cover
Contact Name
Dhanan
Contact Email
lppm.amni@gmail.com
Phone
+6289667747299
Journal Mail Official
admin@jurnal.unimar-amni.ac.id
Editorial Address
Jl. Sukarno Hatta No. 180 Semarang, 50199
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
ISSN : 14126826     EISSN : 26232030     DOI : https://doi.org/10.33556/jstm
Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM berisi tulisan ilmiah di bidang Kemaritiman, Kepelabuhanan, Ilmu kenautikaan, Teknik Mesin, permesinan kapal. Jurnal Sains dan Teknologi Maritim juga membahas mengenai bidang Transportasi baik itu transportasi darat, laut maupun udara yang kesemuanya merupakan hasil penelitian maupun kajian pustaka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 25 No. 2 (2025): Maret" : 15 Documents clear
EVALUASI PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PERBAIKAN DOCKING KAPAL MT.SC STEPHANIE XVIII DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1970 Patti, Tito Sumarsono; Adi, Fajar Tyas; Susilo, Trisno; Hilmi, Zakwan
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.406

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dalam setiap kegiatan industri, termasuk dalam industri perkapalan. Penerapan K3 yang baik tidak hanya melindungi pekerja dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Dalam konteks perbaikan atau docking kapal, penerapan K3 menjadi lebih krusial mengingat tingginya risiko yang terlibat. Ada pun tujuan dari judul tersebut Menilai Kepatuhan K3: Menilai apakah syarat-syarat K3 menurut UU No 1 Tahun 1970 telah terpenuhi dalam perbaikan docking kapal MT.SC Stephanie XVIII. Evaluasi Pelaksanaan K3: Mengevaluasi pelaksanaan syarat-syarat K3 menurut UU No 1 Tahun 1970 dalam perbaikan docking kapal MT.SC Stephanie XVIII. Perbandingan Penerapan K3: Membandingkan penerapan syarat-syarat K3 dalam perbaikan docking kapal MT.SC Stephanie XVII berdasarkan UU No 1 Tahun 1970. Metode yang digunakan kuantitatif adalah metode mengumpulkan, menafsirkan dan menampilkan data dengan menggunakan angka, tabel, grafik, gambar atau tampilan lainnya untuk memperkuat kedudukan data yang dianalisis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 18 syarat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang dievaluasi selama perbaikan docking kapal MT.SC Stephanie XVIII, hanya 9 syarat yang terpenuhi dan dilaksanakan dengan baik, sementara 9 syarat lainnya tidak terpenuhi dan tidak terlaksana. Secara keseluruhan, tingkat keberhasilan penerapan syarat-syarat K3 mencapai 69,34%, sementara 30,66% syarat masih belum terlaksana. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar syarat K3 telah dipenuhi, masih terdapat banyak aspek yang memerlukan perbaikan dalam penerapan K3 selama proses perbaikan kapal tersebut.
PENINGKATAN KEPUASAN KERJA PELAUT MELALUI KEBIJAKAN PENGUPAHAN DAN KESEMPATAN PENGEMBANGAN KARIR HARTOYO, POPO
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.434

Abstract

This research examines wage policies and career development opportunities which are thought to influence job satisfaction at the Shipping Company PT. X. The reason for this research was to find out whether salary is absolutely necessary in an organization/company, assuming this can motivate sailors at work. The next reason is whether there are career development opportunities that are also a consideration for seafarers to join the PT Shipping Company. X. These two factors will then be studied to determine their impact on job satisfaction at the Shipping Company PT. X. Questionnaires were given to 358 selected respondents and analyzed using multiple linear regression tests. The results of the research concluded that wage policies and career development opportunities did not have a significant effect on job satisfaction at shipping company X.Keywords: Wage Policy, Career Development Opportunities, Job Satisfaction
ANALISA CACAT LAS (CRACK) PADA JOINT BUTT WELD PENGARUH DARI PENGELASAN CRANE PEDESTAL PADA PROJECT WTIV (WIND TURBINE INSTALLATION VESSEL) Sutijo, Bambang; Hilmy, Zakwan; Adi, Fajar Tyas; Susilo, Trisno
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.445

Abstract

Wind farm transportation installation vessel (WTIV) is a vessel specifically designed to install offshore wind turbines. Most are self-elevating jack up rigs. To enable rapid relocation at the wind farm, the power plan is self during the process fabrication block, a cracked weld defect was found visually in one of the butt weld joints. The amount of support resulting from calculating the influence of the load from the crane pedestal is 494 kpa in the deck plate area where cracks were found to be defective and this can influence the occurrence of cracks in the butt joint. Meanwhile, the maximum stress calculation that can be calculated due to the crane pedestal load is σ: 0.370 N/mm2 or σ: 370Mpa on the deck plate. Meanwhile the steps to repair the welding crack so that it doesn’t happen again, what must be done is by adding support under the deck crane pedestal, while is terms of welding repair that is by carrying out welding in accordance with the WPS and welding sequence.
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA DALAM PENEGAKAN HUKUM MARITIM DI INDONESIA Emha, Faresh; Arsanti, Meilan
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.446

