cover
Contact Name
Muhammad Rizki
Contact Email
m.rizki8787@gmail.com
Phone
+6285219941987
Journal Mail Official
admin@jurnal-tmit.com
Editorial Address
Jalan Padang Bolak, No. 1B, Labuh Baru Timur, Pekanbaru-Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
ISSN : 28290232     EISSN : 28290038     DOI : -
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) adalah journal blind peer-review yang bersifat open access yang memungkinkan artikel tersedia secara online tanpa berlangganan apapun. JTMIT didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian, artikel teknis, konseptual dan laporan studi kasus dalam bidang Teknologi dan Manajemen secara umum, namun tidak terbatas secara implisit. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (JTMIT) dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual dalam membantu para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya
Arjuna Subject : -
Articles 581 Documents
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tas Ransel Menggunakan Metode FMEA Dan RCA: (Studi Kasus:CV. SMY) Muhammad Saekan; Elly Ismiyah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1690

Abstract

Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan manufaktur. CV. SMY merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi tas ransel dengan tingkat permintaan yang cukup tinggi. Namun, dalam proses produksinya masih ditemukan berbagai jenis kecacatan produk yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi serta menurunnya kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas pada produk tas ransel serta mengidentifikasi faktor penyebab utama terjadinya kecacatan produk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas risiko kegagalan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) dan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi akar penyebab terjadinya kecacatan produk. Data penelitian diperoleh dari laporan produksi dan data produk cacat periode Januari–September 2025 melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cacat dengan nilai RPN tertinggi adalah jahitan tidak rapi yang disebabkan oleh kurangnya ketelitian operator dan ketidakstabilan pengaturan mesin jahit. Selain itu, faktor lain yang memengaruhi kecacatan produk adalah kondisi lingkungan kerja yang lembap serta kualitas material kain dan resleting yang kurang baik. Berdasarkan hasil analisis RCA, usulan perbaikan yang diberikan meliputi peningkatan keterampilan operator melalui pelatihan berkala, penerapan SOP secara lebih ketat, perbaikan kondisi lingkungan kerja, serta peningkatan standar pemilihan bahan baku. Implementasi usulan perbaikan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan produk dan meningkatkan efektivitas sistem pengendalian kualitas pada proses produksi tas ransel.
Analisis Morfologi Permukaan dan Kekuatan Tarik Serat Pelepah Nipah ( Nypa Frutycans) Akibat Perlakuan Pengasapan Sunardi Arung; Musa Bondaris Palungan; Yafet Bontong
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1692

Abstract

Serat alam sebagai bahan komposit semakin berkembang karena sifatnya yang ringan, terbarukan, dan ramah lingkungan. Penelitian mengenai potensi serat pelepah nipah (Nypa fruticans) terbatas, khususnya  pengaruh pengasapan suhu terkontrol terhadap perubahan sifat mekanik dan morfologi serat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi durasi pengasapan terhadap kekuatan tarik serat dan morfologi permukaan serat. Metode penelitian dilakukan dengan memberikan pengasapan pada suhu 45 °C dengan variasi waktu 0, 5, 10, 15, dan 20 jam. Karakterisasi morfologi permukaan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM); sifat mekanik dianalisis melalui uji tarik serat tunggal dengan mengukur diameter serat, luas penampang, gaya tarik maksimum, dan kekuatan tarik. Hasil pengamatan SEM menunjukkan peningkatan durasi menyebabkan penyusutan lumen, peningkatan kekasaran permukaan, dan munculnya retakan mikro akibat paparan panas. Hasil uji tarik menunjukkan kekuatan tarik meningkat dari 53,20 MPa pada serat tanpa perlakuan menjadi 111,03 MPa pada durasi pengasapan 15 jam. Peningkatan ini dipengaruhi oleh penurunan diameter, pengurangan kadar air, dan degradasi parsial komponen amorf seperti hemiselulosa. Pada durasi 20 jam, kekuatan tarik menurun menjadi 100,83 MPa akibat degradasi dinding sel. Penelitian ini menegaskan pengasapan selama 15 jam pada suhu 45 °C merupakan kondisi optimum meningkatkan sifat mekanik serat nipah.
 Kontribusi Brand Image Dan Brand Awareness Terhadap Pembentukan Brand Equity Produk Keripik Singkong : (Studi Kasus: Keripik Singkong Cavora) Bella Agustia Hasyim; Andala Rama Putra Barusman
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1626

Abstract

Keripik singkong merek Cavora memiliki kualitas rasa yang kompetitif dan inovasi varian, namun kesadaran merek (brand awareness) konsumen terhadap Cavora masih cenderung beragam, fenomena yang dapat dilihat dari perilaku pembelian konsumen yang tidak selalu mempertimbangkan merek, melainkan memilih berdasarkan harga dan ketersediaan produk. Hal ini menunjukkan bahwa brand equity Cavora belum sepenuhnya mampu memengaruhi preferensi konsumen secara kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi brand image dan brand awareness terhadap pembentukan brand equity produk keripik singkong Cavora. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen keripik singkong merek Cavora di Bandar Lampung dengan teknik purposive sampling sebanyak 60 responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh Brand Image memiliki berkontribusi positif terhadap pembentukan brand equity pada keripik singkong merek Cavora. Brand Awareness memiliki berkontribusi positif terhadap pembentukan brand equity pada keripik singkong merek Cavora. Brand Image, Brand Awareness memiliki berkontribusi positif secara bersama-sama terhadap pembentukan brand equity pada keripik singkong merek Cavora.
Perancangan Strategi Pemenuhan Standar dan Persyaratan Ekspor pada UMKM Rendang Dhianada Irsya; Lusi Susanti; Reinny Patrisina
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1670

