cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 640 Documents
Pengaruh Potensi Bahaya Overhaul Auxiliary Engine Terhadap Pencegahan Kecelakaan Kerja Awak Kapal Alfina Dwi Restyaningtyas; Monika Retno Gunarti; Elly Kusumawati; Shofa Dai Robbi; Wulan Marlia Sandi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1669

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerjaan overhaul auxiliary engine di kapal. Pekerjaan tersebut melibatkan berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada pekerjaan overhaul auxiliary engine, mengkaji upaya pencegahan kecelakaan kerja yang dilakukan, serta menganalisis pengaruh potensi bahaya terhadap upaya pencegahan kecelakaan kerja awak kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 29 responden yang merupakan awak kapal bagian mesin yang terlibat langsung dalam pekerjaan overhaul. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan overhaul auxiliary engine memiliki tingkat potensi bahaya yang tergolong tinggi, mencakup risiko mekanik (tangan terjepit, tertimpa komponen), risiko lingkungan (lantai licin, ventilasi kurang), serta faktor manusia. Di sisi lain, tingkat pencegahan kecelakaan kerja awak kapal ditemukan berada pada kategori sangat tinggi, yang ditandai dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), penerapan Standard Operational Procedure (SOP), dan pelaksanaan safety briefing. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,216 dengan nilai signifikansi 0,261 (p > 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif namun lemah dan tidak signifikan secara statistik antara potensi bahaya dengan upaya pencegahan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun potensi bahaya tinggi, awak kapal telah menerapkan sistem keselamatan kerja yang efektif sehingga risiko tersebut dapat dikendalikan dengan baik.
Utilization Of the Internet of Things to Improve the Quality of Services in Sub-Districts/Villages in Indonesia Hendri Syahputra; Samuel Indrayana; Rudy Irwansyah; Joice Soraya; Mesak Yandri Masela
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1671

Abstract

The implementation of the Internet of Things (IoT) at the smallest government levels, such as sub-districts and villages, is key to digital transformation towards Smart Villages in Indonesia. This study aims to analyze the use of IoT technology to improve the efficiency and transparency of public services in sub-district areas. Using a qualitative approach and a literature review, this article explores how smart sensors, cloud-based data management systems, and self-service applications can reduce bureaucratic delays. The analysis shows that IoT integration can speed up administrative processing times by up to 40% and significantly increase the public satisfaction index. However, challenges such as digital infrastructure gaps and technological literacy in rural areas remain major obstacles. This study recommends collaboration between central and regional governments in standardizing IoT infrastructure and creating inclusive, responsive public services that meet citizens' needs in the industry 4.0 era.
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Minat Beli Pelanggan Martabak Ardhy Di Kota Medan Dengan Brand Awareness Sebagai Variabel Intervening Nadhila Rasyad Siregar; Rulianda Purnomo Wibowo; Doli Muhammad Jafar Dalimunthe
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap minat beli pelanggan Martabak Ardhy di Kota Medan dengan brand awareness sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain konklusif kausal melalui metode survei terhadap 120 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan pernah terpapar konten promosi Martabak Ardhy dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness dan minat beli, serta brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Selain itu, brand awareness terbukti memediasi secara parsial pengaruh social media marketing terhadap minat beli, yang menandakan bahwa aktivitas pemasaran digital tidak hanya mendorong niat beli secara langsung, tetapi juga bekerja melalui penguatan kesadaran merek. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas social media marketing Martabak Ardhy akan lebih optimal apabila strategi konten tidak hanya berfokus pada daya tarik visual dan promosi jangka pendek, tetapi juga pada konsistensi identitas merek dan penguatan memori konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada kajian pemasaran digital UMKM kuliner serta implikasi praktis bagi pengelolaan strategi social media marketing yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Pengaruh Implementasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Terhadp Kesejahteraan Penerimanya di Kabupaten Tana Tidung Melati Indrawati; Hendrian; Rini Yayuk
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1635

