cover
Contact Name
Hayatul Ismi
Contact Email
hayatul.ismi@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281268116279
Journal Mail Official
hayatul.ismi@lecture.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Patimura No.9
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmu Hukum
Published by Universitas Riau
ISSN : 20878591     EISSN : 26543761     DOI : http://dx.doi.org/10.30652/jih.v11i2.8306
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmu Hukum adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Riau (UR). Jurnal ini memuat kajian-kajian di bidang ilmu hukum baik secara teoritik maupun empirik. Fokus jurnal ini tentang kajian-kajian hukum perdata, hukum pidana, hukum tata negara, hukum internasional, hukum acara dan hukum adat.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 246 Documents
PEMILIKAN RUMAH TINGGAL UNTUK ORANG ASING YANG BERKEDUDUKAN DI INDONESIA RAHYENDA RAHYENDA RAHYENDRA
Jurnal Ilmu Hukum Vol 9, No 2 (2020): JIH FH UNRI, Vol 9 No 2: 2020
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.528 KB) | DOI: 10.30652/jih.v9i2.7940

Abstract

The Basic Agrarian Law prohibits foreigners from having property rights, the law does not close the opportunity for foreign citizens and foreign legal entities to have rights over land in Indonesia. Foreigners can have rights to land in Indonesia, that is, only with usufructuary rights, not other types. Foreigners are only allowed to own property in the form of a residential or residential unit in the form of flats (apartments), regarding the legal certainty of ownership of a residential or residential house by foreigners who are domiciled in Indonesia regulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 103 of 2015 concerning Ownership of Houses Living or Occupancy by Foreigners Domiciled in Indonesia, especially Article 2 paragraph (1) which states that foreigners can own a house for residence or residence with usufruct rights. The problems discussed in this thesis are How to Arrange and Procedure for Residential Ownership for Foreigners Domiciled in Indonesia and How the Role of Notaries in Owning Residential Foreigners Domiciled in Indonesia. The results of the study explain the Arrangement and Procedure of Residential Ownership for Foreigners Domiciled in Indonesia. Property ownership in Indonesia is currently regulated in Government Regulation Number 103 of 2015 concerning Ownership of Residential or Residential Homes by Foreigners Domiciled in Indonesia, the regulation emphasizes that foreign nationals can only exercise use rights and lease rights over property in the form of a house / occupancy. in Indonesia. The Role of Notary in Owning Residential Foreigners Domiciled in Indonesia, especially in the Jakarta area, on average do not meet the provisions stipulated by law, Notary and PPAT play a more role as someone who facilitates and makes it easier for foreigners to own land and a house to live in. Indonesia through the practice of a nominee agreement which is a legal smuggling
GAGASAN PERTANGGUNGJAWABAN ORANGTUA TERHADAP TINDAK PIDANA PELANGGARAN BERLALU-LINTAS YANG DILAKUKAN ANAK DI BAWAH UMUR Nico Alpino Siregar; Emilda Firdaus; Dessy Artina
Jurnal Ilmu Hukum Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.589 KB) | DOI: 10.30652/jih.v8i1.6057

Abstract

AbstractThe purpose of this writing is to find out the responsibility of parents for traffic violations committed by minors and to know the idea of traffic violations committed by minors. This type of research will examine the subject matter in accordance with environmental space and identify problems through a normative juridical approach. Based on the results of the analysis in this study, it can be concluded: The responsibility of parents for traffic violations committed by minors due to negligence resulting in traffic accidents carried out by children cannot be transferred to their parents for criminal liability. The idea of criminal acts of traffic violations committed by minors should be transferred to the parents of the child on the grounds that the person responsible for the violation of the child is the parent of the child who has been negligent with his decision to make a leeway on the highway while still underage. Parents are stated as an aid to criminal acts committed by their children and are also responsible for victims of criminal acts committed by their children. Besides that, children can also be categorized as victims in the sense of victims from their parents' negligence because as long as their status is still a child, they are still under control parent or guardian. Keywords: Parental Responsibility, Criminal Driving, Children. AbstrakTujuan penulisan ini adalah mengetahui pertanggungjawaban orangtua terhadap tindak pidana pelanggaran berlalu-lintas yang dilakukan anak di bawah umur dan gagasan terhadap tindak pidana pelanggaran berlalu-lintas yang dilakukan anak di bawah umur. Jenis penelitian ini akan mengkaji pokok permasalahan sesuai dengan ruang lingkungan dan diidentifikasi masalah melalui pendekatan yuridis normatif. Pertanggungjawaban orangtua terhadap tindak pidana pelanggaran berlalu-lintas yang dilakukan anak di bawah umur yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh anak tidak bisa dialihkan pertanggungjawaban pidananya kepada orang tuanya. Gagasan terhadap tindak pidana pelanggaran berlalu-lintas yang dilakukan anak di bawah umur sebaiknya dialihkan kepada orangtua anak dengan alasan yaitu penanggung jawab akibat pelanggaran pada anak adalah orangtua si anak yang telah lalai dengan keputusannya memberikan kelonggaran berkendara di jalan raya padahal masih di bawah umur. Orangtua dinyatakan sebagai perbantuan terhadap tindak pidana yang dilakukan anaknya dan turut bertanggungjawab terhadap korban dari tindak pidana yang dilakukan oleh anaknya, disamping itu anak juga bisa dikategorikan sebagai korban dalam artian korban dari kelalaian orang tuanya karena selama statusnya masih menyandang sebagai anak maka ia masih dibawah penguasaan orangtua atau walinya. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Orangtua, Pidana Berkendara, Anak. 
KONTRIBUSI DANA BAGI HASIL MINYAK DAN GAS BUMI TERHADAP ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA KABUPATEN (APBK) ACEH UTARA KAITANNYA DENGAN KEMISKINAN Cut Asmaul Husna TR
Jurnal Ilmu Hukum Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.515 KB) | DOI: 10.30652/jih.v3i2.1817

