cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Pengembangan Desain Konstruksi Mesin Penanam Bibit Padi menggunakan Motor Listrik Inverter Salam, Abdul; Nur, Rusdi; Adil, Adil; Jannah, Fitrial; Fathur Hidayat, M.; Rahman, Abdul
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i2.4878

Abstract

Padi berperan penting dalam perekonomian Indonesia, bahkan di tingkat Asia karena padi merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk di Asia. Hal ini menyebabkan padi menjadi komoditas prioritas, strategis, bahkan politis di Indonesia.Tujuan yang ingin dicapai dalam pengembangan desain konstruksi mesin penanam bibit padi menggunakan motor listrik inverter ini ialah dapat mengefisiensikan waktu dalam penanaman bibit padi dan persentasi penanaman bibit padi lebih baik dibandingkan dengan mesin penanam bibit padi sebelumnya.  Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancang bangun terapan dengan mendesain mesin penanam bibit padi yang lebih ringan karena menggunakan motor listrik inverter sebagai penggerak, roda mesin yang dapat dilepas-pasang, dan secara keseluruhan konstruksi mesin lebih praktis.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa mesin yang dikembangkan desain konstruksinya ini dapat melakukan penanaman bibit padi pada lahan seluas 1 Ha dengan waktu selama 16 jam, sedangkan pada mesin sebelumnya yang digerakkan mesin bensin membutuhkan waktu 18 jam, sehingga mesin ini dapat mengurangi 2 jam waktu penanaman. Demikian pula, mekanisme konstruksi pencapit yang lebih baik sehingga dapat menanam bibit padi sekitar 75% sesuai target yang ditentukan.
PENGEMBANGAN SISTEM KONTROL DAN PENEPAT MESIN CNC SPOT WELDING UNTUK PERAKITAN BATTERY PACK Nasrullah, Baso; Hasanah Mihdar, Uswatul; Harmi, Nur; Pasau, Herianto Bintang; Nursyam, Muh.
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i2.4883

Abstract

Di Indonesia, hingga saat ini proses perakitan dan produksi battery pack masih menggunakan cara manual dan semi otomatis. Perakitan manual selalu menggunakan kabel yang disolder di antara setiap bagian baterai. Sedangkan proses perakitan semi otomatis menggunakan alat titik bergerak otomatis. Namun pemindahan benda kerja (baterai) pada proses pengelasan titik (Spot Welding) masih dilakukan secara manual. Mesin CNC Spot Welding ini sebelumnya diproduksi dan dioperasikan oleh beberapapihak. Setelah beberapa kali proses pengoperasian terdapat kekurangan yang dapat diperbaikiPenelitian ini bertujuan adalah untuk pengembangan konstruksi mesin CNC Spot Welding yang mudah dipindahkan, untuk sistem kontrol dan penepat yang dapat memudahkan pengoperasian mesin CNC Spot Welding, untuk menganalisis hasil pengujian pengelasan pada mesin CNC Spot Welding, dan untuk mengetahui estimasi biaya manufaktur mesin CNC Spot Welding. Penelitian ini dimulai dari studi literatur, identifikasi masalah, perancangan, pemilihan dan pembuatan komponen, pengecekan fungsi dan kesesuaian komponen, perakitan sistem mekanik elektrik dan sistem kontrol, pengujian dan pengambilan data, serta analisa data. Penelitian dilakukan dengan pemilihan tempat dan waktu, alat dan bahan, tahapan perancangan, dan prosedur pengujian. Metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan mistar ingsut dan balok aluminium untuk menguji keakuratan pergerakan. Dari hasil penelitian ini Telah dihasilkan produk CNC Spot Welding dengan spesifikasi yaitu meja 1200 mm x 600 mm x 743 mm, control box 450 mm x 260 mm x 160 mm, cover mesin 580 mm x 560 mm x 500mm. Sehingga produk hasil pengembangan ini dapat dengan mudah dipindahkan. Telah dibuat dan dikembangkan Mesin CNC Spot Welding yang mudah dioperasikan dan proses kalibrasi mesin sumbu-X, sumbu-Y, sumbu-Z menunjukkan tidak terdapat backlash dengan maksimal toleransi +-0,02, sehingga sumbu-X, sumbu-Y, dan sumbu-Z dapat digunakan. Berdasarkan beberapa pengujian menunjukkan mesin mudah dipindahkan dan hasil uji pengelasan dari pengembangan mesin CNC Spot Welding dengan lima kali percobaan dan menggunakan dua mode yaitu mode-8 dan mode-9 menghasilkan kualitas pengelasan yang bagus dengan waktu pengelasan selama 1 menit 7 detik yang terlihat padatampilan utama software Universal G-Code Sender. Dari hasil pengembangan mesin CNC Spot Welding untuk baterai pack diperoleh total harga produk untuk biaya bahan Langsung, biaya tenaga kerja, dan biaya bahan tidak langsung senilai Rp 10.123.232.Kata kunci: CNC, Spot Welding, Battery Pack, Universal G-Code Sender.
Rancang Bangun Model Turbin Tesla Dengan Variasi Tekanan Miswar, Ahmad; Ramadhani, Nurul; Hamzah, Nur; Suryanto, Suryanto
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i2.5056