Abstract

Pancasila as a value system has been rooted in the life of the Indonesian nation, but Pancasila is only used as an identity. However, it has never been manifested in the life of the nation and state, especially in the process of law enforcement. The research method used is normative juridical. The purpose of this study is to examine the Paradigm of Law Enforcement in Indonesia, analyze the implementation of Pancasila values ​​in current law enforcement, and to analyze the concept of Pancasila towards the practice of law enforcement in Indonesia. The weakness of law enforcement in Indonesia is caused by law enforcement officers who fail to interpret national law based on Pancasila values, such as honesty, transparency, and justice. The paradigm of law enforcement that is oriented towards the economy and power must be replaced with an approach that emphasizes morality, humanity, and social welfare in accordance with the principles of Pancasila. Reform is needed, especially in the mentality and integrity of law enforcement officers, as well as the eradication of the legal mafia that damages institutions such as the prosecutor's office and the police. Pancasila must be implemented in character formation and legal decisions to create social justice, legal justice, and legal protection for all Indonesian people, making it the basis for national development and better law enforcement.
ANALISIS PENGARUH HUMAN FAKTOR TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DI KAPAL PENUMPANG PERUSAHAAN SURABAYA Malik, Djamaludin; Mudiyanto; Widodo, Wisnoe
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.457

Abstract

Kecelakaan tidak disebabkan oleh kegagalan atau kesalahan tunggal, tetapi diakibatkan oleh serangkaian kesalahan. Kesalahan manusia dapat digambarkan sebagai kesalahan pengambilan keputusan, tindakan yang tidak dilakukan dengan benar. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menguji pengaruh human factor terhadap keselamatan pelayaran. Manusia mempunyai kemampuan dan keterbatasan tertentu. Kinerja manusia dipengaruhi oleh pengetahuan dan ketrampilan. Ada banyak faktor manusia yang mempengaruhi keselamatan dalam domain ini seperti yang kelelahan, kesadaran situasi, komunikasi, serta stress. Pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini adalah dengan menguji teori dengan cara mengukur variabel-variabel dalam penelitian ini secara numerik dan menganalisis data menggunakan prosedur statistik. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data dengan teknik non-probability sampling pada Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan 120 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode statistik inferensial yang digunakan dalam analisis data penelitian adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa human factor berpengaruh signifikan terhadap keselamatan pelayaran. Artinya adalah Faktor ketrampilan awak kapal di kapal penumpang sebagai kompetensi wajib yang dimiliki untuk bernavigasi di laut lepas maupun di alur pelayaran. Keselamatan pelayaran juga dipengaruhi oleh komunikasi. Komunikasi sangat penting, baik komunikasi dengan pihak pelabuhan/agen, maupun komunikasi dengan perusahaan, terlebih penting komunikasi antar kapal untuk menghindari bahaya tubrukan
MENGKAJI TINGKAT KESEIMBANGAN KEHIDUPAN-KERJA DAN KESEJAHTERAAN HIDUP ALUMNI PENDIDIKAN VOKASI KEMARITIMAN (STUDI PADA ALUMNI PROGRAM DIPLOMA NAUTIKA) Hermawati, Renny; Aryani, Desy Yuli; Suherman; Sagala, Ade Irma
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.459

Abstract

Kepeminatan masyarakat pada pekerjaan awak kapal di Indonesia semakin meningkat. Padahal menjadi seorang awak kapal bukanlah hal yang mudah, sebab dituntut untuk bekerja secara professional, salah satunya adalah dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan masa kontrak yang telah disepakati antara awak kapal dengan perusahaan dimana hal tersebut dituangkan melalui Perjanjian Kerja Laut. Namun, di balik tuntutan profesionalisme tersebut, kesejahteraan hidup pelaut menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kemampuan mereka untuk menjalankan tugas dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi determinan pendorong tingkat keseimbangan kehidupan serta kesejahteraan alumni pendidikan vokasi kemaritiman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus, yang dilaksanakan dengan pendekatan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan pendorong tingkat keseimbangan kehidupan kerja alumni pendidikan vokasi kemaritiman meliputi: kesadaran akan karakteristik pekejaan, keseimbangan waktu, kelebihan beban kerja dan kepemimpinan Nakhoda. Sedangkan determinan pendorong kesejahteraan alumni pendidikan vokasi kemaritiman meliputi:pendapatan, pengeluaran, jaminan keuangan, kondisi lingkungan sosial, fasilitas kesehatan yang tersedia, dan fasilitas transportasi. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan masukan bagi perusahaan pelayaran, untuk pendeteksian worklife ballance pada awak guna mendeteksi lebih dini jika terjadi penurunan keseimbangan kehidupan kerja. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi landasan dalam merancang kebijakan yang lebih komprehensif untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja dan kesejahteraan awak kapal.
PENGEMBANGAN MODEL MATEMATIKA LAJU KOROSI ALUMINIUM 5083 PADA KAPAL CEPAT RUDAL 60 METER Fajri, Khoirul; Misni, Hafanza; Triwahyu, Mohammad
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.460

