Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
716 Documents
MASALAH-MASALAH SOSIAL DALAM NOVEL DARI SUBUH HINGGA MALAM: PERJALANAN SEORANG PUTRA MINANG MENCARI JALAN KEBENARAN KARYA ABDUL WADUD KARIM AMRULLAH
Lia Asriani
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Karya sastra merupakan salah satu gambaran kehidupan sosial masyarakat. Karya sastra yang dapat dijadikan pembelajaran sosial masyarakat adalah karya sastra berdasarkan pada fakta. Salah satu karya sastra yang mengungkapkan realitas kehidupan sosial tersebut adalah prosa, yakni novel. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah unsur intrinsik dan masalah-masalah sosial yang terdapat dalam Novel Dari Subuh Hingga Malam: Perjalanan Seorang Putra Minang Mencari Jalan Kebenaran karya Abdul Wadud Karim Amrullah? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur intrinsik dan masalah-masalah sosial yang terdapat dalam Novel Dari Subuh Hingga Malam: Perjalanan Seorang Putra Minang Mencari Jalan Kebenaran karya Abdul Wadud Karim Amrullah. Sesuai dengan hasil penelitian, unsur intrinsik dalam novel Dari Subuh Hingga Malam: Perjalanan Seorang Putra Minang Mencari Jalan Kebenaran karya Abdul Wadud Karim Amrullah meliputi: (1) tema, yaitu perjalanan hidup Abdul Wadud Karim Amrullah (Wil Amrul); (2) tokoh dan penokohan, yaitu Abdul Wadud Karim Amrullah sebagai tokoh utama. Tokoh pembantu antara lain: Abdul Karim Amrullah, Siti Hindun, Abdul Malik, Vera Ellen, Murad Aidit, Jauhari, dan Abdul Rahman; (3) alur, yaitu alur mundur. Adapun tahapan alurnya meliputi pengenalan, konflik, rumitan, klimaks, antiklimaks, dan penyelesaian; (4) latar, yaitu dibagi atas tiga macam: (a) latar tempat meliputi Maninjau, Sukabumi, Jakarta, Kapal, dan Amerika Serikat; (b) latar waktu dimulai dari tahun 1927 – 2006; dan (c) latar sosial, yakni kehidupan sosial yang terjadi pada masyarakat Maninjau; (5) amanat, yaitu: (a) lingkungan keluarga yang baik akan membentuk anak yang baik pula; (b) hendaknya kita harus berani dalam membela dan mempertahankan negara; (c) selalu berusaha menggapai cita-cita; dan (d) jangan menuduh dan menghina orang lain. Adapun masalah-masalah sosial dalam novel Dari Subuh Hingga Malam: Perjalanan Seorang Putra Minang Mencari Jalan Kebenaran karya Abdul Wadud Karim Amrullah meliputi: (1) Penelantaran tahanan pengasingan, (2) Penghinaan berunsur SARA, (3) Perlakuan kasar terhadap tahanan penjara dan pekerja kapal, (4) penyogokan dan penipuan, (5) Diskriminasi berunsur SARA, (6) Persaingan tidak sehat antarperusahaan, (7) Tuduhan dan penentangan berunsur SARA, (8) Ancaman berunsur SARA.
KEMAMPUAN MENYUNTING TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 1 KENDARI
Benny Prasetyo
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh belajar bahasa Indonesia adalah belajar komunikasi, baik lisan maupun tulis. Pembelajaran berbahasa yang dimaksud agar pembelajaran terampil berbahasa.Seseorang dikatakan trampil berbahasa jika mereka terampil mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Kemampuan menyunting teks eksposisi merupakan salah satu bagian pembelajaran di SMA. Keterampilan dalam menyunting teks eksposisi dapat membangkitkan daya kritis siswa dalam berpikir. Di samping itu, dapat merangsang keterampilan siswa dalam menuangkan ide secara tertulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui kemampuan menyunting teks eksposisi siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Kendari. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Kendari tahun pelajaran 2105/2016 yang berjumlah 35 orang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis menyunting teks eksposisi dengan berpedoman pada ketetapan penulisan huruf kapital, penulisan tanda baca, pemilihan kata, dan keefektifan kalimat. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan disajikan dalam dua tahap. Tahap pertama disajikan hasil penelitian yang menyajikan skor keseluruhan yang diperoleh siswa dengan menggunakan rumus kemampuan. Tahap kedua, penyajian data pada setiap aspek yang diperoleh siswa. Berdasarkan hasil analisis data yang telah diperoleh peneliti bahwa penelitian ini dikategorikan dalam kategori tidak mampu. Dikatakan demikian karena presentase kemampuan klasikal yang diperoleh yakni 77,14% dan belum mencapai criteria kemampuan klasikal yang ditetapkan ≥85%.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE AMATI, TIRU DAN MODIFIKASI (ATM) PADA SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 1 KONAWE SELATAN
Gabriela Natalie Budhihartato;
Yunus;
Erny Harijaty
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i2.420
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi dengan menggunakan metode amati, tiru dan modifikasi (ATM) siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Penelitian ini mengikuti desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kołaboratif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus melalui langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Objek penelitian ini adalah peranan metode ATM untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes. Data dianalisis dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode ATM dapat meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Hal ini dapat dilihat dari tercapainya indikator keberhasilan baik dari segi proses maupun hasil dalam penelitian ini. Rata-rata hasil observasi aktivitas guru dan aktivitas peserta didik meningkat pada siklus I dan siklus II. Hasil Observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I sebesar 76,47% dan pada siklus II meningkat menjadi 94,11%. Hasil observasi aktivitas belajar peserta didik pada siklus I sebesar 72,22% dan pada siklus II meningkat menjadi 88,88%. Dari segi hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 62,5% dan pada siklus II meningkat menjadi 87,5%.
