cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 195 Documents
GAMBARAN KEBERHASILAN BAYI TABUNG DI RUMAH SAKIT PROF NGOERAH: GAMBARAN KEBERHASILAN BAYI TABUNG DI RUMAH SAKIT PROF NGOERAH Suarmiasih, Ni Made; Erawati , Ni Luh Putu Sri; Utarini, Gusti Ayu Eka
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2777

Abstract

Pasangan infertil mengalami masalah yang sangat sensitif, bukan hanya bagi pasangan infertil merupakan masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Saat ini berbagai teknologi untuk membantu terjadinya kehamilan pada pasangan infertil telah diakui keberhasilannya. yang disebut Assisted Reproductive Technology (ART). Bayi tabung adalah ART dengan angka keberhasilan cukup tinggi. Tujuan penelitian. mengetahui bagaimana gambaran keberhasilan bayi tabung dilihat dari faktor penyebab infertilitas di Poliklinik Graha Tunjung. Jenis penelitian dekskriptif dengan teknik total sampling yaitu semua pasangan suami istri yang mengikuti program bayi tabung di Poliklinik Graha Tunjung sejumlah 72 orang. Jenis data sekunder yang diambil dari rekam medis tahun 2016 sampai 2023. Hasil penelitian : Proporsi keberhasilan bayi tabung berdasarkan umur istri yang mengikuti program bayi tabung di Poliklinik Graha Tunjung tertinggi pada kelompok usia kurang dari 35 tahun sebesar 36,9%, berdasarkan jenis infertil tertinggi pada kelompok infertil primer sebesar 47,5%, berdasarkan faktor penyebab suami dan faktor penyebab istri tertinggi pada kelompok faktor penyebab suami sebesar 40%. Saran Kepada RSU agar meningkatkan mengoptimalkan edukasi dan promosi utamanya tentang faktor usia.
PERBEDAAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN MASASE PUNGGUNG (COUNTERPRESURE): PERBEDAAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN MASASE PUNGGUNG (COUNTERPRESURE) Periani, Ni Made; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Darmapartni, Made Widhi Gunapria
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2778

Abstract

Ibu bersalin mulai merasakan puncak nyeri pada kala I fase aktif. Hal ini disebabkan karena frekuensi dan intensitas kontraksi uterus menjadi lebih teratur, lama, dan kuat. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan salah satunya masase counterpressure. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan intensitas nyeri persalinan kala 1 Fase aktif sebelum dan sesudah diberikan masase punggung (Counterpresure) di Ruang Ponek RSD Mangusada Badung. Penelitian ini termasuk penelitian Pra eksperimen dengan desain one group pretest posttest design menggunakan teknik sampel total sampling. Jumlah sampel sebanyak 60 orang. Waktu pengambilan data Februari sampai Maret 2024.Teknik analisis yang digunakan analisis bivariat yaitu uji Wilcoxon p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan masase counterpressure dengan rata-rata skala nyeri 7.43 dan skala nyeri setelah diberikan counterpressure yaitu 5.31. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,000, artinya didapatkan perbedaan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan masase punggung (counterpressure) di Ruang Ponek RSD Mangusada Badung.
IMPLEMENTASI SKOR LATCH PADA IBU NIFAS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WANGAYA : IMPLEMENTASI SKOR LATCH PADA IBU NIFAS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WANGAYA Nopiyantini, Ni Made; Somoyani, Ni Ketut; Tedjasulaksana, Regina
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2779

