cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 828 Documents
Perancangan Landskap dan LP3S Wisma Widya Graha di Salatiga dengan Pendekatan Biofilik Sunaryo, Rony Gunawan; Bulandari, Angelique Widya; Amalinda, Stellia; Dewanto, Dionisius Bayu; Lilly, Budhi Benyamin; Binarti, Floriberta
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.9921

Abstract

Perancangan lanskap dan LP3S Salatiga Wisma Widya Graha menggunakan pendekatan biofilik untuk memaksimaklan penataan ruang yang efsisien, dengan memperhatikan konektivitas antar ruang luar tanpa mengganggu aspek privasi maupun faktor luar serta menciptakan ruang luar yang efisien dengan dominan memanfaatkan vegetasi sebagai aspek yang ingin ditonjolkankan dalam perancangan. Pendekatan biofilik yang didukung oleh konsep keberlanjutan diwujudkan dalam perancangan melalui pemanfaatan aksesibilitas utama pengunjung dan pedestrian, upaya mempertahankan penutup tanah dan lapangan perindang, penggunaan tanaman perdu sebagai dekorasi dan penggunaan tanaman produktif, mengoptimalkan pemandangan taman yang hijau dan asri, serta mempertahankan tipologi wisma sebagai penginapan dan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman ruang lanskap dalam bentuk area terbuka hijau dengan pemandangan dan suasana lingkungan.
Peningkatan Pengelolaan Inkubator Bisnis Teknologi bagi Para Dosen Politeknik Negeri Malang Wardhanie, Ayouvi; Tan Amelia; Sri Hariani Eko Wulandari
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.9939

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk teaching factory HUB ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dosen bagaimana mengelola inkubator bisnis teknologi di Politeknik Negeri Malang mulai dari proses pendirian, penyiapan, sampai dengan implementasi membangun ide bisnis dan membangun team menggunakan metode Agile Scrum. Peserta dari kegiatan ini adalah 10 orang dosen yang nantinya akan menjadi pengelola sekaligus instruktur inkubator bisnis. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terbagi atas tiga tahap yaitu persiapan yang meliputi observasi kebutuhan, rumusan masalah, persiapan materi, dan perizinan kegiatan, pada tahap pelaksanaan meliputi pengenalan narasumber dan kompetensinya, penyampaian materi, dan tanya jawab, sedangkan untuk tahap pelaporan meliputi evaluasi, pembuatan laporan akhir dan publikasi jurnal. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah pemberian empat materi yaitu pentingnya inkubator bisnis bagi startup, tahapan persiapan pendirian, membangun tim startup dengan Design Thinking, dan konsep kerangka kerja Agile Scrum. Berdasarkan hasil pelatihan tersebut kami mendapatkan feedback bahwa rata-rata peserta menyatakan materi yang diberikan dan penyampaian narasumber sudah sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka, sedangkan dari sisi sarana dan prasarana mayoritas menyatakan bahwa kegiatan sudah tepat waktu, komunikatif dan fasilitas audio/video sangat lengkap.
Perancangan Pasar Kuliner Gunungsari di Kabupaten Bantul Setiadi, Amos; Binarti, Floriberta; Harsowibowo, Eddy; Aminah Yusuf, Mimin; Berlianna Byatara Seketi, Paringga
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.9955

Abstract

Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dilakukan untuk membantu mitra dalam merancang pasar kuliner sebagai sarana penunjang pariwisata desa. Hasil yang diharapkan dari PPM ini yaitu meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. PPM dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan dan pengumpulan data, survei lokasi dan wawancara mitra, serta penyusunan Konsep dan Desain. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah perancangan sarana penunjang pariwisata di Pasar Kuliner Gunungsari, meliputi: area parkir, jalan setapak, toilet dan kios. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Partisipasi yang dijabarkan dalam 3 tahap, yaitu Persiapan, Pelaksanaan, dan Pemanfaatan. Tahap Persiapan meliputi koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Perangkat Desa Sitimulyo serta identifikasi data potensi desa yang dilakukan bekerja sama dengan mitra. Sedangkan tahap Pelaksanaan meliputi survei dan diskusi kelompok terarah (FGD). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berlokasi di Desa Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul ini bertujuan untuk mendorong masyarakat dalam meningkatkan daya tarik wisata desa melalui bantuan desain.
Hilirisasi Kacang Koro Pedang melalui Pengembangan Egg Roll Tempe Koro Pedang di Desa Pulutan, Wonosari, Gunungkidul Purwijantiningsih, Ekawati; Leksono, Benediktus Yudo; Tunggadewa, DM. Ratna; Susanto, Theodorus Aryo Bimo; Arianti, Kornelia; Widayat, Andreas Wisnu Trisno; Widyaningsih, Maria Magdalena Kurni
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.9985

