cover
Contact Name
Bayu Koen Anggoro
Contact Email
Publisher@um.ac.id
Phone
+6282124960909
Journal Mail Official
admin.jolla@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang no. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA)
ISSN : 27970736     EISSN : 27974480     DOI : https://doi.org/10.17977/um064
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts is a double-blind peer-reviewed journal published monthly (pISSN 2797-0736 eISSN 2797-4480). This journal publishes scientific articles on language, literature, library information management, and arts. It publishes empirical and theoretical studies in the form of original research and case studies from various perspectives. Articles can be written in English, Indonesian, and other foreign languages.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 5 (2023)" : 10 Documents clear
Penerapan Media Sosial IGTV pada Mata Kuliah Menyimak 1 Universitas Negeri Malang Wijaya, Celine Mevia; Widyatmoko, Tiksno; Sunarti, Sunarti
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p617-629

Abstract

Penerapan Media Sosial IGTV pada mata kuliah Menyimak 1 Universitas Negeri Malang memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penerapan media sosial IGTV pada mata kuliah Menyimak 1 dan mendeskripsikan respon mahasiswa terkait penerapan media sosial IGTV pada mata kuliah Menyimak 1. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terutama media sosial, penggunaan media sosial IGTV diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam melatih kemampuan keterampilan menyimak. Peran serta respon mahasiswa semester 3 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Univer­sitas Negeri Malang menjadi sumber data serta data pada penelitian ini. Kajian ini memanfaatkan metode penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif memakai instrumen lembar angket serta lembar observasi. Hasil penelitian terhadap Penerapan Media Sosial IGTV pada mata kuliah Me­nyimak 1 Universitas Negeri Malang menyatakan bahwa penerapan sosial media IGTV sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Menyimak 1 dapat membantu mahasiswa dalam melatih kemam­puan keterampilan menyimak dan menarik perhatian serta minat mahasiswa ketika kegiatan proses belajar mengajar berlangsung. Kondisi ini dapat terlihat di saat aktivitas pembelajaran tengah berlangsung, mahasiswa menunjukkan sikap antusias dan dapat memahami konten materi terkait. Penerapan media sosial IGTV sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Menyimak 1 dapat dika­takan sebagai media pembelajaran yang efektif juga efisien. Media sosial IGTV bisa mahasiswa akses dimanapun serta kapanpun. Kata kunci: media sosial IGTV; keterampilan menyimak; bahasa Mandarin The Application of IGTV Social Media in The Listening 1 State University of Malang The application of IGTV social media in the Listening 1, State University of Malang, aims to describe the application of IGTV social media in the Listening 1 course and describe students’ responses related to the application of IGTV social media in the Listening 1 course. By utilizing technological developments, especially social media, the use of IGTV social media is expected to help students in practicing listening skill. The participation and response of students in the 3rd semester of the Mandarin Language Education Study Program, State University of Malang became a source of data and data in this study. This research uses a descriptive research method with a qualitative approach with observation sheet and questionnaire sheet as the instruments. The results of the research on the application of IGTV social media in the Listening 1, State University of Malang, stated that the application of IGTV social media as a learning medium in the Listening 1 course can help students training their listening skill and attracting students' attention and interest during teaching and learning activities. This can be seen when the process of teaching and learning activities takes place, students show enthusiastic attitude and can understand the content of related material. The application of IGTV social media as a learning medium in the Listening 1 course can be said to be an effective and efficient learning media. This IGTV social media can be accessed by students anywhere and anytime. Keywords: IGTV social media; listening skill; Mandarin language
Tari Remo Putri pada Ludruk Lerok Anyar Karya Marsam Hidayat Hadiantika, Reza Adinda; Hidajat, Robby; Pristiati, Tutut
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p630-646