Abstract

Enacted Law No. 11 Year 2006 on theGoverning of Aceh, revenue-sharingarrangement on the oil and gas thatare part of government revenue fromthe mining Aceh gas by 30% "(thirtypercent). In addition, the Governmentof Aceh received additional miningrevenue sharing of oil by 55% (fiftypercent), and mining of natural gas by40% (forty percent). "This researchmoved from the initial understandingthat Indonesia is not yet optimal andconsistent in realizing the revenue-sharing oil and gas mining to Aceh.This study intends to gain anoverview of the contribution of theimplementation of the contractmining of oil and gas, the role of theGovernment of Aceh in realizing hasionpublicfundingforandimplementation of revenue-sharingfor the future of Aceh. This study is aqualitative research, socio-economicapproach. Data was collected byobservation of participants, in-depthinterview. Contribution of the study isexpected to be given in practice to theAceh Government and relatedinstitutions as well as theoretical research in filling shortagesNanggroe Aceh Darussalam.Keywords:Dana Bagi Hasil research in filling shortages Nanggroe Aceh Darussalam.Migas,Pendapatan in Daerah,Kemiskinan Lokal.
Pertanggung Jawaban Pidana Terhadap Tindak Pidana Penyeludupan Azmi Syahputra
Jurnal Ilmu Hukum Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.418 KB) | DOI: 10.30652/jih.v3i1.1034

Abstract

The rapid advances in economics apparently called for the establishment of a system and customs procedures more effective and efficient, and can improve the flow of goods and documents. Smuggling is an issue that is very deep and rooted in Indonesia, it means removing smuggling is a significant problem. Criminal liability against smuggling apply to the offender himself both individuals and legal entities.
Implementasi Pelaksanaan Asimilasi Pada Rumah Tahan Tanjungbalai Karimun Oksep Adhayanto; Sukiman Sukiman; Dewi Haryanti
Jurnal Ilmu Hukum Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.069 KB) | DOI: 10.30652/jih.v11i1.8162

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada program asimilasi dimasa Covid 19 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat Bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19. Pembebasan terhadap narapidana dilakukan dengan pertimbangan rawannya penyebaran Covid-19. Melalui penelitian ini melihat apakah implementasi peraturan tersebut pada Rumah Tahanan Tanjungbalai Karimun telah sesuai atau ditemukan permasalahan baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi asimilasi pada Rumah Tahanan Tanjungbalai Karimun di masa pandemi Covid-19 telah sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 32 Tahun 2020 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat Bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.
MENCIPTAKAN SEBUAH SISTEM HUKUM YANG EFEKTIF: DIMANA HARUS DIMULAI? Widia Edorita
Jurnal Ilmu Hukum Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.223 KB) | DOI: 10.30652/jih.v1i01.484

