cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 640 Documents
An Analysis of The Relationship Between Digital-Based Financial Report Transparency and Willingness to Pay (WTP) For Environmental Fees in The Post-Pandemic Era Neti Erlina; Muhamad Irfan Florid; Liestyowati; Hendra Kasman; Mohamad Yusuf Golam
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1703

Abstract

In the aftermath of the global pandemic, public trust in institutional spending has become a critical determinant of civic participation in environmental sustainability. This study investigates the relationship between digital-based financial report transparency and the Willingness to Pay (WTP) for environmental fees among urban citizens. As digital transformation accelerates, the accessibility and clarity of financial disclosures serve as a bridge between governmental accountability and public contribution. Utilizing a quantitative approach, this research examines how real-time digital reporting mitigates perceived corruption and enhances the perceived value of environmental protection initiatives. The findings suggest that transparency does not merely fulfill a legal obligation but acts as a psychological catalyst that significantly increases WTP. When citizens can verify that their contributions are allocated efficiently through digital platforms, their resistance to additional environmental levies decreases. This research provides a framework for policymakers to leverage digital accounting tools as a strategy for sustainable environmental financing in the post-pandemic era.
Optimalisasi Digitalisasi: Strategi Pemasaran Dan Pembayaran Digital Untuk Peningkatan Daya Saing UMKM Ayam Geprek Morro Chicken Dikky Mooy; Petrus Valentino Baunsele; Rabe Mangngi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1704

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis sebagai penopang perekonomian nasional melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Namun, pada era digital, perubahan perilaku konsumen yang beralih ke transaksi daring menuntut UMKM untuk beradaptasi melalui penerapan strategi pemasaran digital serta sistem pembayaran digital yang terintegrasi. Penelitian terdahulu cenderung menelaah digitalisasi pemasaran dan pembayaran secara terpisah, padahal keduanya memiliki keterkaitan sinergis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi dan optimalisasi digitalisasi pemasaran dan pembayaran digital sebagai strategi komprehensif dalam meningkatkan daya saing dan kinerja UMKM, dengan studi kasus pada Ayam Geprek Morro Chicken. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan fokus pada tingkat adopsi dan integrasi digitalisasi pemasaran (melalui media sosial dan marketplace makanan) serta pembayaran digital (QRIS dan e-wallet), faktor pendorong dan penghambat implementasi, serta dampaknya terhadap efisiensi operasional, kepuasan pelanggan, dan kinerja keuangan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi optimalisasi digitalisasi yang berkelanjutan pada sektor UMKM kuliner.
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Kepuasan Finansial Dimoderasi Religiusitas: Studi Pada Generasi Z di Kota Kupang Ronald E. Renoat; Yessi Susan Intan P.Benu; Babtista F.Manesat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1707

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap kepuasan finansial Generasi Z di Kota Kupang dengan religiusitas sebagai variabel moderator. Generasi Z merupakan kelompok usia produktif yang mulai mengelola keuangan secara mandiri, namun rentan terhadap perilaku konsumtif akibat perkembangan teknologi dan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 97 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji pengaruh langsung literasi keuangan terhadap kepuasan finansial serta peran religiusitas dalam memperkuat atau melemahkan hubungan tersebut. Luaran penelitian ini ditargetkan berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditas
Analisis Fenomena Duck Syndrome Pada Pegawai Bank Gen Z: (Studi Kasus: pada Bank NTT di Kota Kupang) Yessi Susan Intan P Benu; Ronald E. Renoat; Tresna R M Sayuna
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1709

