cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 581 Documents
Pengaruh Ambiguitas Regulasi, Relasi Paternalistik, Dan Kapasitas Pengawasan Terhadap Diskrepansi Implementasi UMP UMKM Ritel Di Kota Kupang Patrisius Seran; Darwin Yopie Kefi; Meyana Claresa Selkioma
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan upah minimum pada UMKM ritel di Kota Kupang. Faktor-fator yang dianalisis adalah peran ambiguitas regulasi, hubungan paternalistik, dan kapasitas pengawasan. Data dikumpulkan dari 515 pelaku UMKM. Data dianalisis dengan metode SEM-PLS. Hasilnya menunjukkan kapasitas pengawasan memiliki pengaruh paling kuat. Lemahnya pengawasan langsung berkontribusi pada ketidakpatuhan pengupahan. Regulasi yang ambigu juga memperparah masalah ini. Hubungan paternalistik antara pemilik dan karyawan memiliki pengaruh kecil, tetapi signifikan. Ketiga faktor ini bersama-sama menjelaskan 46,5% dari ketidakpatuhan dalam pengupahan. Temuan ini memberikan peta jalan untuk intervensi. Perbaikan sistem pengawasan akan memberikan dampak paling besar. Penyederhanaan regulasi upah juga diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan.