cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022)" : 28 Documents clear
Optimalisasi Potensi Desa dan Pengolahan Singkong Desa Kedungkeris Dewangga, Dismas Persada
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.4477

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu mata kuliah yang di berikan oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta kepada mahasiswanya. KKN kali ini berfokus kepada program kerja potensi desa dan pengolahan tanaman singkong.  Program kerja yang di lakukan saat ini memiliki tujuan yaitu untuk membantu masyarakat Desa Kedungkeris supaya bisa mengembangkan potensi desa yang di miliki, selain itu dapat membuat masyarakat Desa Kedungkeris menjadi lebih terbuka, dan memperoleh pengetahuan yang baru. Metode yang digunakan yaitu melihat permasalahan yang sedang terjadi, mengumpulkan data-data, pengolahan data, dan kesimpulan. Hasil dari program kerja potensi desa yaitu pariwisata yang ada di Desa Kedungkeris dapat berkembang. Selain itu tanaman singkong dapat di olah menjadi berbagai macam makanan. 
Pengembangan Public Speaking dalam Kegiatan Sidang Akademi di SMA Pangudi Luhur Van Lith, Muntilan Astuti, R.A. Vita; Rismayanti, Rebekka; Vidiadari, Irene Santika
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.4552

Abstract

Kegiatan pengabdian dengan tema mengenai pelatihan public speaking kepada siswa SMA diadakan dengan tujuan untuk memupuk kepercayaan diri siswa dan memberikan pembekalan mengenai dasar-dasar melakukan public speaking serta mempraktikkan ragam public speaking tersebut. Melihat pentingnya kemampuan berbicara di depan umum, maka seharusnya pelatihan yang terkait dengan hal ini perlu dilakukan, terutama bagi generasi muda. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, sekolah yang disasar untuk diberi pelatihan adalah SMA Pangudi Luhur (PL) Van Lith Muntilan melalui kegiatan ekstrakurikuler bernama Sidang Akademi (SA). Dari hasil pra riset kepada guru dan evaluasi dari alumni Van Lith, situasi yang dihadapi Sidang Akademi di SMA PL Van Lith adalah materi public speaking yang tidak mengalami perkembangan setidaknya sejak sepuluh tahun lalu. Selain itu, minimnya guru yang memiliki kemampuan tentang public speaking, dan tidak adanya buku pedoman mengenai kegiatan public speaking di Sidang Akademi. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian tentang Pelatihan Public Speaking kepada Siswa SMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan dilakukan. Hasilnya pelatihan ini memberikan wawasan kepada para siswa mengenai public speaking dan dapat mempraktikkannya dalam berbagai kesempatan. Selain itu, modul yang menjadi keluaran dari proses pengabdian ini dapat dimanfaatkan sebagai pegangan dalam mengasah kemampuan public speaking para siswa.
Pelatihan Guru Biologi dan Siswa SD-SMA/SMK di Pontianak untuk Meningkatkan Pengalaman Belajar di Bidang Bioteknologi Mursyanti, Exsyupransia; Stefani Santi Widhiastuti; Dewi Retnaningati
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.4624

Abstract

 Abstract — Pontianak is the center of education in the province of West Kalimantan. In the implementation of education and learning, the interaction between competent teachers and active students can improve the quality of education. Therefore, a service activity was made that aims to ensure quality educational services in accordance with the times. This service activity is entitled Training and Assistance for Biology Teachers and Elementary-SMA/SMK Students at Karya Yosep Elementary School, St. Peter's Middle/High School, St. Mary's Vocational School with the theme Biotechnology and its Applications for the Welfare of Human Life. The method used is contextual learning which is packaged with a webinar model which includes 2 sessions, namely the delivery of material and discussion sessions. This activity is divided into 3 stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. Overall, the activity went smoothly. This activity can increase the knowledge of Biology teachers and students in partner schools about the field of biotechnology, and participants can practice and apply the material received in everyday life. More than 85% of the participants from the group of teachers, elementary-junior high school students, and high school/vocational school students thought that the material provided was in accordance with the needs.Keywords — training, teachers, students, biotechnology.
Penataan Lingkungan Kantor Desa Caturharjo Kecamatan Pandak Kabupaten Bantul Sekarlangit, Nimas; Setiadi, Amos; Putri, Riana Novita Rachmanti
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.4967

