cover
Contact Name
Ira Pangesti
Contact Email
irapangesti2@gmail.com
Phone
+6281331994839
Journal Mail Official
pharmaqueous@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cerme No. 24 Cilacap
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Pharmaqueous
ISSN : 25794329     EISSN : 26858150     DOI : https://doi.org/10.36760/
Core Subject : Health, Science,
The pharmaqueous is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research Healthy. The pharmaqueous invites manuscripts in the areas: 1. Pharmacy 2. Medical Laboratory Technology The pharmaqueous accepts articles in any Healthy related subjects and any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. The primary, but not exclusive, audiences are academicians, graduate students, practitioners, and others interested in healthy research. The primary criterion for publication in pharmaqueous is the significance of the contribution an article makes to the literature in healthy area, i.e., the significance of the contribution and on the rigor of analysis and presentation of the paper. The acceptance decision is made based upon an independent review process that provides critically constructive and prompt evaluations of submitted manuscripts.
Articles 105 Documents
ANALISIS KOMBINASI PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN JANTUNG KORONER (Coronary Heart Disease) DENGAN PENYAKIT PENYERTA DI RUMAH SAKIT X CILACAP TAHUN 2019 Tajudin, Tatang; Nugroho, Ikhwan Dwi Wahyu; Faradiba, Velya
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.111

Abstract

Penyakit Jantung Koroner ditandai dengan adanya gejala infark miokard atau angina pectoris akibat kekurangan oksigen yang menyebabkannya risubternal dan dapat menyebabkan kematian secaramen dadak. Terapi pada Penyakit Jantung Koronerd itu ditujukan untuk mengurangi iskemia dan mencegah terjadinya kemungkinan yang lebih buruk, seperti infarkmiokard atau kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terapi pengobatan dan interaksi obat yang terjadi pada pasien jantung koroner. Metode penelitian ini dilakukan dengan rancangan deskriptif yang bersifat non eksperimental dengan pengambilan data secarar etrospektif dari penelusuran data rekammedikpasien jantung coroner beserta penyakit penyerta yang menjalani pengobatan di instalasi Rawat Jalan di Rumah Sakit X Cilacap tahun 2019. Pengambilan sampel pada penelitian ini berdasarkan data inklusi dan eksklusi dan didapat sebanyak 55 pasien.Teknik analisa data dalam disajikan dalam bentuk deskriptif dan dianalisa dengan uji chisquare. Hasilnya diperoleh interaksi mayor sebanyak 60 (31,7%), moderate sebanyak 98 (51,8%) , dan minor sebanyak 31 (16,4%). Hasil uji analisis chi square terhadap penyaki tpenyerta dan interaksi menunjukkan signifikasi sebesar 0,318 dengan nilai p > 0,05 artinya tidak ada hubungan antara penyakit penyerta dengan interaksi obat.
EVALUASI SIFAT FISIK EMULSI KOMBINASI KARAGENAN DAN MINYAK HATI IKAN CUCUT BOTOL PESISIR CILACAP Utami, Tri Fitri Yana; Nurrahman, Asep; Pangesti, Ira
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.115

Abstract

Rumput laut dikenal memiliki banyak manfaat pada bidang kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik sediaan emulsi kombinasi karagenan dan minyak hati ikan cucut botol pesisir Cilacap. Target khusus yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui sifat fisik sediaan emulsi kombinasi karagenan dan minyak hati ikan cucut botol. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Kimia STIKES Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan pembuatan tepung karagenan rumput laut (Eucheuma sp.). Selanjutnya dibuat sediaan emulsi formulasi A, formulasi B dan formulasi C, dengan variasi dosis kombinasi karagenan rumput laut (Eucheuma sp.) dan minyak hati ikan cucut. Pada tahap terakhir dalam penelitian ini adalah pengujian sediaan emulsi , yaitu uji organoleptis, uji pH, penentuan bobot jenis, uji viskositas, dan uji stabilitas sediaan (cycling test, uji sentrifugasi, suhu tinggi, suhu kamar, dan suhu rendah). Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan sediaan emulsi dengan sifat fisik dan stabilitas sediaan yang baik.
EVALUASI TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT DAN HASIL TERAPI PASIEN PROLANIS DI KABUPATEN SEMARANG Prama, Galih Adi; Karminingtyas, Sikni Retno; Ariyanto, Fajar Agus; Saputri, Novita Eka
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.117

