cover
Contact Name
Akhmad Mahbubi
Contact Email
akhmad.mahbubi@uinjkt.ac.id
Phone
+628567081343
Journal Mail Official
shagribisnis.journal@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta, Jl. Lkr. Kampus UIN, Cemp. Putih, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Sharia Agribusiness Journal
ISSN : 27982300     EISSN : 27982068     DOI : 10.15408/saj
Sharia Agribusiness Journal is an academic journal published by Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. This scientific periodical focused on agribusiness studies particularly with Islamic perspective published twice a year (May and November). Sharia Agribusiness Journal specializes on agricultural management, economic, technology, social including sharia perspective such as halal food and empowerment by Islamic institution (Masjid and Pesantren).
Articles 67 Documents
Building an Entrepreneurship Development Model for Millennial Farmers Human Resources Setiawan, Heri Cahyo Agus; Prasetya, Agus; Ilham, Ilham; Fatimah, Nuzulul; Latukismo, Tatag Herbayu
Sharia Agribusiness Journal Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v3i2.36022

Abstract

In industry 4.0, agricultural human resources, especially the millennial generation, are required to have an entrepreneurial spirit and technological capabilities in carrying out entrepreneurial activities in the agricultural sector. Not many studies that discuss farmers human resources millenial in Indonesia have been studied seriously, especially educational institutions that deal with the entrepreneurial agricultural sector (Setiawan, et.al, 2023). Sustainable development of agricultural human resources requires the development of farmers' own entrepreneurship. So it requires support from all parties, especially the world of education, which has a vision and mission and an orientation towards developing agricultural human resources. In Indonesia, one of the educational programs that educates agricultural human resources and millennial farmers has begun to grow, one of which is the Agripreneur Academy. This research aims to explore what is the human resource development model for millennial farmers with an entrepreneurial character? The research method used was qualitative by conducting in-depth interviews with millennial farmer informants who were participants in the agripreneur academy program. For validation, we also conducted a group discussion forum with informants from the management of the Agripreneur Academy, academics from university and agricultural figures from associations. This research produces the following results: (1) agripreneur academic institutions play a role in building the entrepreneurial mindset of millennial farmers' human resources that farmers must be able to become entrepreneurs in the agricultural sector; (2) the character of the formation of farmers with an innovative spirit, from being limited to traditional farmers transforming into millennial entrepreneurial farmers who are market-oriented and utilize technology in marketing the agricultural food products that are being developed.  Keywords: human resources; millennial farmer; agripreneur; entrepreneurship  ABSTRAK Dalam industri 4.0, sumber daya manusia pertanian khususnya generasi milenial dituntut memiliki jiwa wirausaha dan kemampuan teknologi dalam menjalankan kegiatan wirausaha di sektor pertanian. Belum banyak penelitian yang membahas tentang sumber daya manusia petani milenial di Indonesia yang dikaji secara serius, khususnya lembaga pendidikan yang bergerak di bidang wirausaha sektor pertanian (Setiawan, et.al, 2023). Pembangunan sumber daya manusia pertanian yang berkelanjutan memerlukan pengembangan kewirausahaan petani itu sendiri. Sehingga memerlukan dukungan semua pihak khususnya dunia pendidikan yang memiliki visi misi dan orientasi pada pengembangan sumber daya manusia pertanian. Di Indonesia, salah satu program pendidikan yang mendidik SDM pertanian dan petani milenial sudah mulai tumbuh, salah satunya adalah Agripreneur Academy. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana model pengembangan sumber daya manusia petani milenial yang berkarakter wirausaha? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap informan petani milenial peserta program agripreneur academy. Untuk validasi, kami juga melakukan forum diskusi kelompok dengan narasumber dari pimpinan Agripreneur Academy, akademisi dari universitas dan tokoh pertanian dari asosiasi. Penelitian ini menghasilkan hasil sebagai berikut: (1) institusi akademik agripreneur berperan dalam membangun pola pikir kewirausahaan sumber daya manusia petani milenial bahwa petani harus mampu menjadi wirausaha di bidang pertanian; (2) karakter terbentuknya petani yang berjiwa inovatif, dari yang semula hanya sebatas petani tradisional bertransformasi menjadi petani wirausaha milenial yang berorientasi pasar dan memanfaatkan teknologi dalam memasarkan produk pangan pertanian yang dikembangkan.  Kata Kunci:     sumber daya manusia; petani milenial; agripreneur; kewirausahaan
Pengaruh Media Sosial Instragram terhadap Kesadaran Merek Studi Kasus: Produk SMM Hikmayanti, Amalia; Adiarni, Nunuk
Sharia Agribusiness Journal Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v3i2.36068

