cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Pengembangan dan Implementasi Program Perkuliahan Vertebrata Berbasis Learning Object dengan Sistem E- Learning di Program Studi Pendidikan Biologi FITK UIN Jakarta Susanti, Baiq Hana; Sumargo, Fransisca S.; Riandi, R
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.387 KB)

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya kenyataan bahwa di dunia pendidikan, TIK telah menjadi bagian dari perubahan secara radikal moda-moda penyampaian informasi termasuk dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, program studi pendidikan biologi UIN harus mulai mencoba merespon kemajuan tersebut dengan cara memulai mengembangkan sistem perkuliahan yang berbasis TIK. Pengembangan program perkuliahan yang paling mutakhir adalah e- learning yaitu salah satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. Didalam perkuliahan dengan sistem tersebut, learning object menjadi sangat penting dan merupakan bagian yang paling utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan program perkuliahan Vertebrata berbasis learning object yang akan di uji cobakan kedalam perkuliahan dengan menggunakan sistem e-learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan menggunkan model ADDIE. Model ini terdiri atas 5 fase atau tahap utama yaitu 1) Analyze (analisis), 2) Design (Desain), 3) Develop (Pengembangan), 4) Implement (Implementasi), 5) Evaluate (Evaluasi). Dengan diaplikasikannnya program ini diharapkan mahasiswa dapat menggunakan TIK sebagai sarana pembelajaran dan dapat mengembangkan bahan ajar yang berbasis TIK. Secara umum, prosedur dalam penelitian ini meliputi tiga tahapan yaitu tahap perencanaan,pelaksanaan dan analisis data atau penyimpulan. Hasil penelitian meliputi tanggapan mahasiswa terhadap aspekaspek learning object dengan sistem e-learning yang mencakup materi, desain media, implementasi dan kualitas teknis. Lebih dari 70% mahasiswa menyatakan bahwa materi yang diberikan mempunyai tingkat kesulitan yang sudah sesuai, jelas dan mudah dipahami, menarik ketika disajikan dengan menggunakan LO, dan sudah sesuai dengan perkembangan kurikulum. Dari segi aspek desain media, lebih dari 70% mahasiswa menyatakan bahwa desain media tersebut sudah rapih dan tampilan media LO mempermudah dalam mendapatkan bagian-bagian dari isi materi. Kemudian lebih dari 60% menyatakan bahwa komposisi warna LO sudah menarik dan ukuran tampilan media LO dan teks yang disajikan sudah seimbang. Tanggapan selanjutnya mengenai implementasi LO terkait kemudahan penggunaannya. 75% mahasiswa menyatakan bahwa Aplikasi LO mudah untuk digunakan. Tanggapan terakhir mengenai kualitas teknis dari LO yang diberikan. 60% mahasiswa menyatakan bahwa kualitas teks dan warna LO sudah baik dan sesuai dengan kebutuhun materi. Selain itu, lebih dari 50% mahasiswa menyatakan bahwa gambar, animasi, video, dan audio yang ditampilkan sudah cukup baik.
Penerapan Model Pembelajaran Prima untuk Mengoptimalkan Penguasaan Konsep Siswa SMA Negeri 2 Gorontalo pada Mata Pelajaran Biologi Yusuf, Frida Maryati
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.492 KB)

Abstract

Hasil observasi awal menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran biologi di SMA Negeri 2 Gorontalo, lebih berfokus kepada mengajar daripada membelajarkan, artinya guru mentransfer pengetahuan yang dimilikinya dengan cara menjelaskan, memberi contoh soal, bertanya, mengerjakan latihan, memberikan tugas, dan pada akhir pembelajaran memberi tes yang alternatif jawabannya sesuai dengan apa yang diajarkan. Model pembelajaran PRIMA merupakan model pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran berbasis proyek, yang menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengintegrasikan pengetahuan baru, dan melakukan kinerja ilmiah dalam bentuk riset secara kolaboratif, sehingga menjadikan siswa mampu menghadapi tuntutan kehidupan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PRIMA untuk mengoptimalkan penguasaan konsep siswa SMA Negeri 2 Gorontalo pada matapelajaran biologi, dilaksanakan dalam kegiatan lesson study yang terdiri dari 3 tahapan yaitu plan, do, see. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif yang terdiri dari hasil belajar yang dapat dilakukan dengan memberikan tes formatif, hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa, serta informasi balikan dari siswa, dianalisis setelah pembelajaran dilaksanakan, dengan melihat hasil tes yang diberikan yaitu menunjukkan 70% siswa tuntas dalam pembelajaran, dapat menguasai konsep-konsep pada matapelajaran Biologi, khususnya materi pola-pola hereditas dan hereditas pada manusia atau rata-rata siswa dapat mencapai nilai diatas 7 setiap diadakan tes. Disamping itu persentasi aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran, rata-rata mencapai minimal 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran PRIMA dalam kegiatan lesson study dapat memudahkan siswa menguasai konsep pada materi yang dibelajarkan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Habits Of Mind, Emotional Intelligence, dan Penguasaan Konsep Siswa Daryanes, Febblina; Sriyati, Siti; Priyandoko, Didik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.468 KB)