Abstract

Penyediaan hunian layak merupakan determinan penting kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni melalui pendekatan swadaya berbasis pendampingan. Penelitian ini bertujun menganalisis implementasi BSPS di Kabupaten Tana Tidung, dampaknya terhadap kesejahteraan penerima, serta faktor penghambat pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis tematik berbantuan NVivo. Temuan menunjukkan bahwa BSPS menghasilkan dampak multidimensional: perbaikan kualitas fisik hunian, peningkatan rasa aman dan kenyamanan, penguatan martabat sosial, serta tumbuhnya kepercayaan terhadap pemerintah sebagai representasi negara. Peran Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) terbukti krusial dalam memastikan ketepatan implementasi, penguatan partisipasi, dan keberhasilan pembangunan berbasis swadaya. Namun demikian, efektivitas program masih dibatasi oleh keterbatasan cakupan bantuan, akurasi penargetan, kapasitas swadaya masyarakat, serta lemahnya sistem monitoring dan evaluasi. Penelitian ini berkontribusi dengan menegaskan bahwa keberhasilan BSPS tidak hanya ditentukan oleh besaran bantuan finansial, tetapi oleh kualitas tata kelola dan intensitas pendampingan partisipatif sebagai prasyarat keberlanjutan program perumahan berbasis komunitas.
Model Struktural Pengaruh Implementasi K3L terhadap Kinerja Produktivitas Operasional pada Unit Distribusi Tenaga Listrik Menggunakan SEM-PLS Januar Kulsaputro; Asrul Fole; Khoerun Nisa Safitri; Widi Astutik; Mujaddid, Mujaddid; Ahmad Ikram
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1662

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) terhadap Kinerja Produktivitas Operasional pada Unit Distribusi Tenaga Listrik PT PLN Makassar menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Penelitian bersifat kuantitatif eksplanatori dengan jumlah sampel sebanyak 365 responden karyawan operasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas (AVE > 0,50; Composite Reliability > 0,70). Evaluasi model struktural menunjukkan nilai R² sebesar 0,68 yang mengindikasikan bahwa 68% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh variabel K3L. Secara langsung, Keselamatan Kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap Kinerja Produktivitas Operasional (β = 0,398; t = 4,982; p < 0,001), diikuti Kesehatan Kerja (β = 0,284; t = 3,215; p = 0,001) dan Lingkungan Kerja (β = 0,247; t = 2,874; p = 0,004). Selain itu, Kesehatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Keselamatan Kerja (β = 0,762; t = 14,876), serta Keselamatan Kerja terhadap Lingkungan Kerja (β = 0,689; t = 12,443). Hasil ini menegaskan bahwa implementasi K3L yang terintegrasi berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional pada sektor distribusi tenaga listrik.
Blockchain Implementation in Tourism Supply Chain to Ensure Transparency and Traceability of Environmental Impacts Hugo Prasetyo Winotoatmojo; Gusneli; Muhammad Aga Sekamdo; Gredinov Sumanta Malsad; Firlie Lanovia Amir
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1677

Abstract

This study explores the implementation of blockchain technology in tourism supply chain management (TSC) to enhance transparency and traceability of environmental impacts. As the demand for sustainable tourism increases, the industry faces significant challenges in verifying green claims and tracking carbon footprints across a complex network of service providers. Using a systematic literature review and conceptual analysis, this study proposes a decentralized blockchain model capable of recording environmental data in real-time and immutable ways. The study demonstrates that blockchain can mitigate greenwashing by automating data verification through smart contracts. The study concludes that blockchain integration not only strengthens consumer trust but also provides an accountable framework for stakeholders to achieve global sustainability targets.
Analisis Faktor Minat Kunjungan Kembali Pasien Asal Batam Ke Rumah Sakit Malaysia Jessica Friscilla; Renza Fahlevi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1539

Abstract

Meskipun layanan kesehatan di Indonesia terus berkembang, sebagian masyarakat Kota Batam masih memilih berobat ke Malaysia. Fenomena ini menunjukkan bahwa fasilitas domestik belum sepenuhnya mampu menahan arus wisata medis lintas negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat berkunjung kembali pasien asal Batam berwisata medis ke rumah sakit di Malaysia, dengan menguji peran aksesibilitas, keselamatan dan keamanan, serta kewajaran harga terhadap citra destinasi dan niat kunjungan kembali. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei terhadap pasien yang pernah menjalani pengobatan di Malaysia, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas, keselamatan, dan keamanan berpengaruh signifikan terhadap citra destinasi. Sebaliknya, kewajaran harga tidak terbukti memengaruhi citra destinasi secara signifikan.Lebih lanjut, citra destinasi terbukti sebagai determinan paling dominan yang memengaruhi niat berkunjung kembali. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks wisata medis yang bersifat high involvement, persepsi keamanan, kualitas layanan, dan kemudahan akses lebih menentukan dibandingkan dengan pertimbangan harga. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi penguatan daya saing layanan kesehatan domestik melalui peningkatan keselamatan klinis, aksesibilitas, dan pengalaman pasien.
Analisis Risiko Pengangkatan Beban Dengan Metode NIOSH dan JSA pada Gudang Barang Jadi Redha Abdillah Faqih; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1672