Abstract

Penyakit tidak menular merupakan penyebab 73 persen kematian di dunia. Hipertensi dan Diabetes melitus termasuk dalam kategori penyakit tidak menular yang banyak menyebabkan kematian. Dengan adanya prolanis pemerintah berupaya meningkatkan kesehatan masyarakat terutama untuk penderita penyakit kronis salah satu peran prolanis adalah memberikan pengetahuan terhadap anggotanya guna meningkatkan pengetahuan terhadap penyakit serta terapi yang dilakukan. Olehsebab itu perlu adanya evaluasi terhadap keberhasilan program tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data pada rekam medis dan pengukuran kepatuhan pasien menggunakan kuesioner MMAS-8 yang telah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Data yang diperolah dianalisis menggunakan analisis chi-square guna mengetahui hubungan antar variable. Hasil yang didapatkan 59,3% pasien memiliki kepattuhan rendah dan 53,1% pasien dengan hasil terapi tidak sesuai target. Adanya pengaruh pendidikan terhadap tingkat kepatuhan dan keberhasilan terapi. Tingkat kepatuhan mempengaruhi keberhasilan terapi pasien.
PENGEMBANGAN NANOPARTIKEL EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia Calabura.L) DENGAN TEKNIK SELF NANO EMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM (SNEDDS) UNTUK APLIKASI ANTIBAKTERI Indratmoko, Septiana; Nurrahman, Asep; Herawan, Axl Aprizal
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.91

Abstract

Kandungan flavonoid dan tanin pada daun kersen dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi nanoemulsi daun kersen (Mutingia calabura.L) terhadap karakteristik nanoemulsi menggunakan teknik Self Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dan pengaruhnya sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak etanol daun kersen diformulasi dengan surfaktan, kosurfaktan dan minyak terpilih. Kemudian nanoemulsi ekstrak daun kersen diuji ukuran partikel, potensial zeta, drug loading dan stabilitas nanoemulsi. Nanoemulsi ekstrak etanol daun kersen dapat dihasilkan dengan formula Tween 80, PEG 400 dan VCO perbandingan 6:1:1. Ukuran partikel nanoemulsi 12,4 nm, potensial zeta 30,8 mV, drug loading yaitu 125 mg/ml dan stabil. Nanoemulsi ekstrak daun kersen dapat memberikan aktivitas antibakteri lebih baik daripada ekstrak daun kersen.
PENGARUH BUTYLATED HYDROXYANISOLE TERHADAP STABILITAS DAN KARAKTERISTIK EMULGEL KOMBINASI EKSTRAK JAHE MERAH DAN MINYAK PEPPERMINT Rismawati, Dewi; Aji, Nur; Herdiana, Irvan
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.119

Abstract

Emulgel ekstrak jahe merah dan minyak peppermint tanpa penambahan antioksidan dapat menyebabkan perubahan warna. Maka perlu adanya pengembangan formula dengan penambahan butylated hydroxyanisole sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan butylated hydroxyanisole dalam formulasi emulgel kombinasi ekstrak jahe merah dan minyak peppermint. Konsentrasi butylated hydroxyanisole yang digunakan dalam formulasi adalah 0,01% pada formula 1 yaitu 0,02% pada formula 2 yaitu 0,03% pada formula 3, dan formula 4 tanpa menggunakan butylated hydroxyanisole. Evaluasi fisik dilakukan terhadap beberapa parameter uji karakteristik sedian antara lain organoleptik, pengukuran pH, daya sebar, viskositas, homogenitas, dan sineresis. Evaluasi fisik dilakukan pada sediaan yang disimpan di suhu 4°±2°C, suhu ruang, 40°±2°C pada minggu ke-0 sampai minggu ke-12. Hasil menunjukan bahwa seluruh formula pada penyimpanan suhu 40°±2°C dan suhu ruang, emulgel mengalami perubahan warna menjadi kecoklatan dan kuning. Homogenitas dan nilai pH emulgel seluruh formula selama penyimpanan menunjukan hasil yang homogen dan stabil pada pH 6. Semua formula selama penyimpanan mengalami peningkatan daya sebar dan penurunan viskositas. Pada formula 4 (tanpa BHA) menunjukan angka sineresis paling tinggi sebesar 41,75% pada jam ke-72. Hasil ini menunjukan bahwa penggunaan BHA tidak berpengaruh dalam formulasi emulgel kombinasi ekstrak jahe merah dan minyak peppermint.
PENURUNAN KADAR ION TEMBAGA (CU2+) PADA KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) MENGGUNAKAN SARI BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS (L.) MERR.) Faizal, Imam Agus; Pangesti, Ira; Purwati, Rina
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.120

