cover
Contact Name
Dhini Dewiyanti
Contact Email
jlbi@iplbijournals.id
Phone
+628122184048
Journal Mail Official
dhinijlbi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Antropologi 20. Komp. UNPAD. Cigadung. Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
ISSN : 23019247     EISSN : 26220954     DOI : https://doi.org/10.32315/jlbi
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, perancangan arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, perencanaan wilayah dan perdesaan, perumahan dan permukiman, sains dan teknologi bangunan, sejarah dan teori arsitektur dan kota, sistem infrastruktur wilayah dan kota, serta bidang keilmuan lingkungan binaan lainnya.
Articles 237 Documents
The Change and Continuity in the Morphology of Traditional Malay Kampung in Medan, Indonesia 1913-2024 Panjaitan, Sri Elfina; Ginting, Salmina Wati; Hadinugroho, Dwi Lindarto
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.429

Abstract

This study examines the morphological transformation of the traditional Malay kampung in Medan, Indonesia, from the colonial period (1913) to the present day (2024). Using a typo-morphological approach, the research analyzes spatial changes of streets, buildings, and open spaces, revealing how historical, social, and economic dynamics have shaped the kampung’s evolution. The findings indicate that early settlements were structured around the Malay Sultanate called Istana Puri in Kota Matsum III district. This area showed a clear spatial arrangement of Malay traditional settlement. However, post-independence urbanization, migration, and economic shifts led to increasing density, irregular patterns, and the fading of traditional Malay architectural identity. By 2024, commercial activities dominated major roads, while residential areas moved inward, resulting in fragmented spatial patterns. The study highlights the impact of colonial legacies, the 1946 social revolution, and economic growth in shaping Medan’s urban transformation. Understanding these changes provides insights for urban planning strategies that balance modernization with cultural preservation. This research contributes to the discourse on historical urban morphology and the challenges of maintaining cultural identity in evolving cityscapes.
Peta Persebaran dan Karakter Arsitektural Pabrik Gula Peninggalan Belanda di Pulau Jawa: Kajian Sejarah dan Dokumentasi Fauzi Mizan Prabowo Aji; Febela Priyatmono, Alpha; Haja Bava Mohidin , Hazrina
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran pabrik gula peninggalan Belanda di Pulau Jawa dan menganalisis kelompok persebarannya berdasarkan karakter arsitekturalnya. Fokus utama penelitian adalah mendokumentasikan karakter asli pabrik-pabrik gula tersebut, baik yang masih beroperasi, telah beralih fungsi, maupun yang sudah hilang sepenuhnya. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis dokumentasi historis, dan survei lapangan di lokasi pabrik gula yang masih dapat diidentifikasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa pabrik gula Belanda tersebar luas di Pulau Jawa, dengan konsentrasi terbesar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kelompok persebaran ini dianalisis berdasarkan ciri arsitektur, pola tata letak, serta kaitannya dengan dinamika sosial dan ekonomi pada masa kolonial. Sebagian besar pabrik kini telah ditutup atau mengalami perubahan fungsi, namun banyak di antaranya masih menyisakan jejak arsitektural yang signifikan sebagai saksi perkembangan industri gula di Indonesia. Penelitian ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang peta persebaran pabrik gula peninggalan Belanda tetapi juga memberikan wawasan mengenai karakter arsitektural yang terkandung di dalamnya yang penting untuk kajian sejarah dan upaya konservasi di masa depan.
Korespondensi Status Kependudukan Terhadap Preferensi Ruang Jalan: Studi Kasus Kota Bandung Syarlianti, Dessy; Tricia Herliana, Emmelia; Triyuly, Wienty; Hidayat, Husnul
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.442