Abstract

Desa Pulutan, Kota Wonosari Gunungkidul merupakan kampung dengan potensi penghasil kacang koro pedang. Saat ini, desa tersebut telah mengolah koro pedang menjadi tempe dan berbagai produk turunannya, salah satunya adalah egg roll. Meski sudah diolah dengan baik, namun kapasitas produksi masih terbatas. Selain itu, label kemasan yang dimiliki masih belum lengkap, serta masih dapat dilakukan pengembangan produk varian lain. Maka dari itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi dan diversitas produk mitra. Penerapan teknologi tepat guna dalam proses produksi bahan baku dan produk akhir diharapkan mampu meningkatkan jumlah aset mitra. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama yaitu peningkatan kualitas proses fermentasi tempe koro pedang sebagai bahan baku egg roll tempe koro pedang, diversifikasi varian serta peningkatan kapasitas dan manajemen industri dari produksi egg roll tempe koro pedang melalui penerapan teknologi tepat guna. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pelatihan pengolahan pangan yang higienis, peningkatan variasi terhadap produk egg roll. Selain itu, terdapat peningkatan kapasitas produksi dengan penerapan teknologi tepat guna. Melalui kegiatan ini, dapat disumpulkan bahwa kegiatan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan diversitas produk egg roll tempe koro pedang.
Dampak Mural pada Kegiatan Kesehatan Masyarakat di Posyandu Teratai, Desa Ciwidey Ariesa Pandanwangi; Ismet Zainal Effendi; Marisa Rianti Sutanto; Ethel Deborah; Sri Iriantini; Melinda Dirgandini; Ratnadewi, Ratnadewi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10025

Abstract

Keberadaan Posyandu Teratai di RW 21, desa Ciwidey, Kabupaten Bandung sangat diperlukan warga desa karena terletak strategis di tengah pemukiman warga dan akses jalan yang mudah dicapai dari perumahan warga desa Ciwidey. Oleh sebab itu fungsi Posyandu dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang multi fungsi yang berperan ganda seperti timbang bayi, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, kegiatan untuk remaja, dan kegiatan warga desa. Permasalahan pengabdian ini bagian dinding luar Posyandu belum dimanfaatkan sebagai dinding yang mengedukasi bagi publik. Hal inilah yang menjadikan Kepala Desa berinisiatif untuk memanfaatkannya, dengan menambahkan mural yang dapat mengedukasi warga desa. Tujuannya untuk menciptakan dinding yang mengedukasi dan menjadi area spot yang menarik perhatian diantara lingkungan hijau desa Ciwidey. Metode yang dipergunakan Asset-Based Community Development (ABCD) dan angket, hal ini untuk mengetahui manfaat mural bagi kesehatan masyarakat. Hasilnya mural dibuat mengelilingi dinding posyandu dengan gaya dekoratif dan warna yang mencolok agar terlihat eye catching di antara lingkungan hijau. Simpulannya, Posyandu di kawasan desa Ciwidey menjadi point of interest diantara lingkungan hijau, dan menjadi area spot yang menyenangkan bagi warga.
Budidaya Lele Dan Tanaman Kangkung Dalam Satu Ember Untuk Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga: (Pelatihan Warga RT 01 RW 03 Kelurahan Kedungmundu) Muslikhun, Alfin; Rowiyani; Mukhlidin; Sholeh, Khoerul; Maulana, Iqbal
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10031

Abstract

Lele adalah ikan yang sering dikonsumsi masyarakat yang mudah dilakukan budidaya karena mampu bertahan dalam kondisi apapun. Sedangkan kangkung merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan didalam air dan bisa dikonsumsi sehari-hari. Lele dan kangkung dapat dibudidayakan dalam satu tempat yang nantinya akan memiliki nilai ekonomis dan bisa menjadi konsumsi rumah tangga juga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan keilmuan kepada para warga RT 01 RW 03 Kelurahan Kedungmundu tentang bagaimana budidaya lele dan kangkung di lahan yang sempit dengan menggunakan ember. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi warga RT 01 RW 03 Kelurahan Kedungmundu untuk dapat membudidayakan lele dan kangkung yang nantinya bisa dikonsumsi sendiri maupun dijual di sekitar. Hasil dari kegiatan ini warga RT 01 RW 03 Kelurahan Kedungmundu dapat mengaplikasikan dalam kehidupan karena tidak memerlukan lahan yang luas hanya memakai ember. Pelaku budidaya juga bisa memantau perkembangan lele dengan memberikan vitamin dan makanan agar pertumbuhan lele sehat dan cepat. Tanaman kangkung juga akan dapat nutrisi dari air tempat lele tersebut. Hal ini merupakan terobosan yang mutualisme.
Upaya Penguatan Literasi Keuangan dan Budaya Sadar Pajak untuk Pengembangan Soft Skill Siswi di SMA Santa Maria Yogyakarta Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta; Pramusiwi, Aloysia Desy; Adyantari, Api; Sasmita, Raymundo Patria Hayu; Mayasari, Agatha; Aji, Mario Rosario Wisnu; Pratama, Yohanes Mario; Dharomesz, Vonezyo Yupanzara; Pradana, Bartolomeus Galih Visnhu; Putra, Tegar Satya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i6.10068