Abstract

Aktivitas loading barang pada bagian gudang barang jadi memiliki risiko tinggi terhadap gangguan keselamatan dan kesehatan kerja, terutama yang berkaitan dengan postur kerja dan pengangkatan beban secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pekerjaan loading barang di PT XYZ menggunakan metode National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) dan Job Safety Analysis (JSA). Metode NIOSH digunakan untuk menghitung Recommended Weight Limit (RWL) dan Lifting Index (LI) guna mengetahui tingkat risiko pengangkatan beban terhadap pekerja, sedangkan JSA digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada setiap tahapan pekerjaan serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Lifting Index (LI) pada beberapa aktivitas loading melebihi batas aman (LI > 1), yang mengindikasikan adanya risiko tinggi terhadap terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Analisis JSA juga mengidentifikasi potensi bahaya seperti postur membungkuk, frekuensi angkat yang tinggi, serta risiko terpeleset dan tertimpa barang. Berdasarkan hasil analisis tersebut, direkomendasikan perbaikan postur atau posisi kerja untuk meminimalisir adanya risiko ergonomi, serta penerapan prosedur operasi standar yang harus dipatuhi semua pekerja agar mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Analisis dan Usulan Perbaikan Defect Produk Ducting Menggunakan Metode Six sigma dan Fuzzy FMEA: (Studi Kasus: PT Ravana Jaya) Firman Maulana; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1679

Abstract

PT. Ravana Jaya sebagai perusahaan fabrikasi ducting masih menghadapi tingkat defect yang berdampak pada penurunan kapabilitas proses dan potensi peningkatan biaya kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis defect dominan, mengukur kapabilitas proses menggunakan metode Six Sigma, menentukan prioritas risiko kegagalan melalui FMEA dan Fuzzy FMEA, serta merumuskan strategi perbaikan berbasis risiko. Penelitian dilakukan pada periode Mei–Juni 2025 dengan pendekatan DMAIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect dominan terjadi pada proses welding (61 cacat), diikuti oleh grinding (36 cacat) dan marking (28 cacat). Nilai rata-rata level sigma berturut-turut sebesar 3,15; 3,41; dan 3,52, yang mengindikasikan bahwa proses masih berada pada level 3σ dan belum memenuhi standar 6σ. Analisis FMEA mengidentifikasi kegagalan las tidak merata dan porosity sebagai risiko tertinggi, sedangkan pendekatan Fuzzy FMEA menghasilkan nilai FRPN sebesar 959 pada mode kegagalan yang sama sehingga menjadi prioritas utama perbaikan. Integrasi Six Sigma dan Fuzzy FMEA dalam penelitian ini memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengukur kapabilitas proses sekaligus menentukan prioritas risiko secara lebih diskriminatif dibandingkan dengan FMEA konvensional. Implementasi rekomendasi yang diusulkan berpotensi meningkatkan stabilitas proses, menurunkan defect, dan memperkuat sistem pengendalian kualitas secara berkelanjutan.
The Influence Of Non-Cash Payment Systems On Financial Behavior With Digital Culture As A Moderating Variable Kusiyah; Tita Safitriawati; Dian Indah Sari; Andalia; Endi Rustendi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1680

Abstract

This study aims to analyze the influence of cashless payment systems on individual financial behavior, with digital culture as a moderating variable. In an era of rapid technological transformation, the shift from cash-based transactions to digital platforms has changed the way consumers perceive and manage the value of money. Using a quantitative approach, this study evaluates how ease of access and digital payment features trigger different consumption behaviors. The results show that cashless payment systems have a positive and significant influence on financial behavior that tends to be consumptive, but can improve financial record-keeping efficiency if managed properly. Furthermore, digital culture was found to strengthen this influence: individuals with high levels of digital literacy and adaptation were more likely to adopt this payment technology, but were also more prone to impulsive spending. These findings provide important implications for regulators and financial service providers to improve digital financial literacy education to mitigate the risk of negative financial behavior in society.