Articles
171 Documents
Penerapan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMP PGRI Wonorejo
Adabi, Muhammad Al-Adil;
Ariyani, Nanda Febri;
Lestari, Novita Dewi;
Sari, Rosita;
Lisdiana, Anita
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4319
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas VIII SMP PGRI Wonorejo dengan menggunakan sekaligus menerapkan media gambar. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam pembelajaran IPS diperlukan adanya pembelajaran yang tepat serta optimal bagi guru dan siswa baik intelektual maupun emosional, agar proses pembelajaran berlangsung ideal. Namun keadaan faktualnya menunjukan hal yang berbeda, guru hanya sekedar mengajar untuk menyelesaikan tanggung jawab mereka semata. Jarang sekali ditemui guru yang berinovasi mengembangkan metode, atau media untuk bahan pengajaran mereka.
Peranan Pendidikan Sosial dalam Penanaman dan Pengembangan Karakter Anak Di Kotagajah
Sari, Ayu Anita;
Diono, Dwi Wahyu;
Shofi, Faiq;
Tusriyanto, Tusriyanto
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4320
Pendidikan karakter merupakan langkah yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan kembali jati diri bangsa dan menggerakkan pembentukan masyarakat Indonesia baru. Penelitian ini menggunakan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan karakter siswa bukanlah suatu usaha yang mudah dan cepat. Diperlukan usaha yang terus menerus dan refleksi yang dalam untuk membuat rangkaian Moral Choice (moral judgement) yang harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata, sehingga praktis dan reflektif. Jumlah waktu yang diperlukan untuk menjadikannya menjadi kebiasaan (habit) dan pembentukan karakter atau karakter seseorang. Pendidikan karakter harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik dalam keluarga dan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat. Hal ini merupakan langkah besar yang harus dilakukan yaitu menghubungkan kembali hubungan dan jaringan pendidikan yang menjadi titik putus ketiga lingkungan pendidikan tersebut. Pembentukan pendidikan alam dan karakter tidak akan pernah berhasil selama ketiga di antara lingkungan pendidikan tidak ada keselarasan dan kesinambungan.
Sepenggal Pemikiran John Dewey Tentang Demokrasi
Tusriyanto, Tusriyanto;
Karsiwan, Karsiwan
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4321
Tujuan kajian ini adalah untuk mendeskripsikan pemikiran Dewey tentang demokrasi bahwasanya tingginya partisipasi rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka dapat mendorong pada terwujudnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Pemerintahan yang demikian merupakan pemerintah yang demokratis, kedekatan dengan rakyat akan menjadi perekat bangsa. Sedangkan pentingnya pendidikan demokrasi antara lain dapat dilihat dari nilai-nilai yang terkandung dalam demokrasi. Nilai nilai demokrasi dipercaya akan membawa kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik dalam semangat egalitarian dibandingkan idiologi non-demokrasi.
Analisis Perilaku Siswa Dalam Proses Belajar Mata Pelajaran IPS Yang Mengalami Broken Home Di SMPN 1 Seputih Surabaya
Wibowo, Aditya;
Nurlatifah, Linda;
Shofhatunnaja, Rifda;
Muklis, Zainul;
Karsiwan, Karsiwan
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4322
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti Perilaku Siswa Dalam Proses Belajar Mata Pelajaran Ips Yang Mengalami Broken Home Di Smpn 1 Seputih Surabaya. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam jurnal ini adalah tehnik dokumentasi serta menggukan metode penelitian kepustakaan. Serta teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari hasil peneitian dan analisis bahwa broken home” biasanya digunakan untuk menggambarkan keluarga yang berantakan akibat orangtua tak lagi peduli dengan situasi dan keadaan keluarga serta anaknya di rumah. Orangtua tidak lagi perhatian terhadap anak-anaknya, baik masalah di rumah, sekolah, sampai pada perkembangan pergaulan di masyarakat. Broken home bisa juga diartikan dengan kondisi keluarga yang tidak harmonis dan ridak berjalan layaknya keluarga yang rukun, damai, dan sejahtera karena sering terjadi keributan serta perselisihan yang menyebabkan pertengkaran dan berakhir pada perceraian. Bahwa siswa yang mengalami keluarga broken home mengalami perubahan kebiasaan belajar dari beberapa aspek yaitu mempersiapkan semua keperluan study pada malam harinya sebelum berangkat ke sekolah, selalu berusaha senantiasa hadir di kelas sebelum pelajaran dimulai
Pengaruh Penggunaan Handphone Terhadap Interaksi Sosial Remaja Di Desa Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro
Desike, Vivin;
Amalia, Annisa;
Maulana, Fadillah;
Kurniawan, Liyon;
Purwasih, Atik
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4323
Penelitian ini berjudul pengaruh penggunaan handphone terhadap interaksi sosial remaja di Desa Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro. Handphone merupakan salah satu alat anggih yang dapat membantu memudahkan manusia dalam berinteraksi melalui jarak jauh sekalipun. Namun kehadiran handphone ini jangan menjadi penyebab terjadinya perubahan interaksi sosial bagi kalangan remaja. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan handphone terhadap interaksi sosial remaja di Desa Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro dan memahami faktor yang menghambat pola interaksi sosial di Desa Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana peneliti meneliti secara menyeluruh terhadap fakta yang terdapat di lokasi penelitian sesuai dengan fokus permasalahan, dengan cara meneliti langsung, kemudian data hasil analisis disajikan dan diberikan pembahasan. Untuk mendapatkan data yang akurat dan terpercaya dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa handphone dapat berpengaruh terhadap interaksi sosial remaja di Desa Ganjar Asri, baik pengaruh positif maupun negative. Pengaruh positif di antaranya adalah memudahkan dalam berkomunikasi walau jarak jauh. Sedangkan pengaruh negatif di antaranya adalah dapat menjadikan remaja mengalami disfungsi, waktu interaksi tatap muka langsung berkurang, kehadiran handphone mengganggu kualitas interaksi langsung, handphone menjadikan remaja hyperpersonal, handphone menjadikan remaja konsumtif dan handphone membuat remaja kurang peka terhadap lingkungan sekitar. Faktor penghambat pola interaksi sosial remaja di Desa Ganjar Asri adalah faktor lingkungan keluarga, masyarakat, keagamaan, adat istiadat dan kebiasaan. Faktor-faktor ini dapat menjadikan perubahan sosial pada remaja pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
PERAN FINANCIAL TECHNOLOGY SYSTEM DI PERBANKAN INDONESIA DI ERA PANDEMI COVID 19
Narulita, Sari;
Zainal, Vetri Yanti
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4622
Perkembangan Fintech di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, terbukti pada saat pandemi COVID 19 penggunaan FinTech masih mengalami kenaikan meskipun lambat, diharapkan setelah paska pandemi COVID 19 FinTech di Indonesia bisa menjalin kolaborasi yang baik dengan industry perbankan dan Lembaga Keuangan Perbankan, karena timbul semacam tren digitalisasi pada gaya hidup masyarakat Indonesia yang dipicu oleh peraturan pemerintah seperti jaga jarak sosial, jaga jarak secara fisik dan kerja dari rumah. Kata Kunci : Fintech,Perbankan
TOPONIMI DAERAH METRO SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS DI SEKOLAH
Sari, Lisa Retno;
Karsiwan, Karsiwan
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4865
Pemberian nama atau lokasi pada suatu tempat merupakan suatu tinggalan peradaban manusia yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan suatu wilayah. Kesan terhadap suatu tempat bagi manusia begitu mendalam sehingga penamaan suatu tempat seringkali memiliki nilai-nilai yang perlu dilestarikan keberadaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisir nilai sejarah dan budaya yang ada pada toponimi daerah kota Metro dan sekitarnya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa Toponimi kota metro memiliki karakteristik yang unik, khas dan menarik untuk dikaji sebagai sarana penguat dalam proses belajar. Keunikan yang ditimbulkan merupakan sarana dalam mendukung pembelajaran berbasis lingkungan sehingga proses belajar peserta didik menjadi lebih menarik, menyenangkan dan menantang. Adapun pola toponimi wilayah di kota Metro memiliki dua (2) karakteristik utama yaitu: 1) Penamaan lokasi berdasarkan lokasi asal penduduk; 2) Penamaan lokasi berdasarkan pemetaan pemerintah kolonial Belanda dalam bentuk beddeng angka saat membuka daerah Metro. Materi IPS di sekolah lebih memiliki kekuatan, dan memberikan penguatan kemampuan keterampilan sosial peserta didik seperti keterampilan bertanya, bersikap, bernalar kritis, dan tentunya menyikapi setiap persoalan selama proses belajar peserta didik sehingga memiliki kebermaknaan, dan keterkaiatan langsung dengan kejadian atau peristiwa di lingkungan tinggalnya. Penguatan dan penambahan materi IPS dengan menggunakan, memanfaatkan, dan memfasilitasi peserta didik untuk belajar, mengenal, dan menginternalisasikan nilai-nilai sejarah dan budaya di lingkungan melalui proses belajar. Sehingga pada akhirnya pelajaran IPS dengan demikian diharapkan mampu merangsang peserta didik untuk belajar, berkreasi dan berkarya dalam melestarikan nilai sejarah dan budaya di lingkungan sebagai penguatan karakter peserta didik.
