cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6282214483006
Journal Mail Official
journalproficiency@gmail.com
Editorial Address
Blok Salasa RT 004/RW 005 Ds. Trajaya Kec. Palasah, Kab. Majalengka, Jawa Barat
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Progressive of Cognitive and Ability
Published by Edupedia Publisher
ISSN : -     EISSN : 29621631     DOI : 10.56855
Core Subject : Education,
This journal is a publication that contains research results, development of innovative and relevant research and related conceptual studies and/or developments in the field of Education. This journal has a focus and scope that includes: 1. Educational learning and services. 2. Evaluation of education in general, including educational processes and outcomes. 3. Utilization of information and communication technology in education. 4. Development and implementation of educational curricula. 5. Education policy and management.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 141 Documents
Optimalisasi Hasil Belajar: Pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada Mata Pelajaran Peminatan Ekonomi MAN 2 Cirebon Kunani, Kunani
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v1i4.749

Abstract

Guru memiliki peran kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memotivasi siswa. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dinilai sebagai salah satu strategi yang dapat mencapai tujuan tersebut.. Penelitian ini berfokus pada upaya meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw di kelas XI IPS-1 MAN 2 Cirebon. Dalam dua tahun terakhir, rata-rata nilai ulangan harian pada materi “Indeks Harga dan Inflasi” masih di bawah KKM yaitu mencapai 70,55 dibandingkan KKM sebesar 78,00. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa yang signifikan selama proses pembelajaran dengan penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw. Aktivitas guru meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 60% menjadi 88%. Selain itu terjadi peningkatan prestasi belajar yang signifikan dari rata-rata kelas 75,42 pada Pra PTK menjadi 84,09 pada siklus II. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw mempunyai potensi besar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi.
Pengaruh Pengelolaan Kelas dan Disiplin Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Oku Timur Ainah, Nur
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v1i4.750

Abstract

Guru adalah orang yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu guru harus dapat membawa siswanya kepada tujuan yang ingin dicapai. Guru harus mampu mempengaruhi siswanya, berpandangan luas serta memiliki berbagai kriteria sebagai seorang guru yang otentik dan mampu menjadi pengelola suasana kelas dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan dan dilator belakangi oleh masalah yang muncul dari wawancara yang dilakukan oleh peneliti yaitu di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur yang bertujuan untuk menganalisis secara parsial maupun bersama – sama pengaruh Pengelolaan Kelas , Disiplin Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa serta menganalisis variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi Prestasi Belajar Siswa pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 OKU Timur, Hasil analisis regresi dan korelasi antara Pengelolaan Kelas terhadap Prestasi Belajar Siswa  menunjukkan model regresi Ŷ = 48.446 + 0.130X1 + e dengan koefisien korelasi sebesar 0.133. Hasil analisis regresi dan korelasi antara Disiplin Siswa terhadap Prestasi Belajar Siswa  menunjukkan model regresi Ŷ = 47.288 + 0.159X2 + e dengan koefisien korelasi sebesar 0.162. Hasil analisis regresi berganda dan korelasi antara Pengelolaan Kelas dan Disiplin Siswa secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Siswa menunjukkan model regresi Ŷ = 28.904 + 0.283X1 + 0.302X2 + e dengan koefisien korelasi sebesar 0.297 Dari persamaan regresi linear ganda diatas memperlihatkan kalau variabel Disiplin Siswa (X2) lebih dominan pengaruhnya terhadap Prestasi Belajar Siswadibandingkan Pengelolaan Kelas (X1). Penelitian ini dilakukan kepada 27 orang responden dengan metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur dengan menggunakan software SPSS.
Peningkatan Kompetensi Siswa dalam Materi Perubahan Sosial Budaya melalui Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation di MTs Negeri 2 Cirebon Wulandari, Tuti Rugiarti
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v1i4.751