Abstract

Kapal Rudal Cepat 60M (KCR 60M) sering kali menghadapi tantangan korosi yang dapat membahayakan kekuatan dan ketahanan materialnya, khususnya aluminium 5083. Meskipun memiliki ketahanan korosi yang tinggi, aluminium 5083 tetap rentan terhadap korosi galvanik dan korosi lubang di lingkungan laut. Studi ini mengembangkan model matematika berdasarkan persamaan diferensial untuk memprediksi laju korosi aluminium 5083, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti konsentrasi ion korosif, molaritas oksigen, dan laju oksidasi. Analisis stabilitas dilakukan untuk memastikan stabilitas sistem, dan simulasi numerik digunakan untuk memvalidasi prediksi model. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem tersebut stabil di berbagai parameter, dengan model yang memberikan prediksi risiko korosi yang akurat. Penelitian ini berkontribusi pada strategi mitigasi korosi yang lebih efektif dan meningkatkan masa pakai kapal, khususnya dalam aplikasi maritim yang keras.
UNDERSTANDING THE CHALLENGES OF MARITIME ENGLISH TERMINOLOGIES AMONG INDONESIAN CADETS Abimanto, Dhanan; Mahendro, Iwan
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.467

Abstract

This paper provides a comprehensive analysis of the multifaceted challenges Indonesian maritime cadets face in mastering Maritime English (ME) terminologies. It aims to synthesize the linguistic, psychological, and pedagogical barriers contributing to the persistent gap between international proficiency standards and cadet performance, and to evaluate evidence-based interventions. A qualitative literature review was conducted, synthesizing findings from peer-reviewed research published since 2019, with a focus on Indonesian Maritime Education and Training (MET) institutions. The findings reveal a complex, interconnected system of challenges. Cadets' difficulties are rooted in foundational linguistic deficiencies, particularly in vocabulary and pronunciation, which are significantly exacerbated by predictable first-language (L1) interference from Bahasa Indonesia. These struggles fuel a debilitating psychological cycle of communication apprehension and low confidence. This cycle is perpetuated by a pedagogical ecosystem often characterized by a "curriculum-reality chasm," outdated teaching methods, and a lack of qualified instructors. Conversely, the review identifies significant positive outcomes from implementing Task-Based Language Teaching (TBLT) and high-fidelity simulator-based training, which effectively bridge the gap between classroom theory and professional practice. This study contributes a holistic framework that connects these disparate challenges into a coherent system, providing actionable recommendations for key stakeholders. The paper's novelty lies in its synthesis of recent, context-specific research to inform a targeted strategy for closing the ME proficiency gap, ultimately enhancing the safety and global competitiveness of Indonesian seafarers.
EVALUASI EFEKTIVITAS PENGURANGAN DAN PENAMBAHAN SUHU PREHEAT DALAM PROSES WELD REPAIR PADA MATERIAL BAJA KARBON API 2W GRADE 50 DITINJAU DARI CACAT LAS DAN KEKERASAN Sugiono; Susilo, Trisno; Adi, Fajar Tyas
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.484

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of reducing and increasing preheat temperature in the welding repair process on API 2W grade 50 carbon steel material using a stick welding process or Shielding metal arc welding (SMAW). A number of test samples were prepared with varying preheat temperatures of 350C, 650C and 950C with the same welding parameters.This test is carried out by applying a non-destructive test (NDT) and hardness test to reduce the effectiveness of reducing and adding preheat temperature to the welding results after the weld repair process. The results of this research can provide useful guidance or references for students, campuses and the industrial world in minimizing the occurrence of weld defects and knowing the hardness value of API 2W grade 50 material after the weld repair process at companies in future projects
ANALISA KESALAHAN SCANNING ARAH ROLLING PLATE PADA MATERIAL TMCP ( THERMO MECHANICAL CONTROL PROCESS ) TERHADAP INTERPRETASI LOKASI CACAT DENGAN METODE ULTRASONIC TESTING Indrianto, Totok Tjatoer; Susilo, Trisno; Hilmy , Zakwan
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 25 No. 2 (2025): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v25i2.485

Abstract

TMCP (Thermo-Mechanical Control Process) material, also called anisotropic steel, has recently been used frequently for industrial needs in ship construction, onshore and offshore fabrication. Where TMCP material has different characteristics in its wave propagation speed (velocity) in the material between the direction of plate rolling (rolling direction) which is parallel or longitudinal direction and the transverse direction. This causes the refraction angle of wave propagation to change, thus making the appearance of an indication different on the monitor screen when Ultrasonic Testing (UT) is carried out. The methodology used for this study is to use the literature study method and verification of test results. Where in verifying using the manual ultrasonic testing (MUT) procedure in accordance with DNVGL-CG-0051 revision 2015. The expected results in this study are to provide knowledge about the characteristics of TMCP material and its effects on ultrasonic testing. As well as calibration techniques, how to name saved files and ultrasonic testing on TMCP materials, so that there are no errors in interpreting an indication.

Page 1 of 2 | Total Record : 15