Global Journal Basic Education
Global Journal Basic Education with e ISSN 2828-6383 is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. We publish original research papers, review articles and case studies every month February, May, August, and November. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Author has to make sure that the manuscript has been prepared with Global Journal Basic Education following author guidelines. The journal does not accept single author. The manuscript which does not meet the author guidelines, template, or focus and scope will be immediately rejected. The only manuscript which meets the journal requirement will be processed further. Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.
Articles
201 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS TINGGI SDN 228 TUNRENG TELLUE KECAMATAN SIBULUE KABUPATEN BONE
Fitri Santi;
Sudirman Sudirman;
Abdul Kadir
Global Journal Basic Education Vol 1 No 4 (2022): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.165
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas tinggi SDN 228 Tunreng Tellue Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas tinggi SDN 228 Tunreng Tellue berjumlah 52 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling januh. Data dikumpulkan dengan instrumen angket dan nilai UTS. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif, menunjukkan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa memiliki kategori sangat baik dengan persentase sebesar 80,19% dan nilai rata-rata sebesar 80,19. Sedangkan hasil belajar siswa juga dalam kategori sangat baik dengan persentase sebesar 82,93% dan nilai rata-rata sebesar 82,93. Dan korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa sebesar (rxy – 0,647 > r tabel 0, 279) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas tinggi SDN 228 Tunreng tellue Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone. Karena r hitung atau pearson correlations dalam analisis ini bernilai positif maka artinya hubungan antara kedua variabel tersebut bersifat positif atau dengan kata lain makin meningkanya motivasi belajar maka makin tinggi pulas hasil belajarnya. Dengan demikian, guru hendaknya mempertahankan motivasi belajar siswa agar dapat memperoleh hasil belajar yang baik.
PENGARUH METODE OUTDOOR LEARNIG TERHADAP HASIL BELAJAR SBDP SISWA KELAS IV SD INPRES TAMALANREA III KOTA MAKASSAR
Hikmawati usman;
Muhammad Irfan;
Muhammad Amran;
Rini Haeriani
Global Journal Basic Education Vol 1 No 4 (2022): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.175
Penelitian ini memiliki latar belakang diantaranya melihat pengaruh metode outdoor learning terhadap hasil belajar siswa kelas IV khususnya pada mata pelajaran SBdP. Rumusan masalah yang ditemukan, antara lain: Bagaimana gambaran pelaksanaan pembelajaran metode outdoor learning pada mata pelajaran SBdP kelas IV, bagaiamana gambaran hasil belajar pada mata pelajaran SBdP siswa kelas IV, dan apakah terdapat pengaruh pelaksanaan metode outdoor learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran SBdP siswa kelas IV SD Inpres Tamalanrea III Kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini, antara lain: Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan metode outdoor learning pada mata pelajaran SBdP kelas IV, untuk mengetahui gambaran hasil belajar pada mata pelajaran SBdP siswa kelas IV, dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode outdoor learning terhadap hasil belajar SBdP kelas IV SD Inpres Tamalanrea III Kota Makassar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experimen dengan tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Inpres Tamalanrea III Kota Makassar. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu 24 siswa kelas IVA dan 22 siswa kelas IVB yang dipilih dengan teknik purposive samplin. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, tes obyektif yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial antara lain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penerapan metode outdoor learning berjalan dengan sangat efektif. Hasil analisis inferensial dengan menggunakan independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan hasil posttest antara kelas eksperimen dan kontrol.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASIC LEARNING (PBL) SISWA KELAS I SD
Astriani Astriani
Global Journal Basic Education Vol 1 No 2 (2022): Mei
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.622 KB)
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.179
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Basec Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 130 Rante Limbong Kabupaten Enrekang. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas I SD Negeri 130 Rante Limbong Kabupaten Enrekang pada semester genap 2020/2021 yang berjumlah 12 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 55 dan nilai tertinggi 80 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 63,75. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 95 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 80,41. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 33,33% dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 83,33%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV UPT SD NEGERI 63 PINRANG
Haerawati Haerawati;
Zaid Zaenal;
Lukman Lukman
Global Journal Basic Education Vol 1 No 4 (2022): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.187
