cover
Contact Name
Ismawati Kosasih
Contact Email
ismawati.kosasih@upi.edu
Phone
+6281906764142
Journal Mail Official
jurnal.insight@upi.edu
Editorial Address
Universitas Pendidikan Indonesia, Jalan Dr Setiabudhi No 229, Kota Bandung, Prov. Jawa Barat - Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi Insight
ISSN : 25993208     EISSN : 25810553     DOI : https://doi.org/10.17509/insight.v5i2
Menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas topik-topik Psikologi seperti Psikologi sosial, Psikologi klinis, Psikologi perkembangan, Psikologi industri dan organisasi, Psikologi pendidikan, Pengukuran psikologi, Psikologi positif, Psikologi agama, dan Psikologi kesehatan
Articles 172 Documents
Pengaruh Komitmen Organisasi terhadap Kesiapan Berubah pada Karyawan Geoff Max Footwear.co di Kota Bandung Fazzari, Faishal Ali; Juwitaningrum, Ita; Wulandari, Anastasia
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v5i2.62794

Abstract

The global pandemic, caused by the coronavirus and now commonly referred to as Covid-19, emerged towards the end of 2019. This unprecedented pandemic has wreaked havoc on nearly all companies across the globe, leaving no industry untouched. The ability of individuals to adapt to change has proven to be a pivotal factor in the success of organizations undergoing transformation. Among the crucial determinants of one's preparedness for change lies organizational commitment. This research endeavors to examine the profound influence of organizational commitment on the readiness for change among employees at Geoff Max Footwear.co, situated in the city of Bandung. Employing a quantitative approach, the study was analyzed by regression. incorporated a sample size of 140 participants. The outcomes of this investigation illuminate the multifaceted impact of organizational commitment, comprising three distinct dimensions: affective commitment, continuance commitment, and normative commitment. All dimensions demonstrated a noteworthy level of significance, with p-values of 0.000. This compellingly indicates that organizational commitment significantly affects the preparedness for change within the organization. Pandemi global terjadi pada akhir tahun 2019 yang disebabkan oleh virus corona atau sekarang biasa disebut dengan Covid-19. Pandemi ini menyebabkan hambatan hampir seluruh perusahaan di dunia. Kesiapan individu untuk berubah merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan organisasi untuk melakukan perubahan. Salah satu faktor yang memainkan peran penting terhadap kesiapan untuk berubah yaitu komitmen organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi terhadap kesiapan untuk berubah pada karyawan Geoff Max Footwear.co di Kota Bandung. Penelitian ini dianalisis dengan analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh komitmen organisasi yang terdiri dari tiga dimensi yaitu komitmen afektif, komitmen berkelanjutan, dan komitmen normatif. Setiap dimensi menunjukkan hasil signifikansi yang berarti adanya pengaruh komitmen organisasi terhadap kesiapan untuk berubah.
Religiusitas dan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being) Ismawati Kosasih; Engkos Kosasih; Farhan Zakariyya
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i2.62848

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak 156 orang yang diambil berdasarkan teknik sampling aksidental. Instrumen yang digunakan untuk mengukur religiusitas adalah skala religiusitas yang disusun berdasarkan teori Fetzer. Sedangkan, instrumen yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan psikologis adalah skala Psychological Well-Being (PWB) dari Ryff yang diadaptasi berdasarkan Budaya Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas secara positif signifikan mempengaruhi kesejahteraan psikologis.
Pengaruh Kepribadian Extraversion terhadap Perilaku Narsisme di Media Sosial Dimoderasi Social Media Engagement pada Usia Dewasa Awal Haura Alfiah; Sri Maslihah
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i1.62841

Abstract

This study aims to determine the effect of extraversion personality on narcissistic behavior in social media moderated by social media engagement in early adulthood. This research design used quantitative methods with a total of 390 subjects consisting of social media users in the age range of 18-25 years in Bandung. The instruments used in this research are BFI (Big Five Inventory) which has been adapted by Reza, A (2015), the instrument of narcissism behavior based on seven aspects of narcissism from Raskin and Terry (1988), social media engagement as measured by Social Media Engagement Questionnaire (Przybylski et al., 2013). The data analysis technique used is Moderated Regression analysis (MRA) using SPSS version 25. This study shows the results of social media engagement as a moderating variable of extraversion personality on narcissistic behavior with a significant value of 0,192. Based on these results, it can be concluded social media engagement does not moderate the effect of extraversion on narcissistic behavior.Tujuan penelitian ini yakni mengetahui pengaruh kepribadian extraversion terhadap perilaku narsisme di media sosial yang dimoderasi social media engagement pada usia dewasa awal. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 390 yang terdiri dari pengguna media sosial pada rentang usia 18 – 25 tahun di Kota Bandung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni BFI (Big Five Inventory) yang telah diadaptasi oleh Reza, A (2015), instrumen perilaku narsisme berdasarkan tujuh aspek narsisme dari Raskin dan Terry, social media engagement diukur dengan menggunakan instrumen Social Media Engagement Questionnaire (Przybylski et al., 2013). Teknik analisis data yang digunakan yaitu  Moderated Regression analysis (MRA) menggunakan program SPSS versi 25. Penelitian ini menunjukkan hasil social media engagement sebagai variabel moderator pengaruh kepribadian extraversion terhadap perilaku narsisme dengan nilai signifikansi sebesar 0,192. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa social media engagement tidak memoderasi pengaruh kepribadian extraversion terhadap perilaku narsisme di media sosial.
Optimisme Anak Didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung Menuju Masa Reentry Eka Fauziyya Zulnida; Ghinaya Ummul Mukminin
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v7i1.62871

