cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 195 Documents
DETERMINAN MINAT REMAJA MENGIKUTI POSYANDU REMAJA Idhayani, Ribkha Itha; Masini, Masini; Lusiana, Arum; Saputra, Wahyu Joko
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1.2565

Abstract

Latar Belakang. Remaja rentan terhadap masalah psikososial, psikis atau kejiwaan akibat perubahan sosial. Perlu sumber informasi kesehatan dan life skill agar para remaja siap menghadapi kehidupan melalui kegiatan Posyandu remaja. Hasil studi pendahuluan di Kabupaten Magelang terdapat pernikahan di usia kurang dari 20 tahun berpotensi terjadinya kehamilan usia muda penyebab BBLR. Tahun 2021 bulan Januari-November di wilayah Puskesmas Secang terdapat jumlah calon pengantin di bawah usia 20 tahun mencapai 4,51% atau sebanyak 24 orang. Kabupaten Magelang menduduki peringkat keempat Provinsi Jawa Tengah dengan 38 kasus HIV/AIDS. Rendahnya tingkat kehadiran remaja di Posyandu Remaja mengakibatkan terhambatnya pemberdayaan sebagai tujuan utama dari Posyandu Remaja. Tujuan penelitian menganalisis deteminan minat remaja menghadiri Posyandu Remaja. Metode penelitian : jenis penelitian diskriptif kuwantitatif, Desain penelitianya berupa survei analitik, Populasi 321 orang teknik sampling purposive didapatkan 34 sampel Hasil : mayoritas responden perempuan 33 atau 31%, mayoritas pendidikan SMA 42 responden atau 39.6%, mayoritas 27 responden atau 25.5% cukup mendapat dukungan dari keluarga untuk mengikuti Posyandu remaja. pengetahuan tentang kegiatan posyandu remaja mendapatkan skor terendah yakni 16 responden atau 16%, mayoritas 27 responden atau 25.5% cukup dukungan dari keluarga untuk mengikuti Posyandu remaja. mayoritas responden kurang mendapatkan dukungan dari teman sebaya untuk datang ke Posyandu remaja sebanyak 32 responden atau 64%. jarak rumah ke Posyandu remaja mayoritas dekat 29 orang atau 58 % , mayoritas 37 responden atau 74 pesrsen berminat datang ke Posyandu remaja tetapi terhalang oleh kesibukan menyelesaikan kegiatan sekolah dan tugas membantu orang tua Saran : dukungan keluarga dan teman sebaya lebih ditingkatkan sedangkan waktu kegiatan posyandu remaja lebih informative menginformasikan kegistan dan pemilihan waktu yang tepat agar remaja yang sudah berminat mengikuti Posyandu remaja
PENGARUH AIR REBUSAN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM) UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER AWAL DI KLINIK MURNIATI Pohan, Atika; Adelia Putri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i2.2598

Abstract

Pregnancy is a physiological part of a womwns life. Pregnancy is often accompanied by an unpleasant feeling, discomfort that is often felt by pregnant woman, especially in the first trimester, in the form of nausea and vomiting (Voming during pregnancy). The research objective : To find out the effect of giving clove boiled water (syzygium aromaticum) on reducing the frequency of nausea and vomiting in early trimester pregnant women at Murniati clinic in 2023. Methode this study used a quantitative method with a one grup post test desain. The Population of this study included 30 first trimester pregnant women who experianced nausea and vomiting. The sampling technique used is random sampling. Statistical analisis with wicolxon test. Result data analisis obtiment p=0,000 (p<0,05) so that the hipotesis was accepted. This shows that giving clove boiled watwer is effective in reducing the intencity of nausea and vomiting in early trimester pregnant womwn at the Murniati Clinic in 2023. Conclusion there is an effect of giving boiled water with cloves in reducing the frequency of nausea and vomiting in early trimester pregnant women. Keyword : Nausea and vomiting, clove decoction, pregnant women
IMPLEMENTASI INISIASI MENYUSU DINI DI PUSKESMAS KEJAJAR Resmi, Dewi Candra; Tyarini, Indrawati Aris; Indriani, Farihah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.2635

