cover
Contact Name
Ira Pangesti
Contact Email
irapangesti2@gmail.com
Phone
+6281331994839
Journal Mail Official
pharmaqueous@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cerme No. 24 Cilacap
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Pharmaqueous
ISSN : 25794329     EISSN : 26858150     DOI : https://doi.org/10.36760/
Core Subject : Health, Science,
The pharmaqueous is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research Healthy. The pharmaqueous invites manuscripts in the areas: 1. Pharmacy 2. Medical Laboratory Technology The pharmaqueous accepts articles in any Healthy related subjects and any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. The primary, but not exclusive, audiences are academicians, graduate students, practitioners, and others interested in healthy research. The primary criterion for publication in pharmaqueous is the significance of the contribution an article makes to the literature in healthy area, i.e., the significance of the contribution and on the rigor of analysis and presentation of the paper. The acceptance decision is made based upon an independent review process that provides critically constructive and prompt evaluations of submitted manuscripts.
Articles 105 Documents
Efek Pemberian Kombinasi Ekstrak Rumput Laut (Eucheuma sp) dan Minyak Hati Ikan Cucut Botol Pesisir Cilacap terhadap Kadar Kolesterol Tikus Putih Jantan Galur Wistar Hiperkolesterolemia Utami, Tri Fitri Yana; Permana, Denih Agus Setia
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.52

Abstract

Potensi sumber daya alam kelautan yang berlimpah ini sangat memungkinkan untuk dapat mengembangkan biota laut menjadi produk kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang efek kombinasi rumput laut (Eucheuma sp) dan minyak hati ikan cucut botol pesisir Cilacap terhadap perbaikan parameter lipid pada tikus putih jantan galur Wistar model hiperkolesterolemia. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan sediaan emulsi kombinasi rumput laut (Eucheuma sp) dan minyak hati ikan cucut botol. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok 1 sebagai kontrol negatif (hewan uji diinduksi kolesterol tanpa pemberian obat), kelompok 2 sebagai kontrol (hewan uji diinduksi kolesterol pemberian obat kolesterol X), dan kelompok 3, 4, 5 sebagai hewan uji yang diinduksi kolesterol dan diberi kan fomulasi A,B dan C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kombinasi rumput laut (Eucheuma sp) dan minyak hati ikan cucut botol dapat memperbaiki profil lipid plasma darah tikus. Kolesterol total mengalami penurunan yaitu kelompok 3 (11%), kelompok 4 (26%) dan kelompok 5 (17%).
PaGi HAri (Pasta Gigi Herbal Anti Nyeri) Kombinasi Akar Nipah (Nypa Fruticans) dan Serai (Cymbopogon Citratus) Vergita A, Zena; Ramadhan, Fiatun Hanifah; Putri A, Tria; Fauzi, Yuhansyah Nur
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.20

Abstract

Nyeri gigi merupakan suatu gejala nyeri yang dapat timbul ketika terkena berbagai macam rangsangan, rangsangan tersebut dapat berupa makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin, terlalu manis atau makanan-makanan yang bersifat lengket. Salah satu obat herbal di Indonesia yang sering diperca ya oleh masyarakat untuk mengobati sakit gigi adalah akar nipah, kepercayaan masyarakat tentang abu dari akar nipah yang dibakar dapat menyembuhkan sakit gigi. Selain akar nipah, tanaman lain yang dapat dimanfaatkan sebagai analgetik yaitu serai (Cymbopogon citratus). Minyak atsiri yang terkandung dalam serai dapur memiliki khasiat sebagai analgesik, antipiretik, tonik, antiradang, fungisida, dan antiparasit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan pasta gigi herbal anti nyeri kombinasi akar nipah dan serai serta untuk menguji sifat fisik serta aktivitas anti nyeri pada sediaan pasta gigi ini. Untuk menghasilkan abu akar nipah dilakukan pembakaran langsung ke akar, serai dilakukan ekstraksi dengan menggunakan metode maserasi dengan pelarut n-heksan. Serbuk abu akar nipah dan ekstrak serai diformulasikan dalam bentuk pasta gigi dengan variasi konsentrasi 0,2%; 0,3%, dan 0,4%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas, dan uji aktivitas anti nyeri. Kenampakan sediaan pasta dari 6 sediaan memiliki bentuk semi padat, warna putih ke-abuan, bau khas menthol, dan rasa semriwing serta memiliki homogenitas yang baik. pH dari 6 sediaan yaitu 5. Dari 6 sediaan yang dibuat formulasi 2 dengan ekstrak serai kental merupakan formulasi yang terbaik dan optimal.
Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi d i UPTD Puskesmas Cilacap Tengah I Kabupaten Cilacap Swandari, Mika Tri Kumala; NN, Rohmah; GS, Losari; SS, Sulastri
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.21