Abstract

Perencanaan kota di negara berkembang semakin menyadari pentingnya pengembangan yang berorientasi pada manusia. Salah satu konsep yang berkembang pesat saat ini adalah Complete Street. Konsep ini menekankan pentingnya respon desain dan perencanaan ruang jalan kota terhadap keberagaman konteks pengguna sehingga dapat meningkatkan kualitas pengalaman ruang. Namun, karakteristik individu khususnya pengaruh latar belakang sosial budaya terhadap pemilihan ruang jalan kota masih belum banyak dikaji, khususnya dalam konteks negara berkembang. Studi ini bertujuan untuk meninjau status kependudukan dapat menjadi representasi karakteristik individu dan memiliki pengaruh terhadap preferensi ruang jalan kota. Analisis korespondensi terhadap kuesioner semi tertutup (semi close-ended) dari 190 responden di Bandung, Indonesia, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status tempat tinggal dan preferensi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung melihat jalan sebagai tujuan rekreatif, sedangkan penduduk memilih ruang jalan fungsional yang mendukung rutinitas harian (utilitarian). Studi ini mengusulkan kerangka konseptual mengenai empat aspek utama yang memengaruhi preferensi ruang jalan kota, yakni aspek penyerta, aspek motivasi, aspek atraksi, dan aspek mobilitas. Dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut di dalam perencanaan dan perancangan ruang jalan kota, diharapkan ruang jalan dapat memberikan pengalaman ruang yang akan menjadi identitas kota yang berkesinambungan.
Identifikasi Street Furniture dari Perspektif Penggunaan Material, Studi kasus: Taman di wilayah perkotaan Muara Enim Hargianti, Mita; Septiana, Rika; Iskandar, Yandra; Nasution; Insani, Win
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.444

Abstract

Street furniture merupakan sarana pendukung pada lansekap jalan dan taman yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan beraktivitas. Fenomena street furniture taman yaitu terkait dengan masalah ketahanan, seperti; material berkarat, rangkaian lepas, dan mudah rusak. Permasalahan ini seharusnya dapat diminimalisasi karena kerusakan tersebut dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan pengguna taman. Lokasi penelitian berada pada empat taman di wilayah perkotaan Muara Enim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kondisi material street furniture di area taman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan skala Likert digunakan untuk mengukur persepsi pengguna terhadap kinerja street furniture taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis material street furniture taman, terdiri dari: plat alumunium, besi galvanis, besi, beton dan kayu. Material plat alumunium, besi galvanis dan beton memiliki ketahanan yang paling baik dibanding material fiber, kayu dan besi yang cenderung mudah rusak dan berkarat. Selain penggunaan jenis material yang kurang tepat, kerusakan yang terjadi juga disebabkan oleh minimnya pemeliharaan sehingga street furniture tidak dapat digunakan secara optimal dan membahayakan aktivitas di taman. Rekomendasi kepada pemerintah daerah, sebaiknya menyediakan street furniture dengan jenis material besi galvanis yang dilapisi cat anti karat karena lebih tahan lama serta melakukan kegiatan perawatan dan pemeliharaan street furniture taman secara berkala.
Keberlanjutan Kampung Heritage Kayutangan melalui Implementasi Konsep Green Infrastructure Evana Elirica Aliyah; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i2.424

Abstract

Studi ini meneliti keberlanjutan Kampung Heritage Kayutangan dengan menerapkan konsep green infrastructure (GI). Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi eksisting kampung sebagai destinasi wisata melalui aspek amenities, attraction, dan accessibility serta something to do, something to see, dan something to buy sembari mengusulkan strategi berbasis GI. Adapun metode pengumpulan data dilakukan melalui  observasi dan metode penulisan melalui metode deskriptif kualitatif. Sementara itu, analisis penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif melalui analisis SWOT dan metode perancangan berupa konsep GI. Temuan menunjukkan bahwa elemen GI seperti taman hujan, permeable paving, dan kanopi pohon dapat mengatasi masalah lingkungan seperti banjir dan terbatasnya ruang hijau sembari meningkatkan nilai estetika dan ekologi kawasan tersebut. Keterlibatan komunitas melalui pendidikan dan partisipasi juga disarankan untuk memastikan keberhasilan jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan menawarkan solusi pelestarian warisan budaya dengan pengelolaan lingkungan. Hal berfungsi sebagai panduan bagi para pemangku kepentingan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan mempromosikan inisiatif keberlanjutan oleh komunitas.
Tinjauan Literatur Peran Smart Visual Identity dalam Membangun Branding Smart City Putri, Marinda Noor Fajrina Noviana; Sunarharum, Tri Mulyani
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i2.448