Abstract

Persalinan merupakan hal yang menegangkan, bagi ibu dan keluarga, mereka menanti kelahiran bayinya dalam keadaan sehat. IMD tindakan yang dapat dilakukan agar bayi segera mendapatkan ASI dini dan mendapatkan kekebalan tubuh. IMD tidak dapat dilakukan apabila kondisi bayi ataupun ibu dalam kondisi tidak stabil. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan inisiasi menyusu dini di Puskesmas Kejajar. Metode penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu bersalin di Puskesmas Kejajar pada bulan Februari 2021 berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total Sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu melakukan IMD yaitu 25 orang (78,2%) sedangkan yang tidak melakukan IMD sebanyak 7 orang (21,8%). Lama pelaksanaan IMD mayoritas responden termasuk dalam kategori kurang dari 60 menit yaitu 15 orang (60%) sedangkan yang paling sedikit pelaksanaan IMD nya lebih dari 60 menit yaitu 10 orang (40%). Kesimpulan diperoleh sebagian besar ibub bersalin di Puskesmas Kejajar melaksanakan IMD namun untuk waktu pelsanaannya masih perlu diperbaiki karena banyak yang kurang dari 60 menit.
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM UPAYA PENURUNAN DAN PENCEGAHAN STUNTING Aris Tyarini, Indrawati; Setyawati, Ari; Indrian, Farihah; Khoiriyah, Siti; Resmi, Dewi Candra
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.2636

Abstract

Stunting termasuk dalam target Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDG’s) nomor 2 yaitu untuk mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, memperbaiki nutrisi dan mempromosikan pertanian yang Permasalahan gizi terutama stunting di Indonesia sangat menjadi perhatian pemerintah dalam 10 tahun terakhir dengan dikeluarkannya beberapa peraturan Presiden. Permasalah stunting semakin tinggi di wilayah kerja Puskesmas Mojotengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi kesehatan terhadap upaya pencegahan stunting Pukesmas Mojotengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah petugas puskesmas Mojotengah, Strategi dalam upaya pencegahan stunting pendekatan advokasi kepada pemerintah desa tentang peyediaan anggaran kesehatan . Pemberdayaan masyarakat melibatkan kader posyandu dalam membuat makanan tambahan, mengukur tinggi badan dan berat badan balita. Dukungan sosial dalam upaya pencegahan stunting Desa bekerjasama dengan peraangkat Dusun untuk mengarahkan masyarakat agar mau membawa anaknnya ke posyandu. bina suasana berupa sosialisasi / penyluhan stunting, promosi dan role play upaya pencegahan stunting,
Hubungan HUBUNGAN USIA IBU, USIA KEHAMILAN DAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM : HUBUNGAN USIA IBU, USIA KEHAMILAN DAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM Trismayanti , Ni Putu; Erawati , Ni Luh Putu Sri; Ningtyas, Listina Ade Widya
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2669

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan keadaan dimana bayi yang baru dilahirkan tidak segera bernafas secara spontan dan teratur yang disebabkan oleh usia ibu, usia kehamilan saat janin dilahirkan dan anemia pada ibu dalam kehamilannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara usia ibu, usia kehamilan dan anemia dalam kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorum. Jenis penelitian case control. Besar sampel 65 untuk kasus dan 65 untuk kontrol diambil secara simple random sampling. Analisis dengan chi square. Hasil penelitian ibu usia <20 dan >35 tahun bayinya mengalami asfiksia sebanyak 19 (79,2%) nilai p 0,003 < 0,05 OR 4,96 (95% CI: 1,722-14,27). Ibu dengan usia kehamilan preterm bayinya mengalami asfiksia sebanyak 53 (85,5%) nilai p 0,001 < 0,05 OR 27,5 (95% CI: 10,7-70,5). Ibu yang anemia dalam kehamilan bayinya mengalami asfiksia sebanyak 36 orang (60%) nilai p 0,04 < 0,05 OR 2,12 (95% CI: 1,051-4,279). Simpulan ada hubungan usia ibu, usia kehamilan dan anemia dalam kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah tahun 2021 – 2023. Kepada masyarakat khususnya wanita usia subur agar hamil pada usia reproduksi sehat agar bayi yang dilahirkan tidak mengalami asfiksia neonatorum serta mejaga kesehatan selama masa kehamilan untuk menghindari bayi lahir prematur.
Metode Focus Group Discussion (Fgd) Dan Games Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Chunaeni, siti; Nikmawati, Nuril; Winarsih, Sri; Saputra, Wahyu Joko; Idhayanti, Ribkha Itha
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2674