Abstract

Pengertian tentang hukum memang ada pada semua orang, akan tetapipada banyak orang pengertian ini masih sangat kurang. Selamapengertian hukum masih sesederhana ini, kemungkinan untukmenegakkan hukum kecil sekali. Oleh karena itu, hukum itu perludipikirkan secara mendalam supaya maknanya yang luhur menjadinyata. Makalah ini menyimpulkan bahwa Pola hukum sebagai sebuahsistem dan darimana sebuah hukum yang efektif harus dimulai daripembangunan hukum yang harus merupakan skema kebijakan yang didalamnya melibatkan partisipasi publik, dari berbagi kelompok dangolongan serta menjadi pedoman bagi pemegang mandat untukmerealisasikannya. Agar hukum dapat berfungsi dengan baik danefektif.
PENERAPAN SANKSI TERHADAP ANAK syahrul nawir nur
Jurnal Ilmu Hukum Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.442 KB) | DOI: 10.30652/jih.v9i1.7861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sanksi atas tindak pidana yang dilakukan oleh anak di Pengadilan Negeri Makassar dan untuk menganalisis pelaksanaan atas pemenuhan hak-hak bagi anak sebagai pelaku tindak pidana di Lapas Kelas IIA Maros. Penelitian ini adalah penelitian hukum sosio yuridis yaitu meneliti ketentuan-ketentuan yang ada dengan cara menelaah terlebih dahulu bahan-bahan kepustakaan hukum. Hasil penelitian menunjukkan (1) Implementasi Sanksi atas tindak Pidana yang dilakukan Oleh Anak Di Pengadilan Negeri Makassar berdasarkan 12 (dua belas) putusan masih cenderung menggunakan pidana penjara sebagai sanksi yang dijatuhkan, karena belum adanya Regulasi pendukung dari Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 yaitu Peraturan Pemerintah mengenai Tindakan yang dapat dikenakan kepada Anak. (2) Dalam pemenuhan hak anak untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan di  Lembaga Pemasyarakatan Anak  Kelas IIA Maros masih kurang dimana kekurangan tersebut antara lain hak di bidang pengajaran dan pengamalan hakikat Pancasila, hak untuk mendapatkan pendidikan seperti yang diperoleh di sekolah formal (paket A, B, dan C), hak untuk memperoleh pembinaan reintegrasi sosial seperti asimilasi dan integrasi tidak dilengkapi dengan kerjasama-kerjasama antar lembaga sosial selain Kementerian Sosial serta pembinaan dalam hal pengembangan kreativitas dan bakat cenderung monoton.Kata Kunci : Pengadilan Negeri Makassar, Sanksi, Anak.
KONSEP ASAS PARTISIPASI DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI Abdul Latif; Rise Karmilia
Jurnal Ilmu Hukum Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.363 KB) | DOI: 10.30652/jih.v9i1.7866

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konsep asas partisipasi pelaksanaan pembangunan desa dalam perspektif Undang-Undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa, sekaligus melihat peran asas partisipasi dalam mencegah tindak pidana korupsi pelaksanaan pembangunan desa. Tipe penelitian hukum adalah yuridis normatif dengan demikian tipologi penelitian yang dilakukan adalah preskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sumber data sekunder, berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kepustakaan (library research) dengan meneliti sumber bacaan yang berhubungan dengan topik penelitian.  Data yang diperoleh melalui studi pustaka (library research) dikumpulkan, diurutkan, dan diorganisasikan dalam satu pola, kategori dan satuan dasar, kemudian data tersebut dianalisis dengan metode kualitatif. Partisipasi masyarakat telah hadir ketika masih dalam tahap perencanaan desa dengan tujuan pencegahan secara dini terhadap potensi korupsi. Namun partisipasi masyarakat tidak akan dapat berjalan maksimal jika tanpa adanya transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah desa. Partisipasi masyarakat sebagai sebuah kontrol sosial dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi dalam pembangunan desa dapat dilakukan dalam tahap perencanan melalui penilaian penyusunan RPJMDES dan RKP, sedangkan dalam tahap pelaksanaan, pengawasan berupa penilaian terhadap pengadaan barang dan/atau jasa, pengadaan barang material, pengadaan tenaga kerja, pengelolaan administrasi keuangan, pengiriman bahan material, dan kualitas hasil pembangunan desa.  
IMPLEMENTASI ASAS PERJANJIAN DALAM PINJAMAN KREDIT ANTARA BANK DENGAN DEBITUR DI HUBUNGKAN DENGAN KEPASTIAN HUKUM MAHLIL ADRIAMAN
Jurnal Ilmu Hukum Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.652 KB) | DOI: 10.30652/jih.v7i1.4973

Abstract

Berdasarkan kenyataan dalam praktek, perjanjian kredit yang dilakukan oleh bank diklasifikasikan sebagai perjanjian yang disusun atas dasar kesepakatan antara pihak, karena bank telah memberi kesempatan kepada Nasabah untuk mengoreksi isi perjanjian. Hal tersebut hanya prosedur perjanjian tetapi tetap saja Nasabah secara terpaksa menerima semua isi perjanjian karena sangat membutuhkan pinjaman untuk usaha Nasabah.Perlindungan hukum bagi Nasabah debitur dapat diindikasikan dari diterimanya ketentuan Pasal 18 Undang-Undang No.8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen sebagai salah satu filter atau rambu di dalam menyusun isi perjanjian kredit bank.
PERKEMBANGAN SISTEM HUKUM NASIONAL Oksep Adhayanto
Jurnal Ilmu Hukum Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.015 KB) | DOI: 10.30652/jih.v4i2.2790

Abstract

Jika sebelum kemerdekaangagasan dan struktur kehidupanmasyarakat Indonesia didasarkanpada kolonialisme yang sangateksploitatif, setelah kemerdekaangagasan dan struktur tersebutberubah total menjadi masyarakatmerdeka. Untuk itu, dalam rangkamewujudkan independensi atashukum Indonesia, mau tidak maupengembangan dan sistem hukumIndonesia mesti sesegera mungkinuntuk dilaksanakan.Pengembangan hukum nasionalIndonesia yang saat ini sangatdipengaruhi oleh unsur-unsur luarsedapat mungkin untuk tetapmempertahankan sumber-sumberhukum materil dari hukumhukumIndonesia.Kata Kunci : Sumber Hukum, Politik Hukum