Abstract

Electric energy is one of the essential aspects required in daily life. One of the most commonly used sources of electricity today is the steam power plant. However, the energy from this steam requires a special device to be converted into mechanical energy. The turbine used in this design is a steam turbine.The purpose of this design is to create a model of the Tesla turbine as a steam turbine, to determine the rotational speed generated by the Tesla turbine when subjected to varying steam pressures, and to determine the power generated by the generator when the Tesla turbine is subjected to varying steam pressures.The test results showed the highest rotation speed was 681 rpm, condensate water level was 1430 ml, current was 0.5 A, and voltage was 13 V with a constant load of a 12-watt lamp. The highest analysis data obtained were generator power of 0.0065 kW, mass flow rate of 0.02383 kg/s, input power of 24.162 kW, and system efficiency of 0.036%.
Kaji Eksperimen Pengaruh Kuat Medan Magnet Terhadap Efisiensi Produksi Gas Oxyhidrogen (HHO) Pada Generator HHO Tipe Kering Suryanto, Suryanto; Klistafani, Yiyin; Rahmadania, Arrida; Pratiwi, Winarti Ike
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i2.5065

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh medan magnet pada produksi gas HHO dan untuk menentukan efek dari variasi jumlah kutub dan kekuatan medan magnet pada efisiensi generator HHO tipe sel kering. Metode eksperimen diadopsi untuk mengevaluasi kinerja generator HHO tipe kering dalam memproduksi gas HHO. Variabel yang dimanipulasi meliputi kekuatan medan magnet, jumlah kutub, konsentrasi larutan elektrolit (NaOH dan KOH), dan variasi arus input. Sumber daya DC untuk proses elektrolisis berasal dari panel fotovoltaik (PV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kekuatan medan magnet 0,3 Tesla dengan 3 kutub, konsentrasi larutan NaOH 7,7%, dan arus 7 A menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 84,61%. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi parameter ini dapat secara signifikan meningkatkan kinerja generator HHO tipe sel kering. Kata Kunci: Gas HHO, Generator HHO Tipe Kering, Medan Magnet Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh medan magnet terhadap produksi gas HHO dan bagaimana efek jumlah kutub dan kuat medan magnet yang bervariasi terhadap tingkat efisiensi suatu Generator HHO Tipe Kering. Penelitian ini mengadopsi metode eksperimental untuk menyalakan generator HHO tipe kering dalam menghasilkan gas HHO. Variabel yang dimanipulasi meliputi kekuatan medan magnet, jumlah kutub magnet, konsentrasi larutan elektrolit (NaOH dan KOH), serta variasi arus input. Sumber energi listrik DC untuk proses elektrolisis berasal dari panel photovolataic (PV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara kuat medan magnet 0,3 Tesla dengan 3 buah kutub magnet, konsentrasi larutan NaOH 7,7%, dan arus 7 A menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 84,61%. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimasi parameter-parameter tersebut dapat meningkatkan kinerja generator HHO tipe kering secara signifikan. Kata kunci : Gas HHO; Generator HHO tipe kering; Magnet Medan
Desain dan Pembuatan Tungku Krusibel Untuk Peleburan Logam Bukan Besi Kapasitas 5 Kg Dengan Bahan Bakar Gas Wetik, Fransisco Rivaldy; Damayanti, Irma; Aqsa, Muh Nur; Rasyid, Syaharuddin; Mihdar, Uswatul Hasanah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i2.5398

