cover
Contact Name
Ilfa Khairina
Contact Email
japi@unitri.ac.id
Phone
+6281333369595
Journal Mail Official
japi@unitri.ac..id
Editorial Address
Unitri Press Jln. Telaga Warna Tlogomas Malang Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : (DOI) 10.33366.
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) mrupakan jurnal pengabdian masyarakat berkala 6 bulanan yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil pengabdian masyarakat Scope jurnal terdiri dari berbagai hasil penelitian yang sudah diterapkan pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 291 Documents
Pendampingan Pemuda Penggiat Seni Reyog Ponorogo (PPSRP) Malang Raya untuk Menjadi Art-Preneur dengan Pemanfaatan Media Online Fahyuni Baharuddin; Tri Siwi Agustina; Prakrisno Satrio
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.244 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i2.2597

Abstract

Masyarakat seni merupakan salah satu pihak yang terkena dampak saat pandemi Covid-19 melanda dunia. Salah satu masyarakat seni yang menjadi mitra pengabdian kepada masyarakat adalah Komunitas Pemuda Penggiat Seni Reyog Ponorogo (PPSRP) Malang Raya.Kegiatan komunitasPPSRP adalah memenuhi panggilan pertunjukan seni yang biasanya menjadi salah satu penyumbang penghasilan ekonomi komunitas, namun akibat pandemi Covid-19 komunitas tidak dapat bekerja seperti biasanya. Berdasarkan kondisi tersebut pengabdi berupaya membantu membangkitkan kondisi perekonomian komunitas PPSRP Malang Raya dengan melakukan pendampingan da npelatihan dengan konsep art-preuneur yang menggabungkan pengetahuan dan ketrampilan dibidang seni dan bisnis. Selain itu pengabdi mengenalkan produk PPSRP Malang Raya yang dihasilkan sehingga komunitas didorong untuk mengenalkan produk seninya secara digital dengan media online. Konsep digital diperkenalkan melalui workshop pengelolaan website dan e-commerce. Dari kegiatan PKM tersebut anggota PPSRP Malang Raya mendapatkan banyak manfaat dan dapat meningkatkan kemandirian bagi kelompoknya sehingga semua anggota komunitas menjadi sejahtera. 
PENINGKATAN PERAN PETANI DALAM PENGEMBANGAN VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata) MELALUI PROGRAM PARTICIPATORY BREEDING Reza Prakoso Dwi Julianto; Arifin Noor Sugiharto; Erik Priyo Santoso
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.936 KB) | DOI: 10.33366/japi.v1i1.457

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor yang  strategis dan berperan penting dalam perekonomian nasional dan kelangsungan  hidup masyarakat. Selama beberapa puluh tahun terakhir, sistem pertaniandi Asia Tenggara telah mengalami erosi (pengikisan) sumber genetik yang luar biasa.Kebutuhan untuk meningkatkan produksi pangan yang sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk telah mendorong pengembangan varietas tanaman modern di Asia dari negara barat.Ini mengakibatkan ribuan varietas tradisional menjadi berkurang, bahkan hilang dari peredaran.Melalui kegiatan pemuliaan tanaman diharapkan dapat dihasilkan suatu varietas baru yang mampu berproduksi tinggi meskipun dalam kualitas lingkungan yang kurang baik. Laporan DITJEN P2HP tahun 2008 menyebutkan bahwa petani di jawa timur pada umumnya mempunyai tingkat pendidikan yang relative rendah yaitu 80 % dari mereka hanya tamatan Sekolah Dasar (SD).  Melaui kegiatan pemuliaan tanaman diharapkan dapat membantu petani meningkatkan pengetahuan dan keterampilan  sehingga tidak kalah dalam persaingan global. Proses transfer ilmu pengetahuan dan teknologi pemuliaan tanaman kepada kelompok tani dilakukan dengan pola pelatihan serta pendampingan, hal tersebut dimaksudkan agar petani dapat melakukan kegiatan pemuliaan tanaman dengan benar dan tepat, sehingga dapat menghasilkan varietas baru yang lebih adoptable. Melalui kegiatan ini dihasilkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dapat digunakan sebagai panduan oleh kelompok tani dalam kegiatan pemuliaan tanaman.
Pemberdayaan Kelompok Rumah Pangan Lestari dalam Budidaya Tanaman Hidroponik Pindo Tutuko; Triyanna Widiyaningtyas; Elta Sonalitha; Bambang Nurdewanto
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.755 KB) | DOI: 10.33366/japi.v3i1.843