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Tari Remo Putri yang membuka pertunjukan Ludruk Lerok Anyar. Tari Remo Putri karya Marsam ini memiliki karakter dan keunikan melalui gerak tarinya. Akan tetapi, sangat banyak penonton yang tidak mengetahui hal tersebut sehingga tari ini kurang mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur koreografi Tari Remo Putri pada Ludruk Lerok Anyar karya Marsam Hidayat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawan-cara, dan dokumentasi. Data tersebut diolah dan divalidasi sehingga mendapatkan data lapangan yang valid. Hasil penelitian ini meliputi (1) asal-usul Tari Remo Putri pada Ludruk Lerok Anyar karya Marsam Hidayat; (2) terdapat 19 ragam gerak dalam tari ini; (3) terdapat motif gerak yang terdiri dari motif dinamis, statis, dan tata urutan gerak; (4) notasi iringan tari; (5) terdapat 2 macam properti; (6) terdapat 9 bagian tata busana; dan (7) tata rias tari ini menggunakan karakter tata rias cantik. Kata kunci: Ludruk, pertunjukan, struktur koreografi, Tari Remo Remo Putri Dance in Lerok Anyar Ludruk By Marsam Hidayat This research examines the Remo Putri Dance which opens the Ludruk Lerok Anyar show. The Remo Putri dance by Marsam has character and uniqueness through its dance moves. However, there are very many audiences who do not know this, so this dance does not get appreciation from the public. The purpose of this study was to describe the choreographic structure of the Remo Putri Dance on Ludruk Lerok Anyar by Marsam Hidayat. The research method was processed qualitatively and obtained through several stages of data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. The data is processed and validated so as to obtain valid field data that can assist the continuation of the research. The results of this study include (1) the origins of the Remo Putri Dance from Marsam Hidayat's Ludruk Lerok Anyar; (2) there are 19 variations of motion in this dance; (3) there are motion motifs consisting of dynamic, static, and sequencing movements; (4) notation of dance accompaniment; (5) there are 2 kinds of properties; (6) there are 9 parts of fashion; and (7) this dance makeup uses beautiful makeup characters. Keywords: Ludruk, performance, choreographic structure, Remo dance
Analisis Visual Desain Cover Album Dosa, Kota, dan Kenangan Band Silampukau Rohman, Mohammad Alfan Abdul; Hariyanto, Hariyanto; Prasetyo, Abdul Rahman
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p667-679

Abstract

Desain memiliki peran penting dalam industri musik, seperti dapat dilihat pada desain cover al­bum. Pada dasarnya, fungsi cover album adalah untuk melindungi piringan hitam, kaset pita, atau compact disc yang ada di dalamnya. Namun, seiring perkembangan zaman, cover album mulai dirancang sedemikian rupa untuk menarik perhatian publik sekaligus menjadi representasi visual dari karya musik yang ada didalamnya. Salah satu grub musik yang menggunakan strategi ter-sebut pada cover album mereka adalah Silampukau. Band ini merupakan salah satu band folk asal Surabaya yang memperoleh perhatian dari penikmat musik Tanah Air melalui album mereka berjudul Dosa, Kota, dan Kenangan yang dirilis pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis visual dari cover album Silampukau Dosa, Kota, dan Kenangan. Peneliti mengguna-kan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi yang berkaitan dengan gagasan perancangan dan nilai estetika cover album. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain cover album menggunakan prinsip desain unity, rhythm, dominasi, balance, proporsi, simplicity dan clarity. Pembuatan ilustrasi menggunakan teknik cukil, sedang-kan pada elemen tipografinya menggunakan font custom dengan jenis dekoratif untuk logo band dan menggunakan font Kessel 105 untuk judul album. Kata kunci: analisis visual; cover album; Dosa, Kota, dan Kenangan; band Silampukau Visual Design Analysis of Silampukau’s Album Cover Dosa, Kota, dan Kenangan Design has an important role in the music industry, as can be seen in the album cover design. Basically, the function of the album cover is to protect the LPs, cassette tapes, or compact discs that are in it. However, over time, album covers began to be designed in such a way as to attract public attention as well as to become a visual representation of the musical works contained therein. One of the music groups that uses this strategy on their album cover is Silampukau. This band is one of the folk bands from Surabaya that has received the attention of Indonesian music lovers through their album entitled Dosa, Kota, dan Kenangan which was released in 2015. This study aims to analyze the visuals of the cover of Silampukau's album Dosa, Kota, dan Kenangan. Researchers used a quali-tative descriptive method. The data were obtained through interviews, observations, and document-tation related to the design idea and the aesthetic value of the album cover. The results of the study show that the album cover design uses the design principles of unity, rhythm, dominance, balance, proportion, simplicity and clarity. The illustration uses the cukil technique, while the typographical elements use a custom font with a decorative type for the band logo and use the Kessel 105 font for the album title. Keywords: visual analysis; album covers; Dosa, Kota, dan Kenangan; Silampukau band
Eksistensi Grup Musik Keroncong Gema Paramitra di Desa Yosomulyo pada Tahun 2015-2020 Saputra, Sabikh; Pratamawati, E.W. Suprihatin Dyah; Widyawati, Ika Wahyu
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p680-693