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi, namun belum semua bayi mendapatkan ASI eksklusif disebabkan karena permasalahan yang dihadapi oleh ibu maupun keadaan kesehatan bayinya. Mengukur keberhasilan menyusui dapat menggunakan instrumen skor LATCH. Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi Skor LATCH di RSUD Wangaya tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif. Besar sampel 35 orang yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan check list LATCH. Simpulan hasil penelitian bahwa paling banyak responden yang kategori sedang (nilai 4-7) yaitu sebanyak 22 orang (62,9%), berdasarkan lacth on paling banyak responden memerlukan stimulasi yaitu 22 orang (62,9%), berdasarkan kategori bunyi menelan (audible of swallowing) adalah jarang terdengar yaitu 33 orang (94,3%), paling banyak tipe puting susu ibu yang normal yaitu 32 orang (91,4%). kenyamanan (comfort) ibu saat menyusu di RSUD Wangaya tahun 2024 yaitu paling banyak tidak ada keluhan, sebagian besar memerlukan bantuan sedikit dalam menggendong bayinya yaitu 29. Saran kepada ibu menyusui agar selalu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
HUBUNGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DENGAN KELAHIRAN PREMATUR DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH DENPASAR TAHUN 2023 : HUBUNGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DENGAN KELAHIRAN PREMATUR DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH DENPASAR TAHUN 2023 Darayani, Ni Luh Adhi; Erawati , Ni Luh Putu Sri; ariyani, Ni wayan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2780

Abstract

Preeklampsia adalah hipertensi spesifik yang terjadi pada kehamilan disertai adanya gangguan sistem organ diatas usia kehamilan 20 minggu. Hal ini yang menyebabkan peningkatan persalinan prematur akibat persalinan iatrogenik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian preeklampsia dengan kelahiran prematur di RSUP Prof.Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional menggunakan rancangan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 165 kasus yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data yang diambil merupakan data sekunder dari rekam medis pasien yang bersalin di IGD Kebidanan RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar periode tahun 2023. Teknik analisis data menggunakan analisis bivariate yaitu uji Chi- Square. Hasil uji analisis didapatkan nilai p=0,000 dimana p<0,05, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kejadian preeklampsia dengan kelahiran prematur. Kekuatan hubungan antar variabel diukur dengan nilai PR (Prevalence Ratio) dimana nilai PR = 3,945 (95% CI : 1,802-6,777) yang artinya kelahiran prematur meningkat 3,945 kali pada kelompok ibu preeklamsia dibandingkan dengan ibu yang tidak mengalami preeklampsia.
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELUARGA IBU NIFAS SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN BIMBINGAN TENTANG PIJAT OKSITOSIN MELALUI DEMONSTRASI DAN MEDIA LEAFLET: PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELUARGA IBU NIFAS SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN BIMBINGAN TENTANG PIJAT OKSITOSIN MELALUI DEMONSTRASI DAN MEDIA LEAFLET Diah Ismayanthi Negari, I Gusti Ayu Agung; Somoyani, Ni Ketut; Sriasih, Ni Gusti Kompiang
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2782

Abstract

Suami dan keluarga ibu nifas dapat merangsang reflek oksitosin dengan pijat oksitosin untuk memperlancar produksi ASI. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan keluarga ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan bimbingan pijat oksitosin melalui demonstrasi dan media leaflet. Penelitian pre-experimental dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Jumlah sampel 58 responden dengan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan berupa data primer sebelum dan sesudah diberikan bimbingan pijat oksitosin melalui demonstrasi dan media leaflet diambil dari pengisian kuesioner dan data keterampilannya menggunakan checklist. Hasil uji paired t-test pengetahuan keluarga ibu nifas sebelum dan sesudah mendapatkan bimbingan pijat oksitosin melalui demonstrasi dan media leaflet, pengetahuan thitung = 7,254 > ttabel = 2,00247, serta jika dilihat dari nilai sig = 0,000 < 0,05 dan keterampilan thitung = 5,082 > ttabel = 2,00247, serta jika dilihat dari nilai sig = 0,000 < 0,05 artinya ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan keluarga ibu nifas sebelum dan sesudah mendapatkan bimbingan tentang pijat oksitosin melalui demonstrasi dan media leaflet. Simpulannya adalah ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan keluarga ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan bimbingan pijat oksitosin melalui demonstrasi dan media leaflet. Keluarga ibu nifas tetap mencari sumber informasi tentang pijat oksitosin untuk mengatasi beberapa kendala dalam menyusui baik fisik maupun psikologis ibu.
PEMBARIAN TERAPI KOMBINASI COUNTERPRESSURE MASSAGE DENGAN AROMATHERAPY LAVENDER TERHADAP PERSALINAN KALA I FASE AKTIF: PEMBARIAN TERAPI KOMBINASI COUNTERPRESSURE MASSAGE DENGAN AROMATHERAPY LAVENDER TERHADAP PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Astarini, Ni Nyoman; Somoyani, Ni Ketut; Purnamayanti, Ni Made Dwi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2783

