Progressive of Cognitive and Ability
This journal is a publication that contains research results, development of innovative and relevant research and related conceptual studies and/or developments in the field of Education. This journal has a focus and scope that includes: 1. Educational learning and services. 2. Evaluation of education in general, including educational processes and outcomes. 3. Utilization of information and communication technology in education. 4. Development and implementation of educational curricula. 5. Education policy and management.
Articles
141 Documents
Pemanfaatan M-Games Electrical Circuits pada Materi Listrik Arus Searah (DC) untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa MAN 4 Bojonegoro
Kiswanto
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.485
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berfikir kritis siswa MAN 4 bojonegoro melalui pemanfaatan m-games electrical circuits pada materi listrik arus searah (DC). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data berupa angket dan test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon angket yang diberikan ke siswa tentang pemanfaatan M-Games Electrical Circuits 99,2 % efektif dimanfaatkan untuk pembelajaran listrik arus searah (DC) karena mampu mewujudkan pembelajaran yang kreatif, interaktif dan melatih siswa untuk berfikir kritis serta menjadi suplemen tambahan dalam kegiatan pembelajaran. Dan hasil tes yang diberikan kepada peserta didik, terdapat peningkatan yang signifikan dari prestasi yang diperoleh oleh peserta didik. Hal ini merupakan indikator bahwa pemanfaatan M-Games Electrical Circuits bisa menjadi salah satu media yang dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan prestasi peserta didik pada materi listrik arus searah (DC). Indikator tersebut terlihat dari nilai T hitung lebih kecil dari T table ( Thitung < Ttabel = -14,23 < 1,17) yang berarti bahwa pemanfaatan M-Games Electrical Circuits dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Indikator yang lain, nilai P Value lebih kecil dari alfa 5 % (0,05), sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum pemanfaatan M-Games Electrical Circuits dan sesudah diterapkannya media pembelajan dengan pemanfaatan M-Games Electrical Circuits.
Penerapan Kinerja Pengawas sebagai Upaya Mengoptimalkan Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Model Reward In First Group Learning
Moch. Roqib
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.486
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan kinerja pengawas sebagai upaya mengoptimalkan sistem pembelajaran pendidikan agama islam melalui model reward in first group learning Semester II di MTs Salafiyah Syafi’iyah Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini sebanyak 30 siswa dan guru agama Islam di MTs Salafiyah Syafi’iyah Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan tes formatif, sedangkan tekniknya menggunakan analisis deskriptif kualitatif, menunjukkan bahwa Pembinaan dan penerapan Metode Reward in First Group Learning dapat meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
The Effect of Media Exposure on the Instagram Account @Ruangnderes on Interest in Muroja'ah Al-Qur'an Students at Tahfidzul Qur'an Al-Hasan Pondok Ponorogo
Hanifatul Azizah;
Andhita Risko Faristiana
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.487
Social media is increasingly in demand by various circles of society. This can be seen from the number of social media users who are increasing day by day. One of the fastest growing social media is Instagram. Many Instagram users, students and students who memorize the Al-Quran, use Instagram accounts to get information about da'wah. is to find out whether or not there is influence of media exposure from the Instagram account @ruangnderes on the interest of muroja'ah Al-Qur'an students at the Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School (PPTQ) Al-Hasan Ponorogo. This research method uses quantitative research. Data collection technique with a questionnaire. The data analysis used is a simple linear regression test. The results of the data analysis show that: there is the influence of media exposure of the Instagram account @ruangnderes on interest in muroja'ah Al-Qur'an Al-Hasan Ponorogo tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School (PPTQ), with an analysis of the level of influence of media exposure of the Instagram account @ruangnderes on Islamic boarding school students tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Hasan has a presentation of 76% and the level of interest in muroja'ah Al-Qur'an in Islamic boarding school students tahfidzul Qur'an (PPTQ) Al-Hasan Ponorogo is at a percentage of 74%, and results = 7.882 and = that is 1.996. Then it can be concluded hitung> t_table. So the results of this study indicate that there is a significant influence between media exposure to the Instagram account @ruangnderes on muroja'ah interest of 46%. with an analysis of the level of influence of media exposure from the Instagram account @ruangnderes on Al-Hasan Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School students (PPTQ) Al-Hasan has a presentation of 76% and the level of interest in muroja'ah Al-Qur'an among students of Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School (PPTQ) ) Al-Hasan Ponorogo is at a percentage of 74%, and the results = 7.882 and = 1.996. Then it can be concluded concluded t_count> t_table . So the results of this study indicate that there is a significant influence between media exposure to the Instagram account @ruangnderes on muroja'ah interest of 46%. with an analysis of the level of influence of media exposure from the Instagram account @ruangnderes on Al-Hasan Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School students (PPTQ) Al-Hasan has a presentation of 76% and the level of interest in muroja'ah Al-Qur'an among students of Tahfidzul Qur'an Islamic Boarding School (PPTQ) ) Al-Hasan Ponorogo is at a percentage of 74%, and the results = 7.882 and = 1.996. Then it can be concluded concluded t_(count )> t_table. So the results of this study indicate that there is a significant influence between media exposure to the Instagram account @ruangnderes on muroja'ah interest of 46%.