MASALAH-MASALAH SOSIAL DALAM NOVEL MEREKA BILANG AKU KEMLINTHI KARYA HANIFA VIDYA
Nurfajri Dukhani;
La Ode Syukur;
Sri Suryana Dinar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i2.424
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan masalah-masalah sosial dalam novel Mereka Bilang Aku Kemlinthi karya Hanifa Vidya. Penelitian ini menjabarkan berbagai permasalahan sosial yang terdapat dalam novel tersebut menggunakan pendekatan objektif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, digunakan untuk menganalisis isi novel Mereka Bilang Aku Kemlinthi karya Hanifa Vidya. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis konten untuk dapat mengungkapkan isi atau makna yang terdapat didalamnya. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat enam masalah sosial yang termuat dalam novel Mereka Bilang Aku Kemlinthi karya Hanifa Vidya, yakni masalah pendidikan, pergeseran budaya, ketimpangan gender, masalah kependudukan, kemiskinan dan diskriminasi.
REFLEKSI SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI PERJAMUAN KHONG GUAN KARYA JOKO PINURBO
Hartati;
Irianto Ibrahim;
La Tike
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i2.427
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan refleksi sosial dalam kumpulan puisi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian dengan metode deskriptif kualitatif dilakukan untuk memudahkan dalam mendapatkan informasi mengenai refleksi sosial yang terdapat dalam puisi Agama Khong Guan, Doa Khong Guan, Doa Orang Sibuk yang 24 Jam Sehari Berkantor di Ponselnya, Malam Minggu di Angkringan, Wawancara Kerja, Demokrasi, Pesta, Uang Minnah, Kabar Burung, Senja Minnah, dan Aku Tuh Minnah karya Joko Pinurbo. Adapun hasil dari penelitian ini terdapat refleksi sosial pada aspek budaya yang meliputi kepercayaan/agama dan politik dalam puisi Agama Khong Guan, Doa Khong Guan, Doa Orang Sibuk yang 24 Jam Sehari Berkantor di Ponselnya, Malam Minggu di Angkringan, Wawancara Kerja, Demokrasi, dan Pesta. Refleksi sosial pada aspek lingkungan sosial yang meliputi hubungan sosial dan profesi dalam puisi , Uang Minnah dan Kabar Burung. Refleksi sosial pada aspek ekonomi yang meliputi gaya hidup dalam puisi Senja Minnah, dan Aku Tuh Minnah karya Joko Pinurbo.
NILAI-NILAI MORAL DALAM NOVEL SINJAI RINDU TAK PERNAH SELESAI KARYA DUL ABDUL RAHMAN
Kadirun;
Hasraningsih
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i1.442
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Nilai-Nilai Moral dalam novel Sinjai Rindu Tak Pernah Selesai Karya Dul Abdul Rahman serta Implementasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Sumber data pada penelitian ini menggunaan sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer pada penelitian ini berupa novel Sinjai Rindu Tak Pernah Selesai Karya Dul Abdul Rahman yang diterbitkan oleh penerbit Ombak (Anggota IKAPI) pada tahun 2022 dengan tebal 328 halaman. Sumber data sekunder pada penelitian ini merupakan data pelengkap berupa artikel, jurnal, buku-buku yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian dalam novel Sinjai Rindu Tak Pernah Selesai Karya Dul Abdul Rahman, terdapat tiga bagian nilai moral yang terkandung di dalamnya yakni, nilai moral yang berhubungan antara manusia dengan Tuhan, nilai moral yang berhubungan antara manusia dengan manusia lain, dan nilai moral yang berhubungan antara manusia dengan dirinya sendiri.
