cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
Pelatihan Teknis Aplikasi Teman Bumil Untuk Peningkatan Layanan Kehamilan dan Kesehatan Ibu: Technical Training on the Teman Bumil Application to Improve Pregnancy Services and Maternal Health Fiby Nur Afiana; Farah Setyaningsih; El Syafangatun Aulia Difa
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5006

Abstract

Abstrak Selama masa kehamilan, ibu hamil sering menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya informasi yang akurat mengenai kehamilan, keterbatasan akses ke tenaga medis, serta perubahan psikologis yang dapat mempengaruhi kesejahteraan mereka. Umumnya pemeriksaan kehamilan dilaksanakan sebulan sekali bila tidak ada keluhan, pemeriksaan bisa dilakukan di faskes tingkat satu bagi pengguna BPJS atau di fasilitas kesehatan lainnya. Jika harus sering melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan seperti ketersediaan dana, waktu dan rujukan yang tidak bisa terlalu sering digunakan karena terbentur bahwa Pasien hanya dapat menggunakan surat tersebut untuk satu kali kunjungan ke rumah sakit. Alternatif lainnya ibu hamil kerap mencari Informasi di internet yang bebas diakses siapa saja namun tentu memiliki kelemahan tidak validnya informasi tersebut. Salah satunya adalah kendala yang dihadapi ibu-ibu usia produktif  Paguyuban dan komite SDN 3 Purwanegara yang memiliki sedikit pengetahuan akan teknologi karena kurangnya literasi hingga kurangnya waktu untuk memahami teknologi karena faktor kesibukan masing-masing. Teman Bumil adalah aplikasi pengasuhan anak (parenting) terbesar di Indonesia yang memiliki visi untuk membantu calon ibu dan wanita yang sedang menjalani kehamilan pertama. Aplikasi ini memberikan dukungan selama 24 jam penuh bagi para ibu dengan menyediakan informasi, komunitas, dan bahkan penyedia layanan kesehatan. Kata Kunci: Ibu hamil, kesehatan, aplikasi, teman bumil Abstract During pregnancy, expectant mothers often face various challenges, such as a lack of accurate information about pregnancy, limited access to medical personnel, and psychological changes that can affect their well-being. Prenatal check-ups are generally conducted once a month if there are no complaints. These can be done at primary health care facilities for BPJS (Social Security Agency) users or at other health facilities. Frequent check-ups at health facilities require several considerations, such as funding, time, and referrals, which can be limited by the fact that patients can only use the referral for one hospital visit. Alternatively, pregnant women often seek information on the internet, which is freely accessible to anyone, but which can often have the disadvantage of being invalid. One such obstacle is the challenges faced by productive-age mothers in the Paguyuban and SDN 3 Purwanegara committee, who have limited technological knowledge due to a lack of literacy and a lack of time to understand technology due to their busy schedules. Teman Bumil is the largest parenting app in Indonesia with a vision to help expectant mothers and women experiencing their first pregnancy. The app provides 24/7 support for mothers by providing information, a community, and even healthcare providers. Keywords: Pregnant women, health, applications, pregnant women's friends
Workshop Matematika Kreatif: Strategi Menyelesaikan Soal Cerita untuk Siswa SD Negeri 4 Dobo: Creative Mathematics Workshop: Strategies for Solving Word Problems for Students of SD Negeri 4 Dobo Moh. Erwin Budiana; Mukh Khusnaini; Karten Halirat; Chrismanto Purba; Hizkia Gymnastic Mautang; Sumarah Suryaningrum
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5034

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika melalui pendekatan yang menyenangkan. Hal tersebut di dasari banyak siswa SD Negeri 4 Dobo mengalami kesulitan memahami dan menyelesaikan soal cerita matematika, sehingga dibutuhkan strategi kreatif untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar mereka..  Metode yang digunakan meliputi permainan matematika, diskusi kelompok, dan latihan soal yang dikemas secara kreatif agar siswa lebih mudah memahami konsep serta strategi penyelesaian soal cerita. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap langkah-langkah penyelesaian soal cerita, kemampuan analisis masalah, dan minat belajar matematika. Workshop ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran inovatif yang mendukung pengembangan kemampuan problem solving siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Matematika Kreatif, Soal Cerita, SD Negeri 04 Dobo   Abstract This community service activity aims to improve students’ critical and creative thinking skills in solving mathematical word problems through an engaging and enjoyable approach. This initiative is based on the fact that many students at SD Negeri 4 Dobo experience difficulties in understanding and solving mathematical word problems, indicating the need for creative strategies to enhance their comprehension and learning interest. The methods used include mathematical games, group discussions, and practice exercises designed creatively so that students can more easily understand concepts and problem-solving strategies. The results of the activity show an improvement in students’ understanding of the steps involved in solving word problems, their problem analysis skills, and their interest in learning mathematics. This workshop is expected to serve as an innovative learning model that supports the development of problem-solving skills among elementary school students Keywords: Creative Mathematics, Word Problems, SD Negeri 04 Dobo
Workshop On Integration of Digital Technology In Deep Learning Models For Elementary School Teachers: Lokakarya Integrasi Teknologi Digital Dalam Model-Model Pembelajaran Mendalam Untuk Guru Sekolah Dasar Aan Yuliyanto; Tia Citra Bayuni; Fitriani Fitriani; Julia Anis Handayani; Candra Tri Utami; Winda Oktavia Amiri; Zakiyah Khairina Hani; Raihan Al Muabad; Irwan Hidayat
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5068