Abstract

Di Desa Yosomulyo, terdapat grup musik keroncong yang khas dan sangat digemari oleh masyarakat­nya karena dianggap membawa warna musik yang baru dan unik. Grup musik ini bernama Gema Paramitra. Grup musik keroncong ini mampu menarik perhatian masyarakat yang memiliki selera musik beragam. Eksistensinya di kalangan masyarakat Desa Yosomulyo semakin diakui dengan dibuktikan oleh banyaknya tawaran pementasan mengisi acara-acara pemerintah desa dan masya­rakat umum. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan eksistensi grup musik keroncong Gema Paramitra pada tahun 2015-2020 dan faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi grup ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Periode yang diteliti dibagi menjadi tiga periode, yakni periode 2015-2016, periode 2017-2018, dan periode 2019-2020. Hasil penelitian me­nunjukkan bahwa selama tiga periode tersebut Gema Paramitra mengalami pasang surut dalam mewujudkan dan mempertahankan eksistensinya. Sementara faktor-faktor yang memengaruhi eksistensi tersebut terdiri dari faktor pembangun dan faktor penghambat. Pada faktor pembangun meliputi faktor internal berupa anggota seniman grup dan keunikan musik grup, serta faktor eksternal berupa dukungan dari pemerintah, komunitas keroncong, dan masyarakat desa. Semen­tara itu, faktor penghambat eksistensinya adalah pengaruh pandemi COVID-19. Kata kunci: musik keroncong; Gema Paramitra; Desa Yosomulyo The Existence of the Keroncong Music Group, Gema Paramitra, in Yosomulyo Village in 2015-2020 In Yosomulyo Village, there is a keroncong music group that is unique and very popular with the people because it is considered to bring a new and unique musical color. This music group is called Gema Paramitra. This keroncong music group is able to attract the attention of people who have diverse tastes in music. Its existence among the people of Yosomulyo Village is increasingly being recognized as evidenced by the many offers for performances to fill events for the village government and the general public. The purpose of this research is to describe the existence of the Keroncong music group Gema Paramitra in 2015-2020 and the factors that influence the existence of this group. The research method used is descriptive qualitative research method. The validity of the data was obtained through data source triangulation and technique triangulation. The period under study was divided into three periods, namely the 2015-2016 period, the 2017-2018 period, and the 2019-2020 period. The results of the study show that during these three periods Gema Paramitra experienced ups and downs in realizing and maintaining its existence. While the factors that influence the existence consist of building factors and inhibiting factors. Developmental factors include internal factors in the form of group artist members and the uniqueness of the group's music, as well as external factors in the form of support from the government, the keroncong community and village communities. Meanwhile, the inhibiting factor for its existence is the influence of the COVID-19 pandemic. Keywords: keroncong music; Gema Paramitra; Yosomulyo Village
Keberadaan Sanggar Seni Acharya Budaya dalam Pengembangan Seni Tari di Kabupaten Blitar Melati Sukma, Kharisma; Wahyuningtyas, Tri; Widyawati, Ika Wahyu
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p739-754