Abstract

Tambak Lorok Tanjung Mas Semarang merupakan kawasan aktivitas industri pabrik yang berpotensi meningkatkan konsentrasi logam berat seperti ion tembaga. Logam ini sangat berbahaya bagi konsumen kerang darah, paparan ion tembaga pada manusia dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia. Buah nanas mengandung senyawa kimia asam sitrat berfungsi sebagai sekuestran yang memiliki sifat pengikat logam sehingga dapat menurunkan kadar logam berat. Tujuan penelitian untuk menentukan optimasi panjang gelombang dan waktu kestabilan, menetapkan konsentrasi kadar awal Cu2+ dan kadar akhir Cu2+, menentukan prosentase penurunan, dan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi dan lama perendaman. Objek penelitian adalah kerang darah. Metode penelitian adalah eksperimen murni. Waktu penelitian dilaksanakan bulan Januari sampai September 2015. Variabel yang diamati adalah penurunan kadar ion tembaga sebagai variabel terikat, sedangkan variabel bebas yaitu konsentrasi sari nanas (50% v/v, 75% v/v dan 100% v/v), serta lamanya perendaman (30, 60, 90 menit). Hasil penelitian adalah panjang gelombang dan waktu kestabilan optimum untuk pembacaan spektrofotometer adalah 460 nm dan 10 menit. Uji kualitatif diperoleh hasil positif Cu2+. Variasi konsentrasi dan lama perendaman sari buah nanas dalam menurunkan kadar ion tembaga. Variasi konsentrasi dan lama perendaman sari buah nanas untuk menurunkan kadar ion tembaga tertinggi adalah 100% v/v selama 90 menit sebanyak 63,93 ± 0,00%. Uji Kruskall wallis diperoleh nilai P< 0,004 sehingga H0 ditolak Ha diterima berarti ada pengaruh perbedaan variasi konsentrasi sari buah nanas dan lama perendaman terhadap penurunan kadar ion tembaga pada kerang darah
PROFIL PROTEIN PADA KEDELAI DAN TEMPE BERBASIS SDS-PAGE Farabi, Meka Faizal; Mubarok, Akhmad
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.122

Abstract

Tempe merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia yang kaya gizi. Tempe terbuat dari kedelai (Glycine max (L.) Merill.) yang mengalami fermentasi oleh jamur Rhizopus oligosporus dan Rhizopus oryzae dengan ciri khas produk berwarna putih, tekstur kompak dan flavor khas campuran aroma jamur dan kedelai. Karena adanya proses fermentasi yang mengubah kedelai menjadi tempe, menyebabkan terjadinya perubahan protein kedelai dari yang komplek menjadi lebih sederhana. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui profil protein kedelai dan tempe dengan variasi lama fermentasi.
KARAKTERISASI DAN ANALISIS MINYAK BULUS DALAM MINYAK KELAPA MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI FTIR Nurwahidah, Andri Tenri; Mardianah, Faiqoh; Setiyabudi, Lulu
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.123