Abstract

Desa Caturharjo mulai dikembangkan menjadi Kawasan Desa Wisata dengan membedayakan masyakarat secara terpadu. Desa wisata tersebut di kembangkan oleh pemerintah, sawsta dan masyarakat dengan melakukan secara gotong royong.  Desa Caturharjo memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata. Pengabdian pada Masyarakat dilaksanakan bersama mitra berupa penataan desain lingkungan kantor desa Caturharjo yaitu penataan Kawasan alun-alun. Penataan Kawasan Alun-alun berkonsep pada arsitektur tropis. Hal ini dikarenakan desa Caturharjo yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta ingin tetap melestarikan material local dan pemanfaatan penghawaan alami dan pencahayaan alami untuk mengurangi penggunaan energi. Pengabdian yang dilakukan menggunakan metode pendekatan terhadap pihak desa dengan melakukan observasi, wawancara dan analisis. Analisis yang dilakukan adalah analisis SWOT terhadap fasilitas yang ada di desa Caturharjo. Analisis dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dari desa tersebut. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berupa desain penataan lapangan desa sebagai alun-alun desa. Pekarangan kemungkinan akan menjadi identitas caturharjo Desa. Masyarakat sekitar diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik. Hasilnya sarana penunjang yang terdiri dari kawasan kuliner, area duduk, area air mancur, gazebo, dan lapangan sepak bola mini.
Penggunaan Media Komunikasi Organisasi di Yayasan Sayap Ibu Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kopilimo Café & Homestay Negoro, Sherly Hindra; Sri Rejeki, MC Ninik
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.5305

Abstract

Sebuah organisasi penting untuk memahami komunikasi organisasi. Dengan pemahaman yang baik dari para aktor pengelola organisasi, maka akan tercapai praktek komunikasi organisasi yang berkualitas. Salah satu praktek komunikasi organisasi adalah penggunaan media komunikasi organisasi. Yayasan Sayap Ibu DIY (YSI) dan Kopilimo Café & Homestay belum memiliki panduan penggunaan media komunikasi organisasi. Permasalahannya adalah tidak terdistribusikannya informasi yang penting dan bermanfaat, lemahnya pemahaman akan konsep komunikasi organisasi, dan lemahnya fungsi koordinasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan bagi YSI dan Kopilimo Café & Homestay dalam menyusun panduan penggunaan media komunikasi organisasi.Landasan teoritik yang digunakan dalam penyusunan panduan adalah komunikasi organisasi, mencakup konsep komunikasi organisasi dan media komunikasi organisasi, serta pemanfataannya. Metode pelaksanaan pendampingan berupa ceramah, diskusi, dan workshop.Target pendampingan sebanyak tujuh kali pertemuan dengan luaran pengabdian berupa panduan penggunaan media komunikasi organisasi. Panduan memuat jenis media, konsep, dan tata cara penggunaan, serta petunjuk teknis dalam menggunakan setiap jenis media. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bahwa efektifitas komunikasi organisasi harus ditunjang oleh tersedianya panduan penggunaan media komunikasi organisasi yang terrencana. Untuk itu diperlukan pendampingan dari tim pengabdi yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi organisasi. 
Peningkatan Digitalisasi Pariwisata di Wilayah Desa Purwoharjo, Kulon Progo Murti, Desideria Cempaka Wijaya; Kusumastuti, Zikrina Ratri; Handoko, Victoria Sundari; Wijaya, Antonius Bima Murti
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.5395

