cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 828 Documents
Career Path Workshop Bagi Siswa/i SMA Temasek Independent School Kota Bandung Alberto, Giovano; Agung, Chris; Debby, Teresia; Kartawidjaja, Jesslyn
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10221

Abstract

Berdasarkan survey dari Integrity Development Flexibility terdapat 87% mahasiswa/i di Indonesia mengaku salah dalam memilih jurusan kuliah dan ini berdampak pada banyaknya jumlah lulusan perguruan tinggi bekerja tidak sesuai dengan jurusan yang dipilih. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan mengenai aspirasi karir sebelum memilih jurusan kuliah. Siswa/i sekolah menengah atas (SMA) dirasa perlu untuk memiliki aspirasi karir yang jelas, sehingga pelatihan yang bertujuan untuk menggali aspirasi karir dirasa penting untuk dilakukan. Salah satu SMA yang membutuhkan pelatihan ini adalah SMA Temasek Independent School (TIS), Kota Bandung. SMA TIS sebelumnya telah melakukan tes minat dan bakat, namun masih cukup banyak siswa/i yang belum dapat menentukan jurusan kuliahnya. Berdasarkan temuan ini, tim pengabdi Universitas Katolik Parahyangan menyelenggarakan workshop career path dengan menggunakan modul khusus yang mempermudah siswa/i dalam mengidentifikasi jurusan kuliah dan perguruan tinggi yang dituju. Workshop terdiri dari dari 3 bagian yakni: (1) mengisi kuesioner, (2) interpretasi hasil pengisian kuesioner, dan (3) mengisi modul perguruan tinggi tujuan. Sebelum mengikuti workshop hanya ada 3 siswa yang sudah mengetahui jurusan yang akan dipilih, setelah mengikuti workshop ini para peserta (10 siswa/i) memiliki arah yang lebih jelas terkait jurusan yang akan dipilih untuk jenjang perkuliahan kedepannya serta dapat menyusun strategi yang tepat sasaran.
JOGJA SAPA LANSIA Silalahi, Lothar Matheus Manson Vanende; The Maria Meiwati Widagdo; Mitra Andini Sigilipoe
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10224

Abstract

Pendahuluan. Lanjut usia (lansia) dengan disabilitas mempunyai keluhan kesehatan paling tinggi. Meskipun keluhan kesehatannya paling tinggi, lansia dengan disabilitas merupakan populasi yang memiliki persentase paling tinggi yang tidak melakukan pengobatan. Minimnya pengobatan kesehatan ini juga menjadi risiko munculnya masalah kesehatan lain. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta melakukan kegiatan bertajuk “Jogja Sapa Lansia” berfokus pada lansia dengan disabilitas. Tujuan. Sebagai perwujudan Kota Yogyakarta ramah lansia. Metode. Program service learning bersama mahasiswa. Kegiatan yang dilakukan adalah dalam bentuk kunjungan ke lansia tirah baring. Dalam kunjungan mahasiswa melakukan observasi langsung dan eksplorasi masalah mengenai pemenuhan kebutuhan lansia. Asesmen menggunakan kuesioner short CANE (Camberwell Assessment Of Need For The Elderly). Hasil. Dilakukan kunjungan kepada sembilan lansia yang tirah baring dan didapatkan kebutuhan dominan yang belum terpenuhi adalah kebutuhan pendengaran/penglihatan, mobilitas dan dukungan sosial. Dari sisi caregiver kebutuhan lansia yang belum terpenuhi adalah kebutuhan informasi kondisi kesehatan. Mahasiswa kemudian melakukan edukasi sesuai dengan kondisi lansia. Kesimpulan. Lansia dengan tirah baring perlu dukungan lebih pada kondisi penglihatan/pendengaran, mobilitas, sosial dan informasi kondisinya.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penciptaan Ruang Belajar Inklusif Berbasis Inovasi dan Kreativitas Teknologi di Era Digital Saptadi, Norbertus Tri Suswanto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10235

Abstract

Dinamika pendidikan di era digital telah menciptakan peluang dalam menghadirkan ruang belajar inklusif dalam mendukung keragaman. Ruang belajar inklusif tidak hanya berarti memberikan akses yang setara, tetapi berupaya menciptakan lingkungan yang menyambut dan memberdayakan setiap peserta didik. Masalah yang terjadi adalah kurangnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, keterbatasan pelatihan bagi guru (penyuluh), minimnya sarana dan prasarana sekolah (sapra), serta dukungan kebijakan dari pihak sekolah. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat adalah menghasilkan suatu rekomendasi. Metode yang digunakan dengan peningkatan kompetensi berbasis inovasi dan kreativitas teknologi terdiri dari memberikan materi pendidikan dasar inklusif, penyebaran kuesioner, dan rekomendasi program kerja. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa guru telah mampu mengetahui dan memahami dalam penciptaan ruang belajar inklusif secara efektif melalui inovasi dan kreativitas teknologi.
Pembekalan Materi Kerajinan 3D Papercraft Bagi Guru SDN 176 Cilandak Sukajadi, Bandung Levina Krisanti Jonatan, Lisa; Muhammad Irfan Nurrachman; Maximillian, Arnold
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i3.10249

