cover
Contact Name
Tri Angka Rini
Contact Email
triangkarinidepok@gmail.com
Phone
+6285215262430
Journal Mail Official
jurnal.jagaddhita@gmail.com
Editorial Address
Wisma Unindra TB. Simatupang, Jl. Nangka Raya No.58 C, RT.5/RW.5, Tj. Bar., Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12530
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jagaddhita: Jurnal Kebangsaan dan Wawasan Nusantara
ISSN : 28093976     EISSN : 28091892     DOI : https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v1i1
Core Subject : Social,
Jagaddhita is a scientific journal that is managed by the Centre Study of Pancasila, Universitas Indraprasta PGRI Jakarta. This journal focused on the publication of the results of scientific research dedicated to all aspects related to citizenship studies, civic education (curriculum, teaching, instructional media and evaluation), political education, law education, moral education, multicultural education, anti-corruption, anti-radicalism, local wisdom, national insight, and religious philosophy.
Articles 51 Documents
MENANAMKAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA GENERASI MILENIAL asmoro, dimas; NOVITA, ALMI
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 3, No 2 (2024): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v3i2.2432

Abstract

       Ada kesan bahwa nilai-nilai Pancasila semakin sulit ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik di masyarakat maupun di kalangan pelajar yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat di sekitarnya. Untuk itu perlu adanya gerakan penanaman nilai-nilai Pancasila khususnya pada dunia pendidikan Indonesia.Salah satunya dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum dan memberikan metode pengajaran agar  nilai-nilai  Pancasila  menjadi bagian dalam kehidupan siswa sehari-hari. Metode  yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yang menganalisis dan menggambarkan peristiwa yang terjadi di masyarakat dan menyajikan solusi berdasarkan dokumen yang ada. Hasil  penelitian ini menyoroti perlunya peneguhan kembali nilai-nilai  Pancasila dalam dunia pendidikan melalui penciptaan profil siswa Pancasila, pencantuman materi pendidikan moral Pancasila di semua jenjang pendidikan, dan program dalam peningkatan  nilai-nilai pancasila pada seluruh siswa di indonesia. 
TRANSFORMASI PENATARAN P4 MASA ORDE BARU KE DALAM KURIKULUM MERDEKA: TINJAUAN TERHADAP IMPLEMENTASI P5 DALAM PENDIDIKAN NASIONAL agista, Agista
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 3, No 1 (2023): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v3i1.2281

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Penataran P4 Masa Orde Baru tahun 1966-1998 dan implementasinya dalam kurikulum Merdeka ditinjau dari pelaksanaan P5 pada sistem Pendidikan Nasional Indonesia. Rumusan masalah penelitian ini yaitu 1) Latar belakang yang mempengaruhi terjadinya masa Orde Baru. 2) Hal yang mempengaruhi terwujudnya penataran P4 pada masa Orde Baru. 3). Penyusunan dan Implementasi Penataran P4. 4) Bagaimana pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam perwujudan P5 dalam pendidikan Nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan jenis teknik pengumpulan data studi pustaka atau library research. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan dari penataran P4 masa Ode Baru yang di impelemntasikan ke dalam Kurikulum Merdeka dengan adanya P5 pada pendidikan Nasional Indonesia saat ini. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan P4 masa Orde baru yang dikemukakan oleh Letnan Jenderal Soeharto bertujuan untuk melakukan penyeragaman pemikiran bangsa Indonesia melalui Ideologi Pancasila sebab pancasila telah menjadi konsensus nasional yang diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem kepribadian, budaya dan sistem soail masyarakat Indonesia. Kemudian, dalam pendidikan Nasional Indonesia yang melaksanakan Kurikulum Merdeka di implementasikan kembali P5 dengan tujuan untuk menciptakan generasi yang memiliki pemahaman kuat mengenai nilai-nilai Pancasila, memiliki sikap toleransi, menghormati perbedaan, berpikir kritis, dan berperan aktif dalam membangun masyarakat.
PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA MELALUI METODE SOSIODRAMA PADA MATA KULIAH KEWARGANEGARAAN Lestari, Iis Dewi; Puji Lestari, Fibria anggraini
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 3, No 2 (2024): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v3i2.2865