Abstract

Sanggar adalah sebuah lembaga pendidikan yang mempunyai tujuan agar peserta didiknya memiliki keterampilan, keahlian, dan pengetahuan yang nantinya hal tersebut berguna sebagai bekal masa depan peserta didik. Keberadaan sanggar sangat penting sebagai wadah pelestarian kesenian. Sanggar Seni Acharya Budaya adalah sanggar mandiri yang memiliki karya dan mengedepankan sebuah pelestarian dan pengembangan di Kabupaten Blitar. Tujuan penelitian adalah meng­iden­tifikasi, menganalisis, dan mengimplementasikan keberadaan sanggar dalam pengembangan seni tari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan objek penelitian Sanggar Seni Acharya Budaya. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan sistem observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa foto dan video kegiatan sanggar. Uji keabsahan yang digunakan peneliti dalam memvalidasi data menggunakan dua triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian adalah Sanggar Seni Acharya Budaya merupakan salah satu sanggar mandiri di Kabupaten Blitar yang masih aktif sampai sekarang. Keberadaan seni tari di sanggar ini dimaksudkan sebagai wadah pelestarian seni tari. Manajemen yang terorganisasi dan masih aktif dalam kegiatan berkesenian tari membuat sanggar ini tetap terjaga keberadaanya. Kata kunci: keberadaan; sanggar seni; penyebab seni tari; Acharya Budaya The Existence of Acharya Budaya Art Studio in the Development of Dance Art in Blitar District Sanggar is an educational institution that has the goal that its students have the skills, expertise, and knowledge which later will be useful as a provision for the future of students. The existence of a studio is very important as a place for art preservation. The Acharya Budaya Art Studio is an indepen­dent studio that has works and promotes preservation and development in Blitar Regency. The aim of the research is to identify, analyze and implement the existence of studios in the develop­ment of dance arts. The research method used is a qualitative method with the research object of the Acharya Budaya Art Studio. The data collection for this study used an observation system, interviews and documentation in the form of photos and videos of studio activities. The methods used by researchers in validating data used two triangulations, namely source triangulation and technical triangulation. The results of the research are that the Acharya Budaya Art Studio is one of the independent studios in Blitar Regency which is still active today. The existence of dance art in this studio is intended as a place for the preservation of dance art. Management that is organized and still active in dance activities keeps this studio in existence. Keywords: existence; art Gallery; cause of dance; Acharya Budaya
Perancangan Konsep Karakter Biwar the Legend of Dragon Slayer oleh Devata Studio melalui Latrust Studio Hartanto, Dwi; Rohman, Moch. Abdul; Wibisono , Muhammad Nurwiseso
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p755-772

Abstract

Suku Asmat memiliki keberagaman budaya yang dapat dieksplor lebih dalam, salah satunya cerita mitologi yang bertajuk Biwar sang Penakluk Naga yang berkisah tentang seorang pemuda yang balas dendam kepada seekor naga yang telah membunuh keluarganya. Kisah ini cukup menarik, tetapi ku-rang dikenal oleh masyakarat. Berkaca dari kesuksesan pengembang gim luar negeri yang mampu mengangkat kisah mitologi menjadi gim dengan karakter yang ikonik, Devata Studio juga melakukan hal serupa, yaitu membuat gim yang mengangkat kisah mitologi Papua dengan bekerjasama dengan Latrust Studio dalam proses perancangan konsep karakternya. Pada penelitian ini dilakukan pe-rancangan konsep karakter Biwar the Legend of Dragon Slayer dengan menggunakan metode oleh Bryan Tillman pada bukunya, yaitu Creative Character Design. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, serta studi literatur yang kemudian direduksi. Selanjutnya, data yang telah didapatkan dianalisis dengan metode 5W1H. Hasil perancangan ini adalah konsep karakter Biwar serta empat jenis karakter yang terlibat pada gimnya yaitu creep, midboss, boss dan non playable character (NPC). Hasil perancangan desain karakter ini digunakan dalam game yang dipublikasikan dengan Biwar the Legend of Dragon Slayer pada platform Steam. Perancangan konsep karakter ini diharapkan dapat memperkenalkan kebudayaan suku Asmat dengan baik serta mampu meningkat-kan peluang untuk memperkenalkan karakter dalam dunia industri permainan. Kata kunci: perancangan konsep karakter, Biwar the Legend of Dragon Slayer, Papua Designing the Character Concept of Biwar the Legend of Dragon Slayer by Devata Studio through Latrust Studio The Asmat tribe has diversity of cultures that can be explored deeper, one of which is a mythological story entitled Biwar the Dragon Slayer. It is about a young man who takes revenge on a dragon that killed his family. This story is quite interesting, but less well known by the public. Reflecting on the success of foreign game developers who are able to turn mythological stories into games with iconic characters, Devata Studio is also doing the same thing, namely making games based on Papuan mythological stories by collaborating with Latrust Studio in the process of designing the character concepts. The design of the character concept for Biwar the Legend of Dragon Slayer uses the method by Bryan Tillman in his book, Creative Character Design. Data collection was obtained from inter-views, observations, and literature studies which were then reduced. Then the data that has been obtained is analyzed using the 5W1H method. The result of this design is the concept of Biwar, enemies, and other supporting characters The results of the design of this character design are used in Biwar the Legend of Dragon Slayer, which published on the Steam platform. The design of this character concept can introduce Asmat culture and able to increase opportunities to introduce cha-racters in the world of the game industry. Keywords: character concept design, Biwar the Legend of Dragon Slayer, Papua
Bentuk dan Penyebab Stres Tokoh Perempuan dalam Novel Mamimoma Karya Rosemary Kesauly Adiningsih, Aisyah; Zahro', Azizatuz
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p694-706