Abstract

Bank NTT sebagai lembaga keuangan daerah milik Nusa Tenggara Timur terus bertransformasi dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan tuntutan pelayanan prima. Di tengah perubahan ini, perhatian terhadap kesehatan mental karyawan muda menjadi sangat penting, terutama terkait fenomena Floating Duck Syndrome. Fenomena ini menggambarkan kondisi di mana seseorang tampak tenang, profesional, dan sukses di luar, sebenarnya sedang berjuang secara emosional dan mental di dalam dirinya layaknya seekor bebek yang tampak mengapung tenang di permukaan air, padahal kakinya terus mengayuh cepat di bawah permukaan. Fenomena ini sangat relevan bagi generasi Z yang kini mendominasi dunia kerja, karena mereka sering menyembunyikan stres dan tekanan demi menjaga citra profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi munculnya Floating Duck Syndrome pada karyawan generasi Z di Bank NTT serta merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang empatik dan adaptif. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, diharapkan dapat dikembangkan pendekatan yang mendukung kesejahteraan mental dan produktivitas karyawan muda dalam lingkungan kerja yang terus berubah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus intrinsik, melibatkan wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan studi pustaka. Penelitian ini melibatkan maksimal 30 informan dari karyawan generasi Z di Bank NTT untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan tantangan mereka terkait Floating Duck Syndrome. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif untuk merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan responsif.
Pengaruh Ambiguitas Regulasi, Relasi Paternalistik, Dan Kapasitas Pengawasan Terhadap Diskrepansi Implementasi UMP UMKM Ritel Di Kota Kupang Patrisius Seran; Darwin Yopie Kefi; Meyana Claresa Selkioma
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan upah minimum pada UMKM ritel di Kota Kupang. Faktor-fator yang dianalisis adalah peran ambiguitas regulasi, hubungan paternalistik, dan kapasitas pengawasan. Data dikumpulkan dari 515 pelaku UMKM. Data dianalisis dengan metode SEM-PLS. Hasilnya menunjukkan kapasitas pengawasan memiliki pengaruh paling kuat. Lemahnya pengawasan langsung berkontribusi pada ketidakpatuhan pengupahan. Regulasi yang ambigu juga memperparah masalah ini. Hubungan paternalistik antara pemilik dan karyawan memiliki pengaruh kecil, tetapi signifikan. Ketiga faktor ini bersama-sama menjelaskan 46,5% dari ketidakpatuhan dalam pengupahan. Temuan ini memberikan peta jalan untuk intervensi. Perbaikan sistem pengawasan akan memberikan dampak paling besar. Penyederhanaan regulasi upah juga diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan.
pengaruh pemanfaatan sistem informasi akuntansi dan penerapan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan pada UMKM Makassar. Cut putri ikhtiar arta; Amril; Muryani Arsal
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) terhadap kualitas laporan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Makassar. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah penerapan SIA dan TI secara signifikan meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik survei menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 120 UMKM di Kota Makassar yang dipilih menggunakan metode Hair (2010). Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIA berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Demikian pula, pemanfaatan TI juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas laporan keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat adopsi SIA dan TI, semakin baik kualitas laporan keuangan yang dihasilkan oleh UMKM. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran teknologi dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan UMKM.
Analisis Anomali Pengukuran kWh Meter Utama dan Meter Pembanding Konsumen KCIC GIS Poncol Baru II Hery Diansyah; I Made Indradjaja Marcus Brunner
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1420

Abstract

Besaran arus dan tegangan yang diterima sangat mempengaruhi kinerja kWh meter. Kesalahan pengukuran dapat terjadi karena ketidaksesuaian nilai arus atau tegangan yang dapat menyebabkan perbedaan antara pengukuran meter utama dan pembanding. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya dispute kedua pihak yang bertransaksi. Dengan menggunakan meter konsumen sebagai acuan yang dianggap valid, penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi penyebab terjadinya kesalahan pengukuran sehingga terjadi deviasi antara pembacaan pada meter utama dengan meter pembanding. Selain observasi langsung di lapangan, sistem Reading Meter Automatic (AMR) digunakan untuk mengumpulkan data load profile, dan metode Z-test statistik digunakan untuk menganalisisnya. Metode penelitian ini mencakup cara mengkaji dan menelaah teori-teori pendukung, pengujian dan observasi dilapangan serta diskusi dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab deviasi pembacaan mengarah pada kesalahan rangkaian wiring di kWh meter ketika suplai dari GIS Sumarecon Bekasi II kwh meter utama dan pembanding menunjukan pembacaan bernilai konstan ± 1600 kwh. Dari pengukuran pertama ditemukan bahwa ada energi yang tercatat namun indikasi error data constant. Dari hasil Ztest didapatkan hasil probabilitas > 0,05 = tolak H0. pembacaan meter utama dan meter pembanding masih terdapat perbedaan signifikan. terdapat pergeseran fasa pada rangkaian VT dimana cos phi mendekati 1 ketika suplai dari GIS Summarecon Bekasi II atau line KCIC pada GIS Poncol Baru II tidak berbeban Dilakukan perbaikan pada tanggal 7 Agustus 2024. Sehingga pembacaan cosphi berubah dari 0,86 menjadi -0,076 dan sudut antara arus dan tegangan mendekati 90° dan pembacaan beban mendekati nol “0” dan pihak yang bertransaksi tidak mengalami dispute.
Analisis Teknis dan Keekonomian Perubahan Desain SUTET 500 kV dari Tower Normal Menjadi Tower Compact Lattice: (Studi Kasus: SUTET 500 kV Balaraja - Cikupa) Mohammad Faldi Fauzi; Ahsin Sidqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teknis dan keekonomian perubahan desain Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV dari tower normal menjadi tower compact lattice pada proyek SUTET 500 kV Balaraja–Cikupa. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pembangunan jaringan transmisi di kawasan urban adalah keterbatasan lahan, potensi konflik sosial, dan biaya pembebasan tanah yang tinggi. Desain tower compact lattice hadir sebagai solusi dengan dimensi lebih ringkas dan kebutuhan lahan yang lebih kecil, namun dengan biaya konstruksi yang relatif lebih tinggi. Kajian ini membandingkan karakteristik teknis, estimasi biaya konstruksi, biaya pembebasan lahan, dan biaya kompensasi jalur bebas (Right of Way/ROW) antara kedua desain, serta mengevaluasi indikator kelayakan investasi seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (B/C), dan Payback Period (PP). Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun tower compact lattice memerlukan investasi awal yang lebih tinggi dengan nilai NPV Rp. 4.674.720.270, IRR 13,63%, B/C ratio 1,02 dan PP 7.8 tahun, penghematan signifikan pada biaya lahan dan kompensasi ROW menjadikannya lebih ekonomis dalam konteks keterbatasan lahan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan tower compact lattice sebagai alternatif optimal dalam pembangunan jaringan transmisi di kawasan padat penduduk.
Integrasi Sistem Pengolahan Data Pengukuran Energi Berbasis Scada Dan Kwh Meter: Studi Empiris Pada Trafo Distribusi Ikhwani Faqih; Brunner, I Made Indradjaja Marcus; Joko Muslim
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1494

