cover
Contact Name
Ismawati Kosasih
Contact Email
ismawati.kosasih@upi.edu
Phone
+6281906764142
Journal Mail Official
jurnal.insight@upi.edu
Editorial Address
Universitas Pendidikan Indonesia, Jalan Dr Setiabudhi No 229, Kota Bandung, Prov. Jawa Barat - Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi Insight
ISSN : 25993208     EISSN : 25810553     DOI : https://doi.org/10.17509/insight.v5i2
Menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas topik-topik Psikologi seperti Psikologi sosial, Psikologi klinis, Psikologi perkembangan, Psikologi industri dan organisasi, Psikologi pendidikan, Pengukuran psikologi, Psikologi positif, Psikologi agama, dan Psikologi kesehatan
Articles 172 Documents
PENERAPAN PELATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN EMOSI UNTUK MENGURANGI AGRESIFITAS PADA ANAK DENGAN BORDERLINE INTELLECTUAL FUNCTIONING Aina, Qory; Savitri, Luh Surini Yulia
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v4i2.27750

Abstract

This research was aimed to investigate effectiveness of implementation of social and emotional skills training to reduce aggressiveness on child with borderline intellectual functioning (BIF). The participant was a 7 years old boy who was diagnosed having BIF that complained having difficulty to regulate his emotion when he was angry. The training program was adapted from Friendship Group Program that developed by Bierman et al. (2017), yet implemented in individual setting and adjusted to the child needs. In this program, researchers involved parent in the sessions and provided tasks to encourage him to practice the skills at his natural setting. It was single-subject design research to examine cause-effect relationship on the program deliver. The success of program implementation was evaluated qualitatively using interview, observation, and task evaluation; and quantitatively by comparing the score of Child Behavioral Checklist (CBCL) on social competence, social problem, and aggression problem. The result indicated that there were increase on social and emotional skills, and decrease on aggressiveness behavior on child with BIF. 
Hubungan Antara Perceived Organizational Support Dengan Employee Wellbeing Pada Karyawan Di PT. X Majalaya Anantha, Wilfried Dimas Yoga; Pratiwi, Endah Andriani
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i2.64738

Abstract

AbstractThis study aims to describe whether there is a significant relationship between Perceived Organizational Support and Employee Wellbeing of Employees at PT. X. This study uses a quantitative method, the type of research is correlational with a deductive approach. The research subjects consisted of 61 employees in the production department. The sampling technique used is total sampling. The data collection in this study used the Perceived Organizational Support Scale and the Employee Wellbeing Scale by distributing questionnaires to employees. Data processing uses Spearman rank correlation. The results showed that Spearman's rho was 0.678 and p-value under 0.001. Perceived Organizational Support and Employee Wellbeing had a significant and positive relationship, which means that the higher the Perceived Organizational Support, the higher the Employee Wellbeing.Keywords: company, employee wellbeing, employees, perception of organizational support, Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan apakah terdapat hubungan yang signifikan antara Perceived Organizational Support dengan Employee Wellbeing pada Karyawan di PT. X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian korelasional dengan pendekatan deduktif. Subjek penelitian terdiri dari 61 orang karyawan di bagian produksi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Skala Perceived Organizational Support dan Skala Employee Wellbeing dengan menyebarkan kuesioner pada karyawan. Pengolahan data menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spearman’s rho sebesar 0,678 dan p-value 0.001. Perceived Organizational Support dan Employee Wellbeing memiliki hubungan yang signifikan dan bersifat positif yang artinya semakin tinggi Perceived Organizational Support maka semakin tinggi pula Employee Wellbeing.Kata kunci:karyawan, kesejahteraan karyawan, persepsi dukungan organisasi, perusahaan
Konsep Forgiveness di Minangkabau Novitasari, Novitasari; Adri, Zakwan
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i2.64762

Abstract

Abstract Forgiveness is a psychological construct occurring often in daily life when people have personal interaction each other. The cultural stereotype of forgiveness among ethnics in Indonesia is unique to discuss. This study is aimed at identifying the concept of forgiveness in people at Minangkabau culture. This study used qualitative method with indigenous psychology approach.  This study ask participants four open-ended questions and 2 close-ended questions though google form application. Data were collected from 170 participants of from Minangkabau culture living both in West Sumatra Province and other towns outside the province. Data were analyzed with thematic analysis and used tabulation to the data achieved and researcher used coding and categorization toward the data. Results suggest that participants are difficult to forget the mistakes of those who did something hurt them, but didn’t avoid them, expected punishment for people who had hurt them, and do good towards people who hurt them. It can be concluded that there are four concepts of forgiveness in this sample of ethnic: challenge, hope, revenge, and good deeds.Keywords: forgiveness, indigenous, minangkabau, stereotypeAbstrak Forgiveness merupakan konstruk psikologi yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dalam interaksi interpersonal. Stereotip dalam konsep  forgiveness berdasarkan suku dan budaya di Indonesia memiliki pola yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep forgiveness dalam masyarakat etnis Minangkabau. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan psikologi indigenous. Penelitian ini menggunakan empat pertanyaan terbuka dan dua pertanyaan tertutup melalui aplikasi google form. Studi mengumpulkan data dari 170 orang bersuku Minang yang berada di Sumatera Barat dan luar Sumatera Barat. Data diolah menggunakan analisis tematik dan menggunakan tabulasi terhadap data dimana peneliti melakukan proses koding dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan sulit melupakan kesalahan orang yang telah menyakitinya, tetapi tidak menghindari mereka, mengharapkan adanya hukuman bagi orang yang telah menyakitinya, serta berbuat baik terhadap orang yang telah menyakitinya. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat empat konsep forgiveness dalam masyarakat etnis Minangkabau yaitu tantangan, harapan, balas dendam dan kebaikan.  Kata kunci: forgiveness, indigenous, minang, stereotip
Think Positively: Pengaruh Positive Affirmation Card Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Putri, Ninda Julianti Pratama; Qoni’ah, Ninik; Dila, Liyah Rohmah; Rayhan, Muhammad Aththar; Marwa, Irna; Ihsan, Helli
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v8i2.74936

