cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 626 Documents
Segmentasi Pelanggan Toko EMAS Menggunakan Metode RFM dan K-MEANS Clustering Dandi Ari Setiarno; Luqman Hakim
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1721

Abstract

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan harus bisa menggunakan data pelanggan dengan baik agar bisa membuat keputusan yang lebih baik. Toko Emas XYZ di Sidoarjo memiliki banyak data transaksi dari pelanggan, tetapi data tersebut belum digunakan sepenuhnya untuk menganalisis strategi, terutama dalam membagi pelanggan berdasarkan segmen mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat-sifat pelanggan dan membagi pelanggan berdasarkan pola belanjanya dengan menggunakan metode RFM yaitu Recency, Frequency, dan Monetary, serta metode K-Means Clustering. Hasil penelitian diharapkan bisa memberikan pemilahan pelanggan yang jelas dan rapi, seperti pelanggan prioritas, pelanggan yang masih potensial, pelanggan biasa, dan pelanggan yang tidak aktif lagi. Segmentasi ini bisa jadi dasar dalam membuat strategi pemasaran, meningkatkan kualitas layanan, serta mengelola hubungan dengan pelanggan secara lebih efektif dan efisien.
Analisis Faktor Kelelahan Sopir Truk Terhadap Risiko Kecelakaan Menggunakan Pendekatan Human Reliability Assessment (HRA) Dengan Metode Human Error Assessment And Reduction Technique (HEART): (Studi Kasus: PT. Aruna Cahaya Parama) M. Bagas Audi Hidayatullah; Untung Usada
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi human error yang berkaitan dengan kondisi kelelahan kerja pada pengemudi truk dengan menggunakan pendekatan Human Reliability Assessment (HRA) melalui metode Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART). Studi ini dilakukan pada sopir truk di PT. Aruna Cahaya Parama memiliki tingkat aktivitas distribusi tinggi dan beban kerja yang signifikan. Proses analisis diawali dengan penyusunan Hierarchical Task Analysis (HTA) untuk mengidentifikasi tahapan pekerjaan, kemudian dilanjutkan dengan penentuan Generic Task Type (GTT), identifikasi Error Producing Conditions (EPC), serta penilaian kontribusi masing-masing faktor melalui Assessed Proportion of Effect (APOE). Tahap akhir dilakukan dengan menghitung nilai Human Error Probability (HEP) untuk mengetahui tingkat kemungkinan terjadinya kesalahan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan potensi human error dalam aktivitas mengemudi. Nilai HEP yang relatif tinggi mengindikasikan besarnya peluang terjadinya kesalahan, sedangkan nilai Human Reliability Total (Rm) yang rendah menunjukkan tingkat keandalan operator yang belum optimal. Kondisi ini berimplikasi langsung pada meningkatnya risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan seperti pengaturan jadwal kerja yang lebih efektif, optimalisasi waktu istirahat, serta penguatan sistem keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan secara berkelanjutan.
Analisis Peningkatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Mesin Surface Mount Technology (SMT) Melalui Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Saputra, Alex; Siti Rahayu; Hasyrani Windyatri
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas mesin Surface Mount Technology (SMT) di PT Sharp Elektronik Indonesia melalui pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan data operasional periode Juni–Agustus 2024, rata-rata nilai OEE tercatat sebesar 56,8%, jauh di bawah standar industri sebesar 85%. Penurunan ini terutama disebabkan oleh rendahnya nilai Availability dan Performance, yang dipicu oleh waktu henti mesin yang tinggi serta kecepatan operasi yang tidak optimal. Untuk mengidentifikasi akar penyebab dan menentukan prioritas perbaikan, metode FMEA diterapkan dengan menghitung Risk Priority Number (RPN) dari setiap mode kegagalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa downtime mesin merupakan penyebab utama dengan nilai RPN tertinggi, diikuti oleh faktor kesalahan operator dan keterlambatan pasokan bahan baku. Berdasarkan temuan tersebut, strategi perbaikan difokuskan pada peningkatan program pemeliharaan, pelatihan operator, dan efisiensi rantai pasok. Setelah implementasi perbaikan pada Oktober–Desember 2024, nilai OEE meningkat menjadi 77%, menandakan keberhasilan intervensi yang dilakukan. Integrasi OEE dan FMEA dalam penelitian ini memberikan pendekatan sistematis dan berbasis data yang efektif dalam mendukung peningkatan kinerja operasional mesin. Penelitian ini juga berkontribusi dalam pengembangan praktik manajemen perawatan di industri manufaktur elektronik Indonesia.
Evaluasi Beban Kerja Mental Pekerja Turn Around Menggunakan Metode NASA-TLX dan PVT-3 Pada Industri Pupuk Ermi Kusherawati; Adithya Sudiarno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1038