Abstract

Jumlah perumahan di perkotaan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Semakin banyak lahan pertanian dan perkebunan yang dikonversi menjadi perumahan, akan mengurangi produksi pangan. Pertanian di perkotaan bukan hal yang tidak mungkin diadakan, pertanian dapat dilakukan di setiap rumah dan lingkungan sekitar rumah. Salah satu upaya menyeimbangkan kebutuhan pangan dan jumlah kebutuhan pangan di perkotaan adalah dengan dibentuknya Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL). Penanaman Hidroponik adalah salah satu solusi yang efektif untuk penanaman di lingkungan sekitar rumah. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit dibandingkan pada budidaya tanaman dengan media tanah. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan tanam, pelatihan perawatan, dan pelatihan teknik pemanenan. Hasil menunjukkan bahwa dengan penanaman model hidroponik ini pada KRPL lebih bisa dimanfaatkan oleh warga dan membudidayakannya dengan lebih mudah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
PKM PANTI ASUHAN ‘AISYIYAH KASIH IBU KOTA BENGKULU Novitri Kurniati Kurniati; Islamuddin Islamuddin Islamuddin; Jafrizal Jafrizal Jafrizal
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.714 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i2.1581

Abstract

Pengurus Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kasih Ibu menyadari masih kurangnya program kegiatan yang bisa menambah soft skill anak asuh yang dapat menjadi modal anak nantinya dalam memasuki dunia kerja. Dari SOP pengasuhan, hanya tercantum tiga kegiatan keterampilan hidup (live skill) yaitu keterampilan memasak kue, menjahit dan komputer. Minimnya pelatihan keterampilan ini dikhawatirkan akan melemahkan kemampuan anak dalam membangun masa depannya di kemudian hari. Untuk kedepan, pihak panti berkeinginan agar anak-anak panti bisa mendapatkan pelatihan keterampilan yang bisa menghasilkan produk yang laku di pasaran. Selama ini memang sudah pernah dilakukan pelatihan keterampilan yang dilakukan oleh pihak ketiga, akan tetapi belum ada diantara pelatihan tersebut yang berkelanjutan dan menghasilkan produk yang laku dipasarkan. Cabe merah merupakan salah satu bumbu yang tidak bisa dipisahkan lagi dengan keseharian kita, bersifat gampang busuk dan harga sering berfluktuasi. Dengan teknologi cabe segar dapat diolah lebih lanjut menjadi aneka produk olahan seperti cabe kering, cabe bubuk, pasta cabe, dan bermacam-macam saos cabe. Disamping dapat memperpanjang umur simpan produk, pengolahan cabe merah juga merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Dengan memperhatikan hal di atas dan berdasarkan diskusi tim pengusul dengan pengurus panti, maka disepakati untuk mengajukan suatu Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dalam mengolah cabe merah menjadi aneka produk olahan cabe diantaranya cabe kering, cabe bubuk, abon cabe, pasta cabe dan aneka saos cabe. Bentuk kegiatan yang dilakukan diantaranya pendidikan dan penyuluhan mengenai teknologi pengolahan tanaman hortikultura khususnya cabe merah, pelatihan pembuatan aneka pengolahan cabe merah, pengemasan, pemasaran dan analisis usaha. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dapat meningkatkan keberdayaan, pengetahuan dan keterampilan mitra kegiatan.
Kegiatan Pemanfaatan Tanaman Herbal sebagai Penangkal Covid-19 pada Ibu-ibu PKK Kelurahan Dinoyo A Yusuf Kholil; Farah Mutiara; Farida Kusuma Astuti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.825 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2149