Abstract

Mahasiswa merupakan populasi dengan tingkat gangguan kesehatan mental yang cukup tinggi. Kecemasan adalah gangguan kesehatan mental yang cukup mendominasi para mahasiswa di dunia. Mahasiswa dengan kecemasan tinggi cenderung memiliki kepribadian neurosis. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh kartu afirmasi positif terhadap kecemasan mahasiswa dengan kepribadian neurosis. Partisipan penelitian ini adalah 37 mahasiswa di Program Studi Psikologi, Universitas Pendidikan Indonesia dengan kepribadian neurosis yang dijaring dengan Big Five Inventory. Tingkat kecemasan responden diukur menggunakan State Trait Anxiety Inventory (STAI). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni (pre-test and post-test control group design) dengan uji Independent T-Test. Rerata gain score untuk kelompok eksperimen sebesar 12.200, dan 5.2941 untuk kelompok kontrol. Namun, pada uji independent t-test tidak ditemukan adanya perbedaan signifikan rerata gain score antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol.
PSIKOEDUKASI ORIENTASI MASA DEPAN UNTUK MENGATASI QUARTER LIFE CRISIS MELALUI VIDEO PEMBELAJARAN KREATIF Aisy, Fice; Maya, Nanda; Aini, Syarifah
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v4i2.29238

Abstract

Tujuan dari intervensi ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian psikoedukasi mengenai persiapan menghadapi Quarter Life Crisis melalui pendekatan orientasi masa depan kepada remaja. Intervensi dilakukan pada 17 remaja berusia 15-18 tahun di Kota Bandung melalui video pembelajaran yang berisikan tentang Quarter Life Crisis dan orientasi masa depan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan kognitif responden-skor pos tes lebih tinggi daripada skor pre tes, yang berarti bahwa intervensi yang dilakukan meningkatkan kemampuan kognitif responden, khususnya mengenai Quarter Life Crisis dan Teori Orientasi Masa Depan.
Motivasi Kerja Penyuluh Anti Korupsi Sancoko, Cahyo Harry; Sugiarti, Rini; Suhariadi, Fendy
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i1.64724

Abstract

Abstract This study aim to determine the work motivation of anti-corruption instructors in conducting education and campaigns to the public. The backgrounds of Anti-Corruption instructors are very interesting to know more about the work motivation of the Anti-Corruption instructors in carrying out their activities. This study uses a qualitative method, where the informants totaled 5 people who are anti-corruption instructor, who have received certification from LSP KPK. The phenomenological approach strategy was chosen in this study to make a description of the awareness and experience that exists within the individual about a phenomenon. In this study using one variable, Work Motivation. Data collection was carried out through interviews and document study. Interviews were conducted face to face and by telephone. Existing data will be processed and packaged in a descriptive form so that it can answer systematically and logically the problems that have been formulated in the research.Keywords: anti-corruption, anti-corruption instructor, integrity, integrity values, work motivationAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja Penyuluh Antikorupsi dalam melakukan edukasi dan kampanye kepada masyarakat. Latar belakang dari Penyuluh Antikorupsi yang berbeda-beda sangatlah menarik untuk diketahui lebih dalam. Terutama motivasi kerja Penyuluh Antikorupsi dalam melakukan aktivitasnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan yang berjumlah sebanyak 5 orang Penyuluh Antikorupsi yang telah mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi. Strategi pendekatan fenomenologi dipilih dalam penelitian ini guna membuat deskripsi tentang kesadaran dan pengalaman yang ada dalam diri individu tentang suatu fenomena. Penelitian ini menggunakan satu variabel yaitu motivasi kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan study dokumen. Wawancara dilakukan secara langsung serta melalui telepon. Data yang sudah ada akan diproses dan dikemas dalam bentuk deskriptif sehingga bisa menjawab secara sistematis dan logis masalah yang telah dirumuskan dalam penelitian.Kata kunci: antikorupsi, integritas, motivasi kerja, nilai-iilai integritas, penyuluh antikorupsi 
Pengaruh Fanatisme terhadap Perilaku Konsumtif pada Penggemar Boyband NCT Fauziyah, Salma Annisa; Nurhayati, Siti Rohmah
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v7i2.64757