Abstract

The Instagram is known as the popular network for socialization compare to others such as Facebook, Google+, Twitter, LinkedIn and in the fourth position most frequently used in Indonesia with 38 Million active users. Instagram has interesting features such as followers, photo uploading effects, photo titles, labels, hashtags, geotagging, comments, direct massages, likes and even IG live. For such reason, Instagram is used for marketing activities to inform, build brand awareness, and empowering brand. In addition, the branding is the whole activity to create a superior brand refers to the brand value, the product benefits, and embedded the brand into the minds of consumers through consumer Brand Awareness. The operationalization of Instagram social media coverages context, communication, collaboration and connection (4C). This research aims to determine influence of 4 C on brand awareness of products, using Multivariate MANOVA Methodology and managing Instagram.The results show a significant influence of 4 C on brand awareness with context having a significant influence on top of mind, communication related to recognition, collaboration and connection have a positive influence on brand recall. In managing the Instagram in SMM product embodied with involvement of content and message creators; decision maker for optimization, evaluating by evaluator and organize by administrator.Keyword:  Instagram Management; Brand Awareness; Context; Communication; collaboration; Connection  ABSTRAK Instagram dikenal sebagai jaringan sosialisasi yang populer dibandingkan dengan Facebook, Google+, Twitter, LinkedIn dan berada di posisi keempat paling sering digunakan di Indonesia dengan 38 Juta pengguna aktif. Instagram mempunyai fitur-fitur menarik seperti follower, efek upload foto, judul foto, label, hashtag, geotagging, komentar, direct message, like bahkan IG live. Oleh karena itu, Instagram digunakan untuk kegiatan pemasaran untuk menginformasikan, membangun kesadaran merek, dan memberdayakan merek. Selain itu, branding merupakan keseluruhan aktivitas untuk menciptakan merek yang unggul mengacu pada nilai merek, manfaat produk, dan menanamkan merek ke dalam benak konsumen melalui Kesadaran Merek konsumen. Operasionalisasi media sosial Instagram mencakup konteks, komunikasi, kolaborasi, dan koneksi (4C). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh 4 C terhadap kesadaran merek produk, menggunakan Metodologi MANOVA Multivariat dan pengelolaan Instagram.Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan 4 C terhadap kesadaran merek dengan konteks mempunyai pengaruh signifikan terhadap top of mind, komunikasi terkait pengenalan, kolaborasi dan koneksi mempunyai pengaruh positif terhadap ingatan merek. Dalam pengelolaan Instagram pada produk SMM diwujudkan dengan keterlibatan pembuat konten dan pesan; pengambil keputusan untuk optimalisasi, evaluasi oleh evaluator dan pengorganisasian oleh administrator. Kata Kunci:  Manajemen Instagram; Kesadaran Merek; Konteks; Komunikasi; Kolaborasi; Koneksi
Mitigasi Risiko Produksi Anggur Di Pusat Bibit Dan Edukasi Budidaya Anggur Tangerang Selatan Dermawanov, Muhammad Osama; Sunardi, Aditya Putra; Arifa, Hafizha Taqy; Annaba, Azfa Rinaldi
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v1i1.38187