Abstract

Guru perlu menguasai dan menerapkan berbagai metode pembelajaran agar pembelajaran IPS Terpadu lebih efektif. Salah satu model pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran IPS Terpadu adalah penggunaan model pembelajaran Group Investigation. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran penggunakan model pembelajaran Group Investigation dalam mewujudkan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan serta meningkatkat prestasi belajar pada mata pelajaran IPS Terpadu pada materi Materi Perubahan Sosial Budaya Bangsa Indonesia dalam menghadapi Arus Globalisasi Siswa Kelas IX-G MTs Negeri 2 Cirebon Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada bukan September-Desember 2021 dengan 2 siklus terdapat temuan-temuan berikut: 1) dari kinerja guru dalam proses Model Pembelajaran Group Investigation dari siklus 1 sebesar 45 (62,50%) ke siklus 2 sebesar 63 (87,50%) mengalami peningkatan sebesar 18 atau 25%.; 2) aktifitas kegiatan siswa dari siklus 1 sebesar 37 (54,41%) ke siklus 2 sebesar 58 (85,29%) mengalami peningkatan sebesar 21 atau 30,88%; 3) rata-rata prestasi belajar IPS Terpadu pada Materi Perubahan Sosial Budaya Bangsa Indonesia dalam menghadapi Arus Globalisasi dari Pra PTK ke Siklus 1 sebesar 8,03 sehingga rata-rata prestasi belajar pada Pra PTK 73,61 menjadi 81,64 pada rata-rata prestasi belajar siklus 1. Selanjutnya dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan rata-rata sebesar 1,97 sehingga rata-rata prestasi beljara pada siklus 1 81,64 menjadi 83,61 pada siklus 2.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris dengan Role Play di Kelas XI IPS-1 di MAN 2 Cirebon Wakhid, Abdul
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v1i4.752

Abstract

Rendahnya prestasi belajar ini oleh sebagian orang diartikan sebagai rendahnya mutu pembelajaran, sedangkan rendahnya mutu pembelajaran dapat diartikan kurang efektifnya metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran penerapan Role Play dalam meningkatkan aktifitas siswa dan kinerja dalam pembelajaran serta kemampuan siswa berbicara Bahasa Inggris di Kelas XI IPS-1 MA Negeri 2 Cirebon. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada bulan Agustsu s.d Desember 2022 dengan 2 siklus terdapat temuan-temuan berikut: 1) Aktifitas siswa dalam proses pembelajaran dengan menerapkan Role Play dari siklus I sebesar 31 (64,58%) ke siklus II sebesar 48 (87,50%) mengalami peningkatan sebesar 11 atau 22,92%; 2) Kinerja guru dalam proses pembelajaran dengan menerapkan Role Play dari siklus I sebesar 48 (85,71%) ke siklus II sebesar 54 (96,43%) mengalami peningkatan sebesar 8 atau 14,29 %; 3) kemampuan siswa berbicara Bahasa Inggris dengan menerapkan Role-Play mengalami peningkatan rata-rata sebesar 7,77 atau 10,84% dari rata-rata kelas pada Pra PTK 72,39 menjadi 75,69 pada rata-rata kelas siklus I.
Penerapan Literasi Numerasi pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Hapsari, Tri Asihati Ratna
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v1i4.753

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang penerapan literasi numerasi pada Pelajaran Pendidikan agama islam (PAI). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data didapat dari literatur kepustakaan yang penyajiannya menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi numerasi pada Pelajaran PAI di madrasah lebih fokus keterkaitan teks utama ajaran Islam, al-Qur’an dan Hadist, terhadap kontekstual lapangannya. Seperti halnya kemampuan numerasi (matematika) yang dibutukan dalam menyelesaikan kasus waris dalam kajian ilmu fikih. Terlebih lagi perihal kemampuan literasi yang sangat penting dalam memahami teks dengan benar. Melalui Keterampilan Literasi Numerik dapat membantu memecahkan berbagai permasalahan dalam pembelajaran Pendidikan islam melalui konsep dasar matematika yang tahapannya melalui analisis informasi yang diperoleh dari berbagai persoalan pendidikan, kemudian menggunakan interpretasi analisis untuk memprediksi dan mengambil kesimpulan. Upaya peningkatan kemampuan numerasi (matematika) siswa, contohnya dalam pembagain waris pada kajian Ilmu Fikih dan kegiatan zakat fitrah.
Dan Peran Pendidik dalam Menghubungkan Kecerdasan Emosional dan Kreativitas terhadap Kemandirian Belajar Anak Luthfiyyah, Siti; Salman, Salman
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v3i1.853