Abstract

Kemajuan teknologi telah merambah ke dalam kehidupan anak-anak sekolah dasar melalui gawai yang memudahkan mereka untuk dapat mengakses pengetahuan, informasi, hiburan, bermain, dan rekreasi. Namun kemudahan tersebut sebaliknya menjadi sebuah ketergantungan penggunaan gawai pada anak-anak. Berbagai cara dilakukan untuk membatasi penggunaan gawai agar anak-anak memiliki keseimbangan antara kehidupan digital dan dunia nyata. Dalam menyikapi hal tersebut, maka para guru SDN 176 Cilandak, Bandung, mengundang program studi Desain Interior untuk dapat memberikan pelatihan kepada para guru agar mereka memiliki bekal kemampuan berkreasi analog. Kegiatan berkreasi ini berguna untuk mengalihkan kebiasaan anak-anak SD dalam bermain gawai sekaligus mengasah keterampilan motorik melalui keindahan presisi dan kreativitas. Metode pelatihan yang dilakukan adalah memberi presentasi pengenalan 3D papercraft sebagai seni kerajinan gunting, lipat, dan tempel yang dilakukan pada media kertas dan workshop. Dari pendekatan ini diharapkan para guru SDN 176 Cilandak, Bandung, memiliki kemampuan dan keterampilan dalam mengolah kertas sebagai media edukasi dan pengembangan kreativitas dalam aktivitas pembelajaran para siswa SD.
Pengaruh Pre-Test dan Post-Test Pada Inklusivitas Ekstrakurikuler Python Bagi Siswa/i Peserta Fredicia, Fredicia; Sanders Keane Dylan Daniyola; Jennifer Budi Muljono; Steven Felizio; Alexandra Gabriela
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10250

Abstract

Pendidikan inklusif adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa, termasuk yang berkebutuhan khusus, untuk mengembangkan keterampilan mereka. Kegiatan ekstrakurikuler berbasis pemrograman menawarkan platform untuk mengasah keterampilan teknis, terutama dalam bahasa pemrograman Python. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penerapan Tes Awal (Pre-Test) dan Tes Akhir (Post-Test) terhadap inklusivitas dan efektivitas kegiatan ekstrakurikuler Python di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif, pengabdian dilakukan dengan melaksanakan observasi kelas, wawancara, serta analisis hasil pre-test dan post-test dari dua sekolah di Jakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa tes awal membantu mengidentifikasi pemahaman awal siswa, sementara tes akhir efektif mengukur peningkatan pemahaman mereka. Selain itu, ditemukan pula bahwa program ekstrakurikuler ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan hard skills siswa dari berbagai latar belakang, mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif. Diharapkan temuan ini dapat memberikan panduan bagi guru dalam menerapkan metode pengajaran yang lebih adaptif dan inklusif di era digital.
Pendampingan Peningkatan Produk Teh Penunjang Ekowisata di Turgo, Purwobinangun, Taman Nasional Gunung Merapi Yulianti, Indah Murwani; Nugroho Jati, Wibowo; Pepayosa Ginting, Elisabeth; Fallovi, Etheldreda; Ruskim, Richardo; Prameswari, Yermia; Meriana Karonanta, Dia; Tri Setyobudi, Vincensius
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10255

Abstract

Dusun Turgo adalah salah wilayah Kalurahan Purwobinangun yang menetapkan empat isu strategis dan dua diantaranya adalah penguatan potensi ekonomi kerakyatan berbasis kekuatan lokal, salah satunya adalah sektor wisata. Sektor wisata akan berkembang pesat jika didukung oleh potensi lokal yang ada. Salah satu potensi local di Turgo adalah produk teh yang dikenal dengan nama teh sangit. Proses produksi masih dilakukan secara tradisional, kemasan sangat sedernaha dan pemasaran sangat terbatas. Oleh karena itu diperlukan pendampingan kepada masyarakat untuk budi daya dan panen teh, peningkatan proses produksi, pengemasan yang tepat dan pemasaran yang lebih luas. Kegiatan pengabdian ini telah membantu kesenjangan tersebut, dan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Selain itu tercapainya kegiatan mahasiswa dan dosen di luar kampus dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kata kunci: budidaya, pemasaran, pengemasan, proses produksi, teh Turgo
Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Guru-guru TK dan SD Yayasan Agape Makedonia Ratnadewi, Ratnadewi; Judea Janoto Jarden; Yohana Susanthi; Aan Darmawan Hangkawidjaja; Riko Arlando Saragih; Daniel Setiadikarunia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10267