Abstract

Dunia saat ini sedang dilanda suatu wabah  berbahaya yang baru ditemukan berjenis Covid 19 atau yang biasa dikenal virus corona. Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Hingga saat ini Covid 19   telah menjadi  sebuah pandemi yang mewabah diseluruh belahan dunia, termasuk di Negara Indonesia.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah Sosialisasi ke warga mengenai jenis tanaman herbal (jeruk) dan manfaat yang dapat digunakan untuk menangkal virus dengan metode pendekatan kelompok Sosialisasi cara budidaya dan perawatan tanaman herbal (jeruk) yang tepat, Memberikan bibit tanaman jeruk kepada warga.  Metode kegiatan pengabdian  masyarakat  adalah  dengan  melakukan  penyuluhan pertanian. Metode penyuluhan pertanian dibedakan berdasar 3 jenis, yaitu pendekatan perorangan, pendekatan kelompok, dan pendetan massal.Target yang dicapai dari kegiatan ini adalah 75% dimana Ibu-ibu PKK sudah dapat melakukan budidaya tanaman jeruk sebagai tanaman herbal penangkal Covid-19. selanjutnya target 25% adalah kegiatan pendampingan secara kontinyu
Penerapan Magical Book Geometry Voice Interaction Sebagai Sarana Belajar Matematika Bagi Penyandang Tuna Netra Masa Pandemi Di Smplb-A Ypab, Surabaya Sandha Soemantri; Junaidi Fery Efendi; Rizka Firdhayanti; Eriawan Ady Wicandra; Dimas Sholahudin; Alfina Damayanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.241 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.3301

Abstract

Tahun 2020 menjadi tahun yang berat karena pandemi Covid-19 yang membuat difabel sebagai salah satu kelompok masyarakat yang terdampak serius. Kendala paling besar bagi difabel dalam pandemi Covid-19 adalah terbatasnya akses mobilitas. Seharusnya dalam situasi pandemi saat ini, siswa penyandang tunanetra memiliki media pembelajaran sendiri dirumah yang sifatnya konkrit dan memiliki nilai praktis dalam penggunanya. Oleh karena itu media pembelajaran tetap berorientasi pada pembelajaran berbasis aplikatif dan interaktif guna menjaga stabilitas belajar siswa. Magical Book Geometry Voice Interactionmerupakan media konkrit berbasis audio visual yang dikombinasikan textbraille bagi siswa SMPkhususnya materi bangun ruang. Dari implementasi media, kemampuan kognitif siswa tunanetra kelas IX di SMPLB-A YPAB Surabaya meningkat, guru dan siswa juga semakin termotivasi untuk belajar.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI MAKANAN RINGAN LADU DENGAN MENGGUNAKAN INOVASI TEKNOLOGI DI DESA BANJAREJO DUSUN LAJU KECAMATAN NGANTANG Ahmad Mukoffi; Agustinus Soemardi Soebagio
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.063 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i1.601

Abstract

Upaya untuk meningkatkan pendapatan usaha Mikro Makanan Ringan "LADU" Desa Banjarejo Dusun Laju Kecamatan Ngantang melalui inovasi teknologi oven pengeringan guna meningkatkan kapasitas produksi sehingga diharapkan dapat mengatasi ketergantungan terhadap pengeringan secara tradisional (Sinar Matahari). Dengan menggunakan alat yang modern memberikan kemudahan proses pengeringan yang dapat dilakukan kapan saja baik musim penghujan maupun kemarau. Menggunakan alat modern juga dapat mengeringkan adonan ladu dengan kapasitas besar. Pada proses pembuatan makanan ringan ladu ada proses pengeringan adalah dimana pengeringan merupakan cara untuk menghilangkan atau mengurangi kadar air dari suatu bahan beras ketan dengan metode penguapan melalui penggunaan energi panas dari alat pengering yang digunakan UKM Ladu Bu Siwa dan Ladu Mak Yah. Pengemasan ladu secara tradisional yang di lakukan Mitra mengalami permasalahan yang disebabkan oleh mudahnya ruangan kemasan terisi angin yang berdampak pada daya tahan produk ladu selama pemasaran. Proses pengemasan merupakan cara yang dilakukan Mitra dengan pembungkusan atau pewadahan pada ladu agar dapat terhindar dari angin, kotoran dan kerusakan.
Dampak Penerapan GMP dan SSOP terhadap Kualitas Minuman Kunyit Asam SMUD SMK Muhammadiyah 2 Malang warkoyo warkoyo; Damat Damat; Sri Winarsih
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.441 KB) | DOI: 10.33366/japi.v4i1.1121