Abstract

Kemampuan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep dapat dilatih, dikembangkan, dan ditingkatkan melalui suatu model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep siswa SMA melalui implementasi Problem Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah weak experiment dengan desain penelitian one-group pretestposttest yang dilakukan di kelas XI IPA 1 SMAN 1 Rengat Riau. Pengumpulan data dilakukan melalui angket Habits of Mind awal dan akhir, angket Emotional Intelligence awal dan akhir, soal pretest dan posttest materi sistem ekskresi dan sistem saraf. Analisis data penelitian menggunakan nilai normalisasi gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Habits of Mind siswa setelah implementasi Problem Based Learning mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,53 berada dalam kategori sedang. Sejalan dengan itu, kemampuan Emotional Intelligence siswa juga mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,33 berada dalam kategori sedang. Kemampuan penguasaan konsep siswa pada materi sistem ekskresi mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,66 berada dalam kategori sedang, sedangkan pada materi sistem saraf mengalami peningkatan dengan N-gain sebesar 0,84 berada dalam kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa implementasi Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep siswa. Peningkatan kemampuan Habits of Mind, Emotional Intelligence, dan penguasaan konsep siswa di atas nilai standar 0,31 (N-gain sedang).
Kajian Penerapan Problem Based Learning Dipadu Numbered Head Together Berbasis Lesson Study Kuniasari, Intan Rezki; Susilo, Herawati; Hastuti, Utami Sri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.071 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di kelas VIII-D di SMP Negeri 1 Wagir tahun ajaran 2015-2016 pembelajaran yang dilakukan guru masih bersifat konvensional. Selain itu juga pernah diterapkan metode diskusi namun kurang berjalan secara efektif artinya pola diskusi yang belum terarah menyebabkan siswa kurang fokus ketika diskusi kelompok, sehingga di dalam kegiatan diskusi siswa ada yang melamun dan bermain dengan temannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diterapkan pembelajaran Problem Based Learning dipadu Numbered Heads Together berbasis Lesson Study. Model pembelajaran PBL dipadu NHT merupakan integrasi kedua model pembelajaran tersebut, dimana disetiap pertemuan diterapkan tahap LS (plan, do, see). Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan proses pembelajaran Biologi untuk mencapai tujuan pembelajaran di kelas VIII-D di SMP Negeri 1 Wagir. Studi ini merupakan sebagian dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Lesson study. Hasil dari see pada open class pertama sudah menunjukkan pola interaksi diskusi yang positif, hal itu ditunjukkan saat siswa sudah terlihat aktif dalam kegiatan diskusi bersama di dalam kelompok dan juga kegiatan presentasi. Namun masih ada beberapa siswa yang terlihat masih bingung dengan pola diskusi yaitu PBL dipadu NHT sehingga ada 2 kelompok yang proses diskusinya belum efektif hal tersebut mempengaruhi saat kegiatan diskusi. Kekurangan dari open class pertama diperbaiki pada open class kedua, yaitu dengan guru menerangkan tahapan langkah pembelajaran PBL dipadu NHT diawal pembelajaran dan melakukan pendampingan kepada siswa saat kegiatan diskusi. Hasil tahap see kedua menunjukkan bahwa siswa telah terbiasa dengan model pembelajaran yang diterapkan sehingga siswa telah belajar secara aktif baik dalam kegiatan diskusi dan presentasi. Kesimpulan dari studi pembelajaran ini adalah proses pembelajaran Biologi yang dilakukan menggunakan model PBL dipadu NHT berbasis lesson study dapat mengaktifkan semua siswa dalam kegiatan diskusi dan presentasi.
Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri dan PJBL Berbahan Ajar Potensi Lokal Materi Fungi Akhiruddin, A; Susilo, Herawati; Ibrohim, I
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.434 KB)

