cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 369 Documents
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMPN 5 KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER Kusuma Wardani, Dewi Tugas
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perubahan yang terjadi saat ini mengharuskan pendidikan untuk beradaptasi. Hal tersebut dapat terlihat dalam adanya perubahan kurikulum. Pendidikan Indonesia memiliki konsep merdeka belajar yang membebaskan pelajar dalam mencari bakat dan minat mereka. Dalam konsep tersebut pelajar Indonesia diharuskan tetap menerapkan karakter yang mulia. Dalam kurikulum merdeka yang digunakan saat ini, pelajar Indonesia dituntut untuk memiliki profil pelajar Pancasila. Hal ini dimaksudkan agar pelajar Indonesia tidak hanya memiliki kecerdasan saja, namun juga karakter yang mulia. Artikel ini meneliti tentang implementasi profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 5 Karangploso, Kabupaten Malang. Dimensi apa dan bagaimana SMP Negeri 5 Karangploso dalam menerapkan profil pelajar Pancasila. Metode yang digunakan dalam penlitian ini adalah penelitian studi pustaka dan hasil observasi selama melaksanakan kegiatan PPL di sekolah tersebut. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah SMP Negeri 5 Karangploso telah mengimplementasikan semua dimensi profil pelajar Pancasila dalam kegiatan sehari-hari. Implementasi tersebut diterapkan baik dalam kegiatan akademik maupun nonakademik
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PJBL DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PENDIDIKAN PANCASILA SMK PGRI DAMPIT Pangesti, Ajeng
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitianl ini bertujuanl untukl menganalisisl penerapan modell pembelajaran lProject Based Learningl (PjBL) padal mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMK PGRI Dampit. Penelitian ini didasarkan sebagai upaya dalam peningkatan kreativitas dan pemahaman peserta didik pada matal pelajaran Pendidikanl Pancasila kelas 10 materil Sejarah Lahirnya Pancasila dan Implementasi Dalaml Kehidupan lSehari-hari. Teknikl pengumpulan datal pada penelitianl ini adalahl observasi, lwawancara, tes, danl dokumentasi dengan menggunakan metode penelitianl kualitatif deskriptif. Hasil penelitianl menunjukkan bahwal pelaksanaan modell pemeblajaran Project Basedl Learning (PjBL) Kelasl 10 DKV di SMK PGRI Dampit Kabupatenl Malang yang terdiril dari 20 peserta didik mengalami perubahan tingkat kreativitas dan pemahaman peserta didik. Hall tersebut dibuktikan daril adanya peningkatanl hasil lpre-test danl post-testl serta adanya kesesuaian pada proyek video animasi pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada peningkatan kreativitas peserta didik, pemahaman, gotong-royong dalam lproses pembelajaran dil kelas gunal meningkatkan kreativitasl dan pemahaman pesertal didik.
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 WONOSARI Budi Saputro, Andrian
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai upaya penguatan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah. Guru telah merancang dan melaksanakan proyek P5 yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Peserta didik menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi dalam mengikuti proyek P5. Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terbukti efektif dalam penguatan karakter peserta didik. Peserta didik menunjukkan peningkatan dalam dimensi karakter beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Penelitian ini merekomendasikan beberapa hal untuk meningkatkan efektivitas implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, antara lain: Peningkatan pembekalan dan pelatihan bagi guru tentang Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Peningkatan dukungan dan fasilitasi dari sekolah dan pemerintah dalam pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Peningkatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
PENGEMBANGAN VIRTUAL TOUR 360ᵒ SEBAGAI MEDIA BELAJAR IPS MATERI KEPULAUAN MARITIM Haswin, Aizul; Kurnia Putra, Alfyananda