Analisis Keefektifan Penilaian Formatif Berbantuan Media Oodlu Pada Pembelajaran Ppkn Di SD
Puspita Sari, Rissa
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.368
In the Revolutionary Era 4.0, PPkn is learning that can build digital ethics for every student as the young generation of the Indonesian nation. With the sophistication of technology today, E-Learning has become a new idea in the process of teaching and learning activities. To achieve the desired learning objectives, evaluation activities are needed. One form of evaluation that can be carried out by educators is formative assessment activities. The effectiveness of formative assessment will greatly assist the assessment of educators. Therefore, in the process of its activities, it is very necessary to pay attention. Choosing the right learning media will make students more enthusiastic about learning. Serious games are an alternative for creating interesting learning activities. One type of Serious game learning media is the Oodlu application. This study used the literature study method, this article was reviewed with the aim of finding out how effective formative assessment assisted by Oodlu media is in teaching Civics in Elementary Schools. The research results of this article show that the Oodlu application is effectively applied in the formative assessment of Civics learning in elementary schools.
Aspek Teknologi dan Media Pembelajaran Pendidikan Islam (Allama Bil Qalam)
Muh Anwar. HM;
Bahakimg Rama;
Syamsudhuha Saleh
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.393
Tulisan ini adalah mengungkap masalah inti tentang penggunaan teknologi dalam pembelajaran Islam sebagai penggunaan media untuk peningkatan mutu madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Islam diperhadapkan dengann masalah yang dilematis tentang penggunaan teknologi digital dalam dunia Pendidikan, sebagai lembaga pendidikan. Sebagai lembaga pendidikan semestinya Madarasah kewenangan yang diberikan secara luas untuk pengelolaan madrasah pada pembelajaran Islam, terlebih saat ini adalah era digital 4.0 saat in . Konsep pembelajaran yang berbasis digital sangat di perlukan saat ini salah satunya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan penggunaan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Strategi untuk mewujudkan sekolah digital menjadi lebih baik dengan melengkapi sarana dan prasarana yang berkaitan dengan konsep pembelajara digital di era saat ini. Meskipun Madrasah berada di bawah naungan Departemen Agama, namun konsep penggunaan teknologi digital sebagai media pembelajaran tetap dapat diterapkan sebagai strategi mengatasi masalah Madrasah.
Rasionalitas Guru Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Banda Aceh
Yunus, Razali
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.413
Penelitian ini mengungkapkan tentang rasionalitas guru PAI dan implikasinya terhadap etos kerja guru pendidikan agama Islam. Penelitian yang digunakan kualitatif. Adapun lokasi dan sampel penelitian yaitu Madrasah Aliyah Negeri di Kota Banda Aceh dengan teknik pengambilan sampel non probability sampel dengan format purposive sampling. Adapun sampel penelitian adalah 3 (tiga) orang kepala Madrasah Aliyah Negeri di Kota Banda Aceh, pengawas madrasah dan 3 orang pembantu kepala madrasah bidang kurikulum dan pengajaran pada Madrasah Aliyah Negeri di Kota Banda Aceh. Adapun sumber data dalam penelitian berkaitan dengan etos kerja guru pendidikan agama Islam pada Madrasah Aliyah Negeri di Kota Banda Aceh. Proses analisis data melalui pengumpulan, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian yaitu kedisiplinan guru telah mampu memberikan nilai-nilai positif dan mengembangkan karakter peserta didik ke arah yang lebih baik, guru pendidikan agama Islam memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan pengetahuan dan pemahaman ilmu agama secara benar dan tepat, namun dalam serangkaian tanggung jawab profesinya belum sempurna dalam melakukan tanggung jawab, dimana tidak semua kategori dalam evaluasi pembelajaran dapat dilaksanakan guru secara sempurna. Sikap jujur dan rasionalitas telah dapat di implementasikan oleh guru dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, melalui sikap jujur dan rasionalitas telah mampu mengurangi kesalahpahaman terhadap guru. Kedisiplinan, tanggung jawab, jujur dan rasionalitas memberikan dampak positif bagi etos kerja guru melalui perubahan karakter siswa, penyelesaian persoalan dalam pembelajaran, peningkatan kredibilitas guru dalam mengajar serta interaksi dengan siswa. Adapun novelty penelitian ini adalah konsep etos kerja guru yang profesional.