Abstract

Kurikulum 2006 (KTSP) dan Kurikulum 2013 mengamanatkan dalam pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstul dan saintifik. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di SMAN 1 Suralaga Lombok Timur, diperoleh proses pembelajaran masih bersifat teacher oriented and text book oriented, bahan ajar yang digunakan belum sepenuhnya memanfaatkan laboratorium dan lingkungan sekitar yang dimiliki siswa untuk memahami konsep biologi. Hal-hal tersebut berdasarkan analisis kebutuhan sekolah dipandang sebagai suatu permasalahan yang harus diatasi. Diperlukan adanya metode-metode pembelajaran yang dapat memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber belajar yang dirangkum dalam sebuah modul untuk memahami konsep biologi. Modul yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah perpaduan metode pembelajaran inkuiri dan pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran biologi materi Fungi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan (Research and Development), dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Akan tetapi dalam penelitian ini hanya dilakukan tiga tahap yakni sampai pada tahap Development. Hasil validasi modul oleh dua orang ahli pembelajaran yang menunjukkan bahwa klasifikasi modul valid dan dilakukan revisi ringan, sehingga modul siap diterapkan dalam pembelajaran.
Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Metakognisi Siswa Melalui Bahan Ajar Berbasis Konstruktivis-Metakognitif Hapsari, Niken Dwi; Widodo, Ari
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.884 KB)

Abstract

Rendahnya level kecapakan sains kemampuan peserta didik Indonesia menurut PISA tahun 2015, memerlukan adanya suatu wahana yang dapat mendukung proses pembelajaran, salah satunya melalui bahan ajar. Bahan ajar yang menarik dan berpotensi memberdayakan pengetahuan dan keterampilan metakognisi siswa salah satunya adalah bahan ajar yang berorientasi pada pembelajaran konstruktivis-metakogitif. Dimana siswa dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuannya dan siswa dapat melatih kemampuan metakognisi yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas bahan ajar berbasis konstruktivis-metakognitif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan metakognisi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experimental design dengan pre-test and post-test control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA, dengan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu XI IPA 1 (Kelas Kontrol) dan XI IPA 2 (Kelas Eksperimen) yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Perlakuan pada kelompok eksperimen adalah pembelajaran yang menggunakan bahan ajar berbasis konstruktivis-metakognitif, sedangkan kelompok kontrol menggunakan buku sekolah elektronik (BSE) materi sistem reproduksi manusia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes esay pengetahuan dan keterampilan metakognisi dan angket kesadaran metakognisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata pretest pada kelas kontrol adalah 42,60 sedangkan pada kelas eksperimen 54,61. Setelah diberikan perlakuan menggunakan bahan ajar berbasis konstruktivis-metakognitif pada kelas eksperimen diperoleh rerata posttest 79,38 sedangkan pada kelas kontrol 60,96. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari rerata NGain pada kelas kontrol 0.31 kategori rendah dan pada kelas eksperimen 0.57 kategori sedang. Pada kelas kontrol dan kelas eksperimen memiliki hasil belajar yang berbeda signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis konstruktivis-metakognitif efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan metakognisi siswa.
Kajian Konseptual Problem Solving pada Perkuliahan Fisika Dasar I Buhungo, Trisnawaty Junus; Prabowo, P; Prastowo, Tjipto
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.402 KB)