Abstract

Era Industri 4.0 menuntut peningkatan produktivitas dan efektivitas di berbagai sektor industri, termasuk dalam manajemen sumber daya manusia. Salah satu tantangan utama adalah meningkatnya tekanan kerja yang berdampak pada kelelahan fisik dan mental, terutama pada kegiatan intensif seperti Turn Around (TA). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi beban kerja mental pekerja TA menggunakan metode subjektif NASA-TLX dan pengukuran objektif kewaspadaan melalui PVT-3. Penelitian dilakukan pada 15 pekerja laki-laki berusia 19–42 tahun di industri pupuk di Gresik pada Mei–Juni 2025. Hasil NASA-TLX menunjukkan mayoritas pekerja mengalami beban kerja mental tinggi hingga sangat tinggi, dengan nilai rata-rata Weighted Workload Level (WWL) sesi pagi sebesar 84,67. Distribusi beban didominasi kategori tinggi dan sangat tinggi, dengan dimensi utama berupa Mental Demand dan Performance. Hasil PVT-3 menunjukkan 46,67% pekerja berada pada kategori performa buruk, 33,33% kategori sedang, dan 20% kategori baik, yang mengindikasikan penurunan kewaspadaan. Kombinasi hasil tersebut menunjukkan adanya tekanan kognitif dan risiko kelelahan yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa rotasi kerja, optimalisasi waktu istirahat, dan strategi ergonomi berbasis data guna menjaga keselamatan serta produktivitas kerja secara berkelanjutan. Temuan ini juga memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merancang kebijakan kerja yang adaptif dan berbasis bukti di lingkungan industri berisiko tinggi secara konsisten dan terukur.
The Role of Hospital Image and Medical Service Quality on the Intention of Patients from the Riau Islands Province to Revisit Hospitals in Malaysia Yunita Octaviani; Renza Fahlevi; Fitriana Aidnilla Sinambela
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1565

Abstract

This study aims to analyze the effects of hospital image and perceived medical quality on trust and on revisit intention among patients from the Riau Islands Province who engage in medical tourism to Malaysia. This research employs a quantitative approach, using a survey method with questionnaires distributed to 120 respondents selected via purposive sampling. The data were analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3 software. The results indicate that hospital image and perceived medical quality have a positive and significant effect on trust. Furthermore, trust is also found to have a positive and significant effect on revisit intention. These findings highlight that trust plays a crucial role in driving patient loyalty in medical tourism. This study implies that improving hospital image and medical service quality can strengthen patient trust, which ultimately enhances revisit intention.
Analisis Pengaruh Penambahan Serat Kulit Durian Terhadap kekuatan Impak Batubata Bastian, Christina; Pasae, Yoel; Bontong, Yafet
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1712