Abstract

Di Indonesia, hipertensi merupakan nomor tiga sebagai penyakit yang mematikan yaitu 31,7% dari populasi usia 18 tahun ke atas. Hipertensi merupakan kenaikan tekanan darah lebih dari normal atau lebih dari 120/80 mmHg. Tujuan dari pengobatan hipertensi untuk mengendalikan tekanan darah dengan maksud mencegah komplikasi penyakit. Menurut pedoman pengobatan dasar di PUSKESMAS untuk penyakit hipertensi obat-obat yang digunakan adalah Hidroklorotiazid, Reserpin, Propanolol, Kaptopril, dan Nifedipin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase penggunaan obat pada pasien hipertensi di UPTD PUSKESMAS Cilacap Tengah I. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif observasional. Penelitian dilaksanakan di UPTD PUSKESMAS Cilacap Tengah I dengan menggunakan data resep yang ada di UPTD PUSKESMAS Cilacap Tengah I. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa data penderita hipertensi digolongkan berdasarkan jenis kelamin, umur, dan penggunaan obat. Pada persentase jenis kelamin menunjukkan bahwa penderita hipertensi pada jenis perempuan menunjukkan 65,2% dan pada jenis kelamin laki-laki menunjukan 34,8%. Persentase tertinggi pada penggunaan obat hipertensi terdapat pada rentang usia 60-69 tahun. Obat yang paling banyak digunakan yaitu Amlodipin berjumlah 56,51%, Captopril berjumlah 24,38%, Clonidine berjumlah 11,86%, Nifedipin berjumlah 3,95%, dan Furosemide berjumlah 3,29%. Pada penggunaan kombinasi obat berdasarkan golongan obat, dapat diketahui penggunaan paling banyak yaitu kombinasi golongan ACEi dan CCB sebesar 35%.
Analisis Kandungan Boraks dan Formalin pada Bakso dan Cilok di Wilayah Cilacap Kota Faoziyah, Anita Ratna; Agustina, Laely Triyani; Wijaya, Triyadi Hendra
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.22

Abstract

Telah dilakukan penelitian kandungan borak dan formalin pada bakso dan cilok di Wilayah Cilacap Kota. Wilayah Cilacap Kota meliputi tiga kecamatan yaitu Kecamatan Cilacap Tengah, Kecamatan Cilacap Utara dan Kecamatan Cilacap Selatan. Jumlah sempel yang digunakan sebanyak 30 sempel dengan teknik pengembilan sempel mengunakan rendom sampling. Hasil identifikasi kandungan borak dengan metode analisis kualitatif menunjukan bahwa bakso dan cilok yang beredar di Wilayah Cilacap Kota tidak mengandung borak dengan presentase 100% negative (tidak mengandung borak), sedangan hasil identifikasi kandungan formalin pada bakso dan cilok di Wilayah Cilacap kota menunjukan sebanyak 73,33% bakso dan cilok mengandung formalin. Hasil identifikasi ini ditunjukan dengan adanya perubahan warna pada sempel bakso dan cilok setelah direaksikan dengan larutan KMnO4. Perubahan warna yang terjadi pada hasil identifikasi sempel yang mengandung formalin yaitu terjadi perubahan warna dari warna ungu menjadi warna kecoklatan.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Edible Film Ekstrak Etanol Daun Kenikir (Cosmos Caudatus Kunth.) Sebagai Penyegar Mulut Issusilaningtyas, Elisa; Hendra, Triyadi; Indriyani, Intan
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.23

Abstract

Tanaman kenikir merupakan salah satu sayuran yang sering dikonsumsi sebagai lalapan. Ekstrak etanol kenikir menunjukkan aktivitas antioksidan dan antibakteri yang tinggi (Lee & Vairappan 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi edible film yang baik dan mengetahui uji sifat fisik edible film dari ekstrak daun kenikir sebagai penyegar mulut. Pada pengujian edible film dilakukan uji organoleptis, uji pH, uji ketebalan, uji susut pengeringan, uji kerapuhan, dan uji daya dan waktu melarut. Hasil uji edible film formula 1 berbentuk padat lapis tipis, berwarna coklat kehijauan, berbau khas kenikir, dan berasa pahit. Pada formula 2 berbentuk padat lapis tipis, berwarna coklat, berbau khas kenikir, dan berasa pahit. Sedangkan pada formula 3 berbentuk padat, berwarna coklat, berbau khas kenikir, dan berasa pahit. pH dari edible film formula 1 sampai 3 yaitu 5. Ketebalan rata-rata edible film pada formula 1 yaitu 0,09 mm, dan formula 2 yaitu 0,15 mm. Kerapuhan rata-rata edible film pada formula 1 yaitu 0,08% dan formula 2 yaitu - 0,01%. Susut pengeringan rata-rata edible film pada formula 1 yaitu 0,78% dan formula 2 yaitu 0,27%. Sedangkan uji daya dan waktu melarut rata-rata edile film pada formula 1 yaitu 216 detik dan formula 2 yaitu 250 detik.
Formulasi Sediaan Masker Gel Peel - Off Antioksidan Ekstrak Daun Nipah (Nypa Fructicans) Alipha, Tria Putri; Amalia, Nurul; Maya M, Nabilah; Pertiwi, Yuniariana
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.24

Abstract

Daun nipah (Nypa Fructicans) memiliki potensial sebagai sumber senyawa aktif antoksidan. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas antioksidan yang terdapat pada daun nipah. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghentikan reaksi radikal bebas. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah dengan metode esktraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 96% untuk mendapatkan hasil maserat daun nipah dan metode DPPH untuk menguji kadar antioksidan, uji flavonoid dan evaluasi sediaan. Hasil uji antioksidan dengan metode DPPH didapatkan hasil IC 50 sebesar 13.72 dari formulasi terbaik masker gel peel-off dengan menggunakan pembanding vitamin c IC 50 sebesar 22.30, untuk hasil uji flavonoid membentuk warna orange kemerahan yang membuktikan adanya kandungan flavonoid pada ekstrak kental daun nipah. Formulasi terbaik dari sediaan masker gel peel-off adalah formulasi ke IV dilihat dari hasil uji evaluasi sediaan yang meliputi uji organoleptis, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, uji homogenitas,uji viskositas dan uji waktu mengering. Palm leaves (Nypa Fructicans) has potential as a source of active antioxidant compounds. This study aims to determine the antioxidant activity found in palm leaves. Antioxidants are compounds that can stop free radical reactions. The method used for this research is the maceration extraction method using 96% ethanol solvent to obtain the results of nipah leaf maserat and DP PH method to test antioxidant levels, flavonoid test and evaluation of preparations. Antioxidant test results using the DPPH method obtained IC50 results of 13.72 from the best formulation of peel-off gel mask using ICc comparison of IC50 of 22.30, for the flavonoid test results in a reddish orange color that proves the presence of flavonoids in thick extracts of palm leaves. The best formulation of a peel-off gel mask preparation is the IV formulation seen from the results of the evaluation of the preparation which includes organoleptic test, pH test, stickiness test, spreadability test, homogeneity test, viscosity test and dry time test.
Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hemodialisa Di Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap Periode Oktober - Desember 2018 Rohmah, Nikmah Nuur; Swandari, Mika Tri Kumala; R.A.AG
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.25

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi dan insiden gagal ginjal yang meningkat. Penurunan fungsi ginjal mengharuskan pasien menjalani terapi hemodialisa. Pemberian obat antihipertensi sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien hipertensi dengan gangguan gagal ginjal kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat antihipertensi, golongan obat antihipertensi yang digunakan dan golongan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan. Populasi penelitian adalah semua pasien hemodialisa yang menggunakan obat antihipertensi. Besar sampel adalah 78 pasien yang dipilih menggunakan teknik Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian golongan obat antihipertensi yang digunakan yaitu CCB, ARB, BB, dan Diuretik. Penggunaan obat antihipertensi pada pasien hemodialisa diberikan monoterapi dan kombinasi. Monoterapi pada golongan CCB 8,97%, Diuretik 6,41% dan ARB 1,28%. Terapi kombinasi dari golongan CCB dan Diuretik paling banyak digunakan yaitu sebesar 64,10%,CCB Diuretik dan ARB sebanyak 14,10%, CCB dan ARB sebanyak 3,84%, serta CCB dan BB sebanyak 1,28%.
Gambaran Biaya Dan Terapi Insulin Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Pasien Bpjs Di Poli Rawat Inap Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap Periode Januari – Desember 2018 Nugroho, Ikhwan Dwi Wahyu; Indratmoko, Septiana; Apriyani, Dwi
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.26