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan maritim merupakan topik yang menarik dalam kajian IPS. Namun saat ini, kajian kepulauan maritim dirasa masih kurang maksimal, terutama disebabkan akses observasi lapangan dinilai sulit dilakukan. Oleh karena itu, peneliti akan mengembangkan media pembelajaran geography virtual tour 360ᵒ untuk mendukung proses pembelajaran. Media ini dapat digunakan secara efektif dan fleksibel pada setiap smartphone yang dapat di akses dengan mudah di youtube. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan, mengukur kelayakan, kepraktisan dan mengetahui keefektifan media pembelajaran virtual tour 360ᵒ. Penelitian ini termasuk jenis penelitian research and development (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahapan. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Pengembangan materi dilakukan dengan mengkaji kepulauan Sapeken yang berada di Kabupaten Sumenep, ujung timur pulau Madura. Instrumen yang digunakan yaitu lembar penilaian validator, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Media di uji cobakan di SMPN 2 Malang dengan 35 siswa. Berdasarkan hasil penilaian oleh validator, hasil respon siswa dan guru serta hasil tes belajar siswa maka media geography virtual tour 360ᵒ dinyatakan layak, praktis dan efektif digunakan untuk proses pembelajaran
TELAAH TEORI KECERDASAN MAJEMUK HOWARD GARDNER: RELEVANSI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Romadhina, Lailatul; Ruja, I Nyoman
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis tiga persoalan meliputi, problem pendidikan dan pendekatan dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial; Kecerdasan majemuk dalam pandangan Gardner; dan Relevansi serta implikasinya terhadap pendekatan pembelajaran ilmu pengetahuan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks terutama terkait dengan paradigma pendidikan tradisional yang masih dominan dan kesenjangan sosial yang memengaruhi ketersampaian kurikulum. Paradigma top-down yang diadopsi oleh Kurikulum Merdeka tampaknya hanya mencapai kalangan elit, sementara wilayah akar rumput terabaikan karena berbagai faktor seperti sarana-prasarana, sumber daya manusia yang terbatas, dan watak pendidik itu sendiri. Dalam konteks ini, teori Kecerdasan Majemuk Gardner menawarkan pandangan baru bahwa setiap individu memiliki kecerdasan yang beragam, yang perlu dipahami oleh pendidik dalam merancang strategi pembelajaran, terutama dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dengan mempertimbangkan keberagaman kecerdasan, pendidik IPS dapat merancang pembelajaran yang inklusif dan responsif, menggunakan berbagai metode pengajaran dan alat bantu yang memungkinkan setiap siswa untuk mengeksplorasi materi melalui kecerdasan yang paling dominan bagi mereka. Ini memungkinkan siswa dengan kecerdasan logis-matematis untuk mendalami analisis data ekonomi atau konflik sejarah, sementara siswa dengan kecerdasan interpersonal dapat berkolaborasi dalam mengeksplorasi isu-isu sosial. Dengan demikian, pendekatan berbasis teori Kecerdasan Majemuk memungkinkan pendidik untuk merancang pembelajaran yang lebih bervariasi dan relevan dengan kebutuhan dan kecerdasan individual siswa dalam konteks pembelajaran Imu pengetahuan sosial
PERAN FILOSOFI PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA DALAM MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA Insani, Silvi Nur; Haryono, Agung; Fahrudin, Ria Nuzul
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ki Hadjar Dewantara, seorang tokoh nasional Indonesia yang terkenal karena perjuangannya di bidang pendidikan, memainkan peran penting dalam pembentukan karakter siswa melalui konsep-konsep filosofisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan filosofis yang dikemukakannya dalam membentuk karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara, khususnya Tri Pusat Pendidikan dan Sistem Among, berperan signifikan dalam pendidikan karakter siswa. Tri Pusat Pendidikan menegaskan pentingnya pendidikan dalam tiga lingkungan: keluarga, sekolah formal, dan masyarakat non-formal. Sementara itu, Sistem Among menekankan peran guru sebagai teladan dalam pembentukan karakter siswa. Kesimpulannya, filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam aspek kepemimpinan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial, serta memberikan wawasan berharga dalam konteks pendidikan modern. Implementasi filosofi ini juga dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih holistik dan mendukung perkembangan moral siswa. Dengan demikian, ajaran-ajaran Ki Hadjar Dewantara tetap relevan dan dapat diaplikasikan dalam sistem pendidikan saat ini untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas tinggi.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DI KELAS 1 SDN KIDULDALEM 2 KOTA MALANG Maharani, Virda Aulia Putri; Winahyu, Sri Estu