Abstract

AbstractGrape cultivation is one of the agricultural sectors that has great potential in providing significant economic and social benefits. However, the production of wine is an activity that has several risks that can affect the quality of the fruit, where various factors ranging from pests and diseases to high operational costs can affect its success. One of the grape seed production centers facing this challenge is located in Tangerang Selatan, namely Pusat Bibit dan Edukasi Budidaya Anggur Tangerang Selatan. These risks are the main focus of the center's operations, threatening the sustainability of quality grape seed production. The purpose of this study is to identify risk events and risk causes to calculate the value of risk in grape cultivation and provide recommendations related to risk mitigation efforts or strategies that occur during the grape cultivation process. Then, the House of Risk (HOR) method is carried out to determine the priorities of risk agents and provide proposals for risk mitigation strategies. The results identified 19 risk events and 19 risk agents. There are 12 proposed risk mitigation strategies that can be implemented in the company based on the seven main strategic priorities of risk mitigation.Keywords : Production Risk; House of Risk; Risk Mitigation; Grape Cultivation AbstrakBudidaya anggur merupakan salah satu sektor pertanian yang memiliki potensi besar dalam memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan. Namun, pada produksi anggur merupakan kegiatan yang memiliki beberapa risiko yang dapat mepengaruhi kualitas buah, di mana berbagai faktor mulai dari serangan hama dan penyakit hingga biaya operasional yang tinggi dapat memengaruhi keberhasilannya. Salah satu pusat produksi bibit anggur yang menghadapi tantangan ini terletak di Tangerang Selatan, yaitu Pusat Bibit dan Budidaya Anggur Tangerang Selatan. Risiko-risiko tersebut menjadi fokus utama dalam operasional pusat ini, mengancam keberlanjutan produksi bibit anggur yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kejadian risiko dan penyebab risiko untuk menghitung nilai risiko pada budidaya tanaman anggur dan memberikan rekomendasi terkait upaya-upaya atau strategi mitigasi risiko yang terjadi selama proses budidaya tanaman anggur. Kemudian, metode House of Risk (HOR) dilakukan untuk menentukan prioritas agen risiko dan memberikan usulan strategi mitigasi risiko. Hasil penelitian mengidentifikasi sebanyak 19 kejadian risiko dan 19 agen risiko. Terdapat 12 usulan strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan di perusahaan berdasarkan tujuh prioritas strategi utama mitigasi risiko.Kata Kunci: Risiko Produksi; House of Risk; Mitigasi Risiko;  Budidaya Anggur
Risk Mitigation for Catfish Farming at PT Ikan Bangun Indonesia (Iwa-ke Oishi) pratiwi, Rezania Eka; Putri, Adethiya; Ramadhani, Rifqi; Abrar, Muhammad Heqel
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i1.38188

Abstract

AbstractCatfish is one type of freshwater fish that has a very high economic value so that catfish is one of the fishery commodities that is very popular with the public. PT Ikan Bangun Indonesia is a place that cultivates and sells catfish with a biofloc cultivation system and is located in Cimanggu, Bogor, West Java. The purpose of this case study is to identify risk events and risk agents found in the cultivation of catfish at PT Ikan Bangun Indonesia to be evaluated and find the most ideal risk mitigation. The research method used is qualitative. The data sources used come from primary and secondary data. Risk identification is carried out by interview and direct observation to the relevant division so that there are 14 risk events and 41 causative agents of risk events. Based on the HOR 1 measurement, the ARP value is obtained which shows that A17 (Catfish seeds fail to adapt) occupies the first priority position with its ARP value of 3,420. From the results of the HOR 2 calculation, it can be concluded that the most ideal mitigation to be carried out is controlling the pond irrigation equipment regularly, selecting incoming seeds and not accepting sick seeds, and using water reservoirs to settle impurities from water sources.Keywords : Farming; Catfish; Risk Mitigation; House of RiskAbstrakIkan lele adalah salah satu jenis dari ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis sangat tinggi sehingga ikan lele menjadi salah satu komoditas perikanan yang sangat digemari oleh masyarakat. PT Ikan Bangun Indonesia merupakan tempat yang membudidayakan dan memperjualkan ikan lele dengan sistem budidaya bioflok dan berlokasi di Cimanggu, Bogor, Jawa Barat. Tujuan dari studi kasus ini adalah mengidentifikasi kejadian risiko (risk event) dan agen penyebab kejadian risiko (risk agent) yang terdapat pada budidaya ikan lele di PT Ikan Bangun Indonesia untuk dapat dievaluasi dan menemukan mitigasi risiko paling ideal. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan sekunder. Menggunakan House Of Risk untuk melakukan analisis risiko. Identifikasi risiko dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung kepada divisi yang berkaitan sehingga terdapat 14 kejadian risiko dan 41 agen penyebab kejadian risiko. Berdasarkan pengukuran HOR 1 didapatkan nilai ARP yang menunjukkan bahwa A17 (Benih lele gagal beradaptasi) menempati posisi prioritas pertama dengan nilai ARP nya adalah 3.420. Sedangkan A5 menempati posisi prioritas ke 41 atau terakhir dengan nilai ARP 3. Dari hasil perhitungan HOR 2, dapat disimpulkan bahwa mitigasi yang paling ideal untuk dilakukan yaitu melakukan kontrol terhadap peralatan pengairan kolam secara rutin, melakukan seleksi benih yang masuk dan tidak menerima benih yang sakit, dan penggunaan penampungan air untuk mengendapkan kotoran yang berasal dari sumber air.Kata Kunci: Budidaya; Ikan Lele; Mitigasi Risiko; House of Risk 
Preferensi Konsumen Produk Susu Cair dalam Kemasan di Kota Depok Rauf, Abdur
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i1.38477