Abstract

Purwoharjo merupakan suatu kawasan desa yang terletak di daerah Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta. Situasi pandemic COVID-19 membawa dampak bagi keberlanjutan pariwisata di kawasan Desa Purwoharjo. Penurunan jumlah pengunjung dalam dua tahun masa pandemic akibat dari kebijakan PKKM dan PSBB mendorong Wisata Desa Purwoharjo untuk beradaptasi. Pandemi merupakan suatu permasalahan fenomena alam yang perlu dihadapi dengan pendekatan yang adaptif antara manusia dan alam. Melalui empat komponen dalam pendekatan human and ecological well-being, digitalisasi dipilih sebagai langkah alternatif inovasi dari permaslaahan yang ada. Yang mana digitalisasi ini dapat bermanfaat bagi upaya peningkatan nilai produk wisata Desa Purwoharjo dan mempertahankan pariwisata setempat sebagai ecosystem service. Pada proses ini berupaya menggabungkan ide dan pemikiran dari masyarakat pengelola wisata dan kelompok diluar pengelola untuk menciptakan inovasi serta meningkatkan nilai produk wisata setempat. Dengan metode Community-based Tourism (CBT) yang diguakan melibatkan kelompok pengelola desa wisata secara aktif dan juga kelompok lain sebagai fasilitator diharapkan dapat memberikan wawasan dan berinovasi bersama untuk pengembangan desa wisata Purwoharjo. Dengan proses fasilitator pelatihan digitalisasi dengan kelompok- kelompok di luar pengelola wisata.
Peningkatan Partisipasi Relawan dan Pelaku Pariwisata dalam Pengelolaan Risiko Bencana di Kompleks Candi Borobudur Khaerunnisa, Khaerunnisa; Cininta, Mutiara; Handarkho, Yonathan Dri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.5398

Abstract

Disaster Risk Management Plan in cultural heritage areas such as the Borobudur Temple Complex, should be the joint responsibility of all stakeholders. In fact, disaster management at the Borobudur Temple Complex, especially the preservation of the site against disasters, is only the responsibility of the Borobudur Conservation Center. Therefore, in September-November 2021 through the research activities funded by UNESCO, UAJY and BKB have formulated a draft Disaster Risk Management Plan in the form of the borobudur-drr.id digital platform. However, due to the limited implementation time, this platform has not been fully socialized by all stakeholders. Based on the stakeholder meeting, it is known that there are differences in understanding among stakeholders in understanding the comprehensive approach contained in the Disaster Risk Management Plan Action Plan for the Borobudur Temple Complex. The diversity of educational backgrounds, experiences and exposure of stakeholders to disasters and their management requires a forum for equalizing perceptions that supports the synergy of stakeholders in supporting, supervising and implementing the action plans that have been prepared. Conservationists, volunteers and tourism actors are three of the fifty-three stakeholders that have been mapped in the Borobudur Temple Compounds Disaster Risk Management Plan, which has a vital role in realizing the action plan in the Borobudur Temple Area.
PENGUATAN PETANI MILENIAL DALAM INISIASI BUDIDAYA CABAI DI LUAR MUSIM BERBASIS TEKNOLOGI TETES AIR DI PLERET, BANTUL, DIY Jati, A. Wibowo Nugroho; Nindito, Stefanus; Pramono, Suryo Adi; Sharaningtyas, Yustina Niken; Puspita, Benedita Dea
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.5402

Abstract

Dunia pertanian langka petani muda langka. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) usia petani umumnya di atas 40 tahun. Sebab itu BPP Pleret mencoba untuk membangun petani muda dalam dua tahun terakhir: Kelompok Tani Perwira. Oleh karena mereka bukanlah petani yang biasa terjuna ke sawah maka teknologi diperlukan untuk memacu mereka. Koordinator BPP Pleret berinisiatif untuk mendorong mereka dalam budidaya cabai di luar musim dengan menggunakan teknologi tertentu yang memudahkan mereka bertani. Untuk mendukung itu, Tim Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mendukung upaya itu dengan menawarkan metode teknologi tetes air. Tujuan PPM ini adalah mendukung dan mendampingi Tani Perwira menerapkan sistem tetes dan membuat pupuk organik cair. Hamparan bibit cabai yang disemai di dalam greenhouse kemudian ditanam di lahan tanah bermulsa dengan dukungan teknologi tetes. Traktor disediakan untuk mengolah tanah. Tandon air dirancang khusus untuk irigasi tanaman melalui paralon dan selang tetes. Para petani muda (milenial) tinggal memantau tanaman di lahan dan mengatur keran air ketika menyirami tanaman cabai sampai nanti panen. Selama budidaya berlangsung, penyuluh lapangan BPP Pleret mendampingi para petani muda bekerjasama dengan Tim PPM UAJY sesuai dengan tata-kala. Hasilnya, Perwira Tani antusias bertani. Kesimpulan: teknologi mampu mendorong petani muda bersemangat dalam budidaya pertanian

Page 3 of 3 | Total Record : 28