Abstract

Kemandirian terbentuk dari adanya pola asuh orang tua di rumah ataupun guru di sekolah. Peran pendidik tersebut melatih kemandirian anak sehingga dapat membangun kecerdasan emosional dan kreativitas anak dengan cara kedekatan antar individu. Tujuan penelitian sebagai pembuktian adanya korelasi kecerdasan dan kreativitas anak terhadap kemandirian belajar menurut para pendidik dan cara pendidik dalam meningkatkan kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus sedangkan teknik pengumpulan datanya melalui library research dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya korelasi peran pendidik, kecerdasan emosional dan kreativitas terhadap kemandirian anak. Mayoritas jawaban adalah 88,9% setuju sedangkan 11,1% kurang setuju terhadap argumen tersebut. Kemudian cara orang tua dan guru dalam meningkatkan kemandirian anak, diantaranya dengan: (a) Memperhatikan perkembangan motorik halus dan kasar anak (b) Memberikan buku bacaan dan latihan (c) Memberikan mainan edukasi (d) Melatih pola pikir anak dengan belajar mengamati  (e) Menumbuhkan rasa penasaran (f) Mengarahkan dan membiasakan untuk selalu berani dan berfikir positif (g) Memberikan wejangan dan affirmasi bahwa ia adalah anak yang mandiri (h) Memberikan apresiasi dan dukungan terbaik (i) Menstimulasi dan memberikan kesempatan explore sesuai dengan minat dan bakatnya (j) Belajar dengan sesuatu yang baru dan membuat suasana yang tidak membosankan (l) Membebaskan anak explore lingkungan sekitar. Kemandirian merupakan hal mutlak yang harus tertanam dalam diri seseorang. Individu yang mandiri akan mudah dalam menjalani hari, terutama pada kegiatan belajar, ia akan menimalisir atau bahkan tidak perlu bantuan dari individu lainnya.
_ Urgensi Menanamkan Pendidikan Gender Serta Bahaya LGBTQ+ Pada Anak Usia Dini Futri Zaharah
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v3i1.859

Abstract

Pendidikan sangat penting dalam kehidupan terutama pada pendidikan gender yang berdampak serta perlu untuk laki-laki dan perempuan memahaminya. Pendidikan gender/social gender, menciptakan perspektif yang membedakan derajat pria dan wanita. Tujuan penelitian untuk menghasilkan generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi baik dari segi agama, kebangsaan, dan negara. Metode yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan. Penelitian dibidang LGBT ini membahas bagaimana lingkungan dan pendidikan mempengaruhi diskriminasi terhadap gender, dengan pemahaman yang mendalam pada analisis naratif dan tinjauan literatur yang menyeluruh terutama di bidang pendidikan dan perspektif sosial. Serta juga menyediakan layanan dukungan untuk siswa dan komunitas LGBTQ+, seperti konseling, bimbingan, dan advokasi sebagai bentuk gambaran tentang metodologi berupa sampel dan beberapa survei. Serta mencegah terjadinya bias gender dalam proses pembelajaran dan bidang pendidikan. Data histori membuktikan LGBTQ+ sudah ada sejak Mesir kuno. Oleh karena itu, pendidikan sekolah, lingkungan sekitar dan orang tua termasuk pemerintah semuanya berperan memberikan pembelajaran dalam mendidik dan mendukung apa yang diperlukan untuk mencegah ancaman LGBTQ+. Saat mengatasi tantangan yang dihadapi oleh anak-anak yang teridentifikasi sebagai LGBTQ+, penting bagi pendidik untuk menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan pengajaran yang memadai tentang identitas seksual dan gender. Proses memahami dan mengkomunikasikan identitas gender merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang anak pada usia dini yang menunjang keberhasilannya generasi selanjutnya.
Pengaruh Siswa Terhadap Penggunaan Game Pada Edukasi Digital Siti Aminah; Salman
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v3i2.867

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tanggapan siswa terhadap penggunaan game edukasi digital oleh siswa. Masyarakat lokal percaya bahwa game memengaruhi pelajaran, yang mendorong tujuan tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 86 persen siswa setuju bahwa menggunakan game edukasi sebagai alat pembelajaran mempermudah mereka belajar. Namun, ada beberapa siswa yang tidak setuju dan kurang yakin bahwa game edukasi membantu mereka belajar. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis data minat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game berada dalam kategori baik berdasarkan nilai dan estetika guru, serta kemudahan navigasi dan fungsi keseluruhan. Karena siswa selalu terhubung dengan game permainan mereka, cara baru untuk mengajar siswa melalui game edukasi digital telah dibuka. Oleh karena itu, fokus penelitian ini adalah bagaimana guru dapat menggunakan game edukasi digital untuk meningkatkan pengetahuan kognitif siswa mereka. Metode ini akan diterapkan melalui.media informasi dan komunikasi (ICT) yang dapat mendorong peserta didik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah. Game edukasi digital akan menjadi sarana yang menyenangkan untuk memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berfikir mereka. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskritif.
Pendidikan Pengaruh Teknologi pada Dunia Pendidikan Nasution, Lannuria; Salman
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v3i1.868