Abstract

Saat ini peningkatkan literasi keuangan dan kesadaran pajak di kalangan siswi/i adalah hal mendesak agar mereka dapat mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan memahami peran pajak dalam pembangunan masyarakat.Program ini bertujuan untuk mengembangkan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sebagai upaya penguatan soft skill di SMA Santa Maria Yogyakarta. Literasi keuangan yang baik sangat penting untuk mempersiapkan siswa/i dalam mengelola keuangan pribadi dan memahami pentingnya pajak dalam pembangunan negara. Melalui program edukasi yang melibatkan berbagai metode dan simulasi dimana siswi diajak untuk memahami konsep dasar keuangan dan kewajiban perpajakan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta tanggung jawab sosial melalui pembayaran pajak. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penguatan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sangat penting dilakukan guna meningkatkan pengembangan soft skill siswa, yang pada akhirnya dapat mendukung mereka menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan berdaya saing di masa depan. Dengan demikian, integrasi pendidikan literasi keuangan dan pajak menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan sadar akan kewajiban mereka di kemudian hari.
Pelatihan Penggunaan Pembayaran Digital untuk UMKM di Desa Wisata Mbulak Wilkel, Pleret Elisa Putri Maharani; Novana Fitria Cahyani; Tereza Febrian Loveleen; Afrizal Azwan Dinzar; Benowo; Alfin Shahrul Mubarok; Zulhan Choirul Muhayat
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10077

Abstract

Perkembangan teknologi telah mendorong penerapan sistem pembayaran digital di Indonesia salah satunya melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan QRIS kepada pelaku UMKM di Desa Wisata Mbulak Wilkel sebagai solusi untuk transaksi yang lebih efisien dan aman. Program ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi yang melibatkan 8 pelaku UMKM. Pelatihan dilakukan melalui kerjasama pihak Bank BPD DIY, yang juga menyediakan panduan teknis dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 80% peserta mampu menggunakan QRIS secara aktif setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, para pelaku usaha merasa puas dengan kemudahan transaksi yang dirasakan wisatawan, yang diharapkan dapat meningkatkan omzet mereka. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan pedagang dalam penggunaan QRIS serta memberikan kontribusi pada pengembangan ekonomi lokal dan inklusi keuangan di Desa Wisata Mbulak Wilkel. Hasil positif ini juga diharapkan penggunaan QRIS tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek bagi para pelaku UMKM, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sistem pembayaran digital di daerah wisata lain di Indonesia.
Pelatihan Literasi Akuntansi Keuangan bagi Pelaku UMKM Credit Union Cindelaras Tumangkar Rustiana,; Budisantoso, A.Totok; Kurniawan, Ch. Heni
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i1.10097

Abstract

Abstrak—Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi akuntansi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam Credit Union Cindelaras Tumangkar (CUCT). Banyak pelaku UMKM menghadapi kendala dalam pencatatan akuntansi keuangan yang mendukung pengelolaan bisnis mereka. Ada tujuh belas peserta yang mengikuti acara pelatihan ini. Materi yang diberikan Tim Instruktur kepada para peserta berupa pemahaman dasar-dasar tentang akuntansi keuangan, pentingnya pencatatan keuangan, dan cara membuat laporan keuangan sederhana seperti laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan. Program pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif dan interaktif antara peserta dengan Tim Instruktur sekaligus kegiatan konsultatif guna memberi peserta UMKM kesempatan untuk langsung menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 81% peserta telah memahami pengetahuan akuntansi keuangan berdsarkan standar akuntansi enttias mikro, kecil dan menengah (EMKM) dan bagaimana menerapkan praktik keuangan yang lebih baik dalam bisnis mereka. Diharapkan peningkatan literasi akuntansi ini akan mendorong pertumbuhan UMKM khususnya yang tergabung dalam CUCT dan berdampak positif pada perekonomian lokal.
Sistem Akuntansi "Single Entry" Bagi Pengguna Awam Sonbay, Yolinda Yanti; Henny Angri Manafe; Adri Gabriel Sooai; Chantika Elisabeth Hermanus4; Mariano Albertho Dewa Dewa Do Nascimento
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10111

Abstract

Kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan pencatatan keuangan yang sering kali tidak akurat dan tidak tepat waktu. Ketidakakuratan ini disebabkan karena system akuntansi keuangan membutuhkan pengetahuan akuntansi dan ketidaktepatan waktu karena system lama membutuhkan proses keuangan yang belum online dan proses yang berbeli-belit. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dengan dua acara yakni sosialisasi untuk pengenalan system dan pelatihan dalam penerapan system. SVD Timor memiliki 17 Unit yang terletak di Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Kabupaten Belu. Masing-masing unit melakukan pembukuan dan melaporkan secara perode ke SVD Timor yang selanjutnya akan dilaporkan ke Pusat Kongregasi yang berada di Roma. Pembukuan ini dilakukan oleh para anggota kongregasi di setiap unit yang memiliki rata-rata Pendidikan bidang filsafat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dirancang sebuah system berbasis single entry yang bernama Akuntansi Kongregasi (AkuKongregasi). Setelah mengimplementasikan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdapat beberapa hasil pelaksanaan kegiatan yakni: peningkatan pemahaman tentang pencatatan keuangan single entry bookkeeping berbasis aplikasi dan penyederhanaan proses pencatatan dan peningkatan akurasi data keuangan dalam aplikasi keuangan AkuKongregasi.