Abstract

Material batubata merupakan bahan konstruksi tahan lama, kedap air sehingga mampu mengurangi rembesan air hujan pada dinding, serta memiliki ketahanan terhadap api sehingga lebih aman digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat kulit durian pada batubata. Serat kulit durian dipilih karena memiliki kandungan selulosa tinggi dan potensi sebagai bahan penguat alami yang ramah lingkungan. Perlakuan serat dilakukan melalui pengasapan dingin (suhu 35 ° - 45°) dengan variasi waktu tanpa pengasapan, 5 jam, 10 jam, 15 jam, dan 20 jam untuk meningkatkan kualitas permukaan dan daya ikat dengan matriks. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi fraksi volume tanah liat, serat kulit durian, dan pati singkong yaitu 50%:20%:30%, 50%:30%:20%, dan 50%:40%:10%. Spesimen dibuat dengan metode hand lay-up, dikeringkan dengan oven selama 1 jam dengan suhu 200°. Pengujian kekuatan impak menggunakan metode Charpy Impact Test standar ASTM E23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai energi serap tertinggi diperoleh pada fraksi volume 50%:20%:30% sebesar 4,60 J, sedangkan nilai terendah pada fraksi volume 50%:40%:10% sebesar 0,60 J. Nilai harga impak tertinggi juga diperoleh pada fraksi volume 50%:20%:30% sebesar 0,043125 J/mm², dan terendah pada fraksi volume 50%:40%:10% sebesar 0,0075 J/mm². Hasil ini menunjukkan bahwa komposisi material sangat berpengaruh terhadap ketangguhan batu bata, dimana penambahan serat yang optimal mampu meningkatkan daya serap energi dan menghambat propagasi retak. Dapat disimpulkan komposisi fraksi volume 50%:20%:30% merupakan kondisi optimum dalam meningkatkan kekuatan impak batu bata komposit berbasis serat kulit durian dan matriks pati singkong. Peningkatan fraksi serat yang berlebihan cenderung menurunkan kekuatan impak akibat berkurangnya ikatan matriks dan meningkatnya porositas material.
Evaluasi Kesesuaian Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Berdasarkan ISO 45001:2018 Menggunakan Metode Gap Analysis dan PDCA : (Studi kasus: PT Swabina Gatra) Muhammad Hafidz Bahaudin; Akhmad Wasiur Rizqi; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT Swabina Gatra berdasarkan standar internasional ISO 45001:2018. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya kesenjangan praktis antara prosedur formal perusahaan dan implementasinya di lapangan yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pihak manajemen HSE serta pekerja produksi. Instrumen evaluasi menggunakan checklist standar yang mencakup 26 subklausul ISO 45001:2018 untuk mengidentifikasi gap secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT Swabina Gatra mencapai tingkat kesesuaian sebesar 73%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Namun, masih ditemukan celah sebesar 27% pada tujuh klausul utama, seperti konteks organisasi, kebijakan K3, identifikasi bahaya, kompetensi, komunikasi internal dan eksternal, serta tindakan perbaikan. Temuan tersebut diintegrasikan ke dalam model perbaikan berkelanjutan berbasis siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun organisasi memiliki landasan implementasi yang kuat, penguatan koordinasi antarunit dan standardisasi prosedur investigasi insiden sangat diperlukan untuk mencapai kepatuhan standar yang menyeluruh serta menjamin lingkungan kerja yang aman secara berkelanjutan.
Optimasi Tenaga Kerja Operasional Terminal Peti Kemas Menggunakan Integrasi Time and Motion Study dan Ranked Positional Weight Stella Simarmata; Jeriel Matthias Justianus; Anita Christine Sembiring
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1730