Abstract

Proses pengecoran logam (casting) adalah salah satu teknik pembuatan suatu produk dengan cara logam dicairkan dalam tungku peleburan lalu lanjut dituang ke dalam ruang cetakan yang serupa dengan bentuk asli dari produk coran yang akan dibuat. Penelitian ini akan dirancang dan dibuat tungku berbahan bakar LPG. Tungku gas ini nantinya dibuat dan diaplikasikan sebaga alat peleburan logam bukan besi, Pada proses rancang bangun tungku gas diawali dengan pembuatan sketsa tungku, perencanaan ukuran dari benda kerja, kemudian proses pembuatan gambar kerja, pemilihan material, dan proses pembuatan Setelah pembuatan akan dilakukan pengujian sehingga alat ini akan menjadi penunjang praktikum terkhusus pada mata kuliah teknologi manufaktur dan teknologi bahan masi jarang digunakan. Kebanyakan dosen mengajarkan secara verba kepada mahasiswa tanpa ada alat yang mendukung. Salah satu penyebabnya adalah tidak tersedianya alat tungku peleburan logam. Tujuan tugas akhir ini untuk menciptakan tungku krusibel untuk peleburan logam non ferro (Aluminium dan Kuningan) dengan kapasitas 5kg berbahan bakar gas.
Pengembangan Sistem Monitoring Rubber Tyred Gantry Crane Berbasis Long Range di PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal 2 AKbar, Muhammad Fajri; Heryanto, Heryanto; Lewi, Lewi; Mukhtar, Mukhtar
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 22 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v22i2.5400

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring jarak jauh untuk Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane di PT Pelindo Terminal Petikemas New Makassar Terminal 2, dengan mengganti komunikasi dari WiFi ke LoRa guna mengatasi blindspot jaringan yang menghambat pemantauan optimal. Sistem baru juga dilengkapi dengan sensor RFID dan Lidar untuk memantau jumlah dan kondisi kontainer secara real-time di lapangan penumpukan. Data dari PLC RTG ditarik menggunakan program Python dan ditampilkan melalui website monitoring yang dapat diakses dari kantor. Proses penelitian melibatkan pengumpulan data, studi literatur, perancangan sistem elektronik, pemrograman, pengujian sensor, instalasi perangkat pada E-Room, hingga implementasi sistem monitoring. Hasil pengujian menunjukkan sistem berhasil menampilkan kondisi kerusakan RTG serta informasi kontainer secara realtime, dengan delay data selama 3 detik melalui modul LoRa. Teknologi ini memungkinkan staf dan engineer untuk memantau kerusakan maupun operasional RTG tanpa harus turun langsung ke lapangan, sehingga meningkatkan efisiensi dan keamanan proses bongkar muat peti kemas. Crane Monitoring System (CMS) berbasis website terbukti efektif dan responsif dalam mendukung kelancaran operasional terminal petikemas.
Pengembangan Sistem Kontrol Penyangga Kaki pada Dental Unit Habriansyah, Imran; Kadir Muhammad, Abdul; Paisal, Paisal; Mukhtar, Mukhtar; Lewi, Lewi; Abdal, Abdal; Nasrullah, Nasrullah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 23 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v23i1.5402

Abstract

Dental unit adalah suatu alat yang dipakai oleh dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan serta perawatan gigi dan mulut (pengeboran, penambalan, dan pembersihan). Pada perangkat dental unit terdapat bagian kursi dental unit yang digunakan pasien dalam proses perawatannya. Pengembangan sistem kontrol penyangga kaki pada dental unit dilatar belakangi dental unit yang ada pada saat ini belum memiliki kemampuan untuk menyesuaikan posisi ergonomi pada kursi dan pengontrolan pada penyangga kaki secara otomatis maka diharapkan setelah pengembangan yang telah dilakukan, kenyamanan dan keamanan pada dental unit semakin meningkat. Dental unit tipe mobile terdiri dari beberapa bagian seperti lengan, meja, sistem roda, body, sistem kelistrikan, dan sistem kontrol. Pada penelitian ini penulis secara khusus telah mengembangkan rancangan sistem kontrol sebelumya dengan mengaplikasikan Mikrokontroller Arduino ATMega sebagai pusat kendali yang mampu mengontrol semua gerakan dental chair dan instrumen pada dental unit. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa alat kendali berupa foot controller dan panel kontrol yang telah dibuat mampu mengendalikan gerakan naik, turun, rebah, dan tegak dental chair serta mengontrol instrumen dental unit yang meliputi dental light, sistem penyaluran air, LCD, handpiece.
Analisis Aerodinamika Pada Bangun Ruang Sama Kaki dan Sama Sisi di Ruang Uji Wind Tunnel Husda, Baso Riadi; Jayanegara, Sudarmanto; Agung, Muhammad; Aminuddin; Raodah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 23 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v23i1.5409