Abstract

Fanatisme merupakan salah satu fenomena yang sering dijumpai pada penggemar K-Pop, termasuk juga pada penggemar boyband NCT. Di sisi lain, penggemar NCT juga menunjukkan perilaku konsumtif yang berlebihan. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh fanatisme terhadap perilaku konsumtif pada penggemar boyband NCT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan jenis penelitian korelasional. Pengumpulan data dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia yang disebarkan secara online menggunakan tautan Google Form. Sampel penelitian menggunakan  metode insidental sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fanatisme berpengaruh terhadap perilaku konsumtif pada penggemar boyband NCT. Nilai koefisien regresi adalah 0,677 dan nilai signifikansi 0,000 (kurang dari 0,05) yang membuktikan bahwa fanatisme berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif pada penggemar boyband NCT. Sumbangan efektif sebesar 28,9 persen dan sisanya sebesar 71,1 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian.
Program “EARS” Sebagai Upaya Penurunan Stres dan Meningkatkan Psychological Well-Being Pasca Pandemi Pada Mahasiswa Yuliardi, Amanda Putri; Zakariyya, Farhan; Zafirah, Farah
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v8i1.68482

Abstract

Penelitian ini merupakan uji coba program EARS pada mahasiswa untuk menurunkan tingkat stres dan meningkatkan psychological well-being pasca pendemi. Program EARS terdiri dari beberapa pemberian intervensi pada subjek sesuai dengan permasalahan. Intervensi berisi psychological first aid, coaching, psychoeducation, dan konseling. Subjek pada penelitian ini sebanyak 28 mahasiswa di Jawa Barat dengan usia 18-23 tahun. Intervensi diberikan 1-8 pertemuan sesuai dengan permasalahan subjek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program EARS terbukti dapat menurunkan stres dan meningkatkan psychological well-being mahasiswa.
PENERAPAN PROGRESSIVE TIME DELAY (PTD) DALAM MENINGKATKAN KELANCARAN PERKALIAN DASAR PADA ANAK DENGAN BORDERLINE INTELLECTUAL FUNCTIONING (BIF) Ulfah, Khadhra; Anggraika, Ike
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v4i2.26947

Abstract

Salah satu kesulitan akademik yang sering dialami anak dengan borderline intellectual functioning (BIF) yaitu mempelajari Matematika, terutama menghafal perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas teknik progressive time delay (PTD) dalam meningkatkan kelancaran perkalian dasar (2 sampai 4) pada anak dengan BIF. Penelitian ini menggunakan single-subject study dengan A-B design yang diterapkan pada seorang partisipan berusia 12 tahun 9 bulan dengan skor IQ 70 (skala Wechsler). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik PTD terbukti meningkatkan kelancaran menghafal perkalian partisipan, yang ditandai dengan penurunan latensi soal perkalian yang mampu dijawab dengan tepat menjadi rata-rata 4 detik untuk setiap set soal. Teknik PTD dapat digunakan untuk membantu anak dengan BIF menghafal perkalian dasar lainnya, seperti perkalian 6 hingga 10.
Program “EARS” Sebagai Upaya Peningkatan Psychological Well Being Pada Masa Pendemi Covid 19 Zakariyya, Farhan; Kosasih, Engkos; Damayanti, Lira Fessia; Musthofa, Muhammad Ariez; Kosasih, Ismawati; Akhlan, Riksma Nurahmi Rinalti
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i1.64681

Abstract

Abstract The EARS program is based on the Psychological First Aid (PFA) concept to improve sychological well-being. The program is carried out online using the WhatsApp chat media, training conducted by the helper who received the training. The subjects in this study were adolescents aged 19-25 years who registered and filled out informed consent. Subjects totaling 30 people, but who filled out a total of 13 people in the test so that only 13 people were processed the data. This study uses a quasi-experimental one group pretest and posttest design. Data analysis used Paired sample T-Test with P under 0.05. This shows that the EARS Program can improve psychological well-being.Keywords: pandemi, psychological wellbeing, psychology first aid, student Abstrak Program EARS disusun berdasarkan konsep Psychological First Aid (PFA) untuk dapat meningkatkan psychological well-being. Program di lakukan secara online dengan menggunakan media chat whatsapp yang dilakukan oleh helper yang mendapatkan pelatihan. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja usia 19-25 tahun yang mendaftarkan diri dan mengisi informed consent. Subjek berjumlah 30 orang namun yang mengisi keseluruhan test 13 orang sehingga hanya 13 orang yang di olah datanya. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen one group pretest and posttest design. Analisis data menggunakan paired sample T-Test dengan hasil P dibawah 0,05. Hal ini menunjukan Program EARS dapat meningkatkan psychological well-being. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, mahasiswa, pandemi, psikologi pertolongan pertama