Abstract

AbstractThe aim of this research is to determine the characteristics of consumers, examine their preferences for packaged liquid milk products in Depok City, and find out what variables are the main considerations in purchasing these products.The survey method was carried out using a direct questionnaire to 100 selected respondents.The data was then analyzed using descriptive analysis for consumer characteristics and conjoint analysis for product preferences.The research results show that the majority of consumers of packaged liquid milk in Depok City are women aged 21–30 years, most of whom are private employees or students with an income of <Rp. 2,000,000.They tend to buy 3-4 medium-sized packages of liquid milk per month, with the Ultra Milk brand being the main choice.Purchases are generally made at supermarkets/minimarkets or stalls/shops.Based on conjoint analysis, consumer preferences tend to be products with well-known brands, chocolate flavor variations, UHT liquid milk types, nutritional content rich in vitamins and minerals, composition with >50% fresh milk, expiration date >6 months, and prices around Rp. 5,000–10,000.The variables most considered when purchasing are flavor variations, brand, price, type of liquid milk, nutritional content, composition and expiration date.Keywords: consumer preferences; milk; product variables; conjointAbstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik konsumen, mengkaji preferensi mereka terhadap produk susu cair kemasan di Kota Depok, serta mengetahui variabel apa yang menjadi pertimbangan utama dalam pembelian produk tersebut. Metode survei dilakukan dengan kuesioner langsung kepada 100 responden terpilih. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk karakteristik konsumen dan analisis conjoint untuk preferensi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen susu cair kemasan di Kota Depok adalah perempuan berusia 21–30 tahun, sebagian besar merupakan karyawan swasta atau pelajar/mahasiswa dengan pendapatan 50%, tanggal kedaluwarsa >6 bulan, dan harga berkisar Rp5.000–10.000. Variabel yang paling dipertimbangkan dalam pembelian adalah variasi rasa, merek, harga, jenis susu cair, kandungan nutrisi, komposisi, dan tanggal kedaluwarsa.Kata kunci: preferensi konsumen; susu; variabel produk; conjoint
Pengaruh Motivasi Dan Persepsi Terhadap Keputusan Pembelian Makanan Grabfood Di Jakarta Agusti, Aulia Rahma
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i1.38496

Abstract

ABSTRACTThe rapid growth of internet users has led the culinary industry to innovate by adding online food sales services, called online food delivery. Grab is an application that provides online food delivery services, with one of its features, namely GrabFood. DKI Jakarta is an area that has dense activity. GrabFood can make it easier for Jakarta residents to order food, because it is considered easier and less time consuming on the road. The aim of this research is to analyze the influence of consumer motivation, perceptions and attitudes on online food purchasing decisions through the GrabFood application. This research was conducted through descriptive research with a qualitative and quantitative approach. The data used is primary data collected through filling out questionnaires. The data analysis method used is SEM-PLS analysis which is processed using SmartPLS software version 3.0. The research results show that consumer motivation and attitudes directly influence the decision to purchase food online via GrabFood in the community in DKI Jakarta, but consumer perceptions do not directly influence purchasing decisions. Apart from that, consumer motivation indirectly influences purchasing decisions with consumer attitude as an intervening variable, but consumer perception indirectly does not influence purchasing decisions with consumer attitude as an intervening variable. Keywords: motivation; perception; consumer attitudes; purchasing decisions ABSTRAKPesatnya pertumbuhan pengguna internet membuat industri di bidang kuliner melakukan inovasi dengan menambahkan layanan penjualan makanan secara online, dengan sebutan online food delivery. Grab merupakan salah satu aplikasi penyedia layanan online food delivery, dengan salah satu fiturnya yaitu GrabFood. DKI Jakarta merupakan wilayah yang mempunyai aktivitas padat. GrabFood dapat memudahkan masyarakat Jakarta dalam memesan makanan, karena dianggap lebih mudah dan tidak memakan waktu dijalan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh motivasi, persepsi, dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian makanan secara online melalui aplikasi GrabFood, Penelitian ini dilakukan melalui riset deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan melalui pengisian kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis SEM-PLS yang diolah menggunakan software SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan sikap konsumen secara langsung berpengaruh terhadap keputusan pembelian makanan secara online melalui GrabFood pada Masyarakat di DKI Jakarta, namun persepsi konsumen secara langsung tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Selain itu motivasi konsumen secara tidak langsung berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan sikap konsumen sebagai variabel intervening, namun persepsi konsumen secara tidak langsung tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan sikap konsumen sebagai variabel intervening. Kata Kunci: motivasi; persepsi; sikap konsumen; keputusan pembelian
Pengaruh Sekolah Lapang Organik Terhadap Pengetahuan Dan Minat Petani Dalam Bertani Organik Di Kecamatan Tanara Mustopa, Ahmad Jazilil
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i1.38661