Abstract

Abstrak The workshop aims to strengthen the competence of elementary school teacher in implementing in-depth learning through the integration of digital technology such as the Word wall platform, LearningApps and YouTube. This activity is a Community Service of Elementary School Teacher Education, Universitas Pelita Bangsa which involves elementary schools in the Wanajaya Cluster, Cibitung, Bekasi. Specifically, 27 teachers and 1 principal of SDN Wanajaya 3, and 4 students were involved in the training class on Integrating Digital Technology in Deep Learning Models. The workshop was carried out in three stages, the preparation stage where the community service team prepared the workshop offline by inviting several schools in Wanajaya to collaborate with the MoU and IA Cooperation. In the implementation stage, workshop participants participated in theoretical presentations and guided practice in using digital platforms to explore in-depth learning interactively, then evaluation was carried out via GForm. The evaluation results showed that 81% assessed that the presenter mastered the material very well, 82% assessed that the material was easy to understand, 83% assessed that the presenter actively involved the participants very well, 86% assessed that the material explanation strategy was very effective, and 88% assessed that the presenter stimulated participant discussion very well. The evaluation results showed that 81% assessed that the presenter mastered the material very well, 82% assessed that the material was easy to understand, 83% assessed that the presenter actively involved the participants very well, 86% assessed that the material explanation strategy was very effective, and 88% assessed that the presenter stimulated participant discussion very well. 86% of presenters were considered very good at managing time, 81% of presenters were considered very effective in using technology. 86% rated the speaker's attitude and interaction with participants as very good, 82% rated the material as relevant to the needs of elementary school teachers, 86% of participants were assessed as being able to provide real examples of classroom learning, 87% considered the workshop to be very useful, solution-oriented and innovative, 100% considered the in-depth learning workshop easy to follow and 55% of teachers found it easy to use YouTube, 35,7% Wordwall, 11% LearningApps, dan 8,5% Mentimeter. Thus, this in-depth learning workshop integrated with digital technology effectively improves teacher competency. Keywords: Workshop; Technology; Deep Learning; Elementary School Teachers Abstract This Workshop bertujuan menguatkan kompetensi Guru SD dalam implementasi pembelajaran mendalam melalui integrasi teknologi digital seperti platform Wordwall, LearningApps dan YouTube. Kegiatan ini merupakan Pengabdian Masyarakat PGSD Universitas Pelita Bangsa yang melibatkan SD di Gugus Wanajaya, Cibitung, Bekasi. Secara khusus yang mengikuti kelas pelatihan Integrasi Teknologi Digital dalam Model-model Pembelajaran Mendalam sebanyak 27 Guru dan 1 Kepala Sekolah SDN Wanajaya 3, dan 4 Mahasiswa yang dilibatkan. Workshop dilaksanakan melalui tiga tahapan, tahap persiapan tim pengabdian mempersiapkan workshop secara luring dengan mengajak kerjasama beberapa sekolah di Wanajaya dengan MoU dan IA Kerjasama. Tahap implementasi, peserta workshop mengikuti pemaparan teori dan praktik terbimbing dalam penggunaan platform digital untuk mengeksplorasi pembelajaran mendalam secara interaktif, kemudian pada evaluasi dilaksanakan via GForm. Hasil evaluasi 81% menilai pemateri menguasai materi sangat baik, 82% menilai materi mudah dipahami, 83% pemateri melibatkan secara aktif peserta sangat baik, 86% strategi penjelasan materi sangat efektif, 88% pemateri menstimulus diskusi peserta sangat baik. 86% pemateri dinilai sangat baik mengelola waktu, 81% Pemateri dinilai sangat efektif menggunakan teknologi. 86% menilai sikap dan interaksi pemateri terhadap peserta sangat baik, 82% menilai materi relevan dengan kebutuhan guru SD, 86% peserta dinilai mampu memberikan contoh nyata pembelajaran di kelas, 87% menilai Workshop yang dilaksanakan sangat bermanfaat, solutif dan inovatif, 100% menilai Workshop Pembelajaran Mendalam Mudah diikuti dan 55% Guru merasa mudah menggunakan YouTube, 35,7% Wordwall, 11% LearningApps, dan 8,5% Mentimeter. Dengan demikian workshop pembelajaran mendalam terintegrasi teknologi digital ini efektif meningkatkan kompetensi guru. Kata kunci: Workshop; Teknologi; Pembelajaran Mendalam; Guru Sekolah Dasar
Edukasi Dasar Pemrograman Berbasis Scratch Untuk Meningkatkan Computational Thinking Anak Panti Asuhan: Basic Programming Education Based on Scratch to Improve the Computational Thinking Skills of Orphanage Children I Gede Purata Sundara D; Ida Ayu Rai Sukraeni; Ni Wayan Nanik Suaryani Taro Putri; Eka Grana Aristyana Dewi; I Gede Alit Purwantara; Zefanya Michele Sheryl Eveline; Mirza Iqbal Yusuf
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5069