Abstract

Tujuan penting pendidikan adalah membangun kemampuan manusia untuk menggunakan pengetahuannya, bagaimana pebelajar mengakses dan menggunakan pengetahuannya dalam pemecahan masalah. Bagi individu atau kelompok yang mendapatkan masalah, sudah barang tentu mereka ingin memecahkan masalah tersebut, dan pemecahan masalah merupakan sesuatu yang dilakukan orang setiap hari. Ilmu fisika merupakan salah satu ilmu yang penting untuk diajarkan di perguruan tinggi yang memerlukan pengembangan kemampuan problem solving dalam memecahkan sejumlah masalah fisika secara tepat oleh pebelajar. Berdasarkan tahapan yang dikemukakan Heller (2010) tentang tahapan problem solving yaitu fokus pada masalah, mengaitkan masalah dengan konsep fisika, merencanakan solusi, menjalankan rencana dan evaluasi solusi, dikembangkan instrumen yang dilengkapi rubrik untuk mengukur keterampilan problem solving dengan 5 indikator yaitu: useful description (penjelasan yang bermanfaat), physics approach (pendekatan fisika), specific application of physics (penerapan khusus fisika), mathematical procedures (prosedur matematika) dan logical progression (kemajuan yang logis). Rubrik dikembangkan dalam batasan yang mudah digunakan untuk pengajar fisika, dan dapat digeneralisasikan ke beberapa jenis masalah dan topik, serta fokus pada pekerjaan tertulis.
Pengaruh Model Guided Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Biologi Danisa, Valent Sari; Dwiastuti, Sri; Suciati, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.798 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran biologi siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment atau eksperimen semu. Desain penelitian adalah posttest only control design dengan menggunakan model guided inquiry pada kelas eksperimen dan model konvensional pada kelas kontrol. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Sampel penelitian ini terdapat dua kelas, yaitu kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t (t-test) untuk menguji hipotesis. Hasil uji hipotesis pengaruh model guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai sig sebesar 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh model guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran biologi siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali.
Pengembangan Komik sebagai Media Pembelajaran Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Wulandari, Vindri Catur Putri; Irawati , Mimien Henie; Suhadi, S; Susilowati, S; Budiningsih, Endang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.156 KB)

Abstract

Banyaknya gedung, pertokoan, dan perumahan yang berdiri ditengah kota akan berdampak pada berkurangnya lahan atau pekarangan rumah. Hal ini akan berdampak pada ketahanan pangan, ketersediaan lahan hijau dan jumlah oksigen. Upaya dalam mengatasi hal tersebut yaitu dengan mencanangkan program kawasan rumah pangan lestari (KRPL). KRPL merupakan pemanfaatan lahan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan gizi dan pangan sehari-hari. Diperlukan suatu media yang digunakan dalam penyampain informasi mengenai program KRPL. Media yang digunakan yaitu komik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komik sebagai media penyampaian informasi tentang KRPL. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek coba dalam penelitian ini meliputi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan kelompok kecil yang terdiri dari 10 siswa kelas IV SD Islam Moh. Hatta Malang. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi, praktisis pendidikan, dan kelompok kecil diperoleh presentase berturut-turut (1) 82,25%, (2) 87,16%, (3) 81,25%, dan (4) 89,79%. Berdasarkan nilai tersebut menunjukkan bahwa produk pengembangan komik memiliki tingkat validitas sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Estimasi Produksi Benih dari Kebun Benih Semai Kayuputih Kartikawati, Noor Khomsah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.837 KB)

Abstract

Kebun benih sebagai sumber benih pada tingkatan yang tinggi diharapkan dapat menghasilkan benih dan semai yang secara genetis memilki kualitas yang lebih bagus jika dibandingkan dengan tegakan biasa. Informasi tentang produksi benih dalam suatu kebun benih diperlukan untuk mengevaluasi kinerja kebun benih dan juga untuk menghitung ketersediaan benih dalam mencukupi kebutuhan benih untuk penanaman skala luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi produksi benih kayuputih dari masing-masing provenan, serta korelasi antara produksi benih dengan penampilan morfologi tegakan dari kebun benih semai. Penelitian dilakukan di kebun benih semai kayuputih di Paliyan Gunungkidul. Pengamatan dilakukan terhadap produksi bunga, produksi benih dan ukuran tajuk tanaman (tinggi dan diameter tajuk). Hasil penelitian menunjukkan produksi benih antar provenan berbeda. Individu-individu dalam kebun benih semai dan kebun benih klon menunjukkan kinerja yang spesifik. Pada kebun benih semai provenan dari Masarete, Buru menunjukkan produksi benih paling banyak, demikian juga pada kebun benih klon. Secara umum produksi benih dari kebun benih semai lebih bagus dibandingkan dari kebun benih klon.