Motivasi Mahasiswa Mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM)
Wijayanto, Zainnur;
Ghozali, Imam;
Trisharsiwi;
Budhi, Widodo;
Yulia, Yuyun;
Kusumaningrum, Betty
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.415
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat telah membawa perubahan yang sangat pesat pula dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, diperlukan transformasi pembelajaran untuk bisa membekali dan menyiapkan lulusan pendidikan tinggi agar menjadi generasi yang unggul. Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan kerangka untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Salah satu kebijakan yang diluncurkan adalah Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Program PMM merupakan sebuah program yang akan mengajak para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi (PT) terbaik di seluruh Indonesia. Pada penerapannya, Program PMM memberikan tantangan sendiri bagi mahasiswa yang mengikuti program tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui motivasi mahasiswa dalam mengikuti Program PMM. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus deskriptif. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan metode survei dengan menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan, motivasi mahasiswa mengikuti program PMM yaitu ingin: 1) Mengunjungi provinsi lain; 2) Menambah relasi; 3) Mendapatkan pengalaman baru; dan 4) Mendapatkan credit transfer.
Penerapan Pola Asuh Positif untuk Meningkatkan Hubungan Baik Sebagai Bentuk Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Remaja
Hana Fachriya
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.475
Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Masa remaja merupakan masa yang penuh tantangan dan krisis. Remaja dituntut untuk bisa melakukan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang timbul pada masa ini. Peran orang tua dalam mendampingi remaja menjadi hal yang sangat diperlukan bagi remaja dalam proses pertumbuhan dan perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja. Penerapan pola asuh yang positif juga diperlukan agar remaja tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif seperti penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua melalui penyuluhan terhadap tahapan perkembangan remaja, pola asuh positif, dan kasus kenakalan remaja. Penyuluhan ini dihadiri oleh 20 responden yang tergabung dalam kegiatan Ibu-Ibu PKK Komplek Peni Kelurahan Menanggal. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji Paired Sample T-Test, diperoleh Mean pre-test adalah 3.80 sedangkan untuk mean post-test sebesar 8.70 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Nilai standar deviasi pre-test sebesar 1.056 sedangkan post-test sebesar 801. Dari hasil output diketahui bahwa nilai sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya adanya pengaruh dari penyuluhan yang telah diberikan
Affirmation as a Method of Implementing Islamic Values in Social and Science Learning
Saipul Umar;
Agung Gumelar
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.508
Affirmations are psychologically very powerful in influencing positive changes to one's personality. One of the affirmation techniques is to use positive sentences, in the form of Islamic values built from science and social science learning materials. This research uses a mixed method (Mixed Methode Research) taking a population of grade 2 students at Madrasah Aliyah Darul Huda in OKU Selatan District. The analysis was carried out by interpretive and inferential statistical analysis. The results of the study prove that integrating principles in each sub-subject of science and social studies with Islamic values, conveyed by an affirmative approach is able to shape Islamic behavior in MA students. It can be concluded that affirmation as a teaching and learning process, which absorbs Islamic values that are integrated from each science learning sub-material has been shown by students in social behavior and behavior of order, balance, beauty and cause and effect. Students are also able to demonstrate behavior which is the absorption of social science with Islamic values such as compassion, togetherness, honesty and generosity.
Madrasa Committee Participation in the Implementation of the Integrated Curriculum as an Effort to Strengthen the Profile of Madrasah Aliyah Institutions
Saipul Umar;
Agung Gumelar
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v2i3.509
Curriculum planning is the stage of determining goals according to the vision and mission of the madrasa. For this reason, the purpose of this study is to examine the involvement of madrasah committees and the application of an integrated curriculum as an effort to strengthen the character of Islamic-based institutions. This mixed-method research (quantitative-quantitative) took primary data (interviews and questionnaires) and secondary data (documents) at Madrasah Aliyah Darul Huda in MA Darul Huda is one of the educational institutions within the Darul Huda Islamic Boarding School which is located in Sri Menanti Village, Buay Pemaca District, South Ogan Komering Ulu Regency in South Sumatra Province with a one-roof madrasa education model as a formal educational institution. OKU district. The results of the study explain that the role of school committees is very important in the implementation of madrasah education to improve quality and emphasize the character of Islamic educational institutions. Madrasah Aliyah has implemented an integrated curriculum by absorbing the national curriculum with the Islamic boarding school curriculum-based Madrasah curriculum. Teaching materials at MA Darul Huda have been adjusted to the competency standards and basic competencies that exist in the curriculum content standards of the Ministry of Religion. In the process of implementing education, Madrasahs involve madrasah committees, but the committees have not made the maximum contribution to efforts to improve the quality and strengthen the institutional character of Islamic boarding schools, even though the madrasah committees have been heavily involved.