Abstract

Manajemen nyeri dalam asuhan persalinan dapat menggunakan berbagai metode, yaitu farmakologis dan non farmakologis. Tehnik counterpressure massage dapat mengaktifkan senyawa endhorphin sehingga transmisi dari pesan nyeri dapat dihambat yang dapat menyebabkan penurunan intensitas nyeri. Molekul aromaterapi merangsang sistem limbik yang dapat mengurangi kecemasan yang mengarah ke rasa sakit karena ada hubungan langsung antara nyeri dan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif sebelum dan setelah diberikan kombinasi counterpressure massage dengan aromatherapy lavender. Desain penelitian ini pre eksperimen pendekatan one group pre-test dan post-test design yang dilakukan di RSUD Wangaya Denpasar pada bulan Maret-April 2024. Besar sampel 35 orang, data dikumpulkan menggunakan lembar observasi wong-baker faces pain rating scale. Uji normalitas yang digunakan uji shapiro-wilk karena didapatkan data tidak berdistribusi normal, maka selanjutnya pengujian hipotesis dilakukan uji wilcoxon dengan nilai sig (2-tailed) =0,000 < 0,05, sehingga hipotesis dapat diterima yang berarti ada perbedaan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Kesimpulannya bahwa terapi kombinasi counterpressure massage dengan aromaterapi lavender dapat menurunkan intensitas nyeri. Bidan dapat menggunakan metode nonfarmakologi dalam mengurangi tingkat nyeri ibu bersalin seperti pijatan counterpressure massage dengan aromaterapi lavender.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SETELAH DIBERIKAN PENDIDIKAN TALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DAN IMPLAN DENGAN LEMBAR BALIK : PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SETELAH DIBERIKAN PENDIDIKAN TALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DAN IMPLAN DENGAN LEMBAR BALIK Libry Octaviani, Diah; Suindri, Ni Nyoman; Utarini, Gusti Ayu Eka
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2784

Abstract

Kontrasepsi merupakan suatu alat yang digunakan untuk mencegah pertemuan antara sel telur yang matang dengan sel sperma yang dapat menyebabkan kehamilan. Usaha pemerintah dalam menekan dan mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan melaksanakan program KB. Banyak ibu yang memilih menggunakan Non MKJP dibandingkan menggunakan MKJP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan pendidikan tentang alat kontrasepsi dalam rahim dan implan dengan lembar balik. Metode penelitian yang digunakan Analitik Komparatif dengan rancangan One Grup Pretest- Posttest. Data yang digunakan merupakan data primer menggunakan kuesioner dilakukan di praktik mandiri bidan Corriyati Yunus, Amd. Keb pada bulan April-Mei 2024. Sampel merupakan ibu yang berusia dari 18-40 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim dan implan yang berjumlah 70 responden dengan teknik sampling Consecutive Sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu Paired t test < 0,05. Hasil dari penelitian ini rata- rata pengetahuan sebelum diberikan pendidikan dengan lembar balik 49,09 dan setelah diberikan pendidikan dengan lembar balik 79,37 hasil uji statistik paired t test di peroleh hasil p value 0,000. Hasil ini menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu sebelum diberikan pendidikan dan setelah diberikan pendidikan alat kontrasepsi dalam rahim dan implan. Diharapkan dapat menambah pengetahuan dan informasi sehingga bidan dapat mengembangkan inovasi baru dalam promosi kesehatan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Sri Juliani; Ramini harahap, Novy; Nurrahmaton; Bunga Camelia Putri Tarigan
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2795