Abstract

Perempuan lebih rentan mengalami stres pada saat dihadapkan dengan masalah. Dalam teori stres Selye, bentuk stres didasarkan pada dampaknya dibagi menjadi dua jenis, yaitu distress dan eustress. Stres tersebut disebabkan oleh berbagai faktor yang menjadi penyebab stres (stressor), seperti yang dialami oleh tokoh remaja perempuan dalam novel Mamimoma. Novel teenlit tersebut merupakan karya Rosemary Kesauly yang terbit pada tahun 2018 untuk edisi ketiga di PT Gramedia Pustaka Utama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penyebab stres (stressor) pada tokoh perempuan dalam novel Mamimoma karya Rosemary Kesauly. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknis analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk stres pada tokoh perempuan di dalam novel adalah distress dan eustress. Distress tecermin pada tokoh Maggie dan May yang ditunjukkan melalui pe-nurunan kualitas hubungan sosial antara anak dan orang tua. Sementara itu, eustress tecermin pada tokoh Maggie dan Milly yang ditunjukkan melalui peningkatan potensi dan kinerja. Stres pada tokoh perempuan tersebut disebabkan oleh stressor dari aspek sosial dan psikologi. Aspek sosial berkaitan dengan pekerjaan orang tua, keharmonisan keluarga, dan respons masyarakat terhadap cacat fisik. Sementara itu, aspek psikologi berkaitan dengan rasa tidak percaya diri. Kata kunci: stres; stressor; Mamimoma; Rosemary Kesauly Forms and Stressors of Female Character in Mamimoma Novel by Rosemary Kesauly Women are more prone to experience stress when faced with problems. In Selye's stress theory, the form of stress based on its impact is divided into two types, namely distress and eustress. The stress is caused by various factors that cause stress (stressors), as experienced by the teenage female character in the novel Mamimoma. The teenlit novel is a work by Rosemary Kesauly which was published in 2018 for the third edition at PT Gramedia Pustaka Utama. This study aims to describe the forms and causes of stress (stressors) on female characters in the novel Mamimoma by Rosemary Kesauly. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis technique used is content analysis technique. The results of the research show that the forms of stress on female characters in the novel are distress and eustress. Distress is reflected in the characters Maggie and May which is shown through a decrease in the quality of social relations between children and parents. Meanwhile, eustress is reflected in the characters Maggie and Milly which are shown through increased potency and performance. The stress on the female character is caused by stress-sors from social and psychological aspects. The social aspect is related to parents' work, family harmony, and society's response to physical disabilities. Meanwhile, the psychological aspect is related to self-doubt. Keywords: stress; stressor; Mamimoma; Rosemary Kesauly
Pengembangan Media Audiovisual Digital Klicks Deutsch Berbasis Articulate Storyline pada Materi Rund ums Essen dalam Pembelajaran Bahasa Jerman Issabella, Baiq Tsania Avi Salwa; Afifah, Lilis; Titaley, Audrey Gabriella
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p707-723