Abstract

Abstract: Computational thinking has become an essential skill in the digital era; however, access to programming education remains limited, especially for children in orphanages. This community service activity aims to improve basic programming understanding through Scratch-based learning for children at Wisma Anak-Anak Harapan Orphanage. The method employed includes preparation, implementation, and evaluation stages using an interactive and fun learning approach. The participants consisted of 10 elementary school students who were introduced to fundamental programming concepts such as using sprites, arranging command blocks, and integrating sound. The results indicate that most participants were able to understand and practice basic programming concepts, achieving fair to good performance levels. However, younger participants still required assistance in understanding algorithmic sequences. Overall, Scratch proved to be an effective and engaging medium to enhance children’s initial programming skills, highlighting its importance as an adaptive learning tool. Keywords: Scratch, Basic Programming, Computational Thinking, Elementary Students, Community Service Abstrak:  Keterampilan berpikir komputasional menjadi kompetensi penting di era digital, namun masih terbatas diperoleh oleh anak-anak di lingkungan panti asuhan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar pemrograman melalui media Scratch pada anak-anak di Panti Asuhan Wisma Anak-Anak Harapan. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan pembelajaran interaktif berbasis fun learning. Peserta berjumlah 10 siswa sekolah dasar yang diberikan materi dasar pemrograman seperti penggunaan sprite, blok perintah, dan integrasi suara. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami dan mempraktikkan konsep dasar pemrograman dengan kategori capaian cukup baik hingga baik. Namun, peserta usia lebih rendah masih memerlukan pendampingan dalam memahami alur algoritma. Secara keseluruhan, penggunaan Scratch terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan kemampuan awal pemrograman anak-anak, sehingga penting untuk diterapkan sebagai media pembelajaran yang menyenangkan dan adaptif. Kata kunci: Scratch, Pemrograman Dasar, Berpikir Komputasi, Anak Sekolah Dasar, Pengabdian Masyarakat
Edukasi Pemilahan Sampah Berbasis Media Visual dan Praktik di Sekolah Dasar Adhi Mekar Indonesia: Education on Waste Sorting Based on Visual Media and Practical Activities at Adhi Mekar Indonesia Elementary School Ni Wayan Nanik Suaryani Taro Putri; Eka Grana Aristyana Dewi; Evan Filbert; I Kadek Dharma Yoga Santosa; Tehillah Kim Theodore Kajeng; Komang Wiradhea Tri Winata; I Komang Nanda Anggara Putra
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5072