Abstract

Aerodinamika merupakan cabang ilmu fisika yang mepelajari perilaku aliran udara di sekitar benda padat. Bidang aerodinamika memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi, termasuk transportasi, konstruksi bangunan, dan energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aerodinamika bangun ruang sama kaki dan sama sisi. Salah satu metode yang umum digunakan untuk menguji karakteristik aerodinamika adalah menggunakan terowongan angin (wind tunnel) dengan standar ASME PTC 16 dan disimulasi dengan software ansys. Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan aliran 30 m/s dan 40 m/s untuk masing-masing benda uji pada pengujian wind tunnel untuk mendapatkan data eksperiman dan simulasi ansys yang digunakan peneliti untuk menganalisis gaya angkat (lift), gaya hambat (drag), dan karakteristik aliran di sekitar objek yang diuji. Hasil pengujian didapatkan bahwa bangun ruang sama kaki menunjukkan nilai koefisien drag yang lebih besar dibandingkan dengan segitiga sama sisi pada semua kecepatan sedangkan koefisien lift pada bangun ruang sama sisi cenderung lebih stabil dibandingkan dengan bangun ruang sama kaki. Dari hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam desain struktur aerodinamis yang lebih efisien di berbagai bidang transportasi.
Pemanfaatan Limbah Sagu (Metroxylon sp) sebagai Bahan Baku Biokomposite Ramah Lingkungan Sulaeman, Budiawan; Nurhidayanti, Nurhidayanti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 23 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v23i1.5429

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi sifat fisik dan mekanik biokomposit dengan menggunakan sagu aren (LS) sebagai bahan tambahan. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua biokomposit LS yang diuji memenuhi standar densitas JIS (2003), meskipun terjadi penurunan densitas karena penambahan LS menyebabkan lebih banyak rongga dalam struktur. Kadar air dari semua biokomposit LS berada dalam batas yang diizinkan oleh standar JIS (2003), meskipun sedikit lebih tinggi karena sifat higroskopis LS. Pengembangan ketebalan biokomposit LS meningkat dengan penambahan LS, terutama pada komposisi LS yang lebih tinggi, tetapi masih memenuhi standar. Hasil uji mekanik menunjukkan bahwa kekuatan tekan optimum dicapai dengan penambahan LS hingga 35%, sedangkan penambahan LS lebih dari itu menurunkan kekuatan tekan. Biokomposit LS yang diuji ternyata memiliki variasi sifat fisik berdasarkan komposisi bahan dan hasilnya tetap memenuhi standar kualitas yang berlaku. Hal ini menunjukkan potensi LS sebagai bahan aditif dalam produksi biokomposit yang memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Dampak Pembubutan Pahat Karbida Tungsten Dengan Variasi Kedalaman Pada Baja ST 40 dan 45 Terhadap Kekasaran Permukaan Lasarus, Risa; Lorens, Dennis; Paliling, Formanto; Christof Geraldi Simon
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 23 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v23i1.5482

Abstract

Baja merupakan suatu material yang mempuyai peranan penting dalam dunia industry, baja sering kali digunakan sebagai bahan dasar pembuatan komponen mesin maupun kontruksi. Dalam aplikasi pemakaian dibidang kontruksi, baja karbon sering digunakan dalam bidang bangunan. Sedangkan dalam dunia permesinan dan otomotif baja karbon sering digunakan sebagai bahan untuk pembuatan komponen poros, roda gigi dan lain sebagainya. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekasaran permukaan pada baja karbon ST 40, baja karbon ST 45 pada proses pembubutan dengan menentukan  variasi kedalaman potong menggunakan pahat karbida.Proses penelitian ini menggunakan metode pengaruh kedalaman potong kemudian melakuhkan pengolahan data hasil kekasaran permukaan pada proses pembubutan menggunakan pahat karbida dengan putaran mesin tetap 500 rpm dan kedalaman potong kedua material yang tetap 0,3 mm, 0,4 mm, 0,5 mm, 0,6 mm dan 0,7 mm. Material yang digunakan adalah baja karbon ST 40 dan baja karbon ST 45 Berdasarkan hasil pengujian kekasaran permukaan pada proses pembubutan, dimana baja karbon ST 40 nilai kekasaran permukaan tertinggi terdapat pada kedalaman potong 0.7 mm yaitu sebesar 0,027 μm dan nilai kekasaran permukaan terendah terdapat pada kedalaman potong 0,3 yaitu sebesar 0,016 μm. Sedangkan untuk baja karbon ST 45 nilai kekasaran permukaan tertinggi pada kedalaman potong 0,7 mm sebesar 0,045 μm dan nilai kekasaran permukaan terendah terdapat pada kedalaman potong 0,3 mm sebesar 0,033 μm.