Abstract

This study aims to describe optimism and identify factors that influence optimism of young inmates in Juvenile Hall Bandung. Optimism is a person's positive expectation of his future, while reentryis a process of returning to society for young inmates. Participants in this study are two children with drug case and violation of order case. This study uses qualitative approach with case study method. Data was collected using in depth interview technique and case study data analized by using thematic analysis. These results show that there are two approaches in the positive expectations of young inmates about their future. There are the expectations related to career and expectations related to behavioral changes. Then the result also indicaate the factors that influence the optimism are: self efficacy, self acceptance, self evaluation, self image, religious coping, intrinsic and extrinsic motivation, and emotional regulation.
Interkorelasi antara Stres Pengasuhan, Kepuasan Pernikahan, dan Kesejahteraan pada Orang Tua dengan Anak Autism Spectrum Disorder di Kota Palembang Lady Pricelly Rais; Tina Hayati Dahlan; MIF Baihaqi
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i1.62822

Abstract

This research was conducted with the aim of testing the intercorrelation of parenting stress, marital satisfaction, and well-being on parents of autism spectrum disorder children’s in Palembang City. 191 Respondents are parents with autism spectrum disorder child. Parenting stress measured using Parenting Stress Scale: Autism. Marital satisfaction measured using Enrich Marital Satisfaction (EMS), and PERMA-Profile measure for well-being. The sampling technique used is accidental sampling technique. The data analysis technique used is pearson analysis to determine the intercorrelation of parenting stress, marital satisfaction, and well-being on parents of autism spectrum disorder children’s in Palembang City. The result indicated there a correlation between marital satisfaction and well-being, as well as stress parenting and marital satisfaction.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui interkorelasi antara stres pengasuhan, kepuasan pernikahan, dan kesejahteraan orang tua dengan anak autism spectrum disorder (ASD) di Kota Palembang. Responden sebanyak 191 adalah orang tua anak yang memiliki anak dengan ASD di Kota Palembang. Stres pengasuhan diukur menggunakan Parenting Stress Scale: Autism yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Untuk bagian kepuasan pernikahan menggunakan instrumen Enrich Marital Satisfaction (EMS). Sedangkan kesejahteraan diukur menggunakan instrumen PERMA – Profile Measure. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis pearson untuk mengetahui interkorelasi antara stres pengasuhan, kepuasan pernikahan, dan kesejahteraan orang tua dengan anak autism spectrum disorder (ASD) di Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara kepuasan pernikahan dan kesejahteraan, serta stres pengasuhan dan kepuasan pernikahan.
Pengaruh Keterlibatan Orang Tua Dan Grit Terhadap Stres Akademik Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Di Kota Bandung Ashila Khalda; Herlina Herlina; Helli Ihsan
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v7i1.62860

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan orang tua dan grit terhadap stres akademik pada siswa SMA di Kota Bandung. Sampel (407) adalah siswa SMA di Kota Bandung. Responden diambil menggunakan teknik accidental sampling. Alat ukur penelitian ini dibuat oleh peneliti berdasarkan teori Grolnick dan Slowiaczek (1994) untuk mengukur keterlibatan orang tua, dengan reliabilitas instrumen sebesar 0,892. Untuk mengukur stres akademik menggunakan instrumen yang telah diadaptasi oleh Putri (2017) yaitu Educational Stress for Adolescents (ESSA) dengan reliabilitas instrumen sebesar 0,808. Sedangkan untuk mengukur grit menggunakan instrument yang telah diadaptasi oleh Akmal (2021) Academic Grit Scale (AGS) dengan reliabilitas instrumen sebesar 0,896. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh keterlibatan orang tua dan grit terhadap stres akademik pada siswa SMA di Kota Bandung.
Kesehatan Sosial-Emosional, Persepsi terhadap Iklim Sekolah, dan Psychological Sense of School Membership Siswa Sekolah Dasar Widiasmara, Nur; Ambarsari, Ranti; Faried, Elan Zacky
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v5i2.62799