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan distribusi energi listrik yang andal, efisien, dan akurat mendorong penerapan teknologi pemantauan serta pengendalian yang semakin canggih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggantian transduser konvensional dengan digital power meter terhadap validitas data pengukuran energi listrik, khususnya pada kWh meter yang dijadikan acuan. Studi dilakukan dengan pendekatan empiris pada trafo distribusi di Gardu Induk, melalui analisis dua sampel data yang dibandingkan menggunakan metode statistik Z-test, yaitu data load profile kWh meter dan log sheet SCADA. Penelitian juga menganalisis data SCADA sebelum dan sesudah integrasi dengan digital power meter dan kWh meter digital (smart meter) untuk menilai perbedaan akurasi pengukuran. Selanjutnya, ditelaah juga efektivitas akuisisi data secara real-time, peningkatan akurasi pengolahan data, serta interoperabilitas antar sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi SCADA dengan smart meter mampu meningkatkan akurasi pembacaan telemetering dan menghilangkan deviasi terhadap pengukuran energi aktual yang tercatat pada kWh meter. Integrasi ini berkontribusi dalam mendukung sistem distribusi tenaga listrik yang lebih modern, efisien, dan berbasis digital. Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap akurasi pengukuran SCADA dan pengembangan infrastruktur smart grid di Indonesia, serta memperkuat implementasi sistem pemantauan energi berbasis teknologi digital pada jaringan distribusi listrik.
Analisis Penerapan Metode Monte Carlo Dibandingkan Dengan Metode Deterministik Dalam Kajian Finansial Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan HVDC 500KV Interkoneksi Sumatera Jawa Novan Prasetyo Wibowo; Iwa Garniwa
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1495

Abstract

Peningkatan kebutuhan listrik di Pulau Jawa tidak diimbangi oleh ketersediaan sumber energi primer yang mencukupi, sementara Pulau Sumatera memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) yang besar. Untuk menjembatani ketimpangan tersebut, dibutuhkan pembangunan proyek interkoneksi sistem kelistrikan melalui HVDC (High Voltage Direct Current) 500 kV antara Sumatera dan Jawa. Proyek ini merupakan bagian dari strategi transisi energi nasional dan menuntut investasi dalam skala besar, sehingga perlu dilakukan kajian kelayakan finansial yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan finansial proyek Interkoneksi Sumatera–Jawa menggunakan dua pendekatan: metode deterministik dan simulasi Monte Carlo yang mempertimbangkan ketidakpastian variabel input. Hasil analisis menunjukkan tidak hanya nilai namun juga tingkat keyakinan kelayakan dari masing masing output IRR, NPV dan Payback Periode Simulasi Monte Carlo memberikan gambaran risiko yang lebih realistis dibandingkan pendekatan deterministik dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan investasi infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan dan berbasis risiko.