Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Articles
48 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2022)"
:
48 Documents
clear
Membangun Kemandirian Masyarakat di Kelurahan Sengkotek Kota Samarinda melalui Program Wirausaha Berbasis Pangan Fungsional Puding Kelor
Hamdani;
Pratama, Rizky;
Pangesti, Rizka Dhilla Dwi;
Kawareng, Andi Tenri;
Aqiilah, Dian;
Audina, Nia
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.45
Kewirausahaan merupakan suatu kemampuan seseorang dalam melihat peluang dan dapat menciptakan suatu organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut. Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan inovasi sekaligus memotivasi masyarakat Kelurahan Sengkotek Samarinda Seberang dalam mengolah hasil pertanian yang cukup banyak dihasilkan di daerah tersebut yaitu daun kelor menjadi produk yang memiliki nilai jual. Puding cukup banyak digemari oleh berbagai kalangan baik anak anak maupun orang dewasa yang memiliki peluang cukup besar untuk masyarakat kelurahan sengkotek samarinda seberang dalam berwirausaha. Pada pengabdian yang dilakukan kami memfokuskan pada pembuatan puding berbahan dasar daun kelor yang dikombinasikan dengan buah buahan seperti nanas dan buah naga. Kelor merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan gizi yang tinggi sementara nanas memiliki antioksidan yang cukup tinggi dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan buah naga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan baik untuk kesehatan seperti sebagai antioksidan dan dapat mencegah serangan radikal bebas. Evaluasi dari kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasme dari peserta kegiatan tersebut dimana pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut peserta sangat antusias pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran terhadap masyarakat di kelurahan sengkotek samarinda seberang tentang kewirausahaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan
Edukasi Kesehatan Tentang Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMA Negeri 5 Palu
Fadjriah, Rasyika Nurul;
Krishnasari, Shendy
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.46
Pandemik Covid 19 memberikan dampak yang besar di berbagai aspek. Pola pembelajaran siswa maupun mahasiswa yang sebelumnya lebih didominasi aktifitas luring menjadi daring. Hal tersebut memberikan kebiasaan baru yang melekat pada perilaku para pelajar yaitu kebiasaan menggunakan computer ataupun smartphone yang mengakibatkan meningkatnya kasus Computer Vision Syndrome (CVS). Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai situasi COVID-19, untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai urgensi kasus CVS di masa pandemi, untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai penyebab dan gejala CVS serta upaya pencegahannya dan mengembangkan metode evaluasi pendidikan kesehatan elektronik berbasis permainan digital Kahoot.it. Metode yang digunakan dalam kegiatan edukasi kesehatan ini adalah dengan (1) metode pre test yang diberikan kepada peserta kemudian, (2) metode ceramah yaitu memberikan edukasi kepada peserta dan (3) metode post test untuk melihat hasil evaluasi edukasi tersebut. Lokasi kegiatan adalah SMA Negeri 5 Kota Palu dengan sasaran adalah siswa-siswi SMA di kelas X IPA. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan para siswa di SMA Negeri 5 terkait penyebab Computer Vision Syndrome, gejala dan cara pencegahannya.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Pondok Pesantren Masarratul Muhtajin Komplek Kesultanan Banten Lama Kota Serang
Amaliyah, Eli;
Aminah;
Nurlaela, Ela
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.47
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada usia sekolah sangat baik untuk mendidik dan menanamkan kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang PHBS sehingga adanya perubahan perilaku kepada anak sekolah pada siswa-siswi Pondok Pesantren Masarrattul Muhtajin Komplek Kesultanan Banten lama Kecamatan Kasemen Kota Serang, dapat mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan menggunakan proyektor in focus, note book dan beberapa alat peraga. Kegiatan penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) pada anak sekolah dilakukan di Pondok Pesantren Masarrattul Muhtajin Komplek Kesultanan Banten lama Kecamatan Kasemen Kota Serang dengan peserta sejumlah 25 siswa Stanawiyah, 25 Siswa Aliyah serta guru dan staf sebanyak 10 orang. Kegiatan penyuluhan PHBS berjalan lancar, semua siswa antusias mengikuti kegiatan PKM ini. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan PKM ini mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa agar dapat mempraktekkan perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Penyuluhan Diet DASH Bagi Penderita Hypertensi Di Kelurahan Sukamentri Kabupaten Garut
Anggorodiputro, Raden Roro Ratuningrum
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.48
Penyakit tidak menular merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian nasional maupun global pada saat ini. Penyakit tidak menular dapat bersifat akut dapat juga bersifat kronis. Salah satu penyakit tidak menular yang mengakibatkan kematian adalah Hypertensi Latar belakang adanya penyuluhan Diet DASH yaitu banyaknya masyarakat yang tidak mengontrol makanan sehingga Tekanan darah masih tinggi serta kurangnya pengetahuan masyarakat terkait Diet DASH. Tujuan Kegiatan yaitu memberikan edukasi kepada penderita hypertensi terkait Diet DASH untuk mengontrol pola makan bagi penderita sehingga diharapkan tekanan darah menjadi normal. Metode yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan kepada penderita hypertensi dengan metode ceramah dan diskusi menggunakan poster Diet DASH dan Tips Mengontrol Hypertensi. Poster yang dibuat berisikan informasi terkait pengertian diet DASH, Aturan pola makan diet DASH serta tips mengontrol hypertensi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu terdapat 87 orang penderita hypertensi di lingkungan RW 17 Kel. Sukamenteri Kec. Garut Kota Kab. garut yang sudah dilakukan pengayaan dan edukasi pentingnya mengontrol tekanan darah. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya menurunkan tingkat kematiian akibat komplikasi hypertensi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: meningkatkan pengetahuan mengenai diet DASH bagi penderita hypertensi; dan meningkatkan kesadaran serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengontrol tekanan darah sebagai upaya menurunkan tingkat kematiian akibat komplikasi Hypertensi
Penyuluhan Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini Kepada Guru PAUD dan Orang Tua Siswa PAUD Di Kelurahan Lambara Kota Palu
Rahman, Nurdin;
Ariani;
Rakhman, Aulia
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.49
Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kesehatan sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh, dan berkembang secara harmonis dan setinggi-tingginya menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Kesehatan dan gizi yang baik pada anak usia dini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, mendukung proses belajar dengan baik dan meningkatkan kualitas hidup anak. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan peserta tentang Kesehatan dan gizi anak usia dini. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah yang digunakan untuk menjelaskan materi tentang 1) Pentingnya kesehatan dan gizi; 2) Upaya pemeliharaan kesehatan dan gizi; 3) Dasar-dasar pertolongan pertama pada kecelakaan; 4) Pentingnya gizi seimbang bagi kecerdasan pertumbuhan, pencegahan penyakit dan produktivitas; 5) Dasar-dasar perlindungan, keselamatan dan keamanan anak. Hasil pengabdian masyarakat Kegiatan penyuluhan di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Dusun Liku, Kelurahan Lambara Kota Palu telah selesai dilaksanakan dengan peserta adalah guru dan orang tua siswa. Semua peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Materi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta untuk menerapkan cara yang baik dalam bidang Kesehatan dan gizi anak usia dini. Kemudian, terdapat peningkatan pengetahuan yang diukur dari hasil pre dan posttest yaitu dari 5,5 menjadi 6,75
Pemberian Makanan Tambahan Pada Balita Berisiko Stunting Di Desa Rerang Kecamatan Dampelas
Jamaluddin;
Madina, Jaya I.;
Saida, Nur;
Andari, Ega Ayu;
Mujahida, Nurul;
Fahmi, Nur;
Nur, Rosmala;
Pitriani
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.51
Stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi, infeksi berulang dan stimulasi psikososial yang tidak mencukupi yang ditandai dengan tinggi badan berada dibawah standar deviasi pada kurva tinggi menurut usia. salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting yaitu asupan nutrisi. Anak dengan pemberian nutrisi yang kurang secara terus menerus dapat memicu kekurangan gizi kronis yang berakibat balita menjadi pendek. kegiatan ini bertujuan untuk ikut berkontribusi dalam percepatan penurunan angka kejadian stunting serta membantu meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terutama ibu rumah tangga mengenai pentingnya komponen asupan nutrisi dalam pertumbuhan anak. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode observasi, studi dokumen dan metode dokumentasi. Hasil dari data yang didapatkan menunjukkan adanya perbedaan berat badan dan tinggi badan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan pada balita yang berisiko terkena stunting. Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai asupan gizi mengakibatkan kurangnya asupan nutrinya yang didapatkan oleh balita. Pemberian makanan tambahan menjadi salah satu cara dalam pencegahan stunting yang cukup efisien agar dapat menurunkan angka stunting di Indonesia khususnya di Desa Rerang Kecamatan Dampelas
Pemanfaatan Sumber Pangan Lokal Dalam Pemenuhan Gizi Balita Pada Keluarga Prasejahtera Di Desa Pejaten
Susanti, Sri;
Avicenna, Evi;
Mulyati, Sri;
Marliana, Lina
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.52
Praktik pemberian makanan sehat bagi balita di desa pejaten masih menjadi permasalahan dimana dari hasil waawancara yang dilakukan sebanyak 57% ibu mengatakan belum mampu membuat berbagai variasi menu dengan memanfaatkan sumber daya makan lokal , dan masih ditemukan praktik pemberian makanan jajanan kepada balita Tujuan pemngadian ini adalah sebagai peningkatan pengetahun dan ketrampilantentang menu sehat untuk balita berdasarkan sumber pangan local. Metode pengabdian berupa penyuluhan gizi dan praktek pembuatan makanan sehat untuk balita berdasarkan sumber pangan lokal. Dengan jumlah Peserta 11 ibu yang memiliki balita. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa pejaten. Hasil menunjukkan bahwa peserta antusias dalam mengikuti penyuluhan dan demonstrasi masak, ditunjukkan dengan peningkata rerata kemauan ibu dalam membuat menu sehat untuk balita sebesar 9,90. Makanan balita yang diolah sesuai dengan selera balita, diharapkan dapat meningkatkan gizi balita. Setelah kegiatan ini diharapkan ibu-ibu dapat secara berkesinambungan menerapkan pengetahuan yang di dapat sehingga terpenuhunya kebutuhan gizi balita
Sosialisasi Tentang Pencegahan Stunting Kepada Calon Pengantin Di Kecamatan Kramat Watu, Kabupaten Serang
Ismayanty, Devie;
Lufar, Nay;
Mulyati, Sri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.53
Sasaran sosialisasi adalah calon pengantin yang terdaftar di kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Kramatwatu. Tujuan sosialisasi adalah meningkatkan pengetahuan dan sikap calon pengantin tentang stunting di KUA Kecamatan Kramatwatu. Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra adalah (1) Belum adanya sosialisasi / penyuluhan tentang gizi buruk dan stunting yang difasilitasi oleh KUA Kecamatan Kramatwatu (2) Kurangnya pengetahuan dan informasi yang dimiliki oleh orangtua tentang pemenuhan suplementasi zat besi dan asam folat selama kehamilan, ketahanan pangan, praktik pemberian makanan, keamanan makanan, air dan sanitasi, pengelolaan serta penyimpanan makanan. Target dan luaran yang dihasilkan dari program Pengabdian kepada masyarakat adalah Penyuluhan menggunakan leaflet mengenai stunting, dan Jenis Luaran dari pengabdian masyarakt ini adalah (1) Publikasi artikel pada web Poltekkes Aisyiyah Banten (2) Dokumentasi kegiatan berupa foto kegiatan (3) Peningkatan pengetahuan untuk sasaran mitra. Rencana Kegiatan yang akan dilakukan adalah (1) Berkoordinasi dengan KUA Kecamatan Kramatwatu untuk meminta ijin kegiatan PKM, (2) Melakukan Penyuluhan menggunakan media leaflet, (3) Melakukan pre tes dan post tes materi untuk mengukur pengetahuan calon pengantin tentang stunting. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa pasangan calon pengantin sangat aktif terhadap materi yang diberikan dan setelah dilakukan pre dan post test diperoleh hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pada calon pengantin berkaitan dengan stunting.
Pemanfaatan Media Poster dalam Penyuluhan Praktik Cuci Tangan dalam Menghadapi Masa Covid 19 di Desa Pegadingan Kramatwatu
Apriyanti, Ika;
Adista, Nuria Fitri;
Mulyati, Sri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.54
Tujuan program ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan kebiasaan sehari hari agar menerapkan pola perilaku hidup bersih dalam hal ini adalah cuci tangan pakai sabun. Metode Pengabdian kepada masyarakat PKM adalah Penyuluhan menggunakan poster mengenai cara cuci tangan pakai sabun dengan benar, Sasaran program PKM ini adalah kelompok masyarakat yaitu ibu yang memiliki anak SD usia 6-12 tahun di Desa Pegadingan. Hasil pengabidan kepada masyarakat menunjukkan bahwa dari 30 responden yang diberikan penyuluhan menggunakan Poster ada perbedaan hasil penilaian yaitu diperoleh Responden dengan ketrampilan praktik kurang ada sebanyak 63,7% dan yang baik ada 36,3 %. Hasil pasca penyuluhan menunjukan hasil yang berbeda yaitu responden dengan keterampilan praktik kurang menurun ada sebanyak 30% dan responden yang memiliki pengetahuan yang baik meningkat menjadi 70,0 %. Program ini diharapkan dapat diterapkan dan dapat dijadikan acuan kesehatan khususnya bagi warga Desa Pegadingan dalam menghadapi masa covid-19 ini untuk memperbaiki praktik mencuci tangan dan manfaat dari praktik mencuci tangan agar menjadi kebiasaan dalam menciptakan prilaku hidup bersih dan sehat.
Pemanfaatan Sampah Sayur Menjadi Pupuk Organik Cair Dengan Penambahan Bioaktivator EM4
Ramlan, Ramlan;
Masrianih
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.55
Permasalahan mitra yaitu sampah masih menjadi masalah serius di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah dimana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Sulawesi Tengah mencatat produksi sampah yang dihasilkan masyarakat di kota itu, yang diangkut dari tempat sementara ke tempat pembuangan akhir sampah mencapai sebanyak 117 ton per hari. Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari berbagai bahan pembuat pupuk alami seperti kotoran hewan, bagian tubuh hewan, tumbuhan, yang kaya akan mineral serta baik untuk pemanfaatan penyuburan tanah. Tujuan pengabdian yaitu menghasilkan pupuk organic dari sampah sayur dengan penambahan Bioaktivator EM4. Metode pengabdian pembuatan pupuk organic cair dengan menggunakan limbah sayur dan buah. Lokasi pengabdian yaitu Kelurahan Tondo Kota Palu. Kelurahan Tondo merupakan daerah yang akan dijadikan sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat, karena berdekatan secara geografis dengan perguruan tinggi Universitas Tadulako. Alat yang digunakan adalah ember besar dan bahan yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah Air cucian beras sebanyak 3 botol, setiap botol berisi 1,5 liter, EM4 sebanyak 15 ml. Gula merah yang sudah dilarutkan dengan air sebanyak 1800 ml, Sampah sayur kangkong, Sampah sayur bayam, Sampah sayur sawi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu berhasil membuat 3 jenis pupuk organic yaitu sampah sayur kangkung, bayam, dan sawi hijau. Hasil pengabdian ini dapat menjadi solusi untuk menangani sampah pasar saat ini menjadi masalah bagi pemerintah Kota Palu. Keberlanjutan dari kegiatan ini adalah melibatkan ibu ibu rumah tangga untuk mengolah sampah organiknya dan melibatkan mahasiswa KKN sebagai agen di lapangan yaitu mahasiswa yang akan melakukan KKN memiliki program yaitu melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatkan sampah pasar untuk menjadi pupuk organik