the sustainability of PLTU, heat efficiency is an important factor in determining the amount of electricity generated. The higher the heat efficiency for a given amount of coal, the greater the amount of electricity generated. Therefore, the most practical way to increase the efficiency of PLTU is to increase the steam temperature. This demand to realize energy efficiency aims to reduce CO2 emissions as a form of state concern for the greenhouse effect, so that material selection is very important. The material used must have high strength, low thermal expansion, and good thermal conductivity at high temperatures. In addition, having high temperature oxidation and corrosion resistance is one of the required criteria. Materials that are generally used as components of steam turbines are Ni-based superalloy, Fe ferritic, and Fe austenitic. However, the price of nickel which is quite expensive is one of the obstacles in the use of metal alloys or steels containing nickel. However, it takes materials that have competitive quality and cheaper production, one of which is by using Fe-based alloy materials. So, in this study, we analyzed the effect of adding zirconium (Zr) to Fe-17Ni-17Cr-7,7Al-4Cu alloy on isothermal oxidation. This study compared the addition of Zr with various contents, namely 0.0; 0.1; 0.4; 1.0. Then, various isothermal oxidation tests were carried out at temperatures of 700, 800, and 900oC and time of 2, 10, and 40 hours. The results showed that alloys with a Zr content of 1wt.%, had a slight difference in addition/subtraction of mass/weight per initial cross-sectional area compared to others. The formation of the Al2O3 and Cr2O3 oxide scales as protective oxides occurred at the outer surface/interface and the addition of Zr helped the formation of the Al2O3 oxide scale layer as well as joining. Al2O3 forms ZrO2 precipitates. The hardness of the Fe-17Ni-17Cr-7,7Al-4Cu alloy increased with the addition of Zr, with the highest hardness being 225.7 HVN at the addition of 1% Zr. Keywords: power plants, oxidation isothermal, zirconium, Al2O3
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI TEMPAT TIDUR BERBASIS WEB DI RUMAH SAKIT TNI. AU. DR. M. SALAMUN Pujilestari, Intan; Albaar, Sy Nur Qamaria; Anggreini, Novita Lestari
Jurnal TEDC Vol 17 No 2 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/tedc.v17i2.703

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan kesehatan secara paripurna, rumah sakit membutuhkan suatu sistem informasi yang akurat dan handal serta cukup memadai untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien serta lingkungan yang terkait lainnya. Petugas Rekam Medik khususnya pada bagian pendaftran rawat inap harus berkomunikasi dl uke ruang rawat inap terlebih dahulu melalui media telepon untuk bertanya ada tidaknya status kamar yang kosong ketika ada pasien yang harus segera dirawat inap. Sehingga dapat mempengaruhi mutu pelayan di rumah sakit dimana pasien harus menunggu lagi untuk menerima informasi ketersediaan ruangan atau tempat tidur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi ketersediaan tempat tidur rawat inap di Rumah Sakit TNI. AU. Dr. M. Salamun. Metode pengerjaan sistemnya menggunakan metode waterfall dan di uji menggunakan Black Box Testing atau disebut Behavioral Testing dan User Acceptance Test (UAT). Hasil penelitian dan pengujian yang telah dilakukan untuk sistem informasi tempat tidur ini, diketahui 80% pengguna merasa sistem ini baik untuk digunakan, 9% pengguna merasa aplikasi ini sudah sangat baik, 9% lagi merasa aplikasi ini cukup baik, 1% merasa kurang baik, 1% lagi merasa sangat kurang baik. Proses pengecekan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit TNI. AU. Dr. M. Salamun saat ini masih menggunakan media telepon untuk mengetahui status kamar yang kosong, dan perancangan sistem informasi tempat tidur di rumah sakit ini dibuat dalam bentuk web agar mudah diakses oleh petugas bahkan oleh masyarakat.
PEMANFAATAN SILASE BERBASIS LIMBAH JERAMI PADI (ORYZA SATIVA) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN PROBIOTIK MIKROORGANISME PADA PAKAN RUMINANSIA Lusi Marlina; Al Kautsar Devana Afni
Jurnal TEDC Vol 17 No 1 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hewan ruminansia merupakan kelompok hewan mamalia yang biasa memamah (memakan) dua kali dan itu membutuhkan pakan hijauan, tapi ketersediaan pakan hijauan terbatas tergantung dengan musim. Jerami padi belum dimanfaatkan secara maksimal untuk pakan ternak ruminansia karena kandungan nutrisinya rendah. Teknologi pakan ternak dengan pembuatan silase dapat mengawetkan sekaligus mempertahankan bahkan dapat meningkatkan kualitas nutrisi bahan pakan. probiotik mikroorganisme berpotensi untuk ditambahkan pada pembuatan silase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penambahan probiotik mikroorganisme pada pembuatan silase mampu meningkatkan kualitas fermentatif dan kualitas nutrisi silase jerami padi dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapa probiotik mikroorganisme mampu meningkatkan kualitas fermentatif dan kualitas nutrisi silase jerami padi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan penambahan probiotik mikroorganisme (0%, 0,075%, 0,1%, dan 0,125%) dan dua pengulangan yang mengacu pada SNI 3141.1:2011. Dengan mengacu pada kualitas silase jerami padi, yang mendekati karakteristik yang cukup baik adalah silase jerami padi sampel P2 dengan konsentrasi penambahan probiotik mikroorganisme sebanyak 0,75%. Penggunaan silase pada pakan ternak ruminansia memberikan pengaruh terhadap kualitas mutu susu. Karakteristik kualitas susu yang mendekati SNI 3141.1:2011 pun terdapat pada penggunaan silase dengan sampel S1 dibandingkan yang tidak menggunakan silase. Jerami padi dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan silase sebagai pakan hewan ruminansia dengan penambahan probiotik mikroorganisme.
ANALISA PENGENDALIAN BIAYA PEMBANGUNAN GEDUNG PRODI KONSTRUKSI BANGUNAN POLITEKNIK TEDC BANDUNG Prasetyo, Denny Adi; Makhdis, M Istamiul
Jurnal TEDC Vol 17 No 2 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/tedc.v17i2.698