Abstract

ABSTRACTApart from providing safe and healthy food, organic farming also has a conservation function because cultivation is environmentally friendly.Organic farming is currently one of the programs promoted by the Ministry of Agriculture through the Pro Organic Farmers Movement (Genta Organik).Genta Organic's derivative program is an organic farming thematic field school, one of which is implemented by the Tanara Agricultural Extension Center.This research tries to analyze the extent of the influence of field school activities on farmers' knowledge and interest in organic farming.Using 50 participants as research respondents, and a pre-experimental design method with one group pretest-posttest presented with descriptive quantitative analysis and hypothesis testing using inferential statistics.This research produces a significant influence from organic field schools on farmers' knowledge and interest in organic farming.Keywords: organic farming; field school; knowledge; interests ABSTRAKPertanian organik selain sebagai pemenuhan pangan yang aman dan sehat juga memiliki fungsi pelestarian karena budidaya yang ramah lingkungan. Pertanian organik saat ini menjadi salah satu program yang diusung Kementerian Pertanian lewat Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik). Bentuk program turunan Genta Organik adalah sekolah lapang tematik pertanian organik yang salah satunya dilaksanakan oleh Balai Penyuluhan Pertanian Tanara. Penelitian ini mencoba menganalisis sejauh mana pengaruh kegiatan sekolah lapang terhadap pengetahuan dan minat petani dalam bertani organik. Menggunakan 50 peserta sebagai responden penelitian, dan metode pre-experimental design dengan one group pretest-posttest disajikan dengan analisis kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menghasilkan pengaruh yang signifikan dari sekolah lapang organik terhadap pengetahuan dan minat petani dalam bertani organik.Kata Kunci: pertanian organik; sekolah lapang; pengetahuan; minat
Factors Influencing Entrepreneurial Interest In Agriculture (Case Study: Young Generation In Tinada District, Pakpak Bharat Regency) Manik, Helmida
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i2.38934

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the factors that influence the entrepreneurial interest of the younger generation in the agricultural sector in Tinada District, Pakpak Bharat Regency. This type of research is quantitative in nature. The population of this research is the young generation in Tinada District with the sampling technique used, namely engineering proportional stratified random sampling. The questionnaire measurement scale uses a Likert scale which has been tested for validity and reliability. The results of the research show that the t test carried out proves: 1) the existence of a negative and significant influence of the family environment on entrepreneurial interest in the agricultural sector (tcount-6,411> ttable1.663 and significance 0.000 < 0.05), 2) there is a positive and significant influence of income expectations on entrepreneurial interest in agriculture (tcount7, 792 > ttable1.663 and a significance of 0.000 < 0.05), 3) there is a negative and significant influence of the level of education on interest in entrepreneurship in the agricultural sector (tcount-6,179 > ttable1.663 and significance 0.000 < 0.05). For the F test, this research shows that there is a positive and significant influence of family environment, income expectations, level of education on entrepreneurial interest in agriculture (Fcount 45,812 > Ftable 2.72 and significance 0.000 < 0.05). Meanwhile onadjusted r square shows that the joint results between the dependent variables in this study were 61.3% and the remaining 38.7% of the increase was influenced by other variables or factors that were not explained by this thesis research.Keywords: interests; entrepreneurship; generation; family; education   ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha generasi muda di sektor pertanian di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah generasi muda di Kecamatan Tinada dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik proporsional stratified random sampling. Skala pengukuran kuesioner menggunakan skala likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t yang dilakukan membuktikan: 1) adanya pengaruh negatif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha di sektor pertanian (t hitung-6,411 > t tabel 1,663 dan signifikansi 0,000 < 0,05), 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan harapan pendapatan terhadap minat berwirausaha di sektor pertanian (t hitung7,792 > t tabel 1,663 dan signifikansi 0,000 < 0,05), 3) terdapat pengaruh negatif dan signifikan tingkat pendidikan terhadap minat berwirausaha di sektor pertanian (t hitung-6,179 > t tabel 1,663 dan signifikansi 0,000 < 0,05). Untuk uji F, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan keluarga, harapan pendapatan, tingkat pendidikan terhadap minat berwirausaha di bidang pertanian (F hitung 45,812 > F tabel 2,72 dan signifikansi 0,000 < 0,05). Hasil gabungan antar variabel dependen dalam penelitian ini sebesar 61,3% dan sisanya sebesar 38,7% peningkatannya dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain yang tidak dijelaskan oleh penelitian tesis ini.Kata Kunci: minat; kewirausahaan; generasi; keluarga; pendidikan
Strategi Pengembangan Agro-edukasi Berbasis Budidaya Jamur Tiram YOKO, BUDI; Najib, Fikri Fathul; Kusnaman, Djeimy
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i2.39506