Abstract

Bulus (Amyda cartilaginea) merupakan hewan mirip kura-kura dengan tempurung lunak tekstur seperti tulang rawan (cartilago) yang dapat di jadikan minyak, minyak bulus diperoleh dari jaringan lemak bulus lalu dijadikan minyak menggunakan microwave selama 15 menit dengan suhu 100°C, minyak bulus (soft shell turtle oil) memiliki harga yang mahal yang dapat meningkatkan resiko kasus pemalsuan minyak di pasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan profil spektrum minyak bulus dan minyak kelapa menggunakan metode kromatografi gas dan FTIR (Fourier Transform Infrared) untuk analisis kuantitatif metode ini cukup efektif, digunakan IR tengah dengan panjang gelombang (4000-400cm-1) presentase minyak bulus dan minyak kelapa mempunyai korelasi yang dekat dengan nilai prediksi FTIR didapatkan perbedaan pada daerah serapan 3007 cm-1 dan 1500-1000 cm-1. Diperoleh hasil uji karakteristik fisika-kimia minyak bulus berkisar antara : kadar air 0,10%, bilangan peroksida 0,14% dari hasil penelitian membuktikan bahwanilai tersebut memenuhi syarat uji kualitas minyak bulus pada SNI 01-3741-2013 dan international association of fish meal manufacturers.
KARAKTERISTIK DAN PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELLITUS PASIEN BPJS DI POLI RAWAT JALAN RSI FATIMAH CILACAP PERIODE OKTOBER-DESEMBER 2018 Swandari, Mika Tri Kumala; Maryanti, Dwi; A'yuni, Qurrata; Cahyarani, Doreen Calista
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i2.124

Abstract

Prevalensi yang tinggi dan timbulnya komplikasi menjadikan diabetes mellitus (DM) sebagai penyakit tidak menular kronis. Setiap tahunnya jumlah pasiennya terus meningkat. DM dapat menyebabkan komplikasi kronik, akan menurunkan kualitas sumber daya manusia. Terapi pengobatan yang baik dan benar terkait pemilihan dan pemberian obat sangat menguntungkan bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan penggunaan obat pada terapi penyakit DM pasien BPJS periode Oktober-Desember 2018. Hasilnya berdasarkan jenis sediaan yang digunakan, sediaan oral sebanyak 280 item obat (77,13%), sedangkan untuk parenteral sebanyak 83 item obat (22,87%). Jenis terapi tunggal digunakan 60 pasien sedangkan kombinasi terapi dengan menggunakan obat oral dan injeksi sebanyak 303 pasien. Obat Antidiabetik sediaan per oral yang tertinggi penggunaanya adalah Metformin 500 mg sebanyak 121 item obat (43,21%).
Ekstrak Pelepah Pisang Kepok sebagai Bahan Baku Sediaan Krim Antiseptik Faoziyah, Anita Ratna; W, Nurfatimah; Issusilaningtyas, Elisa
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 2 No. 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, November 2020
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v2i1.174

Abstract

Pelepah pisang kapok (Musa acuminate x balbisiana Group ABB) mengandung flavonoid dan tannin yang dapat digunakan sebagai senyawa bioaktif. Senyawa bioaktif memiliki efek fisiologi dalam tubuh yang berpengaruh positif terhadap kesehatan manusia. Salah satu manfaat senyawa flavonoid dan tannin adalah sebagai antiseptik penyembuh luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh emulgator variasi asam stearat dan trietanolamin terhadap stabilitas fisik sediaan krim ekstrak pelepah pisang kapok. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni berbasis laboratorium. Formulasi sediaan krim dibuat dengan 3 konsentrasi emulgator sebagai berikut. Formulasi 1 (1,5% : 0,1%), Formulasi 2 (3% : 0,3%) dan formulasi 3 (6% : 0,6%), kemudian ketiga formula di uji sifat fisiknya meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, proteksi, tipe krim, viskositas dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi pertama merupakan formulasi yang paling baik dalam pembuatan krim ektrak daun pisang kapok dengan variasi emulgator asam stearate dan trietanolamin perbandingan (1,5% : 0,1%), dengan hasil uji stabilitas pH 6, daya sebar 6,1 cm , dan viskositas 10000 cPs.

Page 5 of 11 | Total Record : 105