Abstract

Pertumbuhan populasi global menimbulkan tantangan yang signifikan terhadap sumber daya, infrastruktur, dan kelestarian lingkungan yang mendorong urbanisasi. Di Indonesia, populasi telah tumbuh sebesar 4% sejak tahun 2018, dan daerah perkotaan menghadapi tekanan yang besar untuk berevolusi menjadi kota pintar guna meningkatkan kualitas dan keberlanjutan kehidupan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi salah satu penerapan strategi kunci yaitu SVI (smart visual identity) agar dapat membantu kota-kota di Indonesia dalam memperkuat branding untuk menarik investasi dan meningkatkan kualitas hidup. Metode tinjauan literatur digunakan dalam studi ini untuk memahami dan mengeksplorasi interaksi antara arsitektur dan strategi kota pintar dalam meningkatkan branding dan daya saing kota. Penelitian ini secara kritis menilai bagaimana elemen-elemen desain kota berkontribusi terhadap identitas dan daya tarik kota, dengan mengambil wawasan dari studi kasus kota-kota yang telah berhasil menerapkan desain kota pintar. Temuan menunjukkan bahwa inisiatif kota pintar secara signifikan berdampak pada pencitraan kota dengan mengintegrasikan teknologi canggih dengan desain perkotaan yang inovatif, sehingga meningkatkan kelayakan huni, keberlanjutan, dan daya saing ekonomi. Studi ini fokus pada pentingnya identitas visual yang koheren dalam menarik investasi dan meningkatkan interaksi publik dengan ruang kota, yang pada akhirnya mendorong lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan dan efisien.
Kajian Persepsi Kaum Muda terhadap Arsitektur Tradisional Jawa: Studi Kasus Pendopo Ndalem Kaneman Kanaya, Audia; Herliana, Emmelia Tricia
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i2.451

Abstract

Ndalem Kaneman di Yogyakarta, salah satu kediaman kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, merepresentasikan arsitektur tradisional Jawa yang sarat nilai sejarah dan budaya. Namun, keberadaan serta makna arsitekturalnya kurang dikenal oleh kaum muda. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor dan proses yang terjadi pada persepsi mahasiswa Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta terhadap bangunan tradisional Jawa, dengan fokus pada Pendopo Ndalem Kaneman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Partisipan dibagi dalam tiga kategori: penari, asisten dosen, dan penonton. Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa beragam, dipengaruhi latar belakang dan pengalaman masing-masing. Kegiatan di lokasi berdampak positif dalam mendorong etika, pemahaman budaya, dan adaptasi elemen desain tradisional ke dalam karya modern. Mayoritas responden memperoleh wawasan baru, peningkatan tata krama, dan inspirasi arsitektur, meskipun sekitar 26,67% belum merasakan dampak signifikan, baik dalam sikap maupun proses desain. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian arsitektur tradisional oleh generasi muda dimungkinkan melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan budaya yang nyata, di mana intensitas dan jenis kegiatan memengaruhi persepsi dan motivasi pelestarian.
Analisis Suhu Interior dan Kenyamanan Termal Bangunan Pendidikan dengan Bukaan Fasade Reconfigurable-Kirigami Menggunakan Honeybee – Grasshopper Rahmah, Nadiya; Sundara, Gilar; Suhendri, Suhendri
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i2.468