Abstract

ABSTRACTThis study explores the development strategy of Jamur Borobudur, a micro, small, and medium enterprise (MSME) engaged in oyster mushroom cultivation and agro-education in the Borobudur area, Magelang, Indonesia. As the popularity of agrotourism increases, Jamur Borobudur has transitioned from a traditional farming operation to an agro-educational site offering visitors insights into mushroom cultivation. This transformation aims to enhance business sustainability and capitalize on its strategic location near Borobudur Temple, a key tourist destination. A SWOT analysis was employed to assess internal and external factors impacting the enterprise’s growth. Key strategies identified include strengthening partnerships with local businesses, increasing production efficiency through modern techniques, and expanding digital marketing efforts. The novelty of this study lies in its emphasis on integrating mushroom farming with agro-educational tourism, providing a unique business model that enhances both economic resilience and environmental awareness. Keywords: oyster mushroom; agro-education; agrotourism; SWOT analysis; borobudurABSTRAKPenelitian ini mengkaji strategi pengembangan UMKM Jamur Borobudur, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang budidaya jamur tiram dan agro-edukasi di kawasan Borobudur, Magelang, Indonesia. Seiring dengan meningkatnya popularitas agrowisata, Jamur Borobudur telah bertransformasi dari usaha pertanian tradisional menjadi wahana agro-edukasi yang memberikan wawasan kepada pengunjung tentang budidaya jamur. Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha dan memanfaatkan lokasinya yang strategis dekat Candi Borobudur, salah satu destinasi wisata utama. Analisis SWOT digunakan untuk menilai faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan usaha. Strategi kunci yang diidentifikasi meliputi penguatan kemitraan dengan bisnis lokal, peningkatan efisiensi produksi melalui teknik modern, dan perluasan pemasaran digital. Unsur kebaruan dari penelitian ini terletak pada penekanan integrasi antara budidaya jamur dan wisata agro-edukasi, yang memberikan model bisnis unik untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan kesadaran lingkungan. Kata Kunci: jamur tiram; agro-edukasi; agrowisata; analisis SWOT; borobudur
Analysis Of Factors Influencing Consumer Decisions In Buying Trademarked Tempe In Langsa City Tika, Nuri Hidayah; Alham, Fiddini; Rosalina, Rosalina
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i2.40452

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the factors that influence consumer decisions to purchascing trademarked tempeh in Langsa City. The independent variables used in this research are price, brand image, quality and packaging. The dependent variable  is the consumers’ decision to buy trademarked tempeh. The sampling technique was detrermined used the nonprobability sampling method, namely, the accidental sampling method of 60 respondents. Primary and secondary data were used for a quantitative descriptive approach. The data analysis included multiple linear regression analyses. The results show that  price and quality variables (X1 and X3) have a significant effect on consumer decisions in buying trademarked tempeh, whereas brand image and packaging variables (X2 and X4) do not have a significant effect on consumer decisions in buying trade branded tempeh.Keywords: tempeh; consumer decisions; price; brand image; quality; packaging ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli tempe bermerek di Kota Langsa. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga, citra merek, kualitas dan kemasan. Variabel terikatnya adalah keputusan konsumen dalam membeli tempe bermerek. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling yaitu metode accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Data primer dan sekunder digunakan untuk pendekatan deskriptif kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga dan kualitas (X1 dan X3) berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli tempe bermerek, sedangkan variabel citra merek dan kemasan (X2 dan X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli tempe bermerek.Kata Kunci: tempe; keputusan konsumen; harga; citra merek; kualitas; kemasan