Abstract

Di Malang dan sekitarnya pertumbuhan UMKM yang memproduksi minuman berasa dalam kemasan semakin banyak dikarenakan permintaan produk ini juga semakin banyak. Produk minuman dalam kemasan yang beredar di Malang yang khas adalah sari apel, temulawak, sari buah jambu, sinom dan kunyit asam. SMK Muhammadiyah 2 juga mengambil peran dalam pemenuhan permintaan minuman dalam kemasan yaitu kunyit asam. SMK Muhammadiyah 2 Malang memiliki unit usaha minuman kunyit asam dalam kemasan. Proses produksi minuman kunyit asam ini masih belum menerapkan sistem GMP dan SSOP yang baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah mensosialisasikan tenatng sistem GMP dan SSOP agar mutu minuman meningkat. Metode yang digunakan untuk pendampingan ini adalah tutorial dan pendampingan penerapan GMP dan SSOP kepada staff yang berperan aktif dalam produksi minuman kunyit asam dan mampu meningkatkan mutu produk yang sesuai dengan SNI 01-4320-1996.
Penerapanan Analisis Twin dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Bokor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Euis Elih Nurlaelih; Sitawati Sitawati; Nurul Aini; Yogi Sugito; Mudji Santoso; Medha Baskara; Dewi Ratih Rizki Damaiyanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.563 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2373

Abstract

Desa Bokor merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata.TWIN (Tani, Wisata, Indah, dan Nyaman) merupakan analisis potensi yang sering digunakan dalam pengembangan agrowisata yang diaplikasikan pada pengembangan Desa Wisata Bokor. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui tahap kegiatan survei lokasi, komunikasi dan sosialisasi, FGD serta pendampingan.Tujuan yang ingin dicapai adalah adanya peningkatan pemahaman dan kesamaan visi misi antar elemen masyarakat Desa Bokor serta tersusunnya rencana pengembangan Desa Wisata berbasis pertanian. Kegiatan dilakukan pada bulan Mei sampai September 2020. Hasil analisis TWIN, Desa Bokor memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis pertanian dan perikanan yang ditunjang oleh budaya dan kearifan lokal. Potensi utama yang dimiliki antara lain pemandangan alam yang indah, suasana perdesaan yang alami dan asri, aksesibilitas yang mudah, masyarakat desa yang ramah serta adanya fitur atau elemen lanskap baik alami maupun budaya seperti sungai, sawah, dan perkampungan khas perdesaan. Rekomendasi yang diberikan antara lain terkait penataan area pemancingan serta fasilitas pendukung desa wisata lainnya. 
Pendidikan Mitigasi Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami Di SMP N 7 Kota Bengkulu Sebagai Sekolah Pada Zona Keterpaparan Herlin Fransiska; Dian Agustina; Dyah Setyo Rini
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.054 KB) | DOI: 10.33366/japi.v7i1.2946

Abstract

Kota Bengkulu merupakan Ibu kota Provinsi Bengkulu yang berada pada zona aktif gempa bumi, serta terdapat zona Megathrust dan zona sumber gempa Mentawai Backthrust yang menyebabkan sering terjadi gempa bumi bahkan berpotensi tsunami. Sebuah penelitian menghasilkan zona keterpaparan gempa bumi dan tsunami di Kota Bengkulu. Tujuan pengabdian pada masyarakat yaitu memberikan edukasi mitigasi terhadap gempa bumi dan tsunami SMP N 7 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan pada pengabdian yaitu aktive learning. Tahapan kegiatan diawali dengan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi gempa bumi dan tsunami dan langkah kesiapsiagaan, diakhiri dengan post-test. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yaitu peserta mengikuti dengan antusias, hasil pre-test dan post-test menunjukkan hasil yang signifikan, yang artinya kegiatan terlaksana dengan baik dan tujuan kegiatan tercapai dilihat dari signifikansi uji beda berpasangan terhadap evaluasi kegiatan dengan nilai signifikansi 0.020 yang artinya dengan taraf nyata 5% terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan peserta sebelum dan setelah kegiatan mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami. Kegiatan ini penting dilakukan dan memberikan pengetahuan yang bermanfaat untuk daerah yang berada di zona aktif gempa bumi.

Page 11 of 30 | Total Record : 291