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya ketertarikan mahasiswa pada mata kuliah Kewarganegaraan, hal ini berdasarkan perilaku mahasiswa saat pembelajaran di prodi Teknik Informatika Unindra banyak yang mengantuk, sibuk dengan telepon genggamnya, bercanda dengan teman dan kurangnya memperhatikan pembelajaran yang diberikan oleh dosen. Berdasarkan dari permasalahan tersebut  maka perlu adanya metode yang menarik dalam pembelajaran Mata Kuliah Kewarganegaraan yaitu penggunaan metode sosiodrama yang dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui efektivitas metode sosiodrama pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan 2) untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan melalui metode Sosiodrama.  Metoda penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deksriptif kualitatif. Teknik analsis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data dan penyajian data dan  penarikan kesimpulan.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian 1) Metode sosiodrama dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada mata kuliah kewarganegaraan  , 2) Penggunaan metode sosiodrama dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran selain mata kuliah Kewarganegaraan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa, 3) Melalui metode sosiodrama, mahasiswa dituntut untuk lebih aktif, kreatif dan memahami materi dalam pembelajaran. 
ETIKA PANCASILA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT SUNDA DAN BETAWI Suhartoni, Tresna
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 3, No 2 (2024): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v3i2.3064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etika Pancasila dalam kehidupan masyarakat Sunda dan Betawi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya memahami peran etika Pancasila sebagai landasan moral dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan mengumpulkan data dari jurnal ilmiah, buku referensi, dan publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam tata krama antara masyarakat Sunda dan Betawi, di mana tata krama Sunda mencakup aspek waktu, ruang lingkup, dan strata sosial, sementara tata krama Betawi sangat dipengaruhi oleh ajaran agama Islam. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai etika Pancasila memainkan peran krusial dalam membentuk perilaku dan interaksi sosial masyarakat Sunda dan Betawi. Kesantunan sosial dan adaptasi terhadap budaya modern menjadi fokus utama dalam penerapan etika Pancasila. Sebagai saran, penting untuk terus mempromosikan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat identitas budaya dan harmoni sosial di masyarakat. Dengan demikian, diharapkan generasi muda Indonesia dapat menjadi pribadi yang unggul, adaptif, dan mempertahankan warisan budaya bangsa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya etika Pancasila dalam kehidupan masyarakat lokal di Indonesia
PENEGAKAN HUKUM YANG BERKEADILAN PANCASILA BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DAN ANAK Angeliawati, Devi
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 3, No 1 (2023): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v3i1.2285

Abstract

Kekerasan seksual terhadap Perempuan dan Anak merupakan salah satu bentuk perbuatan yang melanggar hak asasi manusia. Sebagaimana diketahui bahwa hak asasi Perempuan dan Anak telah dijamin dan diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-Undang tentang Hak Asasi Manusia. Oleh karena itu perlindungan hak Perempuan dan Anak dari kekerasan seharusnya dihormati, ditegakkan dan ditingkatkan martabat kemanusiaan tanpa diskriminasi, kesejahteraan dan keadilan terhadap Perempuan dan Anak. Kekerasan merupakan setiap perbuatan secara melawan hukum dengan atau tanpa menggunakan sarana terhadap fisik dan psikis yang menimbulkan bahaya bagi nyawa, badan atau menimbulkan terampasnya kemerdekaan seseorang. Metode yang digunakan dalam penulisan essay ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (Library Research) dengan teknik pengumpulan data berupa Library Research. Tujuan dari penelitian ini ialah upaya memberikan perlindungan hukum kepada kaum perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Perlindungan dan penegakan hukum harus diberikan secara maksimal dan berkesinambungan serta mencerminkan semangat serta jiwa dari Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.
Pendidikan Moral Anak Usia Dini dalam Keluarga: Studi Literatur Auriza, Maghfirota; Cholimah, Nur
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 3, No 2 (2024): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v3i2.2948