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Team Assisted Individualization dalam meningkatkan hasil belajar siswa UPT SD Negeri 63 Pinrang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain Pre Experimental dalam bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Dengan teknik sample cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dalam bentuk pilihan ganda dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai tes awal (pretest) siswa yaitu 43,80 dan mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan (posttest) yaitu 75,40. Berdasarkan hasil statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan matematika siswa setelah diberi perlakuan berupa model Team Assisted Individualization lebih tinggi jika dibandingkan dengan kemampuan matematika siswa sebelum diberi perlakuan. Hasil analisis statistik inferensial dengan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji Paired Sample T-test menunjukkan Sig (2-tailed) < 0,05 (0,000 < 0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan kemampuan matematika siswa UPT SD Negeri 63 Pinrang antara sebelum dan sesudah penggunaan model Team Assisted Individualization . Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model Team Assisted Individualization berpengaruh terhadap kemampuan matematika siswa UPT SD Negeri 63 Pinrang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 7 LANNE KABUPATEN PANGKEP
Baso Tauhid
Global Journal Basic Education Vol 1 No 2 (2022): Mei
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.908 KB)
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.206
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VI SD Negeri 7 Lanne Kabupaten Pangkep. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VI SD Negeri 7 Lanne yang berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanya jawab, demonstrasi, dan penugasan, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan TPACK. TPACK menarik untuk dilihat dan sangat membantu siswa untuk lebih fokus dan memahami. Model pembelajaran problem based learning sangat cocok diterapkan pada siswa untuk memotivasi mereka belajar, karena jarang ditemui sistem pembelajaran yang menggunakan model problem based learning selama pembelajaran. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan tes hasil belajar pada akhir siklus I dan tes akhir siklus II, serta dengan menggunakan lembar observasi, angket/jawaban siswa, dan pertanyaan reflektif yang akan dijalankan dari siswa. Hasil belajar pada siklus II terdapat 90% peserta didik mencapai nilai KKM hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah fokus menemukan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan membantu siswa berpikir kritis ketika memecahkan masalah.
PENGGUNAAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V
Aras, Latri;
Kartikasari, Eri
Global Journal Basic Education Vol 2 No 4 (2023): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v2i4.207
Penelitian ini berdasarkan hasil observasi pada siswa kelas V SD Negeri Karangmekar Mandiri 1 Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi dalam Pembelajaran Tema 5 Ekosistem. Dari 37 siswa baru 12 siswa atau sekitar 32,43% yang mencapai kriteria ketuntasan minimal. Berdasarkan masalah tersebut peneliti merasa perlu memperbaiki pembelajaran dengan meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Karangmekar Mandiri 1 Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang akan dilaksanakan dalam dua siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, dimana focus penelitian adalah metode Project Based Learning (PJBL) dengan membuat Diorama Hubungan Ekosistem dengan Jaring-jaring Makanan. Hasilnya mengalami peningkatan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Selain itu adanya peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan pada hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Karangmekar mandiri 1. Pada siklus pertama 25 dari 37 siswa atau 67,57% siswa mencapai KKM. Pada siklus kedua 35 dari 37 siswa atau 94,59% siswa mencapai KKM.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Tentang Operasi Hitung Pengurangan Melalui Penerapan Model Kooperatif Learning Tipe Talking Stick
Annisa Nurul Dhiani
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.652 KB)
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.214
Penelitian ini dilandasi kenyataan bahwa kemampuan pemahamn peserta didik pada mata pelajaran matematika tentan operasi hitung bilangan bulat masih rendah. Peserta didik merasa materi yang disajikan kurang menarik. Oleh karena itu seorang guru perlu mempertimbangkan model yang tepat agar pembelajaran menjadi efektif dan menyenangkan. Model pembelajaran yang dicobakan dalam penelitian ini adalah Model Kooperatif Learning tipe Talking Stick. Tujuan Penelitian ini adalah; (1) Untuk meneliti penerapan model Talking Stick pada materi operasi hitung pengurangan pada kelas I A SDN Kedung Badak 2 Tahun Pelajaran 2020/2021. (2) Untuk menggambarkan proses pembelajaran dengan menerapkan model kooperatif learning tipe talking stick pada materi operasi hitung pengurangan di kelas I A SDN Kedung Badak 2 Tahun Pelajaran 2020/2021. (3) Untuk mengukur besarnya hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pengurangan sebelum dan sesudah penerapan model kooperatif learning tipe talking stick. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian ini, dapat dijelaskan bahwa hasil prestasi belajar peserta didik pada saat pra siklus masih rendah, karena rata-rata kelas hanya 59,07 dari nilai KKM yang ditentukan adalah 70 dan persentase ketuntasannya hanya 32,14%. Setelah diterapkan model talking stick pada siklus I memperoleh hasil nilai rata-rata kelas 70,39 dengan persentase ketuntasan 78,57%. Namun masih terdapat peserta didik yang belum melebihi nilai KKM sebanyak 6 orang. Siklus dilanjutkan ke siklus II dan memperoleh hasil nilai rata-rata kelas mencapai 81,03 dengan persentase ketuntasan sempurna 100,00%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif learning tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi operasi hitung pengurangan di kelas I A SDN Kedung Badak 2 Kecamatan Tanah Sareal Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021.
PENERAPAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V SD
corry novita dewi br bukit
Global Journal Basic Education Vol 1 No 2 (2022): Mei
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.364 KB)
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.217
Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 101816 Pancur Batu. Objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran IPA dengan penerapan model Problem Based Learning yang dilaksanakan dalam 2 siklus Peningkatan ini terbukti pada peningkatan hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa dari skor rata-rata kelas pratindakan sebesar 64,82 menjadi 72,06 pada siklus I dan meningkat menjadi 82,06 pada siklus II. Hasil observasi aktifitas yang berhubungan dengan kemampuan berpikir kritis siswa meningkat antara lain: siswa lebih semangat dalam pembelajaran, siswa lebih kreatif karena didukung alat peraga yang memadai, semua siswa aktif dalam proses pembelajaran.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V ( LIMA ) PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI CAHAYA DAN SIFAT – SIFATNYA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DEMONSTRASI DI SD NEGERI 018 HULU SUNGAI EKOK KECAMATAN RAKIT KULIM KABUPATEN INDRAGIRI HULU – RIAU TAH
aris - jarwadi
Global Journal Basic Education Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.019 KB)
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.222
Mata pelajaran IPA merupakan salah satu bidang studi kurikuler di tingkat Sekolah Dasar (SD). Karena rendahnya aktivitas serta pemahaman belajar siswa terhadap pembelajaran ini khususnya materi Cahaya dan sifat-sifatnya di kelas V (lima) SD Negeri 018 Hulu Sei.Ekok Kecamatan Rakit Kulim, penulis melakukan perbaikan pembelajaran yang di lakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus pembelajaran. Kegiatan penelitian di lakukan pada semester II tahun pelajaran 2018/2019 pada siswa kelas V (lima) yang berjumlah 10 siswa, terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Cahaya dan sifat-sifatnya dengan menggunakan metode Demonstrasi. Setelah dilakukan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode Demonstrasi, hasil dan aktifitas belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini di tunjukan dari data yang dikumpulkan, pada kegiatan pembelajaran prasiklus hanya 4 siswa yang memperoleh nilai ≥ KKM dengan nilai rata-rata 60,5. Hasil belajar siswa terus meningkat pada siklus I siswa yang memperoleh nilai ≥ KKM ada 6 siswa dengan nilai rata-rata 63,0. dan siklus II hanya 1 siswa yang belum mencapai nilai KKM dengan nilai rata-rata kelas 89,5 persentase ketuntasan siswa meningkat, dari 40% pada kegiatan pembelajaran prasiklus menjadi 90% pada perbaikan pembelajaran siklus II. Maka deskripsi dari data yang di kumpulkan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Demonstrasi dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan materi Cahaya dan sifat-sifatnya. Dengan demikian, metode Demonstrasi merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Cahaya dan sifat-sifatnya.
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V GUGUS VI KECAMATAN MAJAULENG KABUPATEN WAJO
Dewi Anjani;
Rosmalah Rosmalah;
Adnan K
Global Journal Basic Education Vol 1 No 4 (2022): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v1i1.225
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis korelasi yang bertujuan mengetahui gambaran interaksi teman sebaya, gambaran hasil belajar matematika dan hubungan interaksi teman sebaya dengan hasil belajar matematika pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian adalah penelitian korelasi. Data penelitian diperoleh melalui angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo tahun pelajaran 2021/2022 berjumlah 45 siswa. Sampel dalam penelitian berjumlah 45 siswa. Teknik analisis data adalah analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan interaksi teman sebaya siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo termasuk dalam kategori sangat baik dan hasil belajar matematika siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo termasuk juga dalam kategori sangat baik serta terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi teman sebaya dengan hasil belajar matematika siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo dalam kategori sedang.