Abstract

Media merupakan instrumen penting dalam pelaksanaan pembelajaran masa kini. Inovasi media sangat dibutuhkan untuk mendukung keefektifan pembelajaran sehingga suatu tujuan pembelajaran menjadi lebih mudah tercapai. Namun, faktanya tidak sedikit sekolah di Indonesia yang masih ke-kurangan dalam hal inovasi media pembelajaran, khususnya media pembelajaran yang berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Klicks Deutsch, yaitu sebuah media audio-visual digital bagi pembelajaran bahasa Jerman. Klicks Deutsch dibuat menggunakan aplikasi pembuat media interaktif bernama Articulate Storyline. Materi yang disajikan dalam media ini ada-lah seputar makanan (Rund ums Essen) pada Kurikulum 2013 untuk Kompetensi Dasar 3.2 dan 4.2. Adapun penelitian ini berjenis Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket. Klicks Deutsch yang telah tervalidasi oleh ahli materi dan ahli media kemudian diujicobakan kepada 26 siswa kelas XI Bahasa SMAN 8 Malang. Hasil penilaian menunjukkan bahwa media Klicks Deutsch berada pada kualifikasi sangat valid atau sangat layak diterapkan sebagai media pembelajaran digital bahasa Jerman, khususnya untuk materi Rund ums Essen. Hal tersebut dibuktikan dengan persentase hasil penilaian sejumlah 85 persen oleh ahli materi, 95,6 persen oleh ahli media, dan 91,4 persen oleh siswa sebagai pengguna. Kata kunci: media pembelajaran; Klicks Deutsch; Rund ums Essen; bahasa Jerman The Development of Digital Audiovisual Media Klicks Deutsch Based on Articulate Storyline on Rund ums Essen Material in Learning German Media is an essential instrument to implement today's learning. Media innovation is reguined to support the achievement of a learning goal. But in fact, there are still many schools in Indonesia, which is lacked in terms of learning media innovation, especially digital-based learning media. This research aimed to develop Klicks Deutsch, a digital audiovisual media for learning German. Klicks Deutsch was created using an interactive media creator application called Articulate Storyline. The material presented in this media is Rund ums Essen (about food) for Basic Competency 3.2 and 4.2 in curriculum 2013. Moreover, this research was a Research and Development (R&D) type using the ADDIE development model which consists of five phases, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The data were collected using questionnaires. After being validated by the experts, Klicks Deutsch was then implemented on 26 students of grade XI Language at SMAN 8 Malang. Finally, the results of the assessments show that Klicks Deutsch has reached a quite valid qualification. In other words, this media is liable to be used as a media for German learning, since it gained 85 percent score from material expert, 95.6 percent from media expert and 91.4 percent from student as users. Kata kunci: learning media; Klicks Deutsch; Rund ums Essen; German language
Bentuk Lagu Liturgi Lumen Christi di Perayaan Ekaristi Paskah Gereja Santo Yohanes Penginjil Jakarta: Indonesia Wardhani, Agnes Ayu; Hartono, Hartono; Gustanti, Yurina
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p724-738