Abstract

Pendidikan moral merupakan aspek fundamental dalam perkembangan anak usia dini, sebab pada usia tersebut menjadi tahap krusial anak dalam membentuk landasan moralnya. Pemberian pendidikan moral pada anak juga bermaksud untuk memberikan pengajaran baik dan menghindarkan anak dari hal-hal yang kurang baik. Untuk memberikan pendidikan moral yang optimal, maka diperlukan bantuan orang tua selaku lingkungan belajar pertama dan utama bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritik pentingnya orang tua dalam memberikan pendidikan moral pada anak dalam keluarga. Metode penelitian menggunakan literature review dengan proses membaca, mengidentifikasi, menganalisis, dan menarik kesimpulan melalui literatur-literatur berbatas jurnal yang sesuai. Hasil dari studi literatur yang ditemukan adalah perilaku moral anak tercermin melalui pengasuhan yang diberikan orang tua. Adapun hasil pendidikan moral yang diberikan orang tua dapat membantu anak untuk menghadapi tantangan zaman dan memiliki fondasi dalam berperilaku. Bentuk-bentuk model pendidikan yang dapat dilakukan orang tua untuk mengembangkan moral anak yaitu pembiasaan, pemberian contoh, memberi nasehat, memberi hukuman, bercerita, bermain, mengingatkan, mengawasi, memberikan afeksi, dan menciptakan keamanan.
PENGARUH STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP KESADARAN HUKUM SISWA TINGKAT MENENGAH SEKOLAH DIAN HARAPAN JAKARTA Tambunan, Shinta D.R.
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 3, No 1 (2023): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v3i1.1491

Abstract

Kriminalitas yang trejadi akibat rendahnya kesadaran hukum menjadi tantangan tersendiri dalam kehidupan bermasyarajat, berbangsa dan bernegara. Upaya yang dilakukan pemerintah diantaranya dengan memberikan pendidikan hukum di bangku sekolah yaitu melalui studi Pendidikan Kewarganegaraan, yang dianggap memiliki andil dalam pembentukan nilai-nilai kebajikan sipil dan diharapkan berdampak signifikan terhadap penurunan angka kriminalitas. Oleh karen itu, peneltian ini dibuat dengan tujuan untuk melihat pengaruh studi Pendidikan Kewarganegaraan terhadap kesadaran hukum pelajar kelas XI di SMA Dian Harapan dengan teknik pengambilan data melalui kuisioner yang harus diisi oleh siswa setelah mereka menerima materi pembelajaran mengenai hukum yaitu dalam BAB pembelajaran mengenai Sistem Hukum dan Peradilan Nasional, serta Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Pancasila.  Data yang diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi dan uji mean. Diperoleh pengaruh  sebesar 2.93  dari  skala  5  yang artinya penerapan studi Pendidikan Kewarganegaraan cukup efektif dalam memberikan pengaruh pada kesadaran hukum siswa. Selain itu, dapat disimpulkan juga bahwa data yang diperoleh kurang memadai apabila ingin digunakan untuk mengukur seberapa tinggi rata-rata tingkat pengaruhnya. maka bagi penulis dan  peneliti  berikutnya,  penelitian  ini  perlu dikembangkan lebih dalam lagi agar peneliti berikutnya bisa mendapatkan perbandingan mengenai seberapa tingginya tingkat pengaruh studi Pendidikan Kewarganegaraan terhadap kesadaran hukum siswa khususnya peserta didik di tingkat sekolah menengah.
PANCASILA DAN GENERASI Z DALAM MENGUATKAN IDENTITAS KEBANGSAAN DI ERA DIGITAL oktaviana, sindi; khasanah, ilva rismatul; anggreni, farah meilina; sami'an, sami'an
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 4, No 1 (2024): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v4i1.3636