Abstract

Abstrak Permasalahan sampah global menuntut penanganan sistematis sejak dini, namun SD Adhi Mekar Indonesia (AMI) belum memiliki sistem pemilahan sampah terstandar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan praktis siswa menggunakan kerangka kerja Design Thinking. Metode pelaksanaan melibatkan 25 siswa kelas 6 melalui sosialisasi interaktif, gim edukatif berbasis pengalaman, dan pemasangan poster pendidikan. Evaluasi keberhasilan program diukur secara kuantitatif dengan membandingkan tingkat akurasi pemilahan sampah pada sesi praktik mandiri (sebelum pendampingan) dan sesi terbimbing (setelah pendampingan), yang diperkuat dengan wawancara evaluasi daring bersama guru dan siswa. Media visual juga terbukti efektif sebagai pengingat perilaku proaktif. Simpulan dari pengabdian ini adalah pembelajaran berbasis pengalaman sangat adaptif dengan karakteristik kognitif siswa sekolah dasar. Praktik ini perlu diintegrasikan ke dalam regulasi sekolah dan didukung infrastruktur permanen guna menjamin keberlanjutan budaya peduli lingkungan jangka panjang. Kata Kunci: Design Thinking, Kesadaran Lingkungan, Pembelajaran Berbasis Pengalaman, Pemilahan Sampah, Sekolah Dasar. Abstract Global waste management issues require systematic intervention from an early age. However, SD Adhi Mekar Indonesia (AMI) has not yet implemented a standardized waste segregation system. This community service program aimed to improve students’ environmental awareness and practical waste-sorting skills using the Design Thinking framework. The implementation involved 25 sixth-grade students through interactive socialization sessions, experience-based educational games, and the installation of educational posters. Program effectiveness was quantitatively evaluated by comparing the accuracy of waste segregation during independent practice sessions (before assistance) and guided practice sessions (after assistance), supported by online evaluation interviews with teachers and students. Visual media also proved effective as a reminder to encourage proactive behavior. The results indicate that experiential learning is highly adaptive to the cognitive characteristics of elementary school students. This practice should be integrated into school regulations and supported by permanent infrastructure to ensure the long-term sustainability of an environmentally responsible culture. Keywords: Design Thinking, Elementary School, Environmental Awareness, Experiential Learning, Waste Sorting.
Penyusunan Literasi Bahasa Inggris Dasar Bagi Anak Anak Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Gading Jaya Kecamatan Tabir Selatan Kabupaten Merangin : Development of Basic English Literacy for Children of the Suku Anak Dalam (SAD) in Gading Jaya Village, South Tabir District, Merangin Regency Uying Hapid Alatas; Rizal Fadli; Iswandi; Aksul Dewi Fikra; Sukur; Diyan Andriani; Sri Utami
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5097

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi awal dan pengenalan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris dasar, pada anak-anak Suku Anak Dalam di Desa Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat terhadap komunitas adat yang masih memiliki keterbatasan dalam akses pendidikan dan perkembangan literasi. Anak-anak Suku Anak Dalam umumnya mengalami kesulitan dalam berinteraksi serta memahami penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk dalam pengenalan Bahasa Inggris dasar. Namun demikian, masyarakat Suku Anak Dalam di Desa Gading Jaya mulai menunjukkan perubahan positif terhadap pendidikan dan perkembangan zaman, ditandai dengan meningkatnya minat anak-anak untuk mengikuti pembelajaran di sekolah terdekat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan literasi dan pengetahuan dasar Bahasa Inggris anak-anak dapat berkembang sehingga mampu mendukung proses belajar dan interaksi sosial mereka di lingkungan masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: Literasi,Suku Anak Dalam, Bahasa Inggris dasar,  Anak-anak, Belajar. Abstract This community service program aims to improve early literacy understanding and introduce foreign languages, especially basic English, to children of the Suku Anak Dalam community in Gading Jaya Village, Tabir Selatan District, Merangin Regency. The program was conducted as a form of community service for an indigenous community that still faces limitations in educational access and literacy development. Children of the Suku Anak Dalam generally experience difficulties in social interaction and in understanding proper Indonesian language usage, including basic English. Nevertheless, the Suku Anak Dalam community in Gading Jaya Village has begun to show positive changes toward education and modern development, as reflected in the increasing interest of children in attending nearby schools. Through this program, it is expected that children’s literacy skills and basic English knowledge can improve to support their learning process and social interaction within the wider community. Keywords: Literacy, Suku Anak Dalam, Basic English, Children, Learning
WORKSHOP DISPLAY KELAS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGIKUTI PELAJARAN IPS SE-KECAMATAN LAMPIHONG Syarifuddin Syarifuddin
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v1i1.269

Abstract

Abstrak. Workshop activities like this really help teachers in developing students' imaginative abilities, and can increase students' motivation to always attend school, because schools become interesting and full of students' work with teachers. The materials used for making displays are very easy to obtain, so there are no more obstacles in their implementation. Teachers are assisted by KKN students in planning, making and displaying displays.
KEGIATAN BAKTI SOSIAL DONOR DARAH DI STKIP PGRI METRO ‘’BERBAGI INDAH MEMBAWA BERKAH’’ Eka Fitri Hastuti; Arum Sulastri; Joko Santoso
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v1i1.275