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu sindrom kelainan metabolik yang memiliki karakteristik yaitu hiperglikemik dan merupakan salah satu penyakit kronik yang cukup banyak diderita oleh masyarakat. Penyakit tersebut merupakan jenis penyakit kronik yang membutuhkan biaya terapi yang besar. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional secara retrospektif terhadap data rekam medis pasien dan data biaya terapi insulin. Rata-rata biaya terapi insulin yang digunakan oleh 100 pasien BPJS DM tipe 2 dengan penyakit penyerta di rawat inap di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap selama periode Januari-Desember 2018 adalah Rp 172.622,-. Insulin dengan harga satuan tertinggi hanya digunakan oleh 1 pasien yaitu Humalog mix dengan harga Rp 231.000,- sedangkan insulin dengan harga terendah digunakan pasien yaitu Novorapid flexpen dengan harga Rp 110.100,-.
Gambaran Dan Analisis Kesesuaian Pengobatan Tuberkulosis Paru Pada Pasien Dewasa Di Puskesmas Cilacap Selatan Tahun 2018 Permana, Denih Agus Setia; Yanti, A.F.
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.27

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TB) Paru merupakan penyakit infeksi pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Bacillus Tuberculosis . Karakteristik pengobatan jenis bakteri ini, perlu secara langsung mengunakan kombinasi antibiotik, yang diberikan pada fase intesif dan fase lanjutan. Ketidaksesuaian pengobatan menjadi salah satu penyebab utama banyaknya kasus multi drug resistensi (MDR). Tujuan penelitian untuk melihat gambaran dan kesesuaian pengobatan TB paru pasien dewasa yang meliputi dosis penggunaan, jenis obat, dan aturan pakai, berdasarkan Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2011. jenis penelitian ini adalah crossectional dengan menggunakan data pasien periode Januari - Juni yang sudah selesai menjalani pengobatan di Puskesmas Cilacap Selatan I dan 2 . Besar sampel sebanyak 48 orang, dengan 42 sampel yang memenuhui kriteria, dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa obat yang paling banyak digunakan yaitu Obat Anti Tuberkuloisis Kombinasi Dosis Tetap (OAT - KDT) sebanyak 42 (100%) . Pasien yang mendapatkan pengobatan sesuai dengan pedoman penggulangan TB 2011,kategori 1 fase intensif dan lanjutan adalah 39 (92,9%).
AKTIVITAS ANTIBAKTERI BUAH KAWISTA (Limonia acidissima) DALAM MENGHAMBAT BAKTERI Eschericia coli secara in-vitro Nugroho, Yusuf Eko; Dewi, Dini Puspo
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.110

Abstract

Kawista merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat. Buah kawista mengandung alkaloid, saponin, tanin dan flavonoid yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Beberapa jenis bakteri yang sering menginfeksi manusia yaitu Escherichia coli dimana bakteri Escherichia coli merupakan bakteri patogen penyebab diare. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas perasan alami dan perasan freeze dryer buah kawista dalam menghambat Escherichia coli pada konsentrasi 100%. Penelitian ini menggunakan buah kawista mentah di daerah Rembang. Buah diblender kemudian diperas sehingga menghasilkan konsentrasi 100%, serta perasan buah kawista 100% dilakukan metode pengeringan dingin (freeze dryer) kemudian dibuat konsentrasi 400 mg/mL. Pengujian antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan perasan alami dan perasan freeze dryer buah kawista 100% dapat menghambat Escherichia coli namun pada bakteri Escherichia coli tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perasan alami dan perasan freeze dryer buah kawista 100%.

Page 4 of 11 | Total Record : 105