Abstract

Perubahan zaman merupakan perubahan yang sangat cepat terlebih untuk zaman modern di era globalisasi sehingga perlu adanya benteng yang dapat melindungi karakter generasi terhadap pengaruh negatif. Pada masyarakat Indonesia diperlukan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etika dan bermoral dalam pengembangan karakter Generasi Z. Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh di era digital dipengaruhi berbagai tantangan yang mempengaruhi karakteristik perkembangan mereka. Literasi digital dan pendidikan pancasila yang kreatif perlu ditingkatkan agar generasi Z bijak berteknologi, menjaga persatuan, serta tetap menguatkan identitas bangsa di era globalisasi. Penelitian ini hendak menggali dan menganalisis tantangan serta peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi dan globalisasi. Kata kunci: Pancasila, Generasi Z, Era Digital, Globalisasi, dan Penguatan Identitas.
DESAIN DAN PENGEMBANGAN MODEL INTEGRASI LOGISTIK SUPPORT (ILS) BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI PAPUA Harefa, Faonaso; Harsono, Caecilia; Tanamal, Nini Adelia
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 4, No 1 (2024): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v4i1.3671

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan dalam pengelolaan sumber daya logistik di Papua, yang berpengaruh pada ketahanan pangan lokal. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan model Dukungan Logistik Terpadu (ILS) berbasis kearifan lokal guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas logistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan strategi triangulasi simultan, menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada pejabat Tri Matra TNI dan PNS di Kota Jayapura, sedangkan data kualitatif diperoleh dari wawancara mendalam. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan dan peluang dalam pengembangan ILS lebih besar dibandingkan dengan kelemahan dan ancaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara Tri Matra TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam pengembangan ILS. Saran yang diberikan adalah perlunya penerapan teknologi dan penguatan kearifan lokal dalam pengelolaan logistik untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
PRESIDENSI G20 INDONESIA: MEMBANGUN JEJAK DIPLOMASI EKONOMI YANG BERKESAN DI PANGGUNG INTERNASIONAL Anjani, Silfia
JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan Vol 4, No 1 (2024): JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Nusantara
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jagaddhita.v4i1.3164

Abstract

AB STRAK: G20 merupakan sebuah forum tingkat tinggi sebagai respon akibat krisis keuangan pada tahun 1997-1998 yang melanda dunia dan menjadi wadah untuk melakukan kerja sama di bidang ekonomi dan keuangan negara-negara anggota. Sebagai sebuah forum internasional yang diikuti oleh Indonesia sebagai salah satu percepatan diplomasi ekonominya dengan melakukan kerja sama untuk merancang serta memperkuat struktur ekonomi global. Artikel ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia serta kemampuan Indonesia melakukan diplomasi ekonomi di panggung internasional. Penulisan artikel ini menggunakan metode historis meliputi heuristik, verivikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penulisan artikel ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat menunjukkan kepemimpinannya dalam melakukan penyelesaian permasalahan ekonomi dan menunjukkan kesiapan serta komitmen dalam mendukung upaya global untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. ABSTRAK : : G20 merupakan forum tingkat tinggi sebagai respon terhadap krisis keuangan 1997-1998 yang melanda dunia dan menjadi wadah untuk melaksanakan kerja sama di bidang ekonomi dan keuangan negara-negara anggota. Sebagai forum internasional yang diikuti Indonesia sebagai wujud diplomasi ekonominya dengan berkolaborasi merancang dan memperkuat struktur ekonomi global. Artikel ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Presidensi G20 di Indonesia dan kemampuan Indonesia dalam melaksanakan diplomasi ekonomi di panggung internasional. Penulisan artikel ini menggunakan metode historis meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penulisan artikel ini menunjukkan bahwa Indonesia dapat menunjukkan kepemimpinan dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi dan menunjukkan kesiapan serta komitmen dalam mendukung upaya global untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.