Abstract

Lagu liturgi “Lumen Christi” merupakan lagu sederhana yang selalu dibawakan dalam perayaan Ekaristi Paskah di gereja Katolik pada malam paskah. Bentuk lagu pada penelitian ini terdiri atas bagian, motif, frase, melodi, birama dan makna. Tujuan penelitian ini adalah melakukan deskripsi dan analisis lagu liturgi yang berjudul Lumen Christi di Gereja Santo Yohanes Penginjil Jakarta. Selain itu, untuk mengetahui bagian, motif, frase, melodi, birama dan makna pada lagu tersebut digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan data yang berupa hasil wawancara narasumber dan dokumentasi. Narasumber utama dalam penelitian ini adalah Pastor Aluisius Pramudya Daniswara dan musisi koor gereja Albertus Djoko Muljanto. Subjek penelitian ini ditujukan pada Pastor dan musisi koor gereja karena telah lama mengabdi di gereja dan mengetahui aturan musik pada lagu liturgi. Observasi penelitian ini dilakukan dengan mentranskrip lagu Lumen Christi ke dalam notasi balok dan menganalisis makna lagu tersebut untuk memperoleh data-data dari lagu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk lagu Lumen Christi mempunyai 1 bagian yang terdiri atas 4 motif, 2 frase dengan 4m yaitu frase antedens dan frase konsekuen, dengan tempo adagio. Kata kunci: bentuk lagu, Liturgi, Ekaristi Paskah, Lumen Christi. Forms Liturgical Lumen Christi Song at Santo Yohanes Penginjil Jakarta Church's Easter Eucharist The liturgical song Lumen Christi is a simple song that is always sung in the celebration of the Easter Eucharist at the Catholic church on Easter night. The form of the song in this study consists of parts, motifs, phrases, melodies, bars and meanings. The purpose of this research is to describe and analyze the liturgical song Lumen Christi at the Church of Santo Yohanes Penginjil, Jakarta. In addition, to find out the parts, motives, phrases, melodies, bars and meanings of the song. The research method used is descriptive qualitative with data in the form of interviews with sources and documentation. The main informants in this study were Pastor Aluisius Pramudya Daniswara and church choir musician Albertus Djoko Muljanto. The subject of this research is aimed at church choir musicians and pastors because they have served in the church for a long time and know the rules of music in liturgical songs. Observations of this research were carried out by transcribing the song "Lumen Christi" into block notation and analyzing the meaning of the song to obtain data from the song. The results showed that the form of the song "Lumen Christi" has 1 part consisting of 4 motifs, 2 phrases with 4m, namely the antecedent phrase and the consequent phrase, with an adagio tempo. Keywords: forms song, Liturgical, Easter Eucharist, Lumen Christi.
Perancangan Ulang Kemasan Keripik Cita Mandiri untuk Meningkatkan Daya Tarik Konsumen dan Daya Saing Produk Arifin, Aditya
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i52023p647-666

Abstract

Banyaknya produk sejenis yang dihasilkan oleh UKM (Usaha Kecil Menengah) dari masa pandemi memicu perlombaan untuk meningkatkan daya saing produk agar setara dengan produk pabrikan yang telah lebih dulu ada dipasar. Usaha lebih dari UKM untuk mendapat pasar secara offline maupun online sangat diperlukan sehingga faktor pendukung untuk meningkatkan daya saing produk juga diperlukan. Kemasan merupakan salah satu faktor pembeda yang dapat meningkatkan daya saing produk hingga dapat meningkatkan daya tarik konsumen secara visual. Fungsi kemasan tidak hanya sebagai pelindung produk, namun dapat merupakan ciri pembeda dan cerminan kualitas dari sebuah produk. Kurang menariknya kemasan Keripik Cita Mandiri dinilai kurang menarik minat konsumn dari segi visual maka diperlukan perancangan ulang pada kemasan produk Keripik Cita Mandiri menjadi lebih menarik. Hasil Akhir dalam perancangan kemasan tersebut adalah kemasan primer, sekunder, dan tersier dari beberapa produk Keripik Cita Mandiri yang terdiri dari berbagai rasa dan bahan dasar. Luaran dari perancangan ulang sehingga dapat digunakan sebagai bahan promosi pada media sosial secara online maupun offline untuk meningkatkan ketertarikan konsumen. Kata kunci: perancangan ulang; kemasan; Keripik Cita Mandiri; daya saing produk Redesign of Cita Mandiri Chips Packaging to Increase Consumer Appeal and Product Competitiveness The increasing number of similar products produced by Small and Medium Enterprises (SMEs) during the pandemic has triggered a competition to improve product competitiveness to be on par with factory-made products that have been in the market for a long time. SMEs need to make extra efforts to reach customers both offline and online, so supporting factors to increase product competitiveness are also needed. Packaging is one of the distinguishing factors that can increase product competitiveness and consumer appeal. Packaging not only protects the product but also reflects the quality of the product. The unattractive packaging of Cita Mandiri Chips is considered to be less appealing to consumers visually, so a redesign of the packaging is needed to make it more attractive. The final result of the redesign is the primary, secondary, and tertiary packaging of several Cita Mandiri Chips products consisting of various flavors and ingredients. The redesign can be used as promotional material on social media both online and offline to increase consumer interest. Keywords: redesign; packaging; chips; Cita Mandiri; competitiveness

Page 1 of 1 | Total Record : 10