Abstract

Industri makanan olahan Indonesia, khususnya UMKM, berkembang pesat seiring meningkatnya permintaan rendang sebagai produk khas Sumatera Barat yang berpotensi ekspor, namun partisipasi UMKM dalam perdagangan internasional masih rendah akibat kompleksitas standar dan persyaratan ekspor. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pemenuhan standar dan persyaratan ekspor bagi UMKM rendang di Sumatera Barat dengan menggunakan data hasil wawancara pelaku UMKM eksportir, instansi pendukung ekspor, analisis regulasi, serta kuesioner terbuka yang dianalisis menggunakan pendekatan Grounded Theory, yang terdiri atas tahapan open coding untuk identifikasi tema, axial coding untuk menghubungkan kategori dan subkategori, serta selective coding untuk merumuskan kategori inti sebagai dasar penyusunan strategi pemenuhan standar dan persyaratan ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan yang dihadapi oleh UMKM rendang dalam memenuhi standar dan persyaratan ekspor bersumber dari lima kategori utama, yaitu kurangnya pendampingan dan sosialisasi, kompleksitas dokumen dan teknis, keterbatasan infrastruktur dan peralatan, tantangan teknis produksi dan higienitas, serta hambatan finansial. Kondisi ini membentuk suatu rantai hambatan sistemik yang saling memperkuat dan mempersulit kesiapan ekspor pelaku usaha kecil. Strategi yang dirancang untuk menjawab permasalahan tersebut mencakup lima pendekatan utama, yaitu peningkatan pendampingan dan sosialisasi regulasi ekspor, pemenuhan infrastruktur dan alat produksi sesuai standar, pengurangan beban biaya sertifikasi dan pengujian melalui kolaborasi lintas lembaga, peningkatan kemampuan teknis dan dokumentasi ekspor, serta standarisasi proses produksi dan praktik higienitas. Validasi oleh para ahli menunjukkan bahwa meskipun sebagian strategi telah dijalankan oleh instansi terkait, implementasinya belum terstruktur secara berkelanjutan dan belum menjangkau seluruh UMKM.
Analisis Risiko Potensi Kecelakaan Kerja Pada Proyek Kontruksi Perluasan Gedung Pabrik Menggunakan Metode JSA dan HIRARC: (Studi Kasus : PT. SIKA INDONESIA PHASE 4) Muhammad Irfandie Pratama; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1673

Abstract

Proyek konstruksi mempunyai tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kompleksitas aktivitas, penggunaan alat berat, serta keterlibatan banyak tenaga kerja. Proyek pembangunan perluasan gedung pabrik PT Sika Indonesia Phase 4 di Gresik merupakan proyek industri berskala besar yang memiliki potensi bahaya signifikan, khususnya pada pekerjaan panas (hot work) dan pekerjaan pengangkatan (lifting work). Studi ini memiliki tujuan untuk mengenali kemungkinan bahaya yang berpotensi terjadi akibat kecelakaan di tempat kerja dan untuk menentukan cara yang sesuai dalam mengendalikan risiko. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode Analisis Keamanan Kerja (JSA) yang dipadukan dengan pendekatan Hierarki Pengendalian. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah observasi langsung di lokasi kerja. wawancara dengan pihak HSE, serta studi dokumentasi proyek. Temuan riset menggambarkan bahwa terdapat 10 potensi bahaya utama yang teridentifikasi pada aktivitas hot work dan lifting work. Penilaian risiko sebelum pengendalian menunjukkan terdapat 3 risiko dengan kategori ekstrem, 7 risiko tinggi, dan tidak terdapat risiko rendah maupun sedang. Setelah dilakukan pengendalian berdasarkan hirarki pengendalian risiko, jumlah risiko ekstrem berhasil diturunkan menjadi 0, Sebagian besar risiko terletak dalam kategori sedang dan rendah. Implementasi JSA, yang didukung oleh HIRARC, telah terbukti memberikan saran pengendalian yang lebih terstruktur dan efisien untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Riset ini memiliki potensi untuk menjadi rujukan bagi perusahaan dalam meningkatkan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di proyek konstruksi.
Pengaruh Disiplin Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Nuringsih Sujati; Aos Kuswandi; Darmanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1700