Abstract

Perancangan yang berorientasi pada kenyamanan termal perlu dimodelkan dengan akurat oleh arsitek agar kualitas bangunan tercapai. Simulasi dan analisis kenyamanan termal dapat dilakukan secara cepat dengan Grasshopper dan Ladybug. Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan korelasi langsung antara pemilihan jenis elemen shading pada fasad bangunan terhadap suhu udara interior yang disimulasikan dengan Ladybug. Jenis fasade yang disimulasikan adalah shading vertikal, shading horizontal, dan shading reconfigurable-kirigami dengan sudut 15, 30, dan 45 derajat (dengan rasio tutupan cahaya langsung berturut-turut 34%, 47%, dan 51%). Fasad kirigami sebagai bentuk fasad adaptif dapat menjawab kebutuhan penyesuaian termal terhadap waktu. Penggunaan elemen shading kirigami mengurangi suhu interior hingga 6.3 °C dari model tanpa elemen shading. Hasil simulasi memperlihatkan sudut bukaan elemen shading kirigami mempengaruhi batas atas dan batas bawah nilai illuminance, namun tidak terlalu banyak mempengaruhi perubahan suhu interior. Dengan sudut yang sama, kerapatan tertinggi menghasilkan nilai TCP yang lebih tinggi daripada kerapatan rendah dan sedang. Perbedaan kerapatan menghasilkan perubahan suhu hingga 0.7 °C. Informasi dari hasil simulasi dapat mendukung arsitek untuk memutuskan strategi pendinginan pasif yang diterapkan pada tahap pengembangan perancangan.
Studi Window-to-Wall Ratio dan Pengaruhnya terhadap Temperatur Udara dalam Ruang Kelas untuk Mencapai Bangunan Hemat Energi Muhammad Syarif Hidayat; Bachri, Annizar
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i2.475

Abstract

Energi yang digunakan untuk pendingin ruangan di gedung cukup besar. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengurangan penggunaan energi pada bangunan. Salah satu cara untuk mengurangi beban panas yang masuk dari luar adalah dengan menggunakan metode Overall Thermal Transfer Value (OTTV). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah nilai OTTV yang lebih rendah berpengaruh terhadap temperatur ruangan karena pada OTTV yang sama, tirai jendela akan divariasikan untuk menghasilkan Window-to-Wall Ratio (WWR) yang berbeda. Percobaan ini terdiri dari WWR 0% (tirai tertutup), WWR 50% (tirai dibuka sebagian) dan WWR 100% (tanpa tirai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu udara dengan WWR 0% (tirai tertutup), WWR 50% (tirai dibuka sebagian) dan WWR 100% (tanpa tirai). Untuk tirai yang ditutupi oleh temperatur udara yang berbeda, rata-rata untuk sisi selatan dan utara adalah 1,37°C dan 3,33°C. Untuk tirai yang dibuka sebagian, rata-rata temperatur udara yang berbeda untuk sisi selatan dan utara adalah 1,5°C dan 3,33°C. Untuk tirai, semua perbedaan suhu udara untuk sisi selatan dan utara adalah 1,99°C dan 3,93°C.
Membaca Pola Spasial Rumah Kost: Studi Penataan Ruang Tipe Cluster di Kota Malang Ana Ziyadatul Husna; Amalia Husna, Sofia
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i2.491

Abstract

Fenomena berkembangnya rumah kost tipe cluster di Kota Malang mencerminkan transformasi hunian komunal yang merespons keterbatasan lahan dan kebutuhan tempat tinggal sementara di kawasan urban. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan pola spasial tiga unit rumah kost cluster melalui pendekatan deskriptif-kualitatif, dengan fokus pada pembagian zonasi ruang dan sistem sirkulasi. Hasil studi menunjukkan bahwa efisiensi dan kenyamanan ruang ditunjang oleh pola sirkulasi terstruktur serta zonasi yang jelas antara fungsi publik, semi publik, privat, dan servis. Penempatan ruang komunal yang terpisah dari area privat mendukung privasi penghuni, meski pada beberapa unit masih ditemukan potensi gangguan visual akibat posisi ruang servis. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan wawasan desain hunian komunal yang adaptif dan kontekstual di kawasan pendidikan padat.