Abstract

Informasi yang benar tentang kesehatan reproduksi mengakibatkan remaja memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi sehingga terhindar dari perilaku free sex dan penyakit menular seksual mampu tumbuh menjadi remaja yang sehat, cerdas dan berkualitas. Metode pembelajaran kelompok kecil dengan Focus Grup Discusion (FGD) dan Games dengan teman sebaya diharapkan mampu meningkatkan informasi dan pengetahuan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode Focus Grup Discusion (FGD) dan Games dengan teman sebaya terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Sampel penelitian ini adalah siswi remaja kelas VII. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan design pre-experimental pendekatan one group pretest posttest design, populasi 30 responden .teknik pengambilan sampel sampling non probability sampling dengan sampel jenuh 30 responden. Analisa univariate distribusi frekwensi dan analisa bivariate dependent t-test dengan skala data ratio diperoleh hasil adanya peningkatan pengetahuan pretest dan postest pengetahuan dengan nilai mean pretest 65,47 dan postest 79,03 dengan p value 0,000 sehingga ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudan pemberian penkes dengan metode FGD dan games pada teman sebaya. Diharapkan menggunakan metode FGD dan games untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi
HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DENGAN RUPTUR PERINEUM PADA MULTIPARA PERSALINAN NORMAL Nanda Rahmi; Nana Irhamni; Murni; Nurleli; Sarida; Hera Tursina; Dewi Maritalia
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2692

Abstract

ABSTRAK Ruptur perineum merupakan luka pada perineum yang diakibatkan oleh rusaknya jaringan secara alamiah karena desakan kepala janin atau bahu saat proses persalinan. Ruptur perineum dapat terjadi secara spontan maupun disengaja (tindakan episiotomi). Ruptur perineum dapat dipengaruhi oleh faktor maternal, faktor janin dan faktor penolong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum pada multipara persalinan normal. Penelitian ini dilakukan di Polindes Mata Ie, Desa Mata Ie Kabupaten Bireuen dengan menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu multipara yang bersalin normal di Polindes Mata Ie dari bulan Januari – Desember tahun 2023 sebanyak 53 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah tehnik total populasi. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar cheklist dan buku register Polindes Mata Ie. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan nilai signifikansi 5%. Hasil univariat berdasarkan berat badan bayi lahir didapatkan mayoritas lahir dengan berat badan normal sebanyak 46 responden ( 86,8% ), dan berdasarkan ruptur perineum mayoritas melahirkan dengan ruptur perineum sebanyak 31 responden (58,5%). Hasil bivariat yang didapatkan dari hubungan berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum pada multipara persalinan normal diperoleh nilai p-value = 0,017 < α (0,05). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara berat badan bayi lahir dengan ruptur perineum perineum pada multipara persalinan normal. Saran kepada peneliti berikutnya untuk dapat meneliti lebih dalam lagi tentang penyebab sering terjadinya ruptur perineum pada persalinan normal meskipun pada multipara. Kata kunci: Berat Badan Bayi Lahir, Ruptur Perineum, Persalinan Normal, Multipara ABSTRACT Perineal rupture is an injury to the perineum caused by natural tissue damage due to pressure on the fetal head or shoulders during the birth process. Perineal rupture can occur spontaneously or intentionally (episiotomy). Perineal rupture can be influenced by maternal factors, fetal factors and supporting factors. The aim of this study was to determine the relationship between birth weight of the baby and perineal rupture in multiparous normal births. This research was conducted at Polindes Mata Ie, Mata Ie Village, Bireuen Regency using the Descriptive Analytical method with Cross Sectional approach. The population in this study was all multiparous mothers who gave birth normally at Polindes Mata Ie from January - December 2023, totaling 53 people and the sampling technique used was the total population technique. This research instrument used a checklist sheet and the Mata Ie Polindes register book. Data processing uses the Chi-Square statistical test with a significance value of 5%. Univariate results based on birth weight showed that the majority were born with normal weight, 46 respondents (86.8%), and based on perineal rupture, the majority gave birth with perineal rupture, 31 respondents (58.5%). The bivariate results obtained from the relationship between birth weight of the baby and perineal rupture in multiparous normal births obtained a p-value = 0.017 < α (0.05). The conclusion is that there is a significant relationship between birth weight of the baby and perineal rupture of the perineum in multiparous normal births. Suggestions for future researchers to research more deeply into the causes of frequent perineal ruptures in normal deliveries, even in multiparas. Keywords: Birth Weight, Perineal Rupture, Normal Delivery, Multipara
HUBUNGAN FAKTOR - FAKTOR YANG DAPAT MENINGKATKAN KEBERHASILAN PROGRAM BAYI TABUNG PADA PASANGAN USIA SUBUR: HUBUNGAN ANTARA FAKTOR - FAKTOR YANG DAPAT MENINGKATKAN KEBERHASILAN PROGRAM BAYI TABUNG PADA PASANGAN USIA SUBUR Wedayani, Ni Luh Putu Wita; Wirata, I Nyoman; Utarini, Gusti Ayu Eka
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2702