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan suatu organisasi, dituntut untuk selalu memiliki kemampuan bersaing, beradaptasi dan berkembang terhadap segala perubahan dan tuntutan zaman. Penelitian ini dilakukan di Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur. Variabel dalam penelitian ini adalah disiplin kerja dan motivasi kerja sebagai variabel independen dan kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan populasi seluruh pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 123 pegawai. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Instrumen penelitian diuji coba, yaitu melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan uji SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.
An Analysis of The Relationship Between Digital-Based Financial Report Transparency and Willingness to Pay (WTP) For Environmental Fees in The Post-Pandemic Era Neti Erlina; Muhamad Irfan Florid; Liestyowati; Hendra Kasman; Mohamad Yusuf Golam
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1703

Abstract

In the aftermath of the global pandemic, public trust in institutional spending has become a critical determinant of civic participation in environmental sustainability. This study investigates the relationship between digital-based financial report transparency and the Willingness to Pay (WTP) for environmental fees among urban citizens. As digital transformation accelerates, the accessibility and clarity of financial disclosures serve as a bridge between governmental accountability and public contribution. Utilizing a quantitative approach, this research examines how real-time digital reporting mitigates perceived corruption and enhances the perceived value of environmental protection initiatives. The findings suggest that transparency does not merely fulfill a legal obligation but acts as a psychological catalyst that significantly increases WTP. When citizens can verify that their contributions are allocated efficiently through digital platforms, their resistance to additional environmental levies decreases. This research provides a framework for policymakers to leverage digital accounting tools as a strategy for sustainable environmental financing in the post-pandemic era.
Optimalisasi Digitalisasi: Strategi Pemasaran Dan Pembayaran Digital Untuk Peningkatan Daya Saing UMKM Ayam Geprek Morro Chicken Dikky Mooy; Petrus Valentino Baunsele; Rabe Mangngi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1704

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis sebagai penopang perekonomian nasional melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Namun, pada era digital, perubahan perilaku konsumen yang beralih ke transaksi daring menuntut UMKM untuk beradaptasi melalui penerapan strategi pemasaran digital serta sistem pembayaran digital yang terintegrasi. Penelitian terdahulu cenderung menelaah digitalisasi pemasaran dan pembayaran secara terpisah, padahal keduanya memiliki keterkaitan sinergis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi dan optimalisasi digitalisasi pemasaran dan pembayaran digital sebagai strategi komprehensif dalam meningkatkan daya saing dan kinerja UMKM, dengan studi kasus pada Ayam Geprek Morro Chicken. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan fokus pada tingkat adopsi dan integrasi digitalisasi pemasaran (melalui media sosial dan marketplace makanan) serta pembayaran digital (QRIS dan e-wallet), faktor pendorong dan penghambat implementasi, serta dampaknya terhadap efisiensi operasional, kepuasan pelanggan, dan kinerja keuangan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi optimalisasi digitalisasi yang berkelanjutan pada sektor UMKM kuliner.
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Kepuasan Finansial Dimoderasi Religiusitas: Studi Pada Generasi Z di Kota Kupang Ronald E. Renoat; Yessi Susan Intan P.Benu; Babtista F.Manesat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1707

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap kepuasan finansial Generasi Z di Kota Kupang dengan religiusitas sebagai variabel moderator. Generasi Z merupakan kelompok usia produktif yang mulai mengelola keuangan secara mandiri, namun rentan terhadap perilaku konsumtif akibat perkembangan teknologi dan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 97 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji pengaruh langsung literasi keuangan terhadap kepuasan finansial serta peran religiusitas dalam memperkuat atau melemahkan hubungan tersebut. Luaran penelitian ini ditargetkan berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditas
Analisis Fenomena Duck Syndrome Pada Pegawai Bank Gen Z: (Studi Kasus: pada Bank NTT di Kota Kupang) Yessi Susan Intan P Benu; Ronald E. Renoat; Tresna R M Sayuna
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1709

Abstract

Bank NTT sebagai lembaga keuangan daerah milik Nusa Tenggara Timur terus bertransformasi dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan tuntutan pelayanan prima. Di tengah perubahan ini, perhatian terhadap kesehatan mental karyawan muda menjadi sangat penting, terutama terkait fenomena Floating Duck Syndrome. Fenomena ini menggambarkan kondisi di mana seseorang tampak tenang, profesional, dan sukses di luar, sebenarnya sedang berjuang secara emosional dan mental di dalam dirinya layaknya seekor bebek yang tampak mengapung tenang di permukaan air, padahal kakinya terus mengayuh cepat di bawah permukaan. Fenomena ini sangat relevan bagi generasi Z yang kini mendominasi dunia kerja, karena mereka sering menyembunyikan stres dan tekanan demi menjaga citra profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi munculnya Floating Duck Syndrome pada karyawan generasi Z di Bank NTT serta merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang empatik dan adaptif. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, diharapkan dapat dikembangkan pendekatan yang mendukung kesejahteraan mental dan produktivitas karyawan muda dalam lingkungan kerja yang terus berubah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus intrinsik, melibatkan wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan studi pustaka. Penelitian ini melibatkan maksimal 30 informan dari karyawan generasi Z di Bank NTT untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan tantangan mereka terkait Floating Duck Syndrome. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif untuk merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan responsif.