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan fungsi yang harus dilakukan dengan melibatkan peran motivasi belajar yang dianggap sangat penting dalam melaksanakan proses kegiatan belajar. Terutama dalam meningkatkan sikap atau karakter kepribadian yang dimiliki peserta didik selama kegiatan belajar berlangsung. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh adanya motivasi belajar yang dimiliki setiap peserta didik. Terhadap peningkatan proses membaca permulaan yang dilaksanakan selama kegiatan belajar di kelas. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kasus dengan subjek penelitian peserta didik kelas 1 yang berjumlah 8 orang. Yang masih memiliki kesulitan dalam kegiatan literasi membaca. Instrument penelitian yang digunakan yaitu observasi dan kuesioner untuk mengetahui tingkatan motivasi belajar yang dimiliki setiap peserta didik. Serta kesulitan belajar yang dihadapi peserta didik selama melaksanakan kegiatan membaca. Sehingga mempengaruhi peningkatan kegiatan literasi membaca khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Hasil penelitian yang ditemukan oleh peneliti dapat diketahui kesulitan yang dialami guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Motivasi belajar sendiri dapat diberikan dalam bentuk pemberian hadiah, pujian dan hukuman. Sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi proses kegiatan membaca peserta didik. Baik dari aspek faktor fisiologis, intelektual, lingkungan dan psikologis.
INTEGRASI BAHASA PROKEM DALAM PEMBELAJARAN YANG INKLUSIF DAN BERBASIS KEADILAN PADA MATERI MEMBUAT IKLAN NONKOMERSIAL Musyarrafah S, Musyarrafah S
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan penggunaan bahasa prokem pada materi membuat iklan, serta integrasinya dalam pembelajaran yang inklusif dan berkeadilan sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa. Metode yang digunakan, yaitu metode kualititatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tugas proyek siswa, dan dokumentasi. Instrumen penelitian mencakup Pedoman Observasi dan tugas proyek siswa. Proses analisis data menggunakan penggunakan pendekatan Studi Kasus, yaitu pengumpulan data, analisis data, interpretasi, penarikan simpulan, dan validasi.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KONTEN PADA TEKS TANGGAPAN BUKU FIKSI DAN NONFIKSI DI SMP NEGERI 5 KARANGPLOSO Setiawan, Ariadi Yury; Putri, Nafisah Nilamsari; Tataningtyas, Ajeng; Anggraini, Dyah Ratri; Fibiani, Mufadila; Wardani, Dewi Tugas Kusuma; Widyartono, Didin
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi adalah sebuah cara atau upaya guru untuk memenuhi dan mengakomodasi kebutuhan belajar dan harapan peserta didik dalam pembelajaran. Terdapat banyak stretegi pembelajaran diferensiasi salah satunya adalah diferensiasi konten yang dibahas dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berdiferensiasi konten diimplementasikan pada pembelajaran teks tanggapan buku fiksi dan nonfiksi di SMP Negeri 5 Karangploso. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi konten dilaksanakan dengan memberikan konten berupa gambar, PPT, dan memanfaatkan berbagai platform digital dengan menggunakan proyektor dan gambar di modul ajar sebagai pendamping peserta didik.
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MODEL PROBLEM-BASED LEARNING: Aini, Irma Nur
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir kritis wajib dimiliki oleh setiap siswa untuk mengembangkan daya nalarnya dalam memecahkan permasalahan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa dalam model Problem Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada siswa kelas VIII F di salah satu SMP Negeri yang berada di Jember pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya siswa di kelas VIII F memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori sedang sebesar 81 persen. Hal ini dapat dilihat dari indikator yang memiliki nilai paling besar yaitu indikator focus dengan kategori tinggi sebesar 87 persen yang berarti siswa sudah mampu untuk menganalisis permasalahan yang diberikan. Indikator yang memiliki nilai paling kecil yaitu indikator clarity dengan kategori sedang sebesar 76 persen yang menunjukkan bahwasannya peserta didik kurang mampu dalam menjelaskan lebih lanjut kesimpulan yang telah diambil dalam menyelesaiakan permasalahan.