Abstract

Terminal peti kemas menghadapi permasalahan ketidakoptimalan tenaga kerja yang berdampak pada kinerja operasional. Dengan 250 tenaga kerja dan rasio 0,5 orang/kontainer, throughput hanya mencapai 92% dari target 500 kontainer per hari. Penelitian ini bertujuan menentukan tenaga kerja optimal menggunakan integrasi Time and Motion Study dan Ranked Positional Weight sebuah pendekatan yang belum banyak diterapkan secara komprehensif pada sistem logistik terminal peti kemas dengan aktivitas paralel dan precedence constraint kompleks. Time and Motion Study digunakan untuk menghitung waktu standar 8 aktivitas operasional dengan rating factor 1,10 dan allowance 27%. Ranked Positional Weight digunakan untuk distribusi beban kerja optimal dengan mempertimbangkan precedence constraint dan aktivitas paralel. Berdasarkan hasil perhitungan model, waktu standar total mencapai 16,64 menit per kontainer, distribusi ke 3 stasiun kerja menghasilkan estimasi efisiensi lini 64,20%, dan jumlah tenaga kerja optimal 105 orang (35 orang per shift) dengan rasio 0,21 orang/kontainer. Implementasi rekomendasi ini berpotensi menghasilkan efisiensi tenaga kerja hingga 58%, penurunan cycle time menjadi 8,64 menit, dan pencapaian throughput 100% sesuai target.
Optimalisasi Pengoperasian Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) Dalam Pembuatan Passage Planning Guna Menunjang Keselamatan di Atas Kapal Diva Amadha Anastacia; Firdaus Sitepu; Maulidiah Rahmawati; Sutoyo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan penggunaan Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) dalam penyusunan passage planning guna menunjang keselamatan pelayaran secara komprehensif pada kapal MT Bagus Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan selama 12 bulan masa praktik laut melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 3 informan kunci, serta telaah dokumen navigasi. Validasi data dilakukan melalui triangulasi metode dan sumber. Findings: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ECDIS di lapangan masih terbatas pada fungsi pemantauan posisi dasar. Temuan utama mengungkap bahwa fitur keselamatan tingkat lanjut, seperti safety contour dan route check otomatis, sering kali diabaikan. Kegagalan operasional ini dipicu oleh kurangnya type-specific training dan kesenjangan pemahaman antarmuka, yang berujung pada tidak berfungsinya alarm anti-grounding secara proporsional. Implikasi: Perusahaan pelayaran wajib mengimplementasikan intervensi pelatihan spesifik berbasis pabrikan (type-specific) dan memperketat SOP navigasi. Kegagalan dalam menutup celah pelatihan ini dapat memicu kegagalan organisasional yang membuka ruang bagi kecelakaan navigasi yang fatal.
Peramalan Penjualan AMDK Galon 19 Liter Menggunakan Model Hibrida Fuzzy Time Series-Single Exponential Smoothing Bambang Suryo Prabowo; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1734

Abstract

Fluktuasi permintaan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon 19 liter menjadi tantangan utama dalam perencanaan produksi berbasis sistem Make to Stock di PT XYZ. Metode peramalan tunggal seperti Single Exponential Smoothing (SES) yang umum digunakan terbukti menghasilkan tingkat kesalahan yang cukup tinggi pada data dengan pola fluktuasi yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model hibrida Fuzzy Time Series–Single Exponential Smoothing (FTS-SES) yang menggabungkan kemampuan FTS dalam menangkap pola linguistik pada data non-stasioner dengan kemampuan SES dalam penghalusan nilai prediksi, serta membandingkan akurasinya terhadap SES murni. Data historis penjualan periode Januari–November 2025 (11 titik observasi) digunakan sebagai dasar peramalan. Evaluasi akurasi dilakukan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil menunjukkan bahwa SES murni dengan parameter α=0,1 menghasilkan MAPE sebesar 11,13% (kategori Baik), sedangkan model hibrida FTS-SES dengan parameter yang sama menghasilkan MAD=1.109, MSE=2.375.624, dan MAPE=3,73% (kategori Sangat Akurat). Peramalan penjualan Desember 2025 menggunakan model hibrida menghasilkan estimasi 30.662 pcs. Penelitian ini berkontribusi sebagai referensi penerapan model hibrida FTS-SES pada industri AMDK di Indonesia dengan periode data yang terbatas.