Abstract

Pregnant women who have emesis gravidarum perform just naturally; for first-trimester pregnancies, this happens six weeks after the first day of the last menstrual period. Giving lemon aromatherapy, an aromatherapy preparation made from lemon, can be used to treat emesis gravidarum in addition to pharmaceutical and non-pharmacological treatments. by administering lemon aromatherapy for seven days straight during emesis gravidarum. of this study aimed to determine the effectiveness of lemon aromatherapy to reduce emesis gravidarum in first trimester pregnant women at Romauli Clinic Medan. The design of this study is Pre-Experimental research using One Group Pretest Posttest approach. The population in this study were pregnant women who experienced emesis gravidarum at Romauli Clinic with 20 pregnant women. The sampling technique used Purposive Sampling with a sample of 12 respondents according to the inclusion and exclusion criteria. Using the Paired T-Test test to determine the effectiveness of lemon aromatherapy on emesis gravidarum mothers. The results showed the average frequency level of emesis gravidarum pre test (6.75), and the post test results were (3.66) with a difference of (3.08). Based on the Paired Sample T Test test, the Sig value was 0.000 <0.05. The conclusion shows that, in Romauli Clinic Medan in 2023, using lemon aromatherapy can lessen first-trimester morning sickness in pregnant women. It is suggested that pregnant women and health professionals, in particular, employ lemon aromatherapy as an alternative and natural therapy for the non-pharmacological treatment of emesis gravidarum.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG TABLET TAMBAH DARAH DI SMP SATU ATAP RANTAU BINUANG SAKTI TAHUN 2023 Elvira Junita; Susanti, Susanti; Fitria, Rahmi; Wahyuny, Romy
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.2843

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan generasi muda yang berusia 10-19 tahun yang rentan mengalami anemia. Anemia merupakan salah satu permsalahan yang masih terjadi di dunia sampai saat ini. World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 30% penduduk dunia mengalami anemia dengan prevalensi sekitar 30-48% di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Sedangkan gambaran global kasus anemia sebesar 29% dari seluruh wanita usia subur. Metode: Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian Pre-Experimental dengan rancangan penelitian One-Group Pretest-Postest Design. Desain ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang tablet tambah darah di SMP Satu Atap Rantau Binuang dengan Analisis menggunakan Uji statistik yang digunakan yaitu :1) Dengan menggunakan Kolmogorov Smirnov karena data berskala rasio. 2) Jika data berdistribusi normal p>0,05 maka menggunakan uji t dependent dan jika data tidak normal menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: rerata skor pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang tablet tambah darah yaitu 5,25 dengan standar deviasi 1,016, sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang tablet tambah darah 8,66 dengan standar deviasi ,653 dari 21 responden yang diteliti. Artinya terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan tentang tablet tambah darah sebesar 3,41 didapat dengan nilai p value = 0,000 ≤ 0,05 dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%, yang berarti ada pengaruh pemberian PenKes Tentang Tablet Tambah Darah terhadap Pengetahuan remaja putri SMP Satu Atap Rantau Binuang tahun 2023. Kesimpulan: Hasil penelitian uji Paired T- Test diperoleh nilai p value (0,00) < 0,05, dengan mengunakan tingkat kepercayaam 95%, artinya H0 Ditolak dan Ha diterima, dengan artian ada pengeruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Siswi Tentang Tablet Tambah Darah di SMP Satu Atap Rantau Binuang pada tahun 2023
PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TERKAIT ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS TERAJU Zulfitri, Zulfitri; Hakim, Riska Ismawati; Monalisa, Dian
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2930

Abstract

Exclusive breastfeeding in the world according to WHO (2020) reached 66%. The national exclusive breastfeeding achievement in the country in 2023 is still less than the target achievement of 80%. The low achievement of the exclusive breastfeeding program occurs due to several factors, including the low knowledge of mothers about exclusive breastfeeding. To improve knowledge about exclusive breastfeeding, it is necessary to provide education and health education to breastfeeding mothers. This study was conducted to determine whether providing education using leaflets affects the level of knowledge of pregnant women related to exclusive breastfeeding in the Teraju Health Center area in 2024. This study used a pre-experiment method of one-group pretest-post-test design, while the sampling technique used was non-probability and obtained 69 samples. Data analysis was carried out with the T-test test at a significance level of 0.05. The results showed that most respondents were aged 20-30 years (72.50%) and had a high school education (40.60%). Before the provision of education, the average value of the level of knowledge of pregnant women was 68.26 and after the provision of education, the average level of knowledge of pregnant women became 85.00. The t-test showed a p-value of 0.00 which means provision of education with leaflets affects the knowledge of pregnant women.

Page 9 of 20 | Total Record : 195