Abstract

This study aimed to know how psychological sense of school membership mediate the effect of perception of iklim sekolahon kesehatan sosial-emosional among elementary school students. The participants were 132 grades 4–6 students in Sleman and Yogyakarta. The instruments were the Social Emotional Health Survey-Primary School Scale (Furlong et al., 2013), The Psychological sense of school membership (PSSM) Scale (Goodenow, 1993), and the Iklim sekolahSurvey: Elementary (La Salle, et al., 2016). PROCESS analysis was employed to test for mediation. The results indicated that there is an influence of iklim sekolahon kesehatan social-emosional mediated by the psychological sense of school membership in elementary school students in Sleman and Yogyakarta.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran mediasi psychological sense of school membership dalam pengaruh iklim sekolah terhadap kesehatan sosial-emosional pada siswa sekolah dasar di Sleman dan Yogyakarta. Partisipan penelitian ini adalah 132 siswa kelas 4–6. Instrumen yang digunakan adalah Social Emotional Health Survey-Primary School Scale (Furlong dkk., 2013), The Psychological sense of school membership (PSSM) Scale (Goodenow, 1993), dan School Climate Survey: Elementary (La Salle, dkk., 2016). Analisis PROCESS digunakan untuk menguji mediasi. Hasilnya menunjukkan bahwa ada pengaruh iklim sekolah dan kesehatan sosial-emosional yang dimediasi psychological sense of school membership pada siswa SD di Sleman dan Yogyakarta.
Motivasi Mengatur Perilaku Makan dan Kecenderungan Gangguan Makan pada Remaja yang Diet Oktavia Kristantia Maranatha; Anita Novianty
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i2.62849

Abstract

Diet merupakan usaha menurunkan berat badan yang banyak dilakukan oleh remaja dengan berbagai alasan. Akan tetapi, alasan diet tertentu dapat membuat remaja mengatur perilaku makannya secara berlebihan, sehingga mengarah menjadi kecenderungan gangguan makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara motivasi mengatur perilaku makan dengan kecenderungan gangguan makan pada remaja yang melakukan diet. Hipotesis pada penelitian ini terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi yang tidak ditentukan sendiri dengan kecenderungan gangguan makan, dan hasil sebaliknya pada motivasi yang ditentukan sendiri. Penelitian ini menggunakan kuesioner online kepada 47 remaja (11 laki-laki, 36 perempuan), dengan kisaran usia 12-22 tahun yang sedang diet. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi mengatur perilaku makan yang ditentukan sendiri dan tidak ditentukan sendiri dengan kecenderungan gangguan makan. Akan tetapi, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bentuk pengaturan terintrojeksi dan teridentifikasi dengan kecenderungan gangguan makan.
Adaptasi Alat Ukur Workplace Incivility Scale Nadilla, Meisya Putri; Afifah, Salma Fairuz; Putri, Sari Kusuma Dwi; Mukminin, Ghinaya Ummul; Wyandini, Diah Zaleha
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v5i2.62705

Abstract

AbstractIncivility is undeniable in modern organizations and almost in all industries (Hendryadi, 2018). Therefore, the researcher wants to adapt the Workplace Incivility Scale from Jimenez et al., (2018) measuring tool with a Cronbach's alpha reliability of 0,87. Adapted measuring instruments are given to employees or individuals who are currently working in West Java with an age range of 20- 60 years. The adjusted workplace incivility scale has a Cronbach Alpha reliability value of 0,937 and a Corrected-Item Total Correlation that exceeds 0.20 without removing the original item so that this measuring tool is feasible to use. The results of this study resulted in 6 factor extractions by adding 3 new dimensions, namely coworker impoliteness, impolite provocation, leader impoliteness, suspicion in the work environment, and distrust of leaders.AbstrakKetidaksopanan merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri terjadi dalam organisasi modern dan hampir di semua industry (Hendryadi, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi alat ukur Workplace Incivility Scale dari Jimenez et al., (2018) dengan reliabilitas Cronbach’s alpha sebesar 0,87. Partisipan dengan rentang usia 20-60 tahun. Workplace incivility scale yang sudah diadaptasi memiliki nilai reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0,937 dan Corrected-Item Total Correlation yang melebihi 0,20 tanpa membuang item asli sehingga alat ukur ini layak untuk dipakai. Hasil penelitian ini menghasilkan 6 ekstraksi faktor dengan menambahkan tiga dimensi baru yakni ketidaksopanan rekan kerja, provokasi ketidaksopanan, ketidaksopanan pimpinan, kecurigaan di lingkungan kerja, lingkungan kerja, dan ketidakpercayaan pemimpin
Pengaruh Kepribadian Proaktif terhadap Adaptabilitas Karir pada Karyawan di Kota Bandung Bima Pandu Pradana; Sitti Chotidjah; Diah Zaleha Wyandini
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i2.62843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kepribadian proaktif terhadap adaptabilitas karir pada karyawan di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah partisipan sebanyak 134 karyawan di Kota Bandung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proactive Personality Scale untuk mengukur kepribadian proaktif karyawan dan Career Adaptability Scale untuk mengukur adaptabilitas karir. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian proaktif berpengaruh terhadap adapatablitas karir.

Page 9 of 18 | Total Record : 172