Abstract

Kejadian infertilitas di seluruh dunia terhitung sekitar 50- 80 juta pasangan. In Vitro Fertilization (IVF) merupakan salah satu teknologi yang digunakan untuk mengatasi infertilitas bagi pasangan yang menginginkan keturunan, namun tingkat keberhasil IVF di Indonesia masih terbilang rendah, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang dapat meningkatkan keberhasilan program bayi tabung pada pasangan usia subur di Poliklinik Graha Tunjung RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Rancangan penelitian adalah studi observasional dengan pendekatan crosssectional, dengan teknik total sampling. Sampel penelitian ini adalah seluruh PUS yang mengikuti program IVF tahun 2016-2023 berjumlah 69 PUS. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari catatan register dan rekam medis pasien. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p ≤ 0,05. Umur istri didominasi oleh umur 20-35 tahun (60,9%), jenis infertile primer lebih banyak (66,7%), adanya faktor penyebab baik dari istri atau suami (78,3%), suami yang merokok mendominasi (59,4%), suami yang tidak mengkonsumsi alkohol (50,7%) dan keberhasilan bayi tabung yaitu (27,5%). Hasil Analisa menunjukkan faktor yang tidak mempengaruhi tingkat keberhasilan bayi tabung yaitu umur istri, jenis infertil, sedangkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu faktor penyebab infertilitas, suami merokok dan suami yang mengkonsumsi alkohol.
GAMBARAN FAKTOR RESIKO PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PROF. DR.I.G.N.G. NGOERAH : GAMBARAN FAKTOR RESIKO PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT PROF. DR.I.G.N.G. NGOERAH Sudani, Ni Luh Sri; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Rahyani, Ni Komang Yuni
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2703

Abstract

Plasenta previa merupakan keadaan plasenta yang letaknya tidak normal, yaitu berada di segmen bawah rahim dengan insiden yang tinggi dan berdampak perdarahan serta menimbulkan resiko kematian apabila tidak tidak ditangani dengan baik. Terdapat beberapa faktor resiko terjadinya plasenta previa antara lain usia melahirkan yang < 20 tahun atau > 35 tahun, persalinan Sectio Caesaria (SC), paritas > 3, riwayat kuretase, riwayat kehamilan ganda, serta riwayat tumor/mioma uteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran faktor resiko kejadian plasenta previa di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah pada Tahun 2022-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah, jumlah sampel 122 responden dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada dalam kategori umur 20-35 tahun 88 responden (72,13%), memiliki riwayat SC 84 responden (68,85%), kategori multipara sebanyak 112 responden (91,8 %), tidak memiliki riwayat kuretase 89 responden (72,95 %), tanpa riwayat kehamilan ganda dan tanpa riwayat mioma uteri 119 (97,4). Faktor resiko terbanyak yang di temukan di RSUP Prof Ngoerah yaitu memiliki riwayat multipara dan Sectio Caesarea sejalan dengan beberapa penelitian dan teori yang ada. Bagi tenaga kesehatan agar memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu yang merencanakan kehamilan untuk mengenal faktor- faktor resiko yang menyebabkan plasenta previa, sehingga kejadian plasenta previa dapat dicegah.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA TAHUN 2024: GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRE OPERASI SECTIO CAESAREA Dewi , Ni Luh Jasa; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Suindri, Ni Nyoman
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2731

Abstract

Pembedahan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi pasien yang menjalaninya, resiko tinggi ini memberikan dampak psikologis pada pasien pra operasi, salah satu dampaknya adalah rasa cemas. Kecemasan pada orang yang akan menjalani operasi dapat menyebabkan operasinya gagal atau tertunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSD Mangusada Kabupaten Badung, Metode penelitian ini adalah penelitian deskrtiptif dengan pendekatan cross- sectional. Teknik pengambilan sampel dengan non- probability sampling yang melibatkan 54 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner baku Zung-Self Anxiety Rate Scale. Hasil penelitian menunjukkan umur 20-35 tahun mengalami cemas ringan (20%), primipara (33,3%) dengan kecemasan ringan, pendidikan tinggi (10,4%) dengan kecemasan ringan, responden yang tidak mendapatkan dukungan keluarga (0,4%) dengan kecemasan ringan. Gambaran tingkat kecemasan Responden pada pembedahan pre operasi sectio caesaria di RSD Mangusada (90.7 %) responden tidak merasakan kecemasan. Diharapkan penelitian berikutnya dapat melakukan penelitian kualitatif faktor-faktor dukungan suami dan keluarga terhadap kecemasan ibu pre operasi sectio caesarea.

Page 7 of 20 | Total Record : 195