Abstract

Pada era globalisasi saat ini ,kehidupan sehari-hari serba canggih ,tetutamanya dalam aspek  kemajuan teknologi yang mana perkembangan teknologi saat ini  tidak dapat di pungkiri di karenakan semakin majunya  ilmu pengetahuan maka semakin  berkembang pula teknologi. Pada dunia  pendidikan, kemajuan teknologi sangat ber pengaruh dan berdampak dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari kajian literatur ini ialah untuk mengkaji tentang  pengaruh teknologi pada dunia Pendidikan serta cara  untuk menghadapi  tantangan teknologi pada zaman sekarang , terkhusus pada dunia Pendidikan.  Metode yang digunakan adalah studi pustaka, yaitu dengan cara  mengumpulkan berbagai data data serta  mempelajari tentang teori-teori dari bermacam sumber . Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sembilan puluh empat persen artikel menunjukkan bahwa pengaruh dari  teknologi pada dunia Pendidikan sangat membantu, terutama selama terjadinya  pandemi COVID-19,  teknologi dapat membuat pembelajaran lebih mudah. Namun, enam persen artikel menunjukkan bahwa teknologi juga dapat berdampak negatif pada pendidikan, Hal tersebut disebabkan karena sebagian besar orang yang menggunakan teknologi  mengalami kecanduan gadget sehingga akan menimbulkan dampak buruk.
Interpretasi Imam Al-Maraghi dan Ibnu Katsir Terhadap Q.S Ali Imran Ayat 190 - 191 D. Mahmudin
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v2i4.869

Abstract

Naskah ini hasil kajian dari kegiatan yang daktualisasikan dari seluruh potensi peserta didik, baik afektif, kognitif, maupun psikomotorik, baik jiwa (nafs), hati (qalb) maupun intelektual (‘aql). Pendidikan merupakan usaha sadar untuk mengembangkan individu secara utuh dan memuat norma-norma serta nilai-nilai yang penting dalam seluruh perencanaan pendidikan. Islam memberikan norma obyektif, yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis. Kenyataan yang terjadi dalam sistem pendidikan hanya mampu melahirkan manusia-manusia yang lemah, dengan ciri-ciri rendahnya inisiatif dan kreativitas, rendahnya rasa percaya diri, tidak berdaya dan pada akhirnya tidak mampu mandiri. Data tersebut diperoleh melalui studi literatur beberapa kitab yang menjelaskan tafsir QS Al-Maraghi dan Ibnu Katsir. Ali Imran 190-191 sebagai fokus pembahasan. Kajian ini mengungkapkan bahwa kita selalu mengingat Allah SWT dan juga ingin memikirkan apa yang telah Allah ciptakan agar kita bisa mengambil hikmah darinya. Hal ini juga memerlukan keterpaduan antara fungsi akal yaitu berpikir dengan dzikir sebagai satu kesatuan yang harus ada dalam diri setiap muslim, agar mampu mengambil hikmah yang terkandung dalam tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Ketika manusia khususnya umat Islam mampu menyatukan pikiran dan mengingat Allah SWT, maka niscaya makna terciptanya alam semesta dapat dinikmati seutuhnya. Akan tercipta masyarakat yang memiliki intelektualitas tinggi dan spiritualitas yang kuat. Hal ini tentu membuat manusia tergelitik untuk bisa hidup seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat. Dalam QS. Ali Imran 190-191 Allah SWT menguraikan sedikit tentang ciptaan-Nya dan memerintahkannya untuk direnungkan. Sesuai dengan tujuan utama surat Ali Imran diturunkan untuk membuktikan tentang tauhid, keesaan dan kekuasaan Allah SWT. Salah satu bukti kebenarannya adalah mengajak manusia untuk berpikir, karena sebenarnya dalam penciptaan yaitu terjadinya benda-benda langit seperti matahari, bulan dan jutaan gugusan bintang di langit atau dalam susunan sistem kerjanya. langit yang sangat teliti dan peristiwa serta perputaran bumi pada porosnya yang melahirkan silih bergantinya malam dan siang, perbedaan baik waktu, panjang pendeknya itu merupakan tanda-tanda kemahakuasaan Allah SWT. bagi ulab Albab, yaitu orang-orang yang berakal murni.

Page 10 of 15 | Total Record : 141