Abstract

In a construction project activity, a Cost Budget Plan (RAB) is very important to get a price that is in accordance with what you want to build, and really helps contractors not to suffer losses. In fact, what happens in the field is that the Budget Plan (RAB) is not exactly the same as the Implementation Budget Plan (RAP) and that happens in every project that is implemented. The labor coefficient obtained from the labor requirement per work volume is in fact also not evenly distributed in every region in Indonesia which is called the SNI method. The general description of the project that is used as the object of research is the Building Construction Study Program Building, Tedc Bandung Polytechnic. Where the value of this project is Rp. 1,610,144,148,000. The implementation time plan is needed as a guideline for arranging the time for carrying out work that is responsible for the late project being determined from week 1 to week 14. After all the data has been collected, data processing is carried out. Based on the Yield Value Concept method, there are several initial steps, namely determining ACWP indicators for the 1st week = Rp. 3,230,827.42 and the 14th week ACWP = Rp. 6,696,150.38, BCWP 1st week = Rp. 2,657,616.10 and the 14th week BCWP = Rp. 6,917,618.39, BCWS 1st week =. Rp. 3,543,488.14 and the 14th week BCWS = Rp. 7,360,554.41.
PREFERENSI MEREK PERSONAL COMPUTER SET PADA KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Firdhani Faujiyah; Rika Amelia; Ajeng Widiasmara Edwar Putri; Gita Fitriana; Anggi Nila Maulina
Jurnal TEDC Vol 16 No 3 (2022): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat, berakibat pada persaingan bisinis elektronika di Indonesia semakin tinggi. Setiap perusahaan dituntut untuk dapat meningkatkan pangsa pasar dan meraih konsumen dengan mengembangkan produk yang lebih inovatif, efektif, dan efisien. Personal Computer (PC) set merupakan salah satu produk elektronika yang banyak digunakan dan terus berkebang hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat preferensi merek produk PC set merk LG dan HP. Penelitian ini juga mengidentifikasi variabel yang dapat digunakan sebagai tolak ukur preferensi konsumen di wilayah DKI Jakarta. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif eksploratori dengan pendekatan survei, dengan menggunakan nonpropbability sampling pada 30 responden. Hasil penelitian menunjukan PC Set LG menjadi pilihan berdasarkan variable harga produk, dan PC set HP lebih banyak dibeli konsumen berdasarkan variable citra merek, desain, kualitas, dan minat beli
TINJAUAN KELENGKAPAN KODE DIAGNOSA PADA JURNAL PASIEN RAWAT INAP TAHUN 2020 GUNA MENUNJANG PELAPORAN RL 4A DI RUMAH SAKIT TK II DUSTIRA Monica, Rizqy Dimas; Pujilestari, Intan; Rahayu, Ayu Hendrati; Ginting, Gerinata
Jurnal TEDC Vol 17 No 2 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/tedc.v17i2.707

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh penulis pada bulan Februari 2021, diambil dari sampel bulan Januari 2020 sebanyak 3.729 pasien dirawat inap dengan ketidaklengkapan kode diagnosa sebanyak 67 berkas dengan persentase 1,8%, ketidakakuratan kode diagnosa sebanyak 10 berkas dengan persentase 0,3%, dan ketidaktepatan waktu pelaporan sebanyak 67 berkas dengan persentase 1,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan kode diagnosa pada jurnal pasien rawat inap tahun 2020 guna menunjang pelaporan rl 4a di Rumah Sakit TK II Dustira. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian penulis dari sampel bulan Januari s/d Desember 2020 dengan total 23.006 sampel pasien rawat inap dengan jumlah hari perawatan sebanyak 89.800 hari. Dengan kelengkapan kode diagnosa pasien rawat inap yang terisi lengkap sebanyak 98%, keakuratan kode diagnosa pasien rawat inap sebanyak 99,85%, dan ketepatan waktu pelaporan pasien rawat inap sebanyak 98%, sehingga ketidaklengkapan kode diagnosa mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan rl 4a pasien rawat inap tahun 2020. Kesimpulan dari penulis yaitu ketidaklengkapan kode diagnosa, ketidakakuratan kode diagnosa mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan rl 4a pasein rawat inap tahun 2020, dimana masih terdapat ketidaklengkapan kode diagnosa mencapai diangka 500 berkas rekam medis. Kata kunci : Kelengkapan, Pelaporan RL 4a, Rawat Inap, Kode Diagnosa