ANALISIS PENGARUH PENGETAHUAN PERKOPERASIAN TERHADAP MINAT MENJADI ANGGOTA KOPERASI MAHASISWA
Hestiningtyas, Widya;
Nurdiansyah, Reza Andika;
Rizal, Yon
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4988
Indonesia merupakan negara yang menerapkan sistem perekonomian Pancasila dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar penerapannya. Koperasi adalah badan usaha yang paling sesuai dengan landasan tersebut, salah satu bentuk koperasi di lingkungan perguruan tinggi adalah Koperasi Mahasiswa Universitas Lampung (Kopma Unila). Mahasiswa diharapkan dapat aktif dan mendukung kegiatan perkoperasian di Kopma Unila, namun nyatanya minat yang dimiliki masih belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan perkoperasian terhadap minat mahasiswa Universitas lampung menjadi anggota Kopma Unila. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif verifikatif karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran mengenai pengaruh variabel X terhadap variabel Y yang terjadi dengan menggunakan pendekatan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Lampung angkatan 2017-2019 sebanyak 17.718 mahasiswa dengan jumlah sampel yang digunakan sebesar 341 mahasiswa dengan menggunakan perhitungan Isaac-Michael. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan alokasi besarnya sampel masing-masing fakultas menggunakan teknik proportionated random sampling. Hasil analisis menunjukan adanya pengaruh pengetahuan perkoperasian terhadap minat mahasiswa menjadi anggota Kopma Unila sebesar 61,8%.
POTENSI KONFLIK DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
Ciciria, Deri;
Akeh, Ketut;
Magrilisa, Magrilisa
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4989
Masyarakat kabupaten Tulang Bawang Barat memiliki keanekaragaman suku dan agama yang juga sangat dipengaruhi daerah disekitarnya. Setiap suku yang berada di kabupaten ini berjejaring sosial dan terkoneksi secara primordial dengan suku di wilayah lain khususnya yang wilayah perbatasan kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi konflik di kabupaten Tulang Bawang Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode telaah informasi melalui wawancara, observasi langsung dan dokumentasi serta ditunjang dengan studi kepustakaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat kabupaten Tulang Bawang Barat, sedangkan sampel terdiri dari 8 Kampung/ Tiyuh. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa potensi konflik di kabupaten Tulang Bawang Barat meliputi: 1) potensi konflik berdasar atas kegiatan ekonomi, dimana pengelolaan lahan HTI yang melibatkan masyarakat antar suku telah memicu tumpang tindih pengelolaan sehingga berpotensi menimbulkan konflik berbasis SARA. 2) potensi konflik berdasar agama dan sosial budaya, fenomena ini seperti gunung es dimana mayoritas agama yang di anut masyarakat kabupaten Tulang Bawang Barat adalah Muslim, namun masyarakat yang beragama lain memiliki basis di sekitar wilayah perbatasan kabupaten. Perbedaan agama mengakibatkan perbedaan tuntunan teknis dalam kehidupan masyarakat yang sangat rentan terhadap potensi konflik. Perbedaan adat dan budaya antar suku dalam masyarakat juga mengakibatkan perbedaan pola dan aturan kehidupan, sehingga memicu terjadinya berbagai macam persinggungan. Pendidikan di masyarakat menjadi jalur penting dalam meresolusi konflik, karena hanya melalui pendidikanlah keterbukaan pemikiran dibangun sehingga membuka cakrawala toleransi dalam keberagaman.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI MASA PANDEMI (Studi Kualitatif Pada Guru IPS di SMP N 1 Kibang)
Rahayu, Titik Muji;
Tusriyanto, Tusriyanto;
Wahyuni, Sri
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4992
Penelitian ini berfokus pada Kompetensi Pedagogik Guru yang mencakup empat kompetensi guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kurangnya profesionalitas guru dalam pembelajaran di masa pandemi, dilihat dari tidak diterapkannya kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPS SMP N 1 Kibang, metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer guru IPS SMP N 1 Kibang. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduction, data display dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kompetensi Pedagogik Guru IPS di SMP N 1 Kibang sudah baik, hal ini dapat dilihat dari penguasaan indikator kompetensi pedagogik guru yaitu kemampuan guru dalam pemahaman peserta didik, perancangan dan pelaksanaan dari perangkat pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik.