cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 515 Documents
PENGARUH MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS XI SMK NEGERI 2 KERINCI Hizam Hakimi
EDU RESEARCH Vol 1 No 1 (2019): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.605 KB) | DOI: 10.47827/jer.v1i1.41

Abstract

Berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan menunjukkan bahwa masih rendahnya hasil belajar pendidikan agama islam (PAI) di SMK Negeri 2 Kerinci, hal ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi sumber belajar dan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh modul berbasis model problem based learning dalam meningkatkan hasil belajar PAI di SMK Negeri 2 Kerinci. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu menggunakan rangcangan faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI sebanyak 148 orang. Kelompok sampel diambil secara purposive sampling. Sampel perlakuan dalam penelitian ini adalah 48, setelah dilakukan pembagian kelompok 27% tingkat motivasi belajar tinggi dan 27% tingkat motivasi belajar rendah. Instrument motivasi belajar diukur dengan menggunakan angket dan hasil belajar menggunakan tes soal pilihan ganda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tuckey. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) model pembelajaran problem based learning lebih efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi bekajar dibandingkan dengan penerapan modul saja, (2) motivasi belajar tinggi lebih efektif dari pada motivasi belajar rendah untuk meningkatkan hasil belajar PAI. (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran problem based learning dengan modul untuk meningkatkan hasil belajar PAI, (4) pada tingkat motivasi belajar tinggi, model problem based learning lebih efektif dibandingkan dengan pemakaian modul saja, dan (5) pada tingkat motivasi belajar rendah, dengan pemberian modul saja lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar PAI.
PENERAPAN MODEL TEAM TEACHING DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AKUNTANSI DASAR DI SMK NEGERI 5 KERINCI Hj. Walizar, S.Pd
EDU RESEARCH Vol 1 No 4 (2020): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.663 KB) | DOI: 10.47827/jer.v1i4.42

Abstract

Prestasi belajar yang berapasl dari motivasi belajar adalah kekuatan yang menjadi pendorong kegiatan/perilaku individu, menunjukan situasi dalam diri individu yang mendorong atau menggerakan individu untuk melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan. Motivasi terbentuk dari tenaga-tenaga yang bersumber dari dalam dan luar individu, motivasi mempunyai dua fungsi yaitu untuk mengarahkan prilaku dan mengaktifkan perilaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik dan dengan adanya model team teaching ini juga diharapkan juga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sehingga pengetahuan dan keterampilan dapat meningkat. Metode pengumpulan data yang dipakai penelitian kualitatif ini meliputi pengamatan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Dalam menentukan indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah 80% peserta didik mencapai KKM. Secara umum, hasil penelitian ini menunjukan peningkatan kemampuan peserta didik dalam mempelajari pelajaran akuntansi dasar di SMK Negeri 5 Kerinci. Hal ini dapat ditunjukan dari hasil tes yang telah dilaksanakan dimana peserta didik yang tuntas, meningkat menjadi 19 orang atau 89,3%. Ini sebuah peningkatan yang Sangat menggembirakan, Karena dibandingkan dengan yang belum tuntas, Jumlah menjadi lebih sedikit yaitu 3 orang atau 10,7%. Hal ini berarti sudah berada di atas persyaratan Standar Ketuntasan Belajar Mengajar (SKBM) yang ditetapkan oleh sekolah untuk mata pelajaran akuntansi dasar, yaitu 80%.
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK DI MI NO. 29/E.3 HIANG TINGGI Hukmiah
EDU RESEARCH Vol 2 No 2 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.952 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i2.43

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemahaman masalah siswa pada pembelajaran matematika. Disamping itu dapat pula digunakan sebagai inovasi dan lebih kreatif dalam mengembangkan model pembelajaran matematika dan menambah wawasan dengan penerapan model Inkuiri Terbimbing. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila sudah mengalami peningkatan antara kemampuan memecahkan masalah dari kondisi awal. Untuk menentukan ketercapaian tujuan peneliti, peneliti merumuskan indikator keberhasilah tindakan. Indikator keberhasilan merujuk pada kemampuan pemahaman masalah siswa pada pembelajaran matematika yang melalui hasil tes dilakukan pada setiap tahap. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan kemampuan pemahaman masalah siswa pada pembelajaran matematika menggunakan model Inkuiri Terbimbing. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman masalah siswa kelas VI MI No. 29/E.3 Hiang Tinggi terkait indikator yang pertama pemahaman masalah, kedua merencanakan cara penyelesaiannya, ketiga melaksanakan rencana, dan keempat menafsirkan hasil. Dari keempat indikator ini, terihat sebagian besar siswa memiliki kemampuan pemahaman masalah yang sangat baik. Hal ini dilihat dari siswa yang telah memecahkan masalah sesuai dengan skala penilaian yang ditetapkan baik dalam kegiatan kelompok maupun dari hasil siswa dalam mengerjakan soal evaluasi. Selanjutnya, siswa sudah bisa menyebutkan dan menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dari soal/masalah, serta produser atau langkah-langkah apa yang cocok untuk menyelesaikan masalah tersebut dan menuliskan kesimpulan dari pemahaman yang sudah diselesaikan.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING DI MI NO 29/E.3 HIANG TINGGI Eni Sandrayati
EDU RESEARCH Vol 2 No 2 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.744 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i2.44

Abstract

Penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk melatih peserta didik agar mampu bekerjasama dalam membuat tugas kelompok sehingga menguatkan rasa kebersamaan dan kekompakan pada teman. Penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai alternatif dalam pemilihan dan penentuan model pembelajaran yang digunakan sehingga memberi kesempatan pembelajaran bekerja secara otonom mengkonstruk pengetahuan mereka sendiri dan menghasilkan produk nyata dengan kerjasama yang terjalin antar peserta didik. Selain itu penelitian ini diharapkan menjadi motivasi tersendiri bagi guru untuk lebih memahami karakteristik peserta didik sehingga dapat menentukan strategi pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Untuk menentukan ketercapaian tujuan penelitian, peneliti merumuskan indikator keberhasilan tindakan. Indikator disusun dengan mempertimbangkan kondisi sebelum pemberian tindakan dan setelah pemberian tindakan. Indikator keberhasilan merujuk pada teori kerjasama siswa apakah siswa sudah menunjukan peningkatan kerjasama melalui lembar observasi. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan kerjasama siswa setelah dilakukan pembelajaran menggunakan model Project Based Learning. Adapun kriteria peningkatan tersebut adalah terjadinya peningkatan kerjasama siswa minimal 70 dari jumlah siswa yang memiliki tingkat kerjasama dengan predikat B (Baik). Penggunaan model Project Based Learning dapat meningkatkan kerjasama siswa pada pembelajaran IPA kelas IV. Dimana peningkatan itu terjadi dari tahap I hingga tahap II sebesar 16%, pada tahap I perolehan persentase sikap kerjasama siswa mencapai 68% dengan kategori cukup, kemudian mengalami peningkatan pada tahap II dengan persentase mencapai 84% dengan kategori baik.
MANFAAT MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PENINGKATKAN HASIL BELAJAR FIQIH DI MI NEGERI 2 KERINCI Rajulis, S.Pd.I
EDU RESEARCH Vol 2 No 2 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.399 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i2.45

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan dengan adanya media audio visual ini juga diharapkan juga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sehingga pengetahuan dan keterampilan dapat meningkat. Analisis data ini dilakukan setelah data yang diperoleh dari sample melalui instrument yang dipilih dan akan digunakan untuk menjawab masalah dalam penelitian atau untuk menguji hipotesa yang diajukan melalui penyajian data. Data yang terkumpul tidak mesti seluruhnya disajikan dalam pelaporan penelitian, penyajian data ini adalah dalam rangka untuk memperlihatkan data kepada para pembaca tentang realitas yang sebenarnya terjadi sesuai dengan fokus dan tema penelitian, oleh karena itu data yang disajikan dalam penelitian tentunya adalah data yang terkait dengan tema bahasan saja yang perlu disajikan. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa pada tahap I dan Tahap II mengalami peningkatan, hal itu ditunjukan dengan jumlah ketuntasan belajar siswa serta presentase ketuntasan yang telah tercapai. Pada tahap I siswa yang tuntas 12 siswa dengan presentase 60%. Dan pada tahap II jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 17 siswa dengan presentase 85%.
AKIDAH AKHLAK DAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS E-LEARNING UNTUK MEMBENTUK AKHLAK PESERTA DIDIK DI MI NEGERI 2 KERINCI Salawati, S.Pd.I
EDU RESEARCH Vol 2 No 2 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.606 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i2.46

Abstract

Pendidikan karakter berbasis e-learning dalam membentuk sikap anak studi kasus di MI Negeri 2 Kerinci sebenarnya memiliki tujuan yang sama dengan UUD yang terdapat di Indonesia, yakni secara aktif mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan kepada semua pihak yang melakukan pendidikan Islam khususnya untuk para pendidik di MI Negeri 2 Kerinci agar dalam pendidikan karakter berbasis e-learning dapat membentuk akhlak peserta didik dengan baik. Penelitian ini merupakan field research (penelitian lapangan), yang menitik beratkan pada hasil pengumpulan data dari informan yang ditentukan. Penelitian lapangan (field research) dapat juga dianggap sebagai metode untuk mengumpulkan data kualitatif, yakni dimaksudkan untuk mempelajari secara mendalam mengenai suatu cara unit sosial tersebut. Penelitian lapangan ini dilakukan secara langsung di MI Negeri 2 Kerinci, dimana objek yang diteliti yaitu pendidikan karakter berbasis e-learning dalam membentuk sikap anak. Tenaga pendidik yang profesional, guru MI Negeri 2 Kerinci sudah memenuhi standar nasional dengan berijazah S-1 yang sesuai dengan bidangnya. Stakeholder, keberadaan lingkungan sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan pribadi siswa, karena keberadaan siswa dimasyarakat lebih banyak dan lebih lama dibandingkan dengan di sekolah. Sarana dan prasarana MI Negeri 2 Kerinci mempunyai mushala yang cukup untuk menampung seluruh siswa dan guru dalam melakukan shalat dzuhur berjama’ah, dan digunakan untuk kegiatan keagamaan yang lain. Faktor penghambat yaitu kurangnya perhatian dari orang tua, kesibukan orang tua melaksanakan kegiatannya terkadang sampai melupakan tugas untuk mendidik anaknya.
PENGARUH SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA SMK NEGERI 5 KERINCI TAHUN AJARAN 2019/2020 Hj. Walizar, S.Pd
EDU RESEARCH Vol 2 No 2 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.541 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i2.47

Abstract

Penelitian ini diharapkan sebagai sumbangan perkembangan ilmu dalam pemanfaatan sumber belajar dalam proses pembelajaran, dan menambah referensi bacaan dan sebagai bahan pertimbangan dalam strategi pengembangan pembelajaran, baik kualitas maupun kuantitas, serta sebagai sumbangan pemikiran bagi peneliti yang akan melakukan penelitian lebih lanjut. Adapun lokasi penelitian ini dilakukan pada sekolah SMK Negeri 5 Kerinci yang beralamat di Desa Belui Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci, Jambi. Teknik Analisis Data melalui Uji Normalitas, Uji Regresi Linear Sederhana, Koefisien Determinasi, dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian dari data uji normalitas pada variable sumber belajar (X) dan variable hasil belajar (Y) dengan nilai sig. 0,200 dan 0,200. Dengan demikian dapat dikatakan data ini mempunyai arti bahwa nilai sig. lebih besar dari 0,05. Jadi data pada setiab varibel dapat dikatakan berdistribusi normal. Berdasarkan uji regresi linier sederhana, dapat dijelaskan bahwa konstanta (a) 60,240 dan koefisien regresi X sebesar 0,224. Nilai konstanta sebesar 60,240 dapat dikatakan bahwa nilai konstanta tersebut merupakan nilai dari varibel hasil belajar, dengan nilai regresi X sebesar 0,224, dengan demikian penambahan 1% dari nilai sumber belajar maka hasil belajar akuntansi pada siswa akan bertambah sebesar 0,224 dengan pertimbangan varibel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil koefisiensi determinasi, diperoleh bahwa nilai korelasi (R) dari varibel sumber belajar (X) dan hasil belajar (Y) adalah sebesar 0,484 dan nilai R- Square sebesar 0,234. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai ini mempunyai arti hasil belajar dapat dipengaruhi oleh sumber belajar dengan tingkat persentase sebesar 23,4% (0,234 x 100%) dan sisanya 76,6% ditentukan oleh variabel yang lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini (diluar dari variabel peneliti). Dari uji hipotesis dapat disimpulkan ada pengaruh antara variabel (X) sumber belajar terhadap varibel (Y) hasil belajar akuntansi siswa dengan taraf signifikansi sebesar 95% dengan nilai sig <0,05.
ANALISIS MANFAAT METODE PEMBELAJARAN DARING DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS II MI NO. 36/E.3 TANJUNG PAUH MUDIK TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Zaryati, S.PdI
EDU RESEARCH Vol 1 No 2 (2020): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.333 KB) | DOI: 10.47827/jer.v1i2.48

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik Kelas IIMI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudik yang bisa dilihat dari nilai ulangan harian peserta didik yang mempunyaiviriteria belum tuntas sebesar 60%, sedangkan viriteria tuntas 40%. Hasil tersebut memberikan gambaran bahwa kondisi hasil belajar peserta didik Kelas II MI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudik terutama mata pelajaran Bahasa Indonesia masih rendah. Pendidik berperan penting terhadap penentuan hasil belajar peserta didik. Sesuai hasil observasi dilakukan hasil belajar rendah diakibatkan karena pembelajaran saat ini menggunakan aplikasi WhatsApp jadi ada beberapa peserta didik yang tidak memiliki handphone dan peserta didik itu pun ada yang tertinggal dengan pembelajaran tersebut, ada juga yang tidak terlalu faham dan kurang dalam pemahaman materi yang dikirimkan oleh pendidik melalui whatsApp. Rumusan masalah di penelitian ini ialah: “Bagaimana penerapan metode pembelajaran daring dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II MI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudik tahun pelajaran 2020. Tujuan mendeskripsikan penerapan alam mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II MI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudik. Penelitian ini sebagai penelitian kualitatif lapangan yang bertujuan penelitian untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran daring dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II MI No. 36/E.3 Tanjung Pauh Mudiktahun pelajaran 2020. Metode pembelajaran I disini menggunakan aplikasi whatsApp grub, subyek dalam penelitian ini ialah peserta didik Kelas II sejumlah 20 peserta didik.Teknik pengumpulan data yang dipakai yakni Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari kesimpulanpenelitian ini ialah penerapan metode pembelajaran daring mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II sudah dilaksanakan dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan konsistennya pendidik dalam memotivasi siswa dan orang tua peserta didik selaku pendamping belajar peserta didik dalam melakukan aktivitas didalam WhatsApp grub seperti memosting materi yang akan dipelajari, memberikan penjelasan tentang mteri tersebut hingga pemberian tugas yang dikumpul
PENGARUH PENERAPAN MEDIA YOUTUBE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VII SMPN 34 KERINCI Desrianti Sahida
EDU RESEARCH Vol 2 No 3 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.307 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i3.50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi pengetahuan peserta didik sebelum menggunakan media youtube dalam pembelajaran fisika, untuk mengetahui kompetensi pengetahuan peserta didik setelah menggunakan media Youtube dalam pembelajaran fisika, dan untuk mengetahui peningkatan kompetensi pengetahuan peserta didik setelah menggunakan media Youtube dalam pembelajaran fisika. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Sedangkan desain rancangan pre eksperimental (pre eksperimental design). Adapun rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah One Group Pretest- Postest yaitu sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu sampel diberi pretest (tes awal) dan diakhir pembelajaran sampel diberi postest (tes akhir). Desain ini digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran fisika setelah menggunakan youtube. Hasil penelitian pada penilaian pengetahuan peserta didik 79% dari jumlah peserta didik telah menguasai lebih dari 70% tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dengan nilai rata-rata 76. Hal ini menunjukkan keberhasilan peserta didik dalam menemukan masalah dan memecahkan masalah fisika dalam media pembelajaran youtube yang digunakan. Selain itu, penerapan media pembelajaran youtube juga telah berhasil menuntun peserta didik dalam menguasai materi dengan melibatkan peserta didik sepenuhnya dalam proses pembelejaran. Pengaruh hasil belajar fisika peserta didik antara hasil pretest dan posttest disebabkan karena perlakuan yang diberikan dengan menerapkan media youtube dalam proses pembelajaran fisika. Selama perlakuan diberikan dengan menerapkan media youtube peserta didik terlihat lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran fisika terutama saat melakukan praktikum.
ENINGKATAN PENALARAN DAN HASIL BELAJAR FIKIH DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING Hj. On Julita, S.Pd.I
EDU RESEARCH Vol 2 No 3 (2021): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.423 KB) | DOI: 10.47827/jer.v2i3.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan penalaran dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fikih dengan strategi pembelajaran problem solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research (PT). Subjek penelitian yang dilakukan adalah siswa Kelas XI KC.2 SMK Negeri 4 Surakarta yang berjumlah 30 siswa, sedangkan objek penelitiannya adalah penalaran matematis dan hasil belajar siswa. Metode pengumpulan data melalui observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data dalam model aliran deskriptif kualitatif. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh: 1) Peningkatan penalaran matematis siswa terlihat dari peningkatan indikator yang meliputi antara lain: a) Kemampuan berpikir logis sebelum tindakan sebesar 30%, meningkat menjadi 63,33% pada putaran pertama dan putaran kedua meningkat menjadi 76,67%, b) Kemampuan berpikir kritis sebelum tindakan 26,67%, meningkat menjadi 56,67% pada putaran pertama, dan putaran kedua meningkat menjadi 70%, c) Kemampuan menarik kesimpulan sebelum tindakan sebesar 20%, meningkat menjadi 46,67% pada putaran pertama dan putaran kedua meningkat menjadi 63,33%, 2) meningkatkan hasil belajar fikih siswa yang dapat dilihat dari hasil tes tertulis yang memenuhi nilai 75 sebelum aksi sebesar 43,33%, meningkat menjadi 63,33% pada putaran pertama dan putaran kedua meningkat menjadi 80%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran problem solving dalam pembelajaran fikih dapat meningkatkan penalaran dan hasil belajar siswa.

Page 4 of 52 | Total Record : 515