HUBUNGAN PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU PADA SMP NEGERI 1 KONAWE SELATAN
Niman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i1.460
Hubungan Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Supervisi Kepala Sekolah dengan kinerja guru pada SMPN 1 Konawe Selatan. Peneliitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) hubungan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru di SMPN 1 Konawe Selatan; 2) Hubungan antara pelaksanaan Supervisi Kepala sekolah dengan kinerja guru di SMPN 1 Konawe Selatan; 3) hubungan positif antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan pelak- sanaan supervisi Kepala Sekolah secara bersama-sama dengan kinerja guru di SMPN 1 Konawe Selatan. Penelitian ini menemukan bahwa: 1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara Perilaku kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kinerja Guru di SMPN 1 Konawe Selatan. Besarnya kontribusi perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap Kinerja Guru adalah 21% dan sisanya 79% ditentukan oleh faktor lain. 2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara Supervisi Kepala Sekolah dengan Kinerja Guru SMPN 1 Konawe Selatan. Besarnya kontribusi Supervisi kepala sekolah terhadap Kinerja Guru adalah 43,3% dan sisanya 56,7% ditentukan oleh factor lain. 3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara Perilaku kepemimpinan Kepala Sekolah dan supervisi kepala sekolah dengan kinerja guru SMPN 1 Konawe Selatan. Besarnya kontribusi perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan Supervisi kepala sekolah terhadap Kinerja Guru adalah 64,6% dan sisanya 35,4% ditentukan oleh faktor lain. Dari temuan penelitian ini, disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan supervisi kepala sekolah dengan kinerja guru SMPN 1 Konawe Selatan baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama.
KEIKO DAN SIMULACRA: REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL GADIS MINIMARKET
Enia Priskila
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i2.461
Novel Gadis Minimarket diterbitkan pada tahun 2016 lalu diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama, novel ini menceritakan tentang kehidupan Keiko Furukura, si gadis minimarket, dalam berusaha melebur dalam kehidupan bermasyarakat. Buku ini sarat dengan budaya dan kultur patriarki yang kental, yang menentukan bagaimana wanita seharusnya hidup dan menjadi wanita yang ideal dalam masyrakat. Untuk menganalisis novel ini digunakan analisis wacana kritis dengan Actant Model dan Konsep Braudillard tentang Simulacra. Hasilnya ditemukan berupa penemuan pergolakan yang dirasakan tokoh sentral novel ini yaitu Keiko Furukura dan dimana Keiko melakukan empat tahap
NILAI RELIGIUSITAS DALAM CERPEN AIR MATA TAHAJUD SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER
Rizky Trisna Saputra;
Dewi Kusumaningsih;
Titik Sudiatmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i2.463
Penelitian ini bertujuan memberi kontribusi yang bermanfaat dalam memperkaya pemahaman tentang hubungan antara sastra, agama, dan pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif terhadap cerpen-cerpen terpilih yang mengangkat tema religiusitas. Melalui pendekatan ini, peneliti menganalisis cara nilai-nilai religiusitas yang disampaikan dalam cerpen, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter pembaca. Guru dan pendidik dapat menggunakan cerpen sebagai bahan pembelajaran untuk membantu siswa memahami dan menginternalisasi nilai-nilai agama secara lebih konkret dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pembelajaran, cerpen tidak hanya membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak seperti kebaikan, kejujuran, dan keadilan, tetapi juga memberikan contoh konkret dalam bentuk karakter dan situasi yang dihadapi dalam cerita.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM BINCANG PAGI DI PRO 1 RRI BUKITINGGI
Rifa Indriani;
Tressyalina;
Marzni Mohamed
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v9i2.464
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam pembicaraan pagi di PRO 1 Radio Republik Indonesia Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Objek penelitian ini adalah kalimat-kalimat mengandung kesantunan berbahasa yang terdapat pada talkshow pagi di PRO 1 Radio Republik Indonesia Bukittinggi. Data yang terkumpul dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) mentranskripsikan data yang ada dari berbagai sumber ke dalam bahasa tertulis, (2) mengklasifikasikan data berdasarkan tujuan penelitian (3) menganalisis data sesuai tujuan penelitian, dan (4) merumuskan temuan penelitian. Ada dua temuan dalam penelitian ini. Pertama, berdasarkan analisis kesantunan berbahasa ditemukan tiga pemenuhan maksim kesantunan, yaitu maksim pujian, maksim persetujuan, dan maksim kebijaksanaan. Namun dari tiga maksim yang ditemukan pada ceramah pagi di PRO 1 RRI Bukittinggi, maksim yang paling dominan atau paling sering ditemukan adalah maksim kesepakatan. Hal ini dikarenakan dalam wawancara banyak terdapat pernyataan-pernyataan yang disepakati oleh kedua belah pihak, baik pembicara maupun lawan bicaranya.