cover
Contact Name
Dhini Dewiyanti
Contact Email
jlbi@iplbijournals.id
Phone
+628122184048
Journal Mail Official
dhinijlbi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Antropologi 20. Komp. UNPAD. Cigadung. Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
ISSN : 23019247     EISSN : 26220954     DOI : https://doi.org/10.32315/jlbi
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, perancangan arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, perencanaan wilayah dan perdesaan, perumahan dan permukiman, sains dan teknologi bangunan, sejarah dan teori arsitektur dan kota, sistem infrastruktur wilayah dan kota, serta bidang keilmuan lingkungan binaan lainnya.
Articles 245 Documents
Tektonika Tahan Gempa Arsitektur Tradisional Indonesia: Studi Kasus Rumah Bolon Batak Toba Citraningrum, Andika; Nugroho, Agung Murti; Siagian, Togi Riris; Iyati, Wasiska
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i4.501

Abstract

Tektonika arsitektur tradisional merupakan wujud kearifan lokal dalam menghadapi risiko bencana gempa bumi, namun belum banyak dikaji secara holistik sebagai sistem ketahanan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kaidah, memformulasikan konsep, dan menguji kinerja tektonika arsitektur tradisional tahan gempa melalui studi kasus Rumah Bolon Batak Toba. Penelitian dilakukan melalui tiga tahapan: systematic literature review terhadap 11 jurnal terkait tektonika tradisional, observasi lapangan pada rumah tradisional Batak Toba di Kabupaten Toba Samosir, dan simulasi numerik menggunakan SAP2000 untuk mengevaluasi kinerja deformasi struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Bolon memiliki sistem struktur, konstruksi, dan sambungan berbasis interlocking yang efektif dalam mendistribusikan gaya gempa. Nilai defleksi akibat beban hidup, beban mati, dan beban gempa tercatat sebesar 0,003 cm, jauh di bawah ambang batas 0,6 cm sesuai SNI 03-1729-2002. Beban mati menjadi faktor dominan dalam mempengaruhi deformasi, sementara sistem sambungan tradisional mampu meredam getaran gempa dengan efektif. Penelitian ini membuktikan bahwa prinsip tektonika arsitektur tradisional Batak Toba berkontribusi signifikan terhadap ketahanan bangunan terhadap gempa.
Persepsi Pengguna terhadap Elemen Fisik Ruang Jalan pada Koridor Komersial Gajah Mada, Denpasar Gede Wedananda Maran Putera
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i4.511

Abstract

Jalan Gajah Mada di Kota Denpasar merupakan koridor komersial yang juga berfungsi sebagai ruang publik dan kawasan heritage. Aktivitas padat, kemacetan, dan kondisi termal yang panas menimbulkan pertanyaan terkait kenyamanan pengguna ruang jalan. Meski sejumlah studi telah mengidentifikasi kendala fisik, kajian terhadap persepsi pengguna jalan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi pengguna terhadap elemen fisik ruang jalan yang memengaruhi kenyamanan di koridor ini. Analisis dilakukan berdasarkan aspek fisik ruang jalan dengan menggunakan teori Great Streets oleh Allan B. Jacobs. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara dan observasi lapangan. Penelitian ini menemukan bahwa, pohon yang kurang rimbun menyebabkan area jalan terasa panas, sementara orientasi bangunan tidak mendukung terciptanya keteduhan. Lebar jalan yang sempit dan tidak tertata optimal juga memicu kemacetan. Temuan ini menunjukkan pentingnya penataan elemen ruang jalan secara menyeluruh untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, terutama di kawasan padat dan beriklim tropis.
Hybrid Experimental Approaches in Facade Thermal Performance Research: A Systematic Review Madina, Rizki Fitria; Wonorahardjo, Surjamanto; Larasati, Dewi; Widiastuti, Indah
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i4.521

Abstract

Building façades significantly influence building thermal performance and contribute to urban heat mitigation, particularly in hot-humid climates. While field testing, laboratory experiments, numerical modeling, and digital simulations are widely applied in façade research, methodological frameworks for integrating these into hybrid approaches remain limited. This study systematically reviews 32 peer-reviewed articles to analyze the types, sequencing, and disciplinary tendencies in applying hybrid experimental approaches for façade thermal performance research. Seven type of hybrid experimental approach were identified, with combination of field experiments-simulations are most common. Stage sequencing varied by research objectives, while disciplinary background influenced whether studies began with modelling or empirical experimentation. The proposed hybrid experimental research framework offers strategic guidance for approach selection and sequencing, supporting resource efficiency and methodological rigor in sustainable building design.
Pengalaman Sensori Berjalan Kaki di Area Jalur Pedestrian Sekitar Kampus (Studi Kasus: Kampus UIN Mataram, NTB) Bachtiar, Jasmine Chanifah Uzdah; Indriani, N.K.A. Intan Putri Mentari; Handayani, Teti; Hariyadi
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i4.553

Abstract

Kenyamanan berjalan kaki adalah salah satu faktor penentu dalam keinginan dan motivasi berjalan kaki, terutama di area kampus. Pembangunan infrastruktur jalan di zona pendidikan pada umumnya tidak dilengkapi dengan pembangunan jalur pedestrian yang menyenangkan karena area hijau yang ditebang sehingga membuat cuaca semakin panas. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor pengalaman sensori yang paling mempengaruhi kenyamanan berjalan kaki menuju kampus, terutama di jalur menuju UIN Mataram Kampus 1 yang terletak di Jalan Pendidikan Kota Mataram. Pengumpulan data dilakukan dalam dua tahap, yaitu observasi dan pemetaan langsung di lapangan dan pengumpulan data melalui kuesioner online. Data observasi akan diolah melalui pemetaan data sensori, sementara data kuesioner diolah dengan one-way ANOVA. Hasil studi menunjukkan kenyamanan visual berkaitan dengan elemen fisik dan kenyamanan termal berkaitan dengan perubahan waktu kunjungan menjadi penentu keinginan berjalan kaki. Studi ini menggarisbawahi pentingnya aspek manusia terutama dalam kenyamanan sensori dalam perencanaan kota agar pengembangan kota berkelanjutan. Implikasi hasil penelitian menjadi gagasan dan acuan dalam perancangan dan perencanaan infrastruktur jalur pedestrian kota khususnya di area zona pendidikan.
Analisis Proporsi Geometri dan Penerapan Proporsi Palladio pada Rumah Tongkonan 7 Kolom di Desa Ke’te’ Kesu’, Kabupaten Toraja Utara Aziz, Abdul; Dimyati
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 4 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i4.555

Abstract

Penelitian mengenai proporsi geometri pada arsitektur Nusantara sebelumnya banyak menyoroti penerapan golden section sebagai pola keteraturan, termasuk pada rumah adat Tongkonan. Namun, kajian alternatif proporsi lain, khususnya proporsi Palladio yang memiliki sifat universal dan aplikatif pada fasad bangunan masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola proporsi antar elemen geometri pembentuk rumah Tongkonan 7 kolom di Desa Ke’te’ Kesu’, serta menelaah potensi penerapan pola proporsi Palladio pada fasad bangunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan serta menganalisis hasil observasi lapangan, yang kemudian diolah untuk menemukan hubungan proporsional antar elemen-elemen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah Tongkonan 7 kolom di desa Ke’te’ Kesu’ memiliki pola proporsi Palladio pada fasadnya. Temuan ini memperluas pemahaman mengenai keberagaman pola proporsi pada arsitektur tradisional Toraja, serta membuka peluang pemanfaatannya sebagai referensi pelestarian dan pengembangan desain arsitektur Nusantara.