Abstract

Tujuan dari kegiatan bakti sosial donor darah yang bertemakan berbagi itu indah dan membawa keberkahan ini adalah untuk membantu UTD-PMI Kota Metro dalam meningkatkan cadangan darah sehingga memenuhi kebutuhan darah di Kota Metro serta melakukan sosialisasi kegiatan donor darah di kampus STKIP PGRI Metro bagi masyarakat kampus dan disekitar kampus. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2020 di kampus STKIP PGRI Metro. Kegiatan bakti sosial donor darah ini diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari mahasiswa, dosen, BEM, Tenaga Kependidikan serta masyarakat umum. Berdasarkan jenis kelamin, peserta kegiatan ini didominasi oleh perempuan (38 Orang) dan sisanya laki-laki (32 Orang). Jumlah kantong darah yang dapat dikumpulkan selama kegiatan ini adalah 70 kantong darah. Kegiatan donor darah yang dikemas secara menarik, publikasi dan melibatkan organisasi/ lembaga dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat.
SOSIALISASI TENTANG PEMANFAATAN APLIKASI ANDROID UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN SISWA SD NEGERI 66 SINGKAWANG TIMUR Dina Anika Marhayani; Rika Wahyuni; Nurul Husna
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v1i1.281

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa sosialisasi tentang pemanfaatan aplikasi android untuk mendukung pembelajaran siswa SD Negeri 66 Singkawang Timur di Kelurahan Sanggau Kulor. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pemanfaatan aplikasi android kepada guru dan siswa agar pembelajaran menarik dan menyenangkan. Sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah siswa kelas VI Sekolah Negeri 66 Singkawang Timur yang berjumlah 21 orang, serta guru yang berjumlah 6 orang. Metode pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi. Adanya kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa sosialisasi tentang pemanfaatan aplikasi android terjadi peningkatan pemahaman tentang aplikasi android sebanyak 27 orang, artinya terjadinya peningkatan 100%. Manfaat yang dapat diperoleh peserta kegiatan PPM ini antara lain memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan android bagi guru dan siswa.
PENYULUHAN LITERASI MEDIA TENTANG HOAX DI KALANGAN GENERASI MUDA DESA JUWOK Sri Herwindya Baskara Wijaya
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v1i1.300

Abstract

Abstract: The world is currently entering a new era where information has become one of the main streams of the pendulum of world civilization. This condition has gradually formed an information society where information is the main commodity. Increasing information does not always have a positive effect on society, especially the younger generation. One of them is the prevalence of false information or hoaxes (hoax), especially in the realm of cyberspace. Not only being deceived by fake news, the hoax phenomenon also has implications for horizontal conflict. As an effort to respond to this problem, community service is carried out in the form of media literacy counseling about hoaxes in Juwok Village, Sukodono District, Sragen Regency, Central Java. This service is one of the implementations of the Real Work Lecture (KKN) work program held by Sebelas Maret University (UNS) Surakarta for the January-February 2020 period. Participants in the activity are the young generation in the village related to the activity method consisting of presentations and questions and answers. Presentations using PPT and videos containing material and examples of hoaxes on the internet and social media. The results of this activity are very important to equip the participants about media literacy so that they can wisely access social media, be careful about hoaxes and not get caught up in spreading or even producing hoaxes.                   Keywords: Media literacy, counseling, internet, social media, hoax Abstrak: Dunia saat ini sedang memasuki era baru dimana informasi menjadi salah satu arus utama pendulum peradaban dunia. Kondisi ini lambat laun membentuk masyarakat informasi dimana informasi menjadi komoditas utama. Meningkatnya informasi ternyata tidak selalu berefek positif bagi masyarakat terutama generasi muda. Salah satunya adalah maraknya informasi bohong atau hoaks (hoax) terutama menjangkiti ranah dunia maya.  Bukan hanya tertipu dengan kabar bohong, fenomena hoaks itu juga bahkan berimplikasi pada konflik horizontal. Sebagai salah satu upaya merespons masalah itu, maka dilakukan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan literasi media tentang informasi bohong (hoax) di Desa Juwok, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pengabdian ini merupakan salah satu implementasi program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang digelar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta periode Januari-Februari 2020. Peserta kegiatan adalah generasi muda di desa terkait dengan metode kegiatan terdiri atas presentasi dan tanya jawab. Presentasi menggunakan PPT dan video berisi materi serta contoh-contoh hoaks di internet dan media sosial. Hasil kegiatan ini sangat penting untuk membekali para peserta tentang literasi media agar mereka bijak mengakses media sosial, bisa berhati-hati soal hoaks dan tidak terjebak menyebarkan atau bahkan memproduksi hoaks.Kata kunci: Literasi media, penyuluhan, internet, media sosial, hoaks