Abstract

Guru-guru TK dan SD di bawah naungan Yayasan Agape Makedonia mengalami kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar yang baik bagi siswa-siswanya, sehingga diperlukan banyak waktu dan seringkali tidak keburu. Solusi atas masalah tersebut diberikan oleh Prodi Teknik Elektro – Universitas Kristen Maranatha, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan metode Participatory Action Research (PAR) berupa workshop/pelatihan penggunaan kecerdasan buatan untuk membuat bahan ajar dalam 2 sesi. Sebanyak 82% peserta menilai baik & sangat baik terhadap pengajar (instruktur) dalam menyampaikan materi, 88% peserta menilai baik & sangat baik terhadap materi yang diberikan. Terkait fasilitas komputer yang disediakan 81% peserta menilai baik & sangat baik, sedangkan untuk waktu yang disediakan dinilai sudah & sangat cukup oleh 82% peserta. Demikian pula dengan pelayanan panitia dan konsumsi, masing-masing dinilai baik dan sangat baik oleh 88% dan 82% peserta. Dengan demikian secara umum penyelenggaraan pelatihan ini dinilai baik dan sangat baik oleh mayoritas peserta, meskipun demikian penelusuran terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki, tetap dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di kesempatan berikutnya.
Pendampingan Usaha Mikro di Kabupaten Bandung memalui Mata Kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat Debby, Teresia; Agung, Chris Petra; Iskandarsyah, Triyana
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10282

Abstract

Usaha mikro di Indonesia terus mengalami peningkatan, namun peningkatan ini harus diiringi dengan pendampingan yang tepat agar dapat bersaing dan bertahan di tengah gempuran digitalisasi, globalisasi, dan disrupsi teknologi. Mata kuliah Pelayanan Kepada Masyarakat (PKM) diharapkan dapat memberikan dampak nyata kepada usaha mikro melalui program pendampingan kepada sembilan usaha mikro yang ada di Kabupaten Bandung pada aspek pemasaran, operasi, dan keuangan. Metode pendampingan yang dilakukan menggunakan metode participatory action research, dimana mahasiswa dan dosen pendamping langsung turun dan ikut serta secara aktif dengan usaha mikro yang didampingi. Setiap usaha mikro yang didampingi dibuatkan program yang disesuaikan dengan kebutuhan dari usaha mikro yang didampingi tersebut dengan didasarkan dari hasil baseline assessment. Baseline assessment dilakukan pada minggu pertama pendampingan, untuk melihat aspek mana yang perlu dilakukan perbaikan sehingga pendampingan dapat dilakukan dengan efektif. Program pendampingan ini dilakukan selama satu semester oleh mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah PKM dan didampingi oleh dosen dalam pelaksanaannya. Hasil yang didapatkan dari program pendampingan ini adalah peningkatan peningkatan pengetahuan terkait aspek pemasaran, operasi, dan keuangan, selain itu adanya peningkatan penjualan melalui media sosial Instagram.
Budidaya dan Pengolahan Pascapanen Berenuk, serta Pembuatan Ekoenzim: Upaya Kegiatan Laudato Si’ di Paroki Wates To'bungan, Nelsiani; Patricius Kianto Atmodjo; Exsyupransia Mursyanti; Boy Rahardjo Sidharta; Junedi, Sendy; Ines Septi Arsiningtyas
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10291

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Paroki St. Maria Bunda Penasihat Baik, Wates. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip Laudato Si' serta pemanfaatan dan budidaya tanaman berenuk (Crescentia cujete) serta pembuatan ekoenzim sebagai salah satu bentuk pengolahan sampah organik. Metode yang digunakan meliputi survei lokasi, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan mencakup pembuatan produk berbasis berenuk seperti sari buah, masker-jelly, teh daun berenuk, serta pemanfaatan sampah organik menjadi ekoenzim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan warga gereja tentang pemanfaatan tanaman berenuk sebagai sumber senyawa fitokimia yang bermanfaat serta metode pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan tetapi juga memberikan keterampilan baru yang aplikatif kepada masyarakat setempat.
Pendampingan Optimasi Produksi dan Pemasaran di Keluarga Difabel Pinilih Manurung, Parmonangan; Herdioko, Jonathan
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10294

Abstract

Difabel merupakan kelompok masyarakat termasuk dalam kelompok rentan. Undang-undang melindungi difabel dan masyarakat luas memiliki kewajiban moral mendukung agar difabel memiliki kemandirian. Mitra merupakan komunitas yang memberdayakan difabel dan tergabung dalam Yayasan Pinilih Sedayu Sejahtera memiliki misi melayani masyarakat difabel. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memiliki tujuan membantu difabel memiliki kemandirian dalam menjalankan  berbagai kegiatan, termasuk meningkatkan produksi dan pemasaran. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa permasalahan produksi dan pemasaran dipengaruhi oleh kondisi bangunan dan strategi pemasaran. Pendampingan difokuskan memberikan solusi penciptaan kondisi bangunan yang mendukung kinerja karyawan, serta merekomendasikan strategi pemasaran tepat. Pendampingan dalam kedua aspek penting dilakukan guna meningkatkan produksi dan pemasaran produk mitra. Luaran dihasilkan berupa rekomendasi perancangan yang sampaikan dalam bentuk dokumentasi gambar 2 dimensi dan 3 dimensi, serta rekomendasi strategi pemasaran. Luaran diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program lain, maupun kegiatan corporate social responsibility